Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2016): Desember"
:
21 Documents
clear
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK LISTRIK DASAR OTOMOTIF
Saepuloh, Saepuloh;
Suhayat, Dede;
Permana, Enda
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4559
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan metode eksperimen dalam hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas X TKR 1 SMK Negeri 1 Katapang. Hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan hasil belajar setiap aspek yaitu kognitif, psikomotor, dan afektif. Besarnya peningkatan hasil belajar pada aspek kognitif ditunjukkan dengan nilai gain yang dinormalisasi sebesar (0,48) dengan kategori sedang. Selain itu hasil belajar siswa pada aspek psikomotor dan afektif mengalami peningkatan, terlihat dari hasil belajar aspek psikomotor dan afektif pada siklus II sebesar (92,9) sangat terampil dan (85,8) sangat baik. Hasil ini lebih besar dari rata-rata hasil belajar aspek psikomotor dan afektif pada siklus I sebesar (65,6) kurang terampil dan (67,9) baik. Metode pembelajaran eksperimen juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Hal ini dibuktikan dengan rata-rata presentase aktivitas belajar siswa yang muncul mulai dari tahap penelitian pra-tindakan sampai tahap penilaian siklus II mengalami peningkatan. Rata-rata presentase aktivitas belajar siswa tiap tahapan penelitian sebagai berikut: penelitian pra-tindakan sebesar (39,5%) dengan kategori rendah, penelitian siklus I sebesar (59,2%) dengan kategori cukup, dan penelitian siklus II sebesar (76,3%) dengan kategori tinggi.
EVALUASI IMPLEMENTASI ASESMEN KINERJA PADA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN LAS BERORIENTASIKAN PRODUK KRIYA LAS TERALIS DI SMK
Ilham, Ilham;
Munawar, Wahid;
Sriyono, Sriyono
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4550
Sekolah Menengah Kejuruan memiliki banyak tujuan, salah satu diantaranya adalah menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya. Salah satu yang mempengaruhi kurang optimalnya tujuan dari SMK belum terlaksana keterampilan las berorientasikan produk di SMK. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai hasil evaluasi implementasi assesmen kinerja pada pembelajaran las yang berorientasikan produk untuk peserta didik SMK Negeri. Metode yang digunakan penelitian evaluatif dengan model evaluasi stake. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah single subject research. Pengambilan dan pengolahan data difokuskan untuk melihat prilaku subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik telah melakukan pratikum las secara baik dengan waktu yang cukup.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK DAN ELEMEN MESIN
Mizwar, Nur M.S.;
Purnawan, Purnawan;
Sasmita, Asep H.
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4555
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran gaya dalam mata pelajaran Mekanika Teknik dan Elemen Mesin melalui penggunaan model pembelajaran Problem Posing. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran gaya dalam mata pelajaran Mekanika Teknik dan Elemen Mesin. Beberapa informasi yang ditemukan yaitu proses pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran ekspositori, siswa pasif dalam proses pembelajaran, dan siswa tidak termotivasi mencari informasi sendiri (eksplorasi). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus. Masing-masing siklus terdiri dari satu pertemuan tatap muka yang dilakukan pada kelas X TM 3 SMK Negeri 2 Bandung sebanyak 32 siswa. Penelitian ini melibatkan dua orang pengamat pelaksanaan pembelajaran. Pada penelitian ini, proses pengumpulan data menggunakan teknik tes (tes bentuk pilihan ganda) dan observasi (observasi pelaksanaan pembelajaran). Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar, rata-rata N-Gain pada siklus I sebesar 0,27 meningkat menjadi 0,35 pada siklus II, dan menjadi 0,45 pada siklus III. Persentase siswa yang mencapai KKM pada siklus I sebesar 31,3% meningkat menjadi 68,8% pada siklus II, dan menjadi 78,1% pada siklus III. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Posing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran gaya dalam mata pelajaran Mekanika Teknik dan Elemen Mesin.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PEER TEACHING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK PADA KOMPETENSI DASAR MENGGUNAKAN ALAT UKUR
Lesmana, Galih T.;
Wiharna, Ono;
Sulaeman, Sulaeman
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4546
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar siswa setelah menggunakan metode pembelajaran peer teaching dan metode pembelajaran klasikal pada kompetensi dasar menggunakan alat ukur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMKN 1 Lemahsugih teknik kendaraan ringan yang bÂerjumlah 3 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 92 orang. Sampel penelitian diambil dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran peer teaching dan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran klasikal. Penarikan sampling dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dimana sampel diambil secara acak tanpa memperhatikan strata di dalam populasi itu. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pre test dan soal pre test. Hasil penelitian diperoleh rata-rata prestasi belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan metode pembelajaran peer teaching sebesar 24,85 dan rata-rata prestasi belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan metode pembelajaran klasikal sebesar 21,85. Peningkatan prestasi belajar siswa (N-Gain) kelompok eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran peer teaching sebesar 0,61 yang termasuk pada kategori sedang, sedangkan peningkatan prestasi belajar siswa (N-Gain) kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran klasikal sebesar 0,39 yang termasuk pada kategori sedang.
OPTIMALISASI FASILITAS ALAT PRAKTIK UNTUK MENCAPAI TUNTUTAN KOMPETENSI SISWA SMK
Tazkia, Siti R.;
Suherman, Amay
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4560
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang jumlah dan jenis alat, efisiensi penggunaan masing-masing alat yang selama ini digunakan pada mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor di kelas XI, upaya yang harus dilakukan untuk mengoptimalkan fasilitas alat praktik untuk mencapai tuntutan kompetensi pada mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor di kelas XI. Sehingga nilai efisiensi penggunaannya menjadi lebih efisien. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan instrumen wawancara, dokumentasi dan observasi. Temuan penelitian terdapat lima jenis job yang harus diselesaikan siswa pada mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor kelas XI. Ada 41 jenis alat dengan jumlah bervariasi. Nilai efisiensi penggunaan alat kerja praktik dari 41 jenis alat tersebut yaitu 60%, maka penggunaan alat praktik tidak efisien karena jumlah alat berlebih dalam artian tidak digunakan. Setelah dioptimalkan maka nilai efisiensinya menjadi 87%, maka penggunaan alat praktik menjadi efisien.
STUDI EKSPLORASI PERALATAN PRAKTIKUM PROGRAM KEAHLIAN OTOMOTIF DITINJAU DARI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
Nugraha, Maulana;
Kuswana, Wowo S.;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4551
Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang sarana dan prasarana Teknik Mekanik Otomotif SMK MJPS 1 Tasikmalaya terhadap pemenuhan standar Nasional Pendidikan. Sarana pendidikan adalah semua prangkat peralatan, bahan, dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah. Prasarana pendidikan adalah semua perangkat kelengkapan dasar yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sarana Praktik Mekanik Otomotif sudah memenuhi SNP dengan kategori sangat layak. Prasarana Praktik Mekanik Otomotif sudah memenuhi SNP dengan kategori sangat layak. Sarana dan prasarana yang ada untuk Praktik Mekanik Otomotif dinyatakan telah memenuhi standar uji kompetensi dengan kategori sangat layak.
STUDI TENTANG KETERAMPILAN BELAJAR PENYETELAN KARBURATOR BAGI SISWA TUNA RUNGU
Pohan, Rezka B.;
Munawar, Wahid;
Sriyono, Sriyono
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4556
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sumber pembelajaran penyetelan karburator sepeda motor, gambaran hasil belajar dan ketercapaian waktu hasil belajar siswa menggunakan metode demonstrasi di SMALB. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian subjek tunggal (Single Subject Research). Metode ini difokuskan untuk melihat perubahan perilaku subjek, apakah ada atau tidaknya pengaruh intervensi terhadap target behavior dalam fase yang telah ditentukan. Subjek penelitian ini adalah siswa tunarungu maka dari itu terhambatnya faktor komunikasi pada siswa tunarungu. Desain penelitian menggunakan desain reversal tipe A-B-A, dimana pengukuran fase baseline diulang dua kali. Fase baseline (A1) dilakukan sebelum fase intervensi, kemudian dilakukan fase baseline (A2). Fase baseline (A1), fase baseline (A2) dan fase intervensi dilakukan sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi lebih dapat menangkap apa yang mereka lihat secara langsung. Keterampilan penyetelan karburator menggunakan metode demonstrasi pada siswa tunarungu menunjukan peningkatan yang baik.
EKSPLORASI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN SISTEM KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN
Faizal, Henro N.M.;
Kuswana, Wowo S.;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4547
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi motivasi belajar siswa serta seberapa besar motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pemeliharaan sistem kelistrikan kendaraan ringan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket. Penelitian ini dilaksanakan dikelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 8 Bandung. Instrumen penelitian menggunakan angket dengan skala Likert dan aspek yang diukur yaitu sikap, pendapat atau persepsi seseorang. Hasil penelitian motivasi belajar siswa sebesar 79,36%. Data ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa SMK sebagian besar siswa memiliki motivasi belajar untuk melaksanakan pembelajaran.
STUDI DURASI BELAJAR SERVICE RINGAN ENGINE SEPEDAMOTOR MELALUI METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI BAGI SISWA TUNARUNGU
Rahayu, Yayu;
Kuntadi, Iwa;
Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4561
Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi prilaku dan perubahan prilaku subjek, serta ada atau tidaknya pengaruh intervensi terhadap target behaviordalam fase yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode subjek tunggal. Desain penelitian menggunakan desain reversal tipe A-B-A, dimana pengukuran fase baseline diulang dua kali. Fase baseline (A1) dilakukan sebelum fase intervensi, kemudian dilakukan fase baseline (A2). Fase baseline (A1)dan fase baseline (A2) dilakukan sebanyak empat kali, sedangkan fase intervensi dilakukan sebanyak lima kali. Penelitian dilakukan terhadap anak tunarungu tingkat II di SMA-LB Citeureup Kota Cimahi, berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan keterampilan otomotif menggunakan metode demonstrasi mengalami peningkatan, hal tersebut dapat dilihat pada perubahan level yaitu +2, +3 untuk keterampilan perawatan saringan udara.
KESIAPAN KERJA SEBELUM DAN SETELAH PRAKTIK KERJA INDUSTRI SISWA SMK DI KABUPATEN BANDUNG
Rizki, Muhammad F.;
Kusumah, Inu H.;
Sulaeman, Sulaeman
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4552
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan kerja siswa sebelum prakerin dan kesiapan kerja siswa setelah prakerin selanjutnya mengungkap perbedaan kesiapan kerja siswa sebelum dan setelah melaksanakan prakerin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Bintara kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan (TKR) dan sampel berjumlah 61. Instrumen yang digunakan adalah angket yang diberikan kepada siswa sebelum prakerin dan diberikan setelah siswa prakerin. Angket tersebut diberikan untuk melihat peningkatan kesiapan kerja hasil prakerin siswa. Hasil penelitian menunjukan peningkatan hasil kesiapan kerja siswa setelah prakerin dengan presentase 10%. Terdapat perbedaan kesiapan kerja siswa sebelum dan setelah melaksanakan prakerin.