cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 292 Documents
STUDI ANALISIS KAPASITAS DASAR JALUR PEJALAN KAKI MELALUI SIMULASI MIKROSKOPIK PADA AREA KOMERSIAL MALIOBORO DI YOGYAKARTA
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedestrian capacity was necessary to support pedestrian planning until evaluation. Microscopic simulations are known to be able to predict capacity with sidewalk standard design. This study has aim to determine the prediction of path capacity through microscopic simulations with PTV Viswalk and standard design from Bina Marga No.02/ SE/M/2018 and social force as the basic theory. This study used speed, pedestrian volume and characteristics of sidewalk data. The results showed that microscopic simulations have value adjustments in walking behavior as the main influence in the resulting pedestrian speed. The adjustment of the value is carried out through the conformity of simulation speed with existing speed. Basic capacity prediction was carried out through the equation of the relationship between speed and density. Prediction of the basic capacity achieved about 65 people/m/min. This result has been adapted to the calibration process and the suitability of the model and the field. ABSTRAK Pengembangan kapasitas jalur pejalan kaki diperlukan untuk mendukung perencanaan hingga evaluasi pejalan kaki. Adapun proses tersebut dimulai dengan penentuan kapasitas dasar. Simulasi mikroskopik diketahui mampu memprediksi kapasitas yang mampu dicapai melalui desain jalur standar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prediksi kapasitas jalur melalui simulasi mikroskopik dengan alat bantu PTV Viswalk dengan desain standar dari Bina Marga No.02/SE/M/2018 serta social force sebagai teori dasar simulasi. Penelitian ini menggunakan data kecepatan, volume pejalan kaki serta karakteristik jalur eksisting melalui survei geometrik. Hasil penelitian menunjukkan simulasi mikroskopik memiliki penyesuaian nilai yang berupa walking behavior sebagai pengaruh utama dalam parameter kecepatan pejalan kaki yang dihasilkan. Penyesuaian nilai tersebut dilakukan melalui kesesuaian nilai kecepatan simulasi dengan kecepatan lapangan. Prediksi kapasitas dasar dilakukan melalui persamaan hubungan antara kecepatan dan kerapatan yang berupa model linear. Adapun prediksi kapasitas dasar yang dicapai adalah 65 orang/m/menit. Hasil penelitian ini telah disesuaikan dengan proses kalibrasi dan kesesuaian model dan lapangan.
ANALISIS BANGKITAN PERJALANAN PASAR INDUK TABANAN BERBASIS GIS
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Market is the place that most often generates trips due to centralized economic activity. Tabanan Main Market is the largest transaction center in Tabanan Regency, which brings buyers and sellers from outside Tabanan District, such as Kediri District and Kerambitan District. This study aims to determine the characteristics of the people of Tabanan and its surroundings which tend to make transactions at the Tabanan Main Market. The data collection methods used in this study were field surveys, interviews, and distributed Google Form questionnaires to the community around Tabanan. The analysis technique used in this research is the descriptive quantitative method and Network Analyst. The research shows that the Tabanan community makes most trips, and the most chosen mode of transportation is motorbikes. Research data shows that trip generation to Tabanan Main Market is still relatively high because most trips use private transportation modes such as motorbikes and cars. ABSTRAK Pasar menjadi tempat yang paling sering menimbulkan bangkitan perjalanan akibat adanya aktivitas ekonomi yang terpusat. Pasar Induk Tabanan merupakan pusat transaksi terbesar di Kabupaten Tabanan yang mendatangkan pembeli maupun penjual dari luar Kecamatan Tabanan, seperti Kecamatan Kediri dan kecamatan Kerambitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik masyarakat Tabanan dan sekitarnya yang memiliki kecenderungan untuk melakukan transaksi di Pasar Induk Tabanan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner Google Form kepada masyarakat sekitar Tabanan. Teknik Analisis yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif deskriptif dan Network Analyst. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan menuju Pasar Induk Tabanan di dominasi oleh masyarakat Tabanan dengan moda transportasi terbanyak, yaitu sepeda motor. Data penelitian juga menunjukkan bahwa bangkitan perjalanan ke Pasar Induk Tabanan masih relatif tinggi karena mayoritas masyarakat menggunakan moda transportasi pribadi seperti sepeda motor dan mobil.s
ANALISIS PENGARUH KERETA API ANGKUTAN AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) TERHADAP PENURUNAN ANGKA V/C RATIO DI JALAN RAYA SUKARAJA – CICURUG
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Railway transportation is one type of rail-based special mode of land transportation that transports people and goods from the origin station to the destination station according to the route. The development of Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) train transportation in the Cicurug area is still quite good, it can be seen that the increase in Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) transportation occurs every year but still does not meet the daily production amount. The purpose of this study is to analyze the effect of the Air Minum Dalam Kemasan transport train in reducing the congestion rate based on the V/C ratio on Jalan Raya Sukaraja - Cicurug and identify problems that exist in the service of the transport train. The analytical method used is descriptive quantitative method, with several data analyzes used such as traffic performance analysis, tractive Effort locomotive analysis, train frequency analysis, facility needs analysis, infrastructure condition analysis and analysis of the influence of packaged transport trains on the decline in numbers V/C Ratio. The conclusion obtained is that there is a decrease in the average V/C Ratio of 0.03 on Jalan Raya Sukaraja – Cicurug if the AMDK transport train is operated as many as 18 frequencies by pulling 16 Rollingstock. ABSTRAKTransportasi Kereta Api merupakan salah satu jenis moda transportasi darat berpenggerak khusus berbasis rel yang mengangkut manusia dan barang dari stasiun asal ke stasiun tujuan sesuai dengan trayeknya. Perkembangan angkutan Kereta api angkutan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di daerah Cicurug masih terbilang cukup baik, terlihat bahwa peningkatan jumlah angkutan AMDK terjadi setiap tahunnya tetapi masih belum memenuhi jumlah produksi harian. Maksud dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kereta api angkutan air minum dalam kemasan (AMDK) dalam menurunkan angka kemacetan berdasarkan angka V/C Ratio di Jalan Raya Sukaraja – Cicurug serta mengidentifikasi permasalahan yang ada dalam pelayanan Kereta Api angkutan Air Minum Dalam Kemasan. Metode analisis yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif kuantitatif, dengan beberapa analisis data yang digunakan seperti analisis kinerja lalu lintas, analisis daya tarik lokomotif, analisis frekuensi kereta, analisis kebutuhan sarana, analisis kondisi prasarana dan analisis pengaruh pengaruh kereta api angkutan dalam kemasan terhadap penurunan angka V/C Ratio. Kesimpulan yang diperoleh yaitu adanya penurunan rata-rata angka V/C Ratio sebesar 0,03 di Jalan Raya Sukaraja – Cicurug apabila Kereta Api angkutan AMDK dioperasikan sebanyak 18 Frekuensi dengan menarik 16 Rangkaian Gerbong.
ANALISIS KONSEP PEMBANGUNAN BERORIENTASI TRANSIT (TOD) DI STASIUN KRL DEPOK BARU
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The population of DKI Jakarta continues to increase every year, causing urban sprawl to the surrounding areas (Jabodetabek). This causes several problems, one of which congestion due to the massive use of private vehicles. To increase the use of public transportation, a Transit-Oriented Development (TOD) concept was introduced as a development concept centered on transit nodes, one of which is located at the Depok Baru KRL Station. This study aims to analyze the TOD concept at Depok Baru Station by TOD standards and principles. The assessment instrument used to analyze is the TOD Standard from the Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) and the Readiness Indicators for Transit-Oriented Areas. An assessment and analysis found that the TOD of Depok Baru Station did not meet all the aspects contained in the TOD standards and principles. There need some improvements in several aspects to achieve maximum TOD function. ABSTRAK Populasi penduduk DKI Jakarta setiap tahunnya terus mengalami peningkatan sehingga mendorong terjadinya fenomena urban sprawl ke wilayah sekitarnya (Jabodetabek). Salah satu permasalahan yang timbul dari fenomena tersebut adalah kemacetan akibat masifnya penggunaan kendaraan pribadi. Untuk meningkatkan penggunaan angkutan umum massal, diperkenalkan sebuah konsep Transit-Oriented Development (TOD) sebagai konsep pengembangan yang terpusat pada simpul transit salah satunya pada Stasiun KRL Depok Baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep TOD Stasiun Depok Baru sesuai dengan standar dan prinsip TOD. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menganalisis adalah TOD Standard dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) dan Indikator Kesiapan TOD. Hasil penilaian dan analisis menunjukkan bahwa TOD Stasiun Depok Baru belum memenuhi semua aspek terdapat dalam standar dan prinsip TOD. Perlu adanya perbaikan atau peningkatan pada beberapa aspek untuk mencapai nilai dan fungsi TOD yang maksimal.
ANALISIS FAKTOR KECELAKAAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI JALAN BY PASS IR. SOEKARNO TABANAN MENGGUNAKAN METODE BOW TIE ANALYSIS
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dependence of food between the islands of Java and Bali in meeting basic needs has resulted in a flow of logistics travel. This causes the proliferation of goods transport vehicles that pass Jalan Bypass Ir. Soekarno-Tabanan route Denpasar – Gilimanuk so that it has the potential to cause accidents in freight vehicles. A traffic accident is an unexpected or intentional event involving or without other road users which can cause loss and loss of life. This research is quantitative descriptive. The purpose of this study was to analyze the factors of accidents of goods transport vehicles in the area of ​​Jalan By Pass Ir. Soekarno, Tabanan and proper control of the impact of freight vehicle accidents. This research uses Bow Tie Analysis method. Based on the results of field data analysis, the accident factors consist of human, vehicle, and road factors. These factors are the causes of accidents so it is necessary to prevent and control the impact based on the consequences of each factor associated with preemptive, preventive, and repressive efforts. ABSTRAK Ketergantungan bahan pangan antara Pulau Jawa dan Bali dalam memenuhi kebutuhan pokok mengakibatkan adanya suatu arus perjalanan logistik. Hal tersebut menyebabkan maraknya kendaraan angkutan barang yang melewati Jalan By pass Ir. Soekarno-Tabanan rute Denpasar – Gilimanuk sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan kendaraan angkutan barang. Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu kejadian yang tidak terduga maupun disengaja dengan melibatkan atau tanpa pengguna jalan lain yang dapat menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor – faktor kecelakaan kendaraan angkutan barang di kawasan ruas Jalan By Pass Ir. Soekarno, Tabanan dan pengendalian dampak kecelakaan kendaraan angkutan barang yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode Bow Tie Analysis. Berdasarkan hasil analisis data lapangan, faktor-faktor kecelakaan terdiri dari faktor manusia, kendaraan, dan jalan. Faktor tersebut merupakan penyebab kecelakaan sehingga diperlukan adanya pencegahan dan pengendalian dampak berdasarkan konsekuensi dari masing-masing faktor yang dikaitkan dengan upaya preemtif, preventif, dan represif.
ANALISIS FASILITAS TRANSPORTASI BERKELANJUTAN KAWASAN PASAR SENTRAL KABUPATEN SINJAI: PEJALAN KAKI DAN ANGKUTAN UMUM
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of sustainable transportation facilities is one of the strategies for handling transportation problems. The problem of urban transportation facilities tends to dwell on the unavailability of inclusive transportation facilities. The study aims to provide a literature on the improvement of sustainable transportation facilities in central market of Sinjai regency. The study method uses quantitative and qualitative types in determining recommendations for transportation facilities. Recommendations for sustainable transportation facilities consist of three variables, i.e convenience, connectivity and safety. Improvements based on continuous variables are adjusted to the guidelines for planning urban transportation facilities through the parameters of the dimensions of each variable. Analysis of sustainable transportation facilities can be adjusted as a solution in solving urban transportation facilities towards inclusiveness and sustainability. ABSTRAKAnalisis fasilitas transportasi berkelanjutan merupakan salah satu strategi penanganan masalah transportasi. Permasalahan fasilitas transportasi perkotaan cenderung berkutat pada belum tersedianya fasilitas transportasi yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kajian mengenai peningkatan fasilitas transportasi yang berkelanjutan pada Kawasan Pasar Sentral Kabupaten Sinjai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dan kualitatif dalam menentukan rekomendasi fasilitas transportasi. Rekomendasi fasilitas tranportasi berkelanjutan direncanakan dengan variabel convenience, connectivity dan safety. Peningkatan berdasarkan variabel berkelanjutan disesuaikan dengan pedoman perencanaan fasilitas transportasi perkotaan melalui parameter dari dimensi setiap variabel. Analisis fasilitas transportasi berkelanjutan dapat menjadi solusi dalam pemecahan fasilitas transportasi perkotaan menuju inklusifitas dan keberlanjutan.
PERHITUNGAN MODEL UNTUK PENETAPAN BIAYA SOSIAL KECELAKAAN FATALITAS DI INDONESIA BERDASARKAN MODEL THE VALUE OF STATISTICAL LIFE
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monetization accident cost through Value of Statistical Life (VSL) is very important as the benefit of the society can be determined for every single road safety action programs. Based on The Presidential Regulation no.1 of 2022, where there is an obligation by the government to calculate social benefits due to any action for reducing the number of death and seriously injured caused by road accidents. There are two types commonly used for determining VSL namely, HC and WTP approaches. This study performed VSL calculations using the World Bank Transfer Function Model from countries that already able monetized then applied Indonesia. From this study, at the national level was produced Mortality value of 0.0001% with a loss value of around 6 billion Indonesia Rupiah (IDR). At the provincial level, DKI Jakarta and East Nusa Tenggara has the highest and lowest VSL values around 26 billion IDR and 2 billion IDR respectively. ABSTRAK Monetisasi biaya kecelakaan melalui Value of Statistical Life (VSL) sangat penting karena manfaat masyarakat dapat ditentukan untuk setiap program aksi keselamatan jalan. Berdasarkan Perpres nomor 1 tahun 2022, terdapat kewajiban pemerintah untuk menghitung manfaat sosial akibat adanya tindakan pengurangan jumlah kematian dan luka berat akibat kecelakaan di jalan raya. Ada dua jenis yang biasa digunakan untuk menentukan VSL yaitu, pendekatan human Capital (HC) dan Willingness-to-pay (WTP). Penelitian ini melakukan perhitungan VSL menggunakan Model Fungsi Transfer Bank Dunia dari negara-negara yang sudah mampu melakukan monetisasi kemudian menerapkan Indonesia. Dari penelitian ini, di tingkat nasional dihasilkan nilai Kematian sebesar 0,0001% dengan nilai kerugian sekitar 6 miliar Rupiah Indonesia (IDR). Di tingkat provinsi, Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Timur memiliki nilai VSL tertinggi dan terendah masing-masing sekitar Rp 6 miliar dan Rp 1 miliar.
MONITORING SUMBER DAYA MANUSIA TRANSPORTASI LAUT BERBANTUAN APLIKASI SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN KONEKTIVITAS DAN INTEGRASI TRANSPORTASI DALAM UPAYA PENINGKATAN PARIWISATA DAN EKONOMI NASIONAL
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic growth is supported by transportation development. Tourism and national economy require reliable transportation human resources. Strengthening of human resources gained in good connectivity between education institutions and its stakeholders. In education institution, students should get internship, as a form of providing education and training that combines learning activities in campus through direct work in the field and the real atmosphere in industrial world. Monitoring is carried out to find out the condition and its development from the cadet to the supervisor using email in English and Indonesian. Lack of the cadets' English language skills in accurateness of reports are found. Study aims to describe the efforts of strengthening English competence in internship monitoring using accurate technological advances. Qualitative research with descriptive field research is used in the data through observation, interview and documentation. Results showed that application created can monitor cadets to be able to improve English skills accurately. ABSTRAKPertumbuhan ekonomi ditopang oleh pembangunan transportasi. Pariwisata dan ekonomi nasional membutuhkan sumber daya manusia transportasi yang handal. Penguatan sumber daya manusia yang diperoleh dalam konektivitas yang baik antara lembaga pendidikan dan pemangku kepentingannya. Di institusi pendidikan, taruna harus melaksanakan magang, sebagai bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang menggabungkan kegiatan pembelajaran di kampus melalui kerja langsung di lapangan dan suasana nyata di dunia industri. Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi dan perkembangannya dari taruna melaporkan kondisinya kepada dosen pembimbing menggunakan surel ber-Bahasa Inggris dan Indonesia. Kurangnya kemampuan Bahasa Inggris taruna dalam ketepatan laporan ditemukan. Studi bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penguatan kompetensi Bahasa Inggris dalam monitoring magang menggunakan kemajuan teknologi yang akurat. Penelitian kualitatif dengan penelitian lapangan deskriptif digunakan dalam data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibuat dapat memantau taruna untuk dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris secara akurat.
ANALISIS SENSITIVITAS TARIF PENUMPANG ANGKUTAN LAUT TRAYEK KOTA MAKASSAR PULAU BARRANG LOMPO
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, 6 are ships operating on two routes connecting Makassar City with Barrang Lompo Island. Sea transportation that operates is wooden ships with a carrying capacity of 40 - 200 passengers. With varied service characteristics, the sea transportation business between Makassar welsykristianto@gmail.com City and Barrang Lompo will also vary greatly in its business feasibility. Tariff changes on both routes have undergone several changes to adjust to changes in the number of loads since the Covid-19 pandemic, then returned to normal in the post-pandemic period. Furthermore, there was another change in tariffs after the increase in fuel prices. Therefore, this study aims to analyze the sensitivity of passenger fares to changes in influencing factors, passenger load and fuel costs. This study uses the Required Freight Rate (RFR) method for tariff analysis. Meanwhile, sensitivity analysis was carried out for six scenarios of the number of ships and five scenarios of fuel costs. The results show that the RFR value is sensitive to changes in the number of passenger loads, where the RFR values of 3 ships are higher than the applicable tariff when there is a decrease in the load factor of up to 50%. While the RFR value is not sensitive to changes in fuel prices, this is indicated by changes in the RFR value which is still below the applicable tariff when there is an increase in fuel prices of up to 50%. ABSTRAK Saat ini terdapat 6 kapal yang beroperasi melayani dua trayek yang menghubungkan Kota Makassar dengan Pulau Barrang Lompo. Angkutan laut yang beroperasi adalah kapal kayu dengan kapasitas angkut 40 - 200 penumpang. Dengan karakteristik pelayanan yang bervariasi, maka usaha angkutan laut antar Kota Makassar dan Barrang Lompo akan sangat bervariasi pula dalam kelayakan usahanya. Perubahan tarif pada kedua trayek telah mengalami beberapa kali perubahan untuk menyesuaikan dengan perubahan jumlah muatan sejak masa pandemi Covid-19, kemudian kembali normal pada masa pasca pandemi. Selanjutnya terjadi lagi perubahan tarif setelah terjadi kenaikan harga BBM. Untuk itu, penelitian ini bertujuan menganalisis sensitivitas tarif penumpang terhadap perubahan faktor-faktor yang berpengaruh, yakni jumlah muatan penumpang dan biaya bahan bakar. Penelitian menggunakan metode Required Freight Rate (RFR) untuk analisis tarif. Sedangkan analisis sensitivitas dilakukan untuk enam skenario jumlah muatan kapal dan biaya bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RFR sensitif terhadap perubahan jumlah muatan, dimana nilai RFR dari 3 kapal lebih tinggi dari tarif yang berlaku ketika terjadi penurunan load factor muatan hingga 50%. Sedangkan nilai RFR tidak sensitive terhadap perubahan harga bahan bakar, hal ini ditunjukkan dengan perubahan nilai RFR yang masih dibawah tarif berlaku ketika terjadi kenaikan harga bahan bakar hingga 50%.
ANALISIS TINGKAT KEBUTUHAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI KAWASAN CENTRAL BUSINESS DISTRICT KOTA PALU
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The central business district area of Palu City is the center of community activities which is capable of generating 107,641 trips/day and pedestrian movements of 1042 pedestrians/hour. However, in this area there is a lack of pedestrian facilities which results in pedestrians not having special space for movement, causing traffic problems. The purpose of this research is to identify traffic problems that involve pedestrians, to analyze the needs of pedestrian facilities, and to recommend the needs of pedestrian facilities by taking into account traffic flow conditions, the needs of pedestrian facilities, and to analyze pedestrian preferences using the importance performance analysis method. The results of the analysis of this study, namely the lowest level of service performance on the road section is E. The approach based on pedestrian preferences become the main priority in the proposed improvement. ABSTRAKKawasan central business district kota Palu merupakan pusat kegiatan masyarakat yang mampu menghasilkan 107.641 perjalanan/hari dengan pergerakan 1042 pejalan kaki/jam, hal ini tidak didukung oleh ketersediaan fasilitas pejalan kaki yang mengakibatkan permasalahan lalu lintas yang diakibatkan oleh keterbatasan ruang gerak pejalan kaki. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi permasalahan lalu lintas yang melibatkan pejalan kaki, melakukan analisis kebutuhan fasilitas pejalan kaki, serta merekomendasikan kebutuhan fasilitas pejalan kaki dengan memperhitungkan kondisi arus lalu lintas, kebutuhan fasilitas pejalan kaki, serta analisis preferensi pejalan kaki dengan menggunakan metode importance performance analysis. Melalui analisis diperoleh tingkat pelayanan kinerja ruas berdasarkan V/C rasio terendah adalah E, tingkat pelayanan ruang pejalan kaki terendah adalah F, dan berdasarkan preferensi pejalan kaki terdapat 9 atribut yang berada pada kuadran I, sehingga perlu dilakukan peningkatan kinerja serta menjadi prioritas utama dalam usulan perbaikan.