cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arena Tekstil
ISSN : 05184010     EISSN : 25487264     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini memuat artikel dalam bidang tekstil yang meliputi teknik, kimia, material, desain serta konservasi energi dan lingkungan. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian orisinal yang menyampaikan informasi baru pada bidang tekstil, hasil penelitian teknis yang menggambarkan suatu pengembangan, kemajuan teknis, dan inovasi dalam manufaktur dan processing, teknik laboran dengan data eksperimental yang cukup yang mengilustrasikan kegunaan suatu metoda atau peralatan tertentu, atau artikel tinjauan ilmiah (review) yang mengupas secara kritis suatu topik pada bidang tekstil yang cukup penting. Topik bahasan tidak bersifat umum, tetapi berupa suatu aspek yang dibahas secara mendalam.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
PENELITIAN KAIN SARING INDUSTRI MINYAK KELAPA Moekarto Moeliono; Santoso Santoso
Arena Tekstil Vol 26, No 2 (2011)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.801 KB) | DOI: 10.31266/at.v26i2.1173

Abstract

Penelitian kain saring dilakukan di 2 (dua) pabrik minyak kelapa. Mesin tenun yang digunakan, adalahjenis teropong (shuttle) buatan Jepang dengan ganti bak 1 x 4, lebar sisir (reed) 56 inci, nomor sisir 60, pembukaanmulut lusi sistem dobby, dan rpm mesin 160. Benang lusi yang digunakan baik bahan poliester maupun poliesterkapas, yaitu nomor Ne1 20/5 ; dan untuk benang pakannya digunakan nomor Ne1 20/10. Proses pertenunannyadilakukan dengan 5 (lima) variasi tetal pakan (pick), yaitu 18, 20, 22, 24 dan 26 dengan jenis anyaman 2/2-3, lebarkain jadi 52 inci dan jumlah lusi 3.072 helaiTujuan penelitian, adalah untuk mengetahui spesifikasi, desain, mutu, jenis kain saring yang digunakanindustri minyak kelapa dan membuat kain saring untuk industri minyak kelapa yang relatif murah harganya denganmutu yang cukup baik.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kain saring percobaan poliester dan kain saring poliester-kapas yangdibuat dengan variasi pick 24 ditinjau dari kekuatan tarik, kekuatan sobek, water permeability dan perubahanukuran setelah pencucian menghasilkan data yang terbaik bila dibandingkan dengan contoh kain saring yang ada dipasaran. Selain itu kain saring poliester pada variasi pick 24 tersebut ditinjau dari aspek teknis maupun aspekekonomis menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding dengan kain saring percobaan poliester-kapas denganvariasi pick yang sama.
SINTESIS ORGANOBENTONIT DAN PENGGUNAANNYA SEBAGAI ZAT TAHAN API PADA PROSES PENYEMPURNAAN TEKSTIL Tatang Wahyudi; Cica Kasipah; Agus Wahyudi
Arena Tekstil Vol 29, No 1 (2014)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2004.9 KB) | DOI: 10.31266/at.v29i1.846

Abstract

Telah dilakukan penelitian modifikasi nano bentonit alam yang berasal dari daerah Tasikmalaya Jawa Barat menjadi organobentonit dengan cara mereaksikannya dengan heksadesiltrimetilamonium bromida dan tetrabutilfosfonium bromida untuk dapat digunakan sebagai zat tahan api pada proses penyempurnaan tekstil. Proses pembuatan organobentonit dilakukan dengan cara pengadukan menggunakan magnetic stirrer larutan suspensi nanobentonit sebanyak 2% dengan heksadesiltrimetilamonium bromida (HDTA)/tetrabutilfosfonium bromida (TBP) variasi kadar 0,4-2 %. Karakterisasi organobentonit hasil sintesis dilakukan dengan menggunakan FTIR dan SEM. Percobaan aplikasi organobentonit hasil sintesis pada kain kapas dilakukan dengan bantuan binder poliuretan serta surfaktan non ionik, sedangkan teknik yang digunakan adalah pad-dry-cure, dengan kondisi pad (90% WPU)-dry (110oC, selama 3 menit)-cure  (140oC, selama 3 menit). Hasil percobaan menunjukkan bahwa HDTA-bentonit dan TBP-bentonit hasil sintesis  dapat meningkatkan sifat tahan api sampel kain kapas meskipun belum secara signifikan, namun demikian telah memperlihatkan pembentukan arang kain sebagai sisa hasil pembakarannya. Pengarangan sampel kain hasil penyempurnaan dengan TBP-bentonit  lebih tinggi dibanding dengan HDTA-bentonit.
PENDEKATAN MATEMATIK UNTUK PENENTUAN PELEPASAN GAS SO2 PADA TUNGKU PEMBAKARAN FLUIDIZED BED SIRKULASI BATUBARA Mochamad Furqon
Arena Tekstil Vol 27, No 2 (2012)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.806 KB) | DOI: 10.31266/at.v27i2.1160

Abstract

Pada tulisan ini dilakukan pendekatan matematik untuk menganalisis reaksi antara muatan bahan batubaradan batu kapur dengan udara pada pembakaran batubara di dalam tungku fluidized bed sirkulasi. Pendekatandidasarkan pada asumsi-asumsi terhadap aliran udara masuk dan aliran muatan bahan. Sasaran analisis ditujukanpada reaksi antara belerang dan batu kapur. Melalui penentuan laju reaksi per unit volume bahan padat dan gas,akan diperoleh parameter reaksi yaitu parameter perbandingan Ca/S dan parameter distribusi bahan padat. Padaanalisis dari sisi bahan padat diperoleh bahwa reaksi bahan padat dan waktu retensi bahan pada tungkumempengaruhi laju reaksi dan pelepasan gas SO2. Pendekatan yang dihasilkan dibandingkan dengan hasilpengukuran pelepasan gas SO2 pada pembakaran batubara tidak banyak berbeda, pada rasio mole Ca/S : 1,3 dan 1,4dan waktu retensi 2 jam hasil perhitungan dan pengukuran pelepasan gas SO2 relatif sama.
Preface Arena Tekstil Vol 33 No 2 2018 Author BBT
Arena Tekstil Vol 33, No 2 (2018)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.032 KB) | DOI: 10.31266/at.v33i2.5477

Abstract

PEMANFAATAN SERAT KELAPA DAN SERAT ABAKA SEBAGAI BAHAN BAKU PAPAN PARTIKEL Dermawati Suantara; Endah Oktaviani
Arena Tekstil Vol 30, No 1 (2015)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2570.433 KB) | DOI: 10.31266/at.v30i1.1947

Abstract

Bahan baku kayu dapat digantikan oleh material atau bahan papan partikel yang dibuat dari serat alam seperti sabut kelapa, serat abaca, jute, dll melalui pengembangan bahan baku. Papan partikel dari sabut kelapa dan serat abaca sangat berpotensi sebagai pengganti kayu dilihat dari harga yang cukup murah, mudah dalam perawatan, hemat energi dan produksi yang bebas polusi. Dalam penelitian ini dibuat papan partikel dengan ketebalan bervariasi menggunakan bahan baku serat alam seperti sabut kelapa dan serat abaca yang diproses secara teknik non woven menggunakan mesin Needle Punch dan perekat serbuk HDPE. Papan partikel ini dibuat dengan aplikasi motif untuk memberikan nilai tambah baik dari segi fungsi maupun segi estetikanya. Dalam pembuatan motif, serat alam dibentuk dengan menggunakan plat pembentuk. Hasil pengujian yang dilakukan pada papan partikel ini, memperlihatkan bahwa papan partikel dari serat abaca dengan menggunakan mesin proses hot platting lebih rendah kadar airnya dibandingkan dengan bahan baku sabut kelapa yang menggunakan mesin hot press. Untuk hasil uji kerapatan, papan partikel dengan ketebalan 5 mm lebih baik kerapatannya dan memenuhi standar SNI 03-2105-2006 untuk “Papan Partikel” dibandingkan dengan papan partikel sabut kelapa dan serat abaca dengan ketebalan 3 mm.
PEMBUATAN MEMBRAN BIOSELULOSA UNTUK BAHAN TEKSTIL TEKNIK DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEMBRAN AKUSTIK Zubaidi Zubaidi; Cica Kasipah
Arena Tekstil Vol 26, No 2 (2011)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.998 KB) | DOI: 10.31266/at.v26i2.1178

Abstract

Pembuatan membran bioselulosa telah dilakukan dengan variasi konsentrasi bakteri Acetobacter xylinum,glukosa, dan pH. Propagasi pembentukan bioselulosa diamati setiap hari selama 14 hari. Terminasi dilakukanmenggunakan dua cara yaitu penetralan cepat dengan alkali lemah (natrium karbonat) dan penetralan lambatmenggunakan sirkulasi air selama 2 hari. Pembuatan tekstil teknik dalam bentuk non-woven berupa membrandilakukan dengan cara pengepresan panas pada tekanan 3000 psi. Pengujian yang dilakukan meliputi kekuatantarik, ketebalan membran dan kecepatan suara, dan sebagai pembanding digunakan membran selulosa komersial.Dari hasil uji diketahui bahwa membran bioselulosa dapat digunakan tekstil teknik berupa produk non-wovendengan sifat yang bervariatif (elastis, larut dan tidak larut). Sifat fisik terbaik adalah bioselulosa larut dengankekuatan 41,45 N, mulur 16,51%, dan tenacity 414,51 cN.Tex. Terminasi perlahan-lahan dengan perendaman dapatmeningkatkan sifat fisik lebih baik dibanding penetralan cepat menggunakan natrium karbonat. Pemanfaatanmembran bioselulosa larut sebagai membran akustik mempunyai kestabilan yang paling baik dengan nilai modulusYoung sekitar 24,98 N/mm2 dan kecepatan suara 4532 m/detik.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL ENZIM LIPASE EKSTRASELULERDARI LUMPUR AKTIF INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TEKSTIL Cica Kasipah; Sinta Rismayani; Ihsanawati Ihsanawati; Zeily Nurachman
Arena Tekstil Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3387.131 KB) | DOI: 10.31266/at.v28i1.857

Abstract

Lumpur aktif dari instalasi pengolahan air limbah industri tekstil mengandung berbagai jenis mikroorganisme antara lain mikroorganisme yang memiliki aktivitas lipase yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri penghasil enzim lipase ekstraseluler dari lumpur aktif instalasi pengolahan air limbah industri tekstil. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi isolasi bakteri penghasil enzim lipase ekstraseluler dari lumpur aktif melalui skrining dengan media yang mengandung rodamin dan minyak zaitun, penentuan aktivitas enzim lipase dan karakterisasi lipase yang dihasilkan terhadap variasi temperatur, pH, dan pengaruh ion Ca2+. Hasil identifikasi secara mikrobiologi menunjukkan bahwa bakteri penghasil enzim lipase ekstraseluler dari lumpur aktif adalah spesies Erwiniachrysantemi. Enzim lipase ekstraseluler tersebut memiliki aktivitas 4,75 U/mL dengan temperatur optimum 40oC dan pH optimum 9. Penambahan ion Ca2+ tidak memberikan pengaruh berarti terhadap aktivitas enzim lipase.
Preface Arena Tekstil Vol 32 No 2 2017 Arena Tekstil
Arena Tekstil Vol 32, No 2 (2017)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.703 KB) | DOI: 10.31266/at.v32i2.3785

Abstract

PEMBUATAN KOMPOSIT CARBON NANOTUBE-POLYVINYL ALCOHOL (CNT-PVA) SERTA EVALUASI SIFAT MEKANIKNYA Tatang Wahyudi; Metri Setyaningsih; Agus Subagio; Hendri Widiyandari; Pardoyo Pardoyo; Musni Ahyani
Arena Tekstil Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.846 KB) | DOI: 10.31266/at.v27i1.1167

Abstract

Perkembangan teknologi nanomaterial mendukung teknologi komposit. Komposit yang menggunakannanomaterial menghasilkan sifat mekanik yang lebih baik daripada komposit biasa. Komposit carbon nanotubes(CNT) berpotensi memiliki kekuatan tarik yang tinggi oleh adanya struktur tabung nanonya yang baik sebagaimatrik. Komposit CNT-PVA telah dibuat dengan metode pelarutan. Polyvinyl alcohol (PVA) dilarutkan dalam airbertemperatur 80°C, selanjutnya material CNT ditambahkan ke dalam larutan tersebut dengan variasi fraksi massaCNT terhadap PVA sebesar 10%, 20% dan 30%. Komposit CNT-PVA terbentuk setelah dikeringkan padatemperatur 80°C. Selanjutnya sifat mekanik komposit dikarakterisasi dengan uji kekuatan tarik. Hasil ujimenunjukkan bahwa komposit CNT-PVA dengan fraksi massa 20% CNT terhadap PVA menghasilkan modulusYoung yang paling besar yaitu 137,71MPa. Ketebalan komposit 0,94 mm yang dibangun oleh tiga lapis tipiskomposit CNT-PVA menghasilkan peningkatan modulus Young hingga 107,30%.
STUDI MEKANISME DEGRADASI FOTOKATALITIK ZAT WARNA AZO ACID RED 4 MENGGUNAKAN KATALIS MIKROPARTIKEL TiO2 Doni Sugiyana; Suprihanto Notodarmojo
Arena Tekstil Vol 30, No 2 (2015)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2014.281 KB) | DOI: 10.31266/at.v30i2.1956

Abstract

Dalam penelitian ini dipelajari mekanisme degradasi fotokatalitik air limbah tekstil simulasi mengandung zat warna azo Acid Red 4 (AR4) menggunakan katalis mikropartikel TiO2.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tahapan degradasi fotokatalitik berupa pemutusan struktur molekul zat warna AR4. Mekanisme degradasi dianalisis melalui pengukuran terhadap TOC, pH dan spektra absorbansi warna seiring interval waktu proses fotokatalitik, dilanjutkan dengan identifikasi produk degradasi menggunakan GC-MS. Setelah irradiasi UV selama 5 jam terjadi penurunan TOC hingga 90%, mengindikasikan terjadinya proses mineralisasi terhadap AR4. Penurunan puncak spektra absorbansi pada rentang panjang gelombang 300-320 nm dan 490-510 nm menunjukkan adanya pemutusan struktur molekul AR4 menjadi senyawa yang lebih sederhana, terdiri dari pemutusan kromofor warna (ikatan azo) dan pemutusan cincin-cincin senyawa amina aromatik (cincin benzen dan naftalen). Lebih lanjut, identifikasi produk degradasi dengan GC-MS seiring interval waktu proses fotokatalitik menunjukkan bahwa proses degradasi diawali dengan tahapan pemutusan molekul zat warna menjadi senyawa antara dilanjutkan dengan tahapan destruksi senyawa antara menjadi asam-asam organik sederhana yang mendekati tingkat mineralisasi.