cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2020)" : 16 Documents clear
Rancang Bangun Sistem Monitoring Smart Home Menggunakan Energi Cadangan Berbasis Internet of Things (IoT) Tria Candra Oktoviana; Yudhi Gunardi; Fina Supegina
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.004

Abstract

Sebagai kebutuhan yang utama bagi masyarakat, keamanan dan kenyaman suatu rumah harus dipertimbangkan. Pengaplikasian konsep Smart Home yang kemudian menjadikan Smartphone sebagai penghubung antara pengguna dan peralatan merupakan salah satu solusinya. Penggunaan Smartphone sebagai penghubung ini dapat digabungkan dengan konsep IoT sehingga memungkinkan pengguna dapat memonitor dan mengontrol peralatan melalui internet. Tentu saja dengan bertambahnya peralatan elektronik yang terhubung, dibutuhkan energi cadangan agar memastikan semua tetap baik-baik saja disaat supply utama terganggu. Pembuatan sistem ini terdiri dari beberapa komponen. Proses menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai kontrol utama dan Android Phone (Blynk App) sebagai User Interface. Output yang terdiri dari Motor Servo, Buzzer, dan LED. Selain itu juga, terdapat Air Quality Sensor MQ-135, Magnetic Switch MC-38, dan Flame Sensor KY-026 sebagai komponen penunjang sistem monitoring. Hasil pengujian menunjukan, Sitem ini dapat dilakukan dengan menggunakan Blynk App pada perangkat android. Perubahan warna pada LED diukur berdasarkan voltase output PWM yang sesuai dengan spectrum warna pada Blynk App. Flame sensor sebagai indikasi terjadinya kebakaran di ruangan yang ditampilkan pada Phone notification dan twitter. Air Quality bisa menjukan keterangan qualitas udaya yang ada di ruangan. Hasil pengujian unjuk kerja sistem dapat berfungsi sebagai notifikasi pada Android Phone dan twitter, juga dapat mengontrol LED dan servo sebagai contoh apliaksi dari Smart-home. 
Rancang Bangun Sistem Monitoring Smart Home Menggunakan Energi Cadangan Berbasis Internet of Things (IoT) Oktoviana, Tria Candra; Gunardi, Yudhi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.004

Abstract

Sebagai kebutuhan yang utama bagi masyarakat, keamanan dan kenyaman suatu rumah harus dipertimbangkan. Pengaplikasian konsep Smart Home yang kemudian menjadikan Smartphone sebagai penghubung antara pengguna dan peralatan merupakan salah satu solusinya. Penggunaan Smartphone sebagai penghubung ini dapat digabungkan dengan konsep IoT sehingga memungkinkan pengguna dapat memonitor dan mengontrol peralatan melalui internet. Tentu saja dengan bertambahnya peralatan elektronik yang terhubung, dibutuhkan energi cadangan agar memastikan semua tetap baik-baik saja disaat supply utama terganggu. Pembuatan sistem ini terdiri dari beberapa komponen. Proses menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai kontrol utama dan Android Phone (Blynk App) sebagai User Interface. Output yang terdiri dari Motor Servo, Buzzer, dan LED. Selain itu juga, terdapat Air Quality Sensor MQ-135, Magnetic Switch MC-38, dan Flame Sensor KY-026 sebagai komponen penunjang sistem monitoring. Hasil pengujian menunjukan, Sitem ini dapat dilakukan dengan menggunakan Blynk App pada perangkat android. Perubahan warna pada LED diukur berdasarkan voltase output PWM yang sesuai dengan spectrum warna pada Blynk App. Flame sensor sebagai indikasi terjadinya kebakaran di ruangan yang ditampilkan pada Phone notification dan twitter. Air Quality bisa menjukan keterangan qualitas udaya yang ada di ruangan. Hasil pengujian unjuk kerja sistem dapat berfungsi sebagai notifikasi pada Android Phone dan twitter, juga dapat mengontrol LED dan servo sebagai contoh apliaksi dari Smart-home. 
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Banjir Menggunakan Arduino Dengan Metode Fuzzy Logic Wisnu Adi Wicaksono; Lukman Medriavin Silalahi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.005

Abstract

Permasalahan yang  sering muncul  pada  sungai  atau kali  adalah   tidak   adanya   peringatan  akan   terjadinya  banjir sehingga  menyebabkan air meluap  tidak  terbendung dan menyebabkan banjir.  Dari masalah  tersebut maka  muncul  ide untuk   membuat alat  otomatis  yang  berfungsi untuk   memberi peringatan akan  terjadinya banjir dengan  harapan dapat menjawab permasalahan  banjir  yang  tidak   dapat   diprediksi. Sistem inipun  dilengkapi  dengan  prototype dan bisa memberikan informasi status siaga dan potensi banjir melalui SMS. Konsep    kerja   prototype    ini    sensor    reed    switch mendeteksi  curah hujan  dengan  perhitungan Fuzzy Logic yang akan  menentukan berapa persen akan  terjadi banjir dan  sensor ultrasonic mendeteksi  ketinggian  air, setelah itu akan  dikirimkan ke Arduino. Pada  Arduino akan  mengeluarkan dua  jenis mode yaitu  manual   dan  otomatis,  mode  manual   akan  mengirimkan peringatan curah hujan,   status  siaga, dan  potensi banjir melalu SMS, serta otomatis  akan  menampilkan data  pada  LCD berupa informasi curah hujan,  status siaga, dan potensi banjir. Berdasarkan  hasil  analisa   dan  pengujian  yang  telah dilakukan  pada   penelitian   ini,  jika   level  status   siaga  masih dibawah  siaga  3 Arduino tidak  akan  mengirimkan peringatan melalui  SMS, hanya  menampilkan informasi melalui  LCD saja walaupun curah  hujan   deras. Namun  jika  status  siaga  sudah lebih   dari  siaga   3,  Arduino  akan   mengirimkan  peringatan melalui SMS. Perancangan yang dibuat  dapat  menampilkan hasil di  LCD  berupa curah hujan,   status  siaga,  dan  ketinggian   air dalam  waktu  2 detik  dan  dapat   mengirimkan  informasi yang serupa melalui SMS dalam waktu 4 detik setiap curah hujan  atau ketinggian   air  berubah.  Dari  hasil   ini   menunjukan  bahwa prototype  “Rancang  Bangun   Alat   Pendeteksi   Banjir Menggunakan Arduino Dengan  Metode  Fuzzy Logic “   berhasil dibuat
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Banjir Menggunakan Arduino Dengan Metode Fuzzy Logic Wicaksono, Wisnu Adi; Silalahi, Lukman Medriavin
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.005

Abstract

Permasalahan yang  sering muncul  pada  sungai  atau kali  adalah   tidak   adanya   peringatan  akan   terjadinya  banjir sehingga  menyebabkan air meluap  tidak  terbendung dan menyebabkan banjir.  Dari masalah  tersebut maka  muncul  ide untuk   membuat alat  otomatis  yang  berfungsi untuk   memberi peringatan akan  terjadinya banjir dengan  harapan dapat menjawab permasalahan  banjir  yang  tidak   dapat   diprediksi. Sistem inipun  dilengkapi  dengan  prototype dan bisa memberikan informasi status siaga dan potensi banjir melalui SMS. Konsep    kerja   prototype    ini    sensor    reed    switch mendeteksi  curah hujan  dengan  perhitungan Fuzzy Logic yang akan  menentukan berapa persen akan  terjadi banjir dan  sensor ultrasonic mendeteksi  ketinggian  air, setelah itu akan  dikirimkan ke Arduino. Pada  Arduino akan  mengeluarkan dua  jenis mode yaitu  manual   dan  otomatis,  mode  manual   akan  mengirimkan peringatan curah hujan,   status  siaga, dan  potensi banjir melalu SMS, serta otomatis  akan  menampilkan data  pada  LCD berupa informasi curah hujan,  status siaga, dan potensi banjir. Berdasarkan  hasil  analisa   dan  pengujian  yang  telah dilakukan  pada   penelitian   ini,  jika   level  status   siaga  masih dibawah  siaga  3 Arduino tidak  akan  mengirimkan peringatan melalui  SMS, hanya  menampilkan informasi melalui  LCD saja walaupun curah  hujan   deras. Namun  jika  status  siaga  sudah lebih   dari  siaga   3,  Arduino  akan   mengirimkan  peringatan melalui SMS. Perancangan yang dibuat  dapat  menampilkan hasil di  LCD  berupa curah hujan,   status  siaga,  dan  ketinggian   air dalam  waktu  2 detik  dan  dapat   mengirimkan  informasi yang serupa melalui SMS dalam waktu 4 detik setiap curah hujan  atau ketinggian   air  berubah.  Dari  hasil   ini   menunjukan  bahwa prototype  “Rancang  Bangun   Alat   Pendeteksi   Banjir Menggunakan Arduino Dengan  Metode  Fuzzy Logic “   berhasil dibuat
Kajian Tentang Uji Jalan Kendaraan Listrik Dengan Studi Kasus Perjalanan Bandung Jakarta Maulana Dwi Nur Dawami; Heryanto Heryanto; Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.001

Abstract

Kendaraan bermotor listrik (KBL) berperan penting dalam peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi, konservasi energi sektor transportasi, dan terwujudnya energi bersih, kualitas udara bersih dan ramah lingkungan, serta komitmen Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca. Untuk mendukung hal tersebut pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019. Ketika melakukan perjalanan terdapat beberapa hal yang perlu dicatat untuk pengambilan data seperti jam berangkat, lokasi keberangkatan, kondisi baterai dan kWh pada saat berangkat, jam tiba di titik pemberhentian, sisa baterai, kWh ketika tiba, mode berkendara, jarak tempuh, kondisi jalan, rata-rata kecepatan, dan besar AC. Pada saat pengisian diantaranya jam mulai, lokasi pengisian, presentase baterai pada saat mulai dan selesai, jam selesai dan konsumsi kWh ketika 80% dan ketika 100% atau selesai pengisian, total kWh, serta jenis charger. Jarak yang telah ditempuh sekitar 180,6 km dengan total konsumsi baterai 154%. Total waktu pada saat melakukan pengecasan 173 menit, total konsumsi kWh untuk pengisian sebanyak 25,03 kWh dan ketika perjalanan sebesar 24,54 kWh dan ketika perjalanan di dapat nilai efisiensi 7,36 km/1 kWh, estimasi biaya yang dikeluarkan untuk kWh ketika perjalanan sebesar Rp. 36.007,05 atau setara dengan 4 liter pertamax, sedangkan untuk kWh pengisian sebesar Rp. 36.726,01 atau setara dengan 4,08 liter pertamax.
Kajian Tentang Uji Jalan Kendaraan Listrik Dengan Studi Kasus Perjalanan Bandung Jakarta Dawami, Maulana Dwi Nur; Heryanto, Heryanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.001

Abstract

Kendaraan bermotor listrik (KBL) berperan penting dalam peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi, konservasi energi sektor transportasi, dan terwujudnya energi bersih, kualitas udara bersih dan ramah lingkungan, serta komitmen Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca. Untuk mendukung hal tersebut pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019. Ketika melakukan perjalanan terdapat beberapa hal yang perlu dicatat untuk pengambilan data seperti jam berangkat, lokasi keberangkatan, kondisi baterai dan kWh pada saat berangkat, jam tiba di titik pemberhentian, sisa baterai, kWh ketika tiba, mode berkendara, jarak tempuh, kondisi jalan, rata-rata kecepatan, dan besar AC. Pada saat pengisian diantaranya jam mulai, lokasi pengisian, presentase baterai pada saat mulai dan selesai, jam selesai dan konsumsi kWh ketika 80% dan ketika 100% atau selesai pengisian, total kWh, serta jenis charger. Jarak yang telah ditempuh sekitar 180,6 km dengan total konsumsi baterai 154%. Total waktu pada saat melakukan pengecasan 173 menit, total konsumsi kWh untuk pengisian sebanyak 25,03 kWh dan ketika perjalanan sebesar 24,54 kWh dan ketika perjalanan di dapat nilai efisiensi 7,36 km/1 kWh, estimasi biaya yang dikeluarkan untuk kWh ketika perjalanan sebesar Rp. 36.007,05 atau setara dengan 4 liter pertamax, sedangkan untuk kWh pengisian sebesar Rp. 36.726,01 atau setara dengan 4,08 liter pertamax.
Perancangan Prototipe Indikator Kapasitas Penyimpanan Level Tangki Minyak Dengan Sensor Ultra Sonic, DHT11, dan MQ-2 Secara Digital Berbasis Arduino Uno R3 Abdul Mubarak; Dafid Imam Al’ Farisi; David David; Richardo Limbung Masiku
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.006

Abstract

Pada rangkaian perancangan prototype kapasitas penyimpanan level tangki minyak dengan sensor Ultra Sonic, DHT11, dan MQ-2 secara digital berbasis Arduino yang kami buat ini menggunakan bak air sebagai pengganti tangki minyak dan tiga sensor dengan sistem prototype indikator penyimpanan pada tangki minyak ini berkerja berdasarkan kondisi tangki yang digunankan di karenakan tiga sensor tersebut harus dikalibrasi dahulu sebelum digunakan untuk mendapatkan hasil indikator yang maksimal dan hasil pengukurannya akan di tampilkan pada layar indikator, yaitu Sensor Ultra Sonic untuk mengetahui indikator level penyimpanan pada dalam tangki minyak, Sensor DHT11 yang berfungsi untuk menampilkan indikator suhu dan kelembapan di dalam tangki penyimpanan, dan Sensor MQ-2 yang berfungsi untuk mengetahui adanya kebocoran gas yang di letakkan diluar dekat tempat masuknya minyak kedalam tangki penyimpanan. Tiga buah sensor tersebut dikendalikan dengan mikrokontroler jenis Arduino UNO R3 yang berfungsi untuk memproses data sensor yang kemudian akan di teampilkan dalam layar LCD berukuran 2x16 sebagai penampil seluruh data yang diproses sebelumnya.
Perancangan Prototipe Indikator Kapasitas Penyimpanan Level Tangki Minyak Dengan Sensor Ultra Sonic, DHT11, dan MQ-2 Secara Digital Berbasis Arduino Uno R3 Mubarak, Abdul; Al? Farisi, Dafid Imam; David, David; Masiku, Richardo Limbung
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.006

Abstract

Pada rangkaian perancangan prototype kapasitas penyimpanan level tangki minyak dengan sensor Ultra Sonic, DHT11, dan MQ-2 secara digital berbasis Arduino yang kami buat ini menggunakan bak air sebagai pengganti tangki minyak dan tiga sensor dengan sistem prototype indikator penyimpanan pada tangki minyak ini berkerja berdasarkan kondisi tangki yang digunankan di karenakan tiga sensor tersebut harus dikalibrasi dahulu sebelum digunakan untuk mendapatkan hasil indikator yang maksimal dan hasil pengukurannya akan di tampilkan pada layar indikator, yaitu Sensor Ultra Sonic untuk mengetahui indikator level penyimpanan pada dalam tangki minyak, Sensor DHT11 yang berfungsi untuk menampilkan indikator suhu dan kelembapan di dalam tangki penyimpanan, dan Sensor MQ-2 yang berfungsi untuk mengetahui adanya kebocoran gas yang di letakkan diluar dekat tempat masuknya minyak kedalam tangki penyimpanan. Tiga buah sensor tersebut dikendalikan dengan mikrokontroler jenis Arduino UNO R3 yang berfungsi untuk memproses data sensor yang kemudian akan di teampilkan dalam layar LCD berukuran 2x16 sebagai penampil seluruh data yang diproses sebelumnya.
Analisa Gangguan Rele Differential Busbar di GISTET 500 kV Durikosambi Jakarta Barat Miftahul Khoiri; Muslim Muslim
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.002

Abstract

Tenaga listrik merupakan salah satu sumber energi yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Keandalan sistem tenaga listrik akan menjadi prioritas utama dalam sistem penyaluran tenaga listrik dari pembangkit menuju konsumen. Gardu induk merupakan salah satu sub sistem penyaluran tenaga listrik dari tegangan ekstra tinggi menuju tegangan rendah yang kemudian disalurkan ke konsumen. Busbar merupakan bagian utama pada instalasi di Gardu Induk yang berfungsi sebagai titik pertemuan peralatan-peralatan listrik lainnya untuk menerima dan menyalurkan tenaga listrik atau daya listrik. Untuk memenuhi keandalan sistem pada Gardu Induk, tentunya pada busbar memiliki pengaman atau sistem proteksi dari gangguan. Rele proteksi busbar bekerja berdasarkan prinsip rele differential dimana membandingkan arus yang masuk dan arus keluar pada CT1 terhadap CT2. Di GISTET 500 kV Durikosambi menggunakan sistem double busbar dengan konfigurasi satu setengah PMT (3 PMT). Gangguan pada GISTET 500 kV Durikosambi terjadi pada saat manuver pemberian tegangan IBT 2 yang terhubung dengan beban sistem 500/150 kV. Gangguan terbaca fasa ke tanah yang mengakibatkan rele differential busbar bekerja. Dari hasil Analisa, rele differential busbar bekerja dikarenakan adanya pembacaan arus yang tidak seimbang sehingga mengakibatkan trip Busbar A yang terhubung dengan IBT 2
Analisa Gangguan Rele Differential Busbar di GISTET 500 kV Durikosambi Jakarta Barat Khoiri, Miftahul; Muslim, Muslim
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.002

Abstract

Tenaga listrik merupakan salah satu sumber energi yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Keandalan sistem tenaga listrik akan menjadi prioritas utama dalam sistem penyaluran tenaga listrik dari pembangkit menuju konsumen. Gardu induk merupakan salah satu sub sistem penyaluran tenaga listrik dari tegangan ekstra tinggi menuju tegangan rendah yang kemudian disalurkan ke konsumen. Busbar merupakan bagian utama pada instalasi di Gardu Induk yang berfungsi sebagai titik pertemuan peralatan-peralatan listrik lainnya untuk menerima dan menyalurkan tenaga listrik atau daya listrik. Untuk memenuhi keandalan sistem pada Gardu Induk, tentunya pada busbar memiliki pengaman atau sistem proteksi dari gangguan. Rele proteksi busbar bekerja berdasarkan prinsip rele differential dimana membandingkan arus yang masuk dan arus keluar pada CT1 terhadap CT2. Di GISTET 500 kV Durikosambi menggunakan sistem double busbar dengan konfigurasi satu setengah PMT (3 PMT). Gangguan pada GISTET 500 kV Durikosambi terjadi pada saat manuver pemberian tegangan IBT 2 yang terhubung dengan beban sistem 500/150 kV. Gangguan terbaca fasa ke tanah yang mengakibatkan rele differential busbar bekerja. Dari hasil Analisa, rele differential busbar bekerja dikarenakan adanya pembacaan arus yang tidak seimbang sehingga mengakibatkan trip Busbar A yang terhubung dengan IBT 2

Page 1 of 2 | Total Record : 16