cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 292 Documents
PERANCANGAN PROTOTYPE PENGGUNAAN KENDARAAN AUTONOMOUS BERTENAGA SURYA BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI TRANSPORTASI UMUM DI JALUR WISATA PANTAI KUTA
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An increase in the number of vehicle production can lead to congestion, air pollution, accidents and others. A vehicle that plays a role is needed to be able to move with an electric motor to reduce air pollution due to exhaust emissions produced by conventional vehicles. The research process was carried out by designing a prototype of a solar-powered autonomous vehicle by utilizing solar heat sources from the Kuta Beach tourist destination to reduce environmental pollution caused by the Power Plant. The result of this research is a prototype of a solar-powered autonomous vehicle. ABSTRAK Peningkatan jumlah produksi kendaraan dapat mengakibatkan kemacetan, polusi udara, kecelakaan dan lain-lain. Diperlukan suatu kendaraan yang berperan dapat bergerak dengan motor listrik untuk menekan angka pencemaran udara akibat emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan konvensional. Proses penelitian ini dilakukan dengan merancang prototype kendaraan autonomous bertenaga surya dengan memanfaatkan sumber panas matahari dari destinasi wisata Pantai Kuta guna mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh Pembangkit Listrik. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototype kendaraan autonomous bertenaga surya.
THE EFFECT OF PEAK LOAD ON DEPTH OF RUTTING DURING NARROW CRACKS ON ASPHALT PAVEMENT
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Pantoloan-Taweli road section with an Arterial Road arterial road function has a Pantoloan Port as a national logistics and goods center, as the location of the Palu Special Economic Zone (SEZ) location is estimated to have a much larger percentage of heavy vehicles and cause rutting damage to the asphalt surface, so it is necessary to know how the peak load affects the thickness of the pavement, the time of occurrence of narrow cracks, wide cracks, and 50% cracks and rutting is used Highway Development and Management (HDM) III, from CBR data and ADT pavement service life is planned for 5,10,15, and 20 years. From the results of the study, it is known that the longer the service life or the design life, the greater the peak load value where the greater the peak load value, the thicker the flexible pavement layer, and the faster the predicted that the road will crack. Effect of crack occurrence time on rutting depth (RDM) with variations in design life, i.e. the longer the design life of a road, the faster the time for narrow cracks, wide cracks, and 50% cracks, and the deeper the rutting that occus on asphalt pavements. ABSTRAK Ruas jalan Pantoloan-Tawaeli dengan fungsi jalan arteri memiliki Pelabuhan Pantoloan sebagai pusat logistik dan barang nasional, sebagai lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu yang diperkirakan presentase kendaraan beratnya jauh lebih besar dan menyebabkan kerusakan rutting pada permukaan aspal, sehingga perlu diketahui bagaimana pengaruh beban puncak terhadap tebal perkerasan, waktu terjadinya retak halus, retak lebar, dan retak 50% dan rutting, digunakan Highway Development and Manajemen (HDM) III, dari data CBR dan LHR direncanakan umur layanan 5, 10, 15 dan 20 tahun. Dari hasil penelitian diketahui bahwa semakin lama umur layanan maka nilai beban puncak akan semakin besar. dan semakin besar nilai beban puncak maka lapis perkerasan lentur yang dibutuhkan akan semakin tebal dan semakin cepat jalan tersebut diprediksi mengalami retak. Pengaruh waktu terjadi retak terhadap kedalaman rutting dengan variasi umur rencana yaitu semakin lama umur rencana maka semakin cepat waktu terjadi retak Halus (TYN), Retak Lebar, Retak 50% maka semakin dalam rutting yang terjadi pada perkerasan beraspal.
PENENTUAN TITIK LOKASI DAN DESAIN LAYOUT TERMINAL ANGKUTAN BARANG KABUPATEN BLITAR
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blitar Regency is an area that is especially strategic for freight transportation because it is located on a crossing route that connects areas in the southern region of East Java Province. Blitar Regency has a superior production sub-sector, namely the result where the commodity is chicken eggs. It is proper that the pattern of movement of goods transport in Blitar Regency is supported by facilities and infrastructure to support the movement of the flow of goods transport traffic, one of which is the Goods Transport Terminal. In Blitar Regency there is no Goods Transportation Terminal, this can hamper the distribution of goods, therefore it is necessary to determine the location of the goods terminal in Blitar Regency .It is necessary to hold direct observations or several surveys conducted in the field to determine the point of transportation of the goods. The determination of the location of the goods transportation point leads to the policy of the Regional Spatial Planning (RTRW) of Blitar Regency because there are several proposals from the government and also a proposal for a technical approach. In the research to determine the location of the construction of the Freight Transport Terminal using the Composite Performance Index (CPI) decision-making method which includes analysis of accessibility criteria, analysis of traffic performance criteria, analysis of environmental sustainability and analysis of initial investment costs. By considering the direction of policy and development as well as the suitability of the Blitar Regency Spatial Plan. ABSTRAK Kabupaten Blitar merupakan daerah yang strategis terutama untuk perlintasan angkutan barang karena berada di jalur perlintasan yang menghubungkan daerah di wilayah selatan Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Blitar terdapat produksi subsektor yang diunggulkan yaitu hasil peternakan di mana komoditas ayam ras petelur. Sudah selayaknya pola pergerakan angkutan barang di Kabupaten Blitar didukung sarana dan prasarana untuk menunjang pergerakan arus gerak lalu lintas angkutan barang salah satunya Terminal Angkutan Barang. Di Kabupaten Blitar belum ada Terminal Angkutan Barang, hal ini dapat menghambat distribusi barang, oleh karena itu perlu diadakannya penentuan titik lokasi terminal barang di Kabupaten Blitar. Perlu diadakannya observasi secara langsung atau beberapa survey yang dilakukan di lapangan untuk menentukan titik angkutan barang tersebut. Penentuan titik lokasi angkutan barang mengarah pada kebijakan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Blitar dikarenakan ada beberapa usulan dari pemerintah dan juga usulan pendekatan teknis. Dalam penelitian penentuan titik lokasi pembangunan Terminal Angkutan Barang dengan menggunakan metode pengambil keputusan Composite Performance Indeks (CPI) yang meliputi analisis kriteria aksesibilitas, analisis kriteria kinerja lalu lintas, analisis kelestarian lingkungan serta analisis biaya investasi awal. Dengan mempertimbangkan arah kebijakan dan pengembangan serta kesesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Blitar.
EVALUASI KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) PADA STASIUN KRL TANAH ABANG
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The usage of private and public transportation, essential to daily living, strongly correlates with the growing population. This led to the development of transit-oriented communities (TOD). An urban area that uses TOD to maximize access to public transportation and support passenger-carrying capacity blends transit functions with people, activities, buildings, and public spaces. This study assesses the Tanah Abang KRL Station's TOD planning concept. The approach is based on TOD Standard 3.0 with a comparison of Iskandar et al., 2021. The Iskandar et al., 2021 technique received 77.5 out of 100 points, but the results achieved using the ITDP TOD Standard 3.0 were 39 out of 100. The proposal must be evaluated and reviewed to satisfy the requirements of ITDP TOD Standard 3.0, particularly for walking, connecting, compacting, and switching. The results obtained are also sufficient to meet the parameters for the theory of Iskandar et al., 2021. ABSTRAK Jumlah populasi yang semakin meningkat berbanding lurus dengan penggunaan transportasi, baik pribadi maupun umum, yang digunakan untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Hal ini yang mendorong diciptakannya Transit Oriented Development (TOD). TOD adalah area perkotaan yang dirancang untuk memadukan fungsi transit dengan manusia, kegiatan, bangunan, dan ruang publik sehingga mengoptimalkan akses terhadap transportasi publik, dan dapat menunjang daya angkut penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap konsep perencanaan TOD pada Stasiun KRL Tanah Abang. Metode yang digunakan yaitu TOD Standard 3.0 dan Iskandar et al., 2021 sebagai pembanding. Hasil yang didapatkan menggunakan ITDP TOD Standard 3.0 adalah 39 dari 100 poin, sedangkan metode Iskandar et al., 2021 didapatkan hasil 77,5 dari 100 poin. Usulan untuk memenuhi parameter ITDP TOD Standard 3.0 diperlukan evaluasi dan kajian kembali terutama pada aspek berjalan kaki, menghubungkan, memadatkan, dan beralih, sedangkan untuk teori Iskandar et al., 2021, hasil yang didapatkan sudah cukup untuk memenuhi parameter.
PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA AWAK KAPAL PT.SURFMARINE INDONESIA
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Surf Marine Indonesia provides offshore marine services for Indonesia’s oil and gas industry. The business of PT Surf Marine Indonesia is chartering vessels to oil and gas companies around the world to support oil drilling. PT Surf Marine Indonesia's clients consist of oil companies Super Majors, National Oil Companies, Independent Oil Companies, and oil service contractors. In supporting its operational activities, it produces high-intensity noise. Unnoticed high-intensity noise causes severe impacts on crew members. Noise levels that exceed the Threshold Limit Value (NAV) can cause fatigue to the crew. The purpose of the study was to determine the effect of noise intensity on work fatigue on the crew of PT Surf Marine Indonesia. This research is a type of research with quantitative methods. Data was collected using a questionnaire distributed to 77 respondents, namely the PT Surf Marine Indonesia crew, with a total of 20 statements. In looking for the results of calculations and data analysis, the author uses the SPSS version 26 program. The final results obtained are a ttable of 1.66543 and tcount of 10.769. ABSTRAKPT Surf Marine Indonesia penyedia jasa kelautan lepas pantai untuk industri minyak dan gas di Indonesia. Bisnis usaha yang ada di PT Surf Marine Indonesia adalah menyewakan kapal kepada perusahaan minyak dan gas seluruh dunia untuk mendukung pengeboran minyak. Klien PT Surf Marine Indonesia terdiri dari perusahaan minyak Super Majors, Perusahaan Minyak Nasional, Perusahaan Minyak Independen dan kontraktor layanan minyak. Dalam mendukung kegiatan operasionalnya menghasilkan kebisingan dengan intensitas tinggi. Kebisingan dengan intensitas tinggi yang tidak disadari menyebabkan dampak yang serius bagi awak kapal. Tingkat kebisingan yang melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) dapat mengakibatkan kelelahan pada awak kapal. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh intensitas kebisingan terhadap kelelahan kerja pada awak kapal PT Surf Marine Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan ke 77 responden yaitu pada crew kapal PT Surf Marine Indonesia dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 butir. Dalam mencari hasil perhitungan dan analisis data, penulis menggunakan program SPSS versi 26. Hasil akhir diperoleh ttabel sebesar 1,66543 dan thitung sebesar 10,769.
MENGANALISIS EFEKTIVITAS ROUTING PROSES DELIVERY MELALUI PLATFORM KARGO NEXUS DENGAN METODE BALANCE SCORE CARD
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the performance of Kargo Nexus using the Balanced Scorecard method. This type of research uses qualitative methods, while the data analysis technique used is descriptive qualitative analysis approach. Based on data analysis that has been carried out using the Balanced Scorecard method, it is concluded: KargoNexus, as one of Kargo Tech's products is present as a reliable and trusted logistics management solution in Indonesia, is here to provide convenience for companies in digitizing logistics systems and supply chain in the company. The most important key criteria for logistics readers that we have researched include: (1) Price Competitiveness, (2) Fleet Service, (3) Service Area, (4) Ordering process, (5) Customer Support (CS), (6) Driver service, (7) Application. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pada Kargo Nexus menerapkan metode penelitian Balanced Scorecard. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis deskriptif serta pendekatan kualitatif jenis penelitian yang dipakai adalah kualitatif. Kesimpulan diperoleh dari hasil analis data menggunakan metode balance card: KargoNexus merupakan bagian dari Kargo Tech diharapkan menjadi solusi pengelolaan logistik yang andal dan terpercaya di Indonesia, yang dapat memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk melakukan digitalisasi sistem logistik serta rantai pasok di perusahaan. Kriteria layanan utama yang paling penting bagi pembaca logistik yang kami telah teliti meliputi: (1) Daya saing harga, (2) Layanan Armada, (3) Area Layanan, (4) Proses pemesanan, (5) Customer Support (CS), (6) Layanan pengemudi, (7) Aplikasi.
MOVEMENT AND PLACES’ ASSESSMENT IN TANJUNG BUNGA, MAKASSAR
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 1 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Authorities are responsible for developing public transport that matches the resident's or user's background within a certain area. There is one strategic area in Makassar, namely, Tanjung Bunga, which has planned to build an integrated living space, where all the amenities and residences are connected by public transport. This research aims to assess the road function using the movement and places approach. This research uses a quantitative method and uses a questionnaire to collect primary data. The questionnaire asks about a household interview survey (HIS) which consists of daily trips within the last 7-days of activities. There are a total of 138.649 trips generated, moving into 8 zones inside Tanjung Bunga area. seeing the place’s significance and movement’s significance of each zone, there are 2 recommendations proposed, first is to maintain the existing BRT route but the track is differentiated from the carriageway and the second one is to add paratransit service in the secondary route. ABSTRAKPemerintah bertanggung jawab dalam penyediaan fasilitas transportasi umum yang sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan pada suatu kawasan tertentu. Terdapat satu bagian wilayah aglomerasi di Makassar yang dinamakan Tanjung Bunga, telah merencanakan untuk membangun kawasan terintegrasi yang dimana seluruh bangunan fasilitas umum akan tersambung dengan transportasi umum. Penelitian ini melakukan analisa penempatan sistem layanan transportasi berdasarkan pendekatan movement and place. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kuesioner sebagai alat pengambil data primer. Pada survey ini responden akan ditanyakan mengenai perjalanan dalam 7 hari kebelakang. Ditemukan bahwa terdapat 138.649 perjalanan yang mayoritas terbagi menjadi 8 zona di dalam kawasan tanjung bunga. Berdasarkan penilaian movement and place, ada 2 rekomendasi yang diajukan, pertama bahwa jalur BRT eksisting diharapkan menggunakan lajur khusus yang terpisah dari lalu lintas lain, dan yang kedua bahwa pada jalur sekunder diharapkan dapat ditambah kendaraan paratransit.
ANALISIS PENINGKATAN KINERJA LALU LINTAS JALAN DENGAN PEMODELAN TRANSPORTASI EMPAT TAHAP GUNA MENGAKOMODASI PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA BARAT
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 10 No 2 (2023): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In accommodating the increasing demand for movement of goods as a result of the increasing rate of economic growth, as a consequence of the momentum of the demographic bonus, which is projected to reach its peak in 2045, it is necessary to ensure the reliability of the condition of supporting infrastructure for movement, especially land transportation, roads. Based on traffic performance indicators analysis in West Sumatra Province using the four-step transportation modelling method, it was found that the maximum Volume Capacity Ratio (VCR) for roads in West Sumatra was 0.799 in 2020 (almost-jammed); 0.819 in 2023 (almost-jammed); and 1.103 in 2040 (poor). Optimization results of do-something-scenarios in 2030 and 2040 managed to improve performance conditions from almost-jammed and very bad to stable, so the increasing value of traffic performance indicators will be able to accommodating the growth of economic activity and support the peak momentum of demographic bonus in 2024. ABSTRAK Dalam mengakomodasi kenaikan kebutuhan pergerakan barang akibat peningkatan laju pertumbuhan ekonomi, sebagai konsekuensi dari momentum bonus demografi yang diproyeksi akan mencapai puncaknya pada tahun 2045, perlu dipastikan keandalan dari kondisi prasarana pendukung pergerakan khususnya transportasi darat, yaitu. jalan. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap indikator kinerja lalu lintas pada Provinsi Sumatera Barat menggunakan metode pemodelan transportasi empat langkah, didapati bahwa nilai Volume Capacity Ratio (VCR) maksimum ruas jalan di Sumatera Barat sebesar 0.799 pada tahun 2020 (hampir macet); 0.819 pada tahun 2023(hampir macet); dan 1.103 pada tahun 2040 (buruk). Hasil optimalisasi dengan skenario do something pada tahun 2030 dan 2040 berhasil meningkatkan kondisi kinerja lalu lintas dari hampir macet dan sangat buruk menjadi stabil sehingga didapatkan peningkatan nilai indikator kinerja lalu lintas yang cukup untuk dapat mengiringi pertumbuhan kegiatan ekonomi dan mendukung momentum puncak bonus demografi pada tahun 2024.
Analisis Status Operasional Transjakarta Rute Pulogadung 2 - Dukuh Atas 2 Akibat Pengoperasian Light Rail Transit (LRT) Jakarta Rute Velodrome - Dukuh Atas Franciskus, Imanuel; Alvinsyah, Alvinsyah
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 1 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Jakarta LRT construction plan will continue from the Velodrome to Dukuh Atas. However, there is already a Transjakarta Corridor-4 service in the same corridor for the Pulogadung 2- Dukuh Atas 2 route, which has an overlap rate of more than 80%. This study aims to analyze the best policy regarding the operational status of the Transjakarta Pulogadung 2 – Dukuh Atas 2 route when the Jakarta LRT Velodrome – Dukuh Atas route operates based on the preference of Transjakarta users for the LRT tariff plan. Transjakarta user preferences are obtained from the binomial logit model with a utility function built from the stated preference survey results. The utility function was developed using the logistic regression approach through the Spearman correlation test, the Omnibus and Hosmer and Lemeshow feasibility tests, and the validity test using the Root Mean Square Error (RMSE) method. Based on the research analysis, the operational status of Transjakarta will greatly depend on the LRT tariff that will be imposed later. ABSTRAK Rencana pembangunan LRT Jakarta akan dilanjutkan dari Velodrome hingga Dukuh Atas. Namun, saat ini di koridor yang sama sudah ada layanan Transjakarta Koridor-4 rute Pulogadung 2- Dukuh Atas 2 yang tingkat tumpang tindih rutenya lebih dari 80%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan terbaik terkait status operasional Transjakarta rute Pulogadung 2 – Dukuh Atas 2 ketika LRT Jakarta rute Velodrome – Dukuh Atas beroperasi berdasarkan preferensi pengguna Transjakarta terhadap rencana tarif LRT. Preferensi pengguna Transjakarta diperoleh dari model logit binomial dengan fungsi utilitas yang dibangun dari hasil survei stated preference. Fungsi utilitas dikembangkan dengan pendekatan regresi logistik melalui uji korelasi Spearman, uji kelayakan Omnibus dan Hosmer and Lemeshow, dan uji validitas dengan metode Root Mean Square Error (RMSE). Berdasarkan analisis penelitian, status operasional Transjakarta akan sangat tergantung dari besaran tarif LRT yang diberlakukan nanti.
Analisis Model Pilihan Moda "Tram" Kota Bogor Bagi Pengguna Angkutan Umum dan Motor Arkananta, Yoga; Alvinsyah, Alvinsyah
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 2 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the preferences of public vehicle and motorcycle users for Tram services in Bogor City. The analysis method in this study uses a binary logit model based on the results of primary survey data with the Stated Preference method. The utility function model is built with logistic regression grouped by travel characteristics and transportation modes. The formation of utility functions was built with correlated and significant variables and selected through the stepwise method. Each utility function was tested for feasibility using the Omnibus Test of Model Coefficients and the Hosmer and Lameshow Test. Furthermore, a validation test was conducted using Root Mean Square Error (RMSE). After that, the best model selection was carried out, and two models were selected with the most influential variables, tariff and waiting time. Based on the model built, the analysis results show that the proposed fare and waiting time services can attract or move public vehicle and motorcycle users significantly. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi pengguna angkutan umum dan motor terhadap layanan “Tram” di Kota Bogor. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan model logit biner berdasarkan hasil data survei primer dengan metode Stated Preference. Model fungsi utilitas dibangun dengan regresi logistik yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik perjalanan dan moda transportasi. Pembentukan fungsi utilitas dibangun dengan variabel yang berkorelasi dan signifikan serta terpilih melalui metode stepwise. Setiap fungsi utilitas diuji kelayakannya dengan uji Omnibus Test of Model Coefficients dan Hosmer and Lameshow Test. Selanjutnya, dilakukan uji validasi menggunakan Root Mean Square Error (RMSE). Setelah itu, dilakukan pemilihan model terbaik dan ditetapkan dua model terpilih dengan variabel yang paling berpengaruh, yaitu tarif dan waktu tunggu. Berdasarkan model yang dibangun, hasil analisis menunjukkan bahwa usulan layanan tarif dan waktu tunggu mampu menarik atau memindahkan pengguna angkutan umum dan motor secara signifikan.