cover
Contact Name
Mahardika Darmawan Kusuma Wardana
Contact Email
pedagogia@umsida.ac.id
Phone
+6285646424525
Journal Mail Official
pedagogia@umsida.ac.id
Editorial Address
Jl. Mojopahit No. 666B, Sidoarjo, Jawa Timur
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Pedagogia: Jurnal Pendidikan
ISSN : 20893833     EISSN : 25482254     DOI : https://doi.org/10.21070/pedagogia
Core Subject : Education,
Aim : This journal aimed at communicating the results of research of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of education covering teaching areas in primary education or all education, applied science and critical analytical studies education. - Readers targeted by this journal are professors, students, teachers, primary education or all education practitioners. - Articles to be published on PEDAGOGIA: JURNAL PENDIDIKAN should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal are: - Education research in all aspect - Primary education research - Primary school curriculum - Education in primary school - Prospective primary school teacher
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2016): February" : 10 Documents clear
Penerapan Pengajaran Terbalik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD UMSIDA pada Materi Pertidaksamaan Linier: Application of Reverse Teaching to Improve Student Learning Outcomes of PGSD UMSIDA on Linear Inequality Materials Amir, Mohammad Faizal; Kurniawan, Machful Indra
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.85

Abstract

Salah satu masalah pada pembelajaran matematika di lingkungan PGSD adalah rendahnya kompetensi mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam menguasai materi-materi di tingkat sekolah dasar. Masalah yang terjadi pada mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Sidoarjo semester I tahun ajaran 2015-2016 di kelas A-2 adalah mahasiswa mengalami kesalahan konsep, prinsip, dan operasi yang relatif tinggi; aktivitas pembelajaran belum optimal; minat mahasiswa terhadap matematika kurang; dan interaksi antar mahasiswa belum optimal. Masalah-masalah tersebut bermuara pada rendahnya hasil belajar matematika mahasiswa pada materi pertidaksamaan. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dicarikan solusi yang tepat yakni penerapan pengajaran terbalik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “apakah penerapan pengajaran terbalik dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pertidaksamaan linier bagi mahasiswa di kelas A-2 semester I?’. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus yang dilakukan dalam 2 kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa penerapan pengajaran terbalik dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa PGSD universitas muhammadiyah sidoarjo di kelas A-2 pada materi pertidaksamaan matakuliah konsep dasar matematika. Peningkatan tersebut ditandai dengan: (1) menurunya kesalahan kesalahan konsep, prinsip, dan operasi; (2) meningkatnya aktivitas mahasiswa; (3) meningkatnya minat mahasiswa terhadap matematika; (4) meningkatnya interaksi antar mahasiswa selama pembelajaran.
Penerapan Model Problem Based learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study (LS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa MAN 3 Malang: Application of Problem Based Learning (PBL) Model combined with Student Team Achievement Division (STAD) through Lesson Study (LS) to Improve Student Activities and Learning Outcomes at MAN 3 Malang Widyaningrum, Diyah Ayu
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.86

Abstract

Berdasarkan observasi pembelajaran Biologi di MAN 3 Malang, secara garis besar kegiatan pembelajaran Biologi masih menggunakan model ceramah sehingga pembelajaran cenderung pasif. Diperlukan proses pembelajaran yang inovatif, menarik dan menyenangkan melalui penerapan PBL dipadu STAD berbasis Lesson Study (LS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan PBL dipadu STAD berbasis LS. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah-langkah PTK melalui LS meliputi perencanaan, pelaksanaan terintegrasi dengan observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Meningkatnya kualitas pembelajaran setiap pertemuan dalam setiap siklus dan meningkatnya persentase keterlaksanaan pembelajaran dari siklus 1 ke siklus 2, yaitu sebesar 75,6% (siklus 1) dan 95,6% (siklus 2). (2) Meningkatnya aktivitas belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dengan persentase aktivitas belajar siswa 50% (siklus 1) dan 100% (siklus 2). (3) Meningkatnya hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (4) Hasil belajar afektif siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (5) Hasil belajar psikomotorik siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 50% ke siklus 2 sebesar 100%.
Model Quantum Teaching dengan Pendekatan Cooperative Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran PKn: Quantum Teaching Model with Cooperative Learning Approach to Improve Civics Learning Quality Aka, Kukuh Andri
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.87

Abstract

Permasalahan pembelajaran PKn pada siswa kelas V SDN Bendo 1 tahun pelajaran 2014/2015, yaitu (1) pembelajaran cenderung berpusat pada guru, (2) pembelajaran belum memusatkan siswa untuk belajar secara aktif (3) dalam RPP belum memaksimalkan peran siswa, kegiatan cenderung individualistik, dan penilaian masih berbasis kognitif, (4) penerapan strategi/model inovatif jarang dilakukan. Dari masalah tersebut diperlukan sebuah penelitian yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran PKn, meliputi aktivitas belajar siswa, baik secara afektif dan psikomotor, serta meningkatkan hasil belajar siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dan keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran menggunakan Quantum Teaching dengan pendekatan Cooperative Learning terlihat skor keberhasilannya siklus I mencapai 93% dan 100% pada siklus II. Aktivitas belajar siswa meningkat dari 77% pada siklus I dan 86% pada siklus II. Hasil belajar siswa meningkat dari 79% pada siklus I dan 91% pada siklus II. Selama pembelajaran, aktivitas belajar siswa meningkat dan setelah pembelajaran hasil belajar siswa meningkat. Karena penggunaan Quantum Teaching dengan pendekatan Cooperative Learning mampu meningkatkan, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa sebaiknya guru menggunakan model ini pada mata pelajaran PKn dan diharapkan guru lebih sering berinovasi dengan model-model pembelajaran inovatif.
Peningkatan Kecerdasan Naturalis Melalui Bermain Messy Play terhadap Anak Usia 5-6 Tahun: Increasing Naturalist Intelligence Through Messy Play for 5-6 Years Old Children Rocmah, Luluk Iffatur
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.88

Abstract

Salah satu kecerdasan yang perlu di kembangkan pada anak usia dini yaitu kecerdasan naturalis. Bila kecerdasan naturalis sudah ditingkatkan sejak dini pada anak-anak, maka kerusakan alam yang banyak terjadi pada saat ini dapat diminimalisir. Meningkatkan kecerdasan naturalis anak dapat dimulai dari lingkungan sekolah dan melalui cara yang paling banyak disukai anak, yaitu dengan bermain messy play. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang bermaksud mengkaji secara mendalam tentang penerapan bermain messy play dalam upaya meningkatkan kecerdasan naturalis pada anak usia 5-6 tahun. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa catatan lapangan sebagai hasil dari observasi terbuka dan dokumentasi. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil observasi sistematis terhadap aspek-aspek kecerdasan naturalis yang muncul saat kegiatan dilakukan. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini, membuktikan bahwa pemberian tindakan melalui kegiatan messy play membantu meningkatkan kecerdasan naturalis anak. Melalui kegiatan tersebut anak dituntut untuk memahami dan menguasai materi, maka anak tidak dapat mengerjakan kegiatan dengan baik. Kegiatan ini mengajarkan anak dalam pembelajaran alam sesungguhnya. Anak-anak belajar dengan melihat lingkungan sekitarnya kemudian disalurkan menjadi hasil yang sesungguhnya di dalam kelas.
Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD Pada MataKuliah Konsep IPS Dasar: CTL (Contextual Teaching and Learning) Learning Model in Improving Learning Outcomes of PGSD Students in Basic Social Sciences Concept Courses Susiloningsih, Wahyu
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.89

Abstract

Hasil belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan yang diperoleh dalam jangka waktu yang lama.Mata kuliah Konsep IPS Dasar merupakan mata kuliah yang memberikan pemahaman kepada mahasiswa PGSD tentang konsep dasar IPS sebagai landasan kajian yang bahannya bersumber dari kehidupan manusia di masyarakat, yang aspek-aspeknya meliputi social science (ilmu sosial), social studies (studi sosial), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). IPS merupakan pembelajaran pada tingkat sekolah yang berperan mengfungsionalkan ilmu-ilmu sosial yang bersifat teoritik dalam kehidupan nyata dalam masyarakat. Model pembelajaran CTL adalah model pembelajaran yang menuntut kreatifitas guru dalam mengaitkan subject matter dengan kehidupan nyata mahasiswa guna membantu mahasiswa untuk lebih mudah memaknai materi tersebut.
Metode Kunjungan Lapangan untuk Menanamkan Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup: Field Visit Methods to Instill Concern for the Environment Wulandari, Ria
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.90

Abstract

Kerusakan lingkungan saat ini berada dalam tahap memprihatinkan sehingga diperlukan tindakan konkret untuk menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan. Tindakan konkret yang dilakukan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sehingga kerusakan lingkungan dapat diminimalisir. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan hidup melalui metode kunjungan lapangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD sejumlah 40 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang lingkungan hidup. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 77,5% meningkat pada siklus II dengan ketuntasan klasikal sebesar 97,5%. Sejumlah 40,7 % mahasiswa sering terlibat dalam kegiatan menjaga lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode kunjungan lapangan mahasiswa mampu memperdalam pemahaman tentang teori dan praktek yang dipelajari di kelas melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan alam.
Analisis Keterampilan Mengajar Calon Guru Pendidikan Matematika Pada MataKuliah Micro Teaching: Analysis of Teaching Skills for Prospective Mathematics Education Teachers in Micro Teaching Courses Ambarawati, Mika
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.91

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keterampilan mengajar calon guru pendidikan matematika pada mata kuliah micro teaching. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 mahasiswa angkatan 2012 Program Studi Pendidikan Matematika. Instrumen yang digunakan adalah lembar rubrik penilaian keterampilan mengajar calon guru dan rubrik penilaian RPP. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan membuka pelajaran dengan sangat baik, tetapi indikator menarik perhatian belum dicapai secara optimal. (2) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan menjelaskan dengan sangat baik, tetapi indikator menarik penggunaan metode dan penguasaan kompetensi belum dicapai secara optimal. (3) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan bertanya pelajaran dengan sangat baik. Semua indikator keterampilan bertanya sudah dicapai, namun kurang optimal pada indikator penyebaran. (4) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan memberi penguatan dengan sangat baik, tetapi kurang optimal pada indikator variasi dalam penggunaan. (5) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan mengadakan variasi dengan sangat baik., tetapi indikator variasi dalam cara mengajar dan variasi alat atau bahan yang dapat didengar belum tercapai secara optimal. (6) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan menutup pelajaran dengan sangat baik, tetapi belum tercapai secara optimal pada indikator mengevaluasi. (7) Calon guru pendidikan matematika membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan sangat baik, tetapi belum tercapai secara optimal pada indikator metode pembelajaran dan langkah-langkah pembelajaran.
Pembelajaran Civic Values Melalui Mediasi Teman Sebaya pada Peserta Didik SD: Learning Civic Values ​​Through Peer Mediation for Elementary School Students Wati, Tri Linggo
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.92

Abstract

Sekolah yang menjadi harapan besar bagi peserta didik dan orang tua untuk mendapatkan pengalaman belajar positif ternyata didapatkan pula pengalaman belajar yang tidak menyenangkan baik verbal maupun perlakuan fisik. Dari pengalam tersebut tidak sedikit yang menyebabkan trauma yang berkepanjangan. Dengan melakukan civic values (nilai-nilai masyarakat) pada peserta didik yaitu, pengoptimalan peran guru dan mediasi teman sebaya, yaitu dengan cara peserta didik mau mendengar dan bercerita tentang perlakuan-perlakuan yang mereka alami selama proses pembelajaran, dan kegiatan ini dilakukan sminggu sekali dengan membaca catatan-catatan yang sudah mereka tulis. Dengan dilakukannya kegiatan ini civic values pada peserta didik dapat mengatasi bullying antar teman.
Pembelajaran Membaca Permulaan dengan Menggunakan Media Aplikasi Bamboomedia Bmgames Apps Pintar Membaca Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Siswa SD Menghadapi MEA: Learning to Read Beginning by Using Application Media Bamboomedia Bmgames Apps Smart Reading as an Effort for Character Building Elementary School Students Facing MEA Hasanudin, Cahyo
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.84

Abstract

Eror
Analisis Vegetasi di Hutan Mbeji Daerah Wonosalam Jombang: Vegetation Analysis in the Mbeji Forest, Wonosalam, Jombang Munawwaroh, Anita
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.93

Abstract

Analisis vegetasi terhadap hutan perlu dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman hayati yang terdapat di hutan tersebut sehingga mempermudah didalam melakukan pemeliharaan dan pemberdayaan hutan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hayati dan struktur vegetasi (frekuensi, kerapatan, dominansi, dan Indeks Nilai Penting) di hutan mbeji, Wonossalam, Jombang. Pada penelitian ini digunakan metode point centered quarter. Pennelitian dilakukan pada bulan Mei 2015. Hasil penelitian menujukkan padaHutan Mbeji terdapat 11 jenis pohon yang teridentifikasi dan 15 spesies tumbuhan, dimana ada 10 spesies yang telah teridentifikasiNilai penting tumbuh-tumbuhan di Hutan Mbeji di daerah Wonosalam Jombang pada tingkat pohon paling tinggi adalah pohon randu (Ceiba petandra) sebesar 57,42 % sedangkan nilai INP paling rendah dari jenis pohon andong (Rhadamnia cinerea) yaitu sebesar 6,06 %. Pada sapling nilai penting yang paling tinggi adalah talas (Colocasia esculenta) yaitu sebesar 49,23 %. Sedangkan, nilai INP paling rendah dari jenis nanas (Ananas comosus), nangka (Artocarpus heterophyllus), tapak liman (Elephantopus scaber), semak A, semak B, semak C, semak E, dan semak F yaitu sebesar 6,35 %. Tingginya nilai INP menunjukkan bahwa jenis-jenis tersebut dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya yang lebih baik dibanding jenis lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10