cover
Contact Name
Khoirunnisaa
Contact Email
jurnal.annuha.staimadiun@gmail.com
Phone
+6281328011729
Journal Mail Official
annuha@staimadiun.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 70B Kelurahan Demangan Kec. Taman Kota Madiun, Jawa Timur
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial
ISSN : 23562277     EISSN : 25028863     DOI : 10.36835/annuha
Jurnal An- Nuha ISSN 2356-2277 SK no. 0005.065/JI.3.2/SK.ISSN/2014.07 adalah jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan sosial yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun yang beralamatkan di Jl. Soekarno Hatta No. 70B Kota Madiun, Telp./ Fax. (0351) 463472, Hp. +6281328011729, E-mail: jurnal.annuha.staimadiun@gmail.com Nama An-Nuha terinspirasi dari beberapa ayat dalam alquran yang memiliki arti yang indah, salah satunya “pemilik akal yang sempurna yang selalu berpijak bahwa tiada Tuhan selain Allah dan tiada Pemelihara selain Dia” (Tafsir ibn katsir, juz 3 hal 156), juga bermakna pemikiran yang benar dan hati yang selalu istiqomah, (Tafsir Ibn Katsir juz 3 hal. 170). Hal ini menandakan betapa pemikiran yang ada di Jurnal ini diharapkan mampu mewakili pemikiran-pemikiran kritis dan keilmuan yang berbobot dengan kajian yang ada di STAI Madiun sesuai dengan visi nya yaitu terwujudnya tenaga pendidik yang professional dengan wawasan ilmu pendidikan, sosial, budaya, Islam, dan berakhlaqul karimah sehingga mampu mencerdaskan akal, menambah keimanan dalam hati dan memperluas wawasan keilmuan para pembaca, khususnya mahasiswa STAI Madiun dan Umat manusia pada umumnya
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2019): Juli" : 6 Documents clear
Hak Asasi Manusia Beragama Dalam Perspektif Tafsir Izwaji (Human Rights In The Perspective Of Izwaji's Tafsir) Musthofa, Musthofa
AN-NUHA: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol 6 No 1 (2019): Juli
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.86 KB) | DOI: 10.36835/annuha.v6i1.283

Abstract

Religious human rights, is the right of a person to embrace a religion that is believed to be true. Basically, religious human rights are one's freedom to embrace a religion that is believed to be true. Human Rights in the Perspective of Izwaji's Tafsir includes: First, the right of faith, including pledges by word of mouth, justification with the heart and justification through the deeds of the limbs. Second, the right to practice includes the principle of compliance, the principle of fulfillment, the right of principle and justice. Third, the right to protection, including physical and legal protection, includes the expression of thought, preaching, which includes freedom, rational and universal preaching, and protection of maisyah (economic resources) among fellow believers.
Eksistensi Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (Iptek) Rumina, Rumina
AN-NUHA: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol 6 No 1 (2019): Juli
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.015 KB) | DOI: 10.36835/annuha.v6i1.284

Abstract

Education as a learning activity or teaching and learning process can occur both inside and outside, as an educational activity can take place in the family, as well as in official educational institutions, activities or institutions are able to instill and make Islam as the basis for implementing education. The strategy implemented in facing the development of science and technology is the motivation of students' creativity towards the development of science and technology itself where Islamic values become a source of reference, educating skills, utilizing science and technology products, creating a strong link between religion and science and relationships with scientists who hold science and technology authority in their respective fields, Instill broad attitudes and insights into the future of humanity through the ability to interpret religious teachings. One of the priorities of national education development in relation to the development of the quality of human resources is related to improving the quality of each type and level of education so the existence of Islamic education in the face of the development of science and technology needs to be developed policies that emphasize improving the quality of human resources, intellectual intelligence, emotional intelligence, and spiritual intelligence.
Internalisasi Mata Kuliah Studi Syariat Islam Di Aceh Dalam Kurikulum Uin Ar-Raniry Banda Aceh Mukhlisah, Mukhlisah; Hayati, Salma
AN-NUHA: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol 6 No 1 (2019): Juli
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.487 KB) | DOI: 10.36835/annuha.v6i1.286

Abstract

Perguruan Tinggi Islam Ar-Raniry Banda Aceh sejak Tahun Pelajaran 2014/2015 menjadikan Studi Syariat Islam di Aceh sebagai mata kuliah penciri universitas yang harus dipelajari oleh semua mahasiswa. Tujuan kajian ini adalah mengetahui latar belakang lahirnya mata kuliah Studi Syariat Islam di Aceh dalam kurikulum UIN Ar-Raniry dan kompetensi yang diharapkan dicapai mahasiswa melalui mata kuliah ini. Pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara digunakan untuk memperoleh data dan informasi. Stakeholder (warek-1 dan direktur PPs UIN Ar-Raniry sekaligus Kepala Dinas Syariat Islam) serta 1 orang dosen sebagai subjek kajian. Analisis data menggunakan deskriptif analisis dengan mengikuti langkah-langkah teori Miles dan Hubberman (reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan). Hasil kajian bahwa internalisasi mata kuliah Studi Syariat Islam di Aceh dalam kurikulum UIN Ar-Raniry dilatar belakangi oleh beberapa faktor, yaitu; pertama syariat Islam adalah bagian yang sangat mengakar dalam masyarakat Aceh, kedua syariat Islam di Aceh telah mendapat formalitas negara, dan ketiga UIN Ar-Raniry memiliki tanggung jawab moril terhadap pelaksanaan syariat Islam di Aceh.  Kompetensi yang diharapkan dicapai mahasiswa adalah memahami syariat Islam di Aceh secara mendalam dan komprehensif serta terwujudnya kesadaran syariat yang terpatri dalam praktik (to do) dan perilaku (to be). 
Manajemen Kurikulum Madrasah Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Khoirunnisaa', Khoirunnisaa'
AN-NUHA: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol 6 No 1 (2019): Juli
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.23 KB) | DOI: 10.36835/annuha.v6i1.287

Abstract

emua usaha yang dilakukan oleh sekolah untuk memperoleh hasil yang diharapkan membuat pengertian kurikulum cenderung menjadi luas, karena dalam situasi di dalam maupun di luar sekolah, atau sebagai sejumlah pengalaman yang potensial yang dapat diberikan oleh sekolah dengan tujuan agar anak dan pemuda dibiasakan berpikir dan berbuat menurut kelompok atau masyarakat tempat ia hidup. Kurikulum senantiasa harus diubah karena perubahan masyarakat akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perubahan kurikulum harus berjalan kontinue agar tidak usang dan ketinggalan zaman. Tiap guru harus menentukan tafsirannya sendiri. Karena ada bermacam-macam definisi tentang kurikulum,. Pilihannya itu akan mempengaruhi konsepsinya tentang tugasnya sebagai pendidik. Ia dapat menganut pendirian yang tradisional, yaitu yang berpegang pada kurikulum yang didasarkan atas subjek atau mata pelajaran yang biasanya diberikan secara terpisah-pisah, atau progresif yaitu mempelajari ilmu untuk memecahkan masalah. Beberapa cara yang khusus dalam perubahan kurikulum secara praktis ialah (1) pilot project(2) membina kader (3) memanfaatkan guru yang telah menguasai cara baru (4) menyediakan alat pengajaran (5) memeperbarui buku pelajaran (6) kerjasama antara sekolah dan universitas (7) pembaharuan kurikulum pendidikan guru (8) mendemonstrasikan suatu pembaharuan (9) memulai pembaharuan dengan satuan pelajaran.Setiap kurikulum mempunyai keempat komponen yang berikut: (1) tujuan (2) pengetahuan (3) kegiatan pengalaman belajar (4) penilai. Keempat komponen itu saling berhubungan. Perubahan kurikulum sering merupakan suatu reaksi terhadap kurikulum yang ada. Dalam pembaharuan kurikulum hendaknya sebisa mungkin dimanfaatkan kebaikan-kebaikan bentuk-bentuk kurikulum lainnya
Kepunahan Bahasa Dalam Aspek Sosiolingustik Ansori, Mahfud Saiful
AN-NUHA: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol 6 No 1 (2019): Juli
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.938 KB) | DOI: 10.36835/annuha.v6i1.294

Abstract

Language extinction Is a total shift in one language and that shift from one language to another, not from one language to another in one language, meaning the first language that was originally used by a speech joint (community language users become extinct because the speech jokes favor second languages (totally leaving their first language), or because the disappearance of the language user community that occurs due to natural disasters and such. Because many things cause the extinction of a language, namely there are four: First, the speakers think of themselves as socially inferior. Second, attachment to the past. Third, the traditional and Fourth side, because economically life is stagnant. But apart from all that, there are also efforts that can be made to prevent and prevent the extinction of language through the inculcation of awareness of language preservation, including local language subjects at every level of education.
Metode Pendidikan Orang Tua Kepada Anak (Studi Pada Orang Tua Anak Di Gang Ori Ii Papringan Sleman Yogyakarta) Hanafi, Imam; Sumitro, Eko Adi
AN-NUHA: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol 6 No 1 (2019): Juli
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.94 KB) | DOI: 10.36835/annuha.v6i1.295

Abstract

This study tries to examine the educational methods applied by parents to children in one alley in the Yogyakarta Region, with Gang Ori II Papringan Sleman Yogyakarta as a location. Using a qualitative naturalistic approach with descriptive analysis methods. Data collection is done by participant observation, in-depth interviews, and documentation. The data obtained were analyzed using Non-Statistical Spradley analysis. The results of this study indicate that based on the above explanation it can be concluded that, parents who live in Gang Ori II Papringan Sleman Yogyakarta vary in terms of the method of educating their children. There are those who educate their children with exemplary methods, there are also those who use the method of advice or customs. And some also use the method of punishment or sanctions.

Page 1 of 1 | Total Record : 6