cover
Contact Name
Arif Widiyanto
Contact Email
-
Phone
+628132716766
Journal Mail Official
buletinkeslingmas@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl Raya Baturaden Km. 12 Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin Keslingmas
ISSN : 0215742X     EISSN : 26558033     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/keslingmas
Core Subject : Health, Social,
Buletin Keslingmas mencakup bidang penelitian bidang sanitasi /penyehatan air, penyehatan udara, penyehatan makanan, penyehatan tanah/ pengelolaan sampah, pengendalian vektor, penyehatan sarana fasilitas, Kesehatan dan Keselamat Kerja, Epidemiologi Kesehatan Lingkungan.
Articles 516 Documents
KONTAMINASI DI-ETHYLHEXYL PHTHALATE (DEHP) DARI BOTOL POLIETILENA TEREFTALAT (PET) PADA AIR MINUM SODIS DI YOGYAKARTA TAHUN 2018 Shandytias Widoastuti; Sugeng Abdullah; Suparmin Suparmin
Buletin Keslingmas Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.016 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i1.4078

Abstract

Penggunaan botol plastik PET pada proses Solar Water Desinfection (SODIS) beresiko terjadi migrasi senyawa Di-Ethylhexyl Phthalate (DEHP) ke air minum. DEHP yang bermigrasi ke dalam air minum berbahaya bagi kesehatan manusia karena bersifat karsinogen dan dapat menyebabkan gangguan pada organ reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya kontaminasi senyawa kimia Di-Ethylhexyl Phthalate (DEHP) pada air SODIS yang menggunakan botol plastik PET. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental dengan desain the static group comparison design. Dalam penelitian ini terdapat kelompok control dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada kontaminasi senyawa kimia Di-Ethylhexyl Phthalate (DEHP) pada air SODIS dengan suhu air 37.66ºC. Terdeteksi 10 senyawa kimia yang hilang dan 4 senyawa kimia terdeteksi baru pada air sampel perlakuan SODIS. Salah satu senyawa kimia yang terdeteksi pada air sampel setelah diberi perlakuan SODIS adalah Cyclohexasiloxane, dodecamethyl. Senyawa Cyclohexasiloxane, dodecamethyl tidak memiliki efek serius pada kesehatan manusia. Kesimpulan penelitian adalah tidak terjadi kontaminasi senyawa Di-(2-Ethylhexyl Phatalate (DEHP) pada air SODIS yang menggunakan botol plastik PET pada suhu air 37.66ºC. Disarankan untuk masyarakat menggunakan botol kaca sebagai wadah SODIS. Perlu dilakukan penelitian serupa dengan variabel yang bervariasi seperti perbedaan suhu, perbedaan jenis botol, dan lama penjemuran.Penggunaan botol plastik PET pada proses Solar Water Desinfection (SODIS) beresiko terjadi migrasi senyawa Di-Ethylhexyl Phthalate (DEHP) ke air minum. DEHP yang bermigrasi ke dalam air minum berbahaya bagi kesehatan manusia karena bersifat karsinogen dan dapat menyebabkan gangguan pada organ reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya kontaminasi senyawa kimia Di-Ethylhexyl Phthalate (DEHP) pada air SODIS yang menggunakan botol plastik PET. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental dengan desain the static group comparison design. Dalam penelitian ini terdapat kelompok control dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada kontaminasi senyawa kimia Di-Ethylhexyl Phthalate (DEHP) pada air SODIS dengan suhu air 37.66ºC. Terdeteksi 10 senyawa kimia yang hilang dan 4 senyawa kimia terdeteksi baru pada air sampel perlakuan SODIS. Salah satu senyawa kimia yang terdeteksi pada air sampel setelah diberi perlakuan SODIS adalah Cyclohexasiloxane, dodecamethyl. Senyawa Cyclohexasiloxane, dodecamethyl tidak memiliki efek serius pada kesehatan manusia. Kesimpulan penelitian adalah tidak terjadi kontaminasi senyawa Di-(2-Ethylhexyl Phatalate (DEHP) pada air SODIS yang menggunakan botol plastik PET pada suhu air 37.66ºC. Disarankan untuk masyarakat menggunakan botol kaca sebagai wadah SODIS. Perlu dilakukan penelitian serupa dengan variabel yang bervariasi seperti perbedaan suhu, perbedaan jenis botol, dan lama penjemuran.  Kata Kunci:Di-Ethylhexyl Phthalate (DEHP), Solar Water Desinfection (SODIS), Kesehatan Lingkungan
KADAR DEBU UDARA PADA BAGIAN PRODUKSI UD.MANDIRI DI DESA TELUK KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018 Nisa Adelia; Tri Marthy Mulyasari
Buletin Keslingmas Vol 38, No 2 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.31 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i2.4877

Abstract

Air quality is influenced by many things, one of which is pollutants. Wood industry is one of the industries that produce pollutants in the form of dust. Dust-exposed workers are at risk for health and disease complaints, both infectious and non-infectious diseases (cancer). The purpose of this research is to measure the dust, temperature, humidity, wind speed and wind direction in production section of UD. Mandiri In Teluk Village of South Purwokerto Sub District Banyumas District. The type of research used is descriptive. The data were collected through interviews, questionnaires, and documentation. Data is presented in the form of tables, drawings and narratives. The research results  total dust content in production UD.Mandiri got the result of average 2,12 mg/m3 unders the standard Permenkes No. 70 of 2016 at work place the highest dust content is allowed is 10 mg / m3. Measurement of air temperature got the result of average 33,2oC exceeds standard (24oC-26oC). Measurement of air humidity got the result of average 58,8% under standard (65%-95%), Measurement wind speed got the result of average 0,16 m/s standard wind speed (0,15-0,25 m/s), result of wind direction determination more dominant towards the Northeast. The conclusion is total dust content in production UD.Mandiri exceeds the standard Permenkes No. 70 of 2016, air temperature exceeds standard, air humidity under standard, standard wind speed, dominant wind to the Northeast. Efforts that can be made to control the dust levels in the production section are by vacuum cleaner, the owner provides personal protective equipment in accordance with the hazards present in the production section
PARTIPASI MASYARAKAT DALAM KEBERLANJUTAN PROGRAM (PAMSIMAS) PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI DESA AENG DAKE KECAMATAN BLUTO TAHUN 2019 Laylatul Hasanah
Buletin Keslingmas Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.311 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i1.4083

Abstract

AbstrakPenyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota. Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat  bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan dan peri-urban, dengan  program penyediaan Air minum dan sanitasi berbasis masyarakat diharapkan mereka dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Obyek penelitian diantaranya 1 pelaksana Program penyediaan Air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Dusun Tambiyu Desa Aengdake Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara, dan lembar observasi yang menggambarkan program penyediaan Air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Dusun Tambiyu Desa Aengdake. Hasil penelitian didapatkan hasil 95% dari 72 rumah masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pemeliharaan program penyediaan Air minum dan sanitasi berbasis masyarakat memiliki pola hidup bersih dan sehat. 
EFISIENSI TANAMAN Azolla pinnata DALAM MENURUNKAN KADAR COD (Chemical Oxygen Demand) PADA LIMBAH CAIR SOHUN DI DESA ARCAWINANGUN KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018 Salmaa Nuur Rohmah; Hari Rudijanto IW; Nur Hilal
Buletin Keslingmas Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.009 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i1.4072

Abstract

Salah satu industri kecil yang terdapat di Purwokerto adalah industri sohun. Mengingat bahwa sohun banyak dibutuhkan masyarakat di sekitar Purwokerto, selain itu proses pembuatan dan pemasarannya mudah. Proses pembuatan sohun juga dapat menimbulkan dampak negatif yaitu berupa pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah cair. Berdasarkan pengamatan di sekitar lokasi limbah cair yang dihasilkan langsung di buang ke saluran drainase tanpa dilakukan pengolahan, salah satu alternatif pengolahan yang dapat dilakukan yaitu dengan sistem fitoremediasi menggunakan tanaman Azolla pinnata. . Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efisiensi fitoremediasi menggunakan tanaman Azolla pinnata terhadap kadar COD limbah cair di industri sohun Desa Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan pre post design. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar COD didapatkan hasil efisiensi biomassa 0,1 kg rata-rata 7,58%, biomassa 0,15 kg rata-rata 15,20%, biomassa 0,2 kg rata-rata 48,27%. Penurunan kadar COD paling tinggi berdasarkan variasi biomassa tanaman Azolla pinnata terjadi pada kelompok perlakuan dengan variasi biomassa tanaman 0,2 kg. Simpul dari hasil penelitian bahwa secara statistik tidak ada perbedaan bermakna pada pemakaian tanaman Azolla pinnata dalam menurunkan kadar COD dalam limbah cair sohun. Disarankan sebaiknya perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan waktu tinggal lebih dari 7 hari, bentuk permukaan yang berbeda dengan diameter atau dimensi tempat yang berbeda dan menggunakan sistem aliran batch culture, untuk industri sohun sebaiknya sebelum membuang limbah cair hasil pencucian tepung sagu ke saluran drainase sebaiknya dilakukan pengolahan terlebih dahulu, dengan membuat lahan basah buatan dengan ukuran kolam 4 m x 3 m x 30 cm yang dapat menampung limbah cair sebanyak 3.600 liter dengan penggunaan tanaman Azolla pinnata dalam menurunkan kadar COD dan dikombinasikan dengan jenis tanaman lain, sebelum dibuang kelingkungan.
KOMPARASI PERASAAN KELELAHAN KERJA PADA SHIFT KERJA YANG BERBEDA DI DEPARTEMEN FORMING PT. ROYAL KORINDAH PURBALINGGA TAHUN 2017 Tita Dede Hari Fitroh Nurjanah; Yulianto Yulianto
Buletin Keslingmas Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.197 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i3.3905

Abstract

Perasaan kelelahan kerja adalah gejala subyektif lelah pada pekerja yang mengalami kelelahan kerja, yangmerupakan semua perasaan yang tidak menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiperbedaan perasaan kelelahan kerja pada shift kerja yang berbeda di Departemen Forming PT. RoyalKorindah Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan cross sectional. Analisismenggunakan uji kruskal wallis. Sampel yang diambil sebanyak 74 tenaga kerja sebagai responden.Pengambilan data dengan pengisian angket kuesioner alat ukur perasaan kelelahan kerja (KAUPKK).Hasil penelitian ini yaitu tidak ada perbedaan perasaan kelelahan kerja pada shift kerja yang berbeda diDepartemen Forming PT. Royal Korindah Purbalingga. Hasil uji statistik menunjukan bahwa nilaiassympt sign adalah 0,687 lebih besar dari nilai α = 0,05. Hasil pengukuran perasaan kelelahan kerja yaitu18 tenaga kerja mengalami kelelahan sangat ringan, 34 tenaga kerja mengalami kelelahan ringan, 18tenaga kerja mengalami kelelahan agak berat dan 4 tenaga kerja mengalami kelelahan berat.Berdasarkanhasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan perasaan kelelahan kerja pada shift kerja yangberbeda di Departemen Forming PT. Royal Korindah Purbalingga. Saran untuk pihak perusahaan yaitumonitoring rutin terhadap lingkungan kerja dan memberikan waktu istirahat pendek setelah 4 jammelakukan kerja.
KUALITAS FISIK RUMAH PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018 Finish Kuntari; Budi Utomo
Buletin Keslingmas Vol 38, No 2 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.496 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i2.4873

Abstract

Tuberculosis (TB) Lung is a contagious infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, the germ enters the human body by breathing air into the lungs. Based on the data of Banyumas District Health Office of 2016, for the work area of Puskesmas I Kembaran, there are new cases of TB + TB patients with 8 people and the total number of cases of Pulmonary TB is 27 people. Therefore it is necessary to observe to know the cause of the incidence of Pulmonary TB disease covering wide of ventilation, lighting, humidity and temperature. The research method used is descriptive observasional that is by describing research variables by doing observation on physical quality of patient of Pulmonary TB with sample number 28 house. Data analysis used is descriptive analysis by using frequency distribution and research variables presented in table form by comparing the result with Decree of Minister of Health of Republic Indonesia Number 829 / MENKES / SK / VII / 1999 concerning Housing Health Requirement.The conclusion is that 28 houses of Pulmonary TB patients in the work area of Puskesmas I Kembaran are categorized as unhealthy house with criteria of house that do not meet health standard
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 PURWOKERTO TIMUR TAHUN 2018 Rodina Asmar Raenti; Asep Tata Gunawan; Agus Subagiyo
Buletin Keslingmas Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.7 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i1.4079

Abstract

Latar Belakang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) erat kaitannya dengan kondisi fisik rumah dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang kurang baik dapat menyebabkan balita terinfeksi karena balita sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit. Jenis Penelitain observasi analitik dengan pendekatan case control jumlah responden sebanyak 70 orang, 35 sebagai kasus dan 35 sebagai kontrol. Variabel yang diteliti adalah ventilasi, pencahayaan, jenis lantai, jenis dinding, kepadatan penghuni, kelembaban, suhu, kebiasaan merokok, penggunaan bahan bakar memasak dan penggunaan obat nyamuk. Hasil analisis menunjukan faktor lingkungan fisik rumah yang memiliki hubungan adalah ventilasi (p=0,000 , OR=14,222), kepadatan penghuni (p=0,000, OR=15,000), kelembaban (p=0,026 , OR=5,053), suhu (p=0,026 , OR=3,574). Untuk analisis multivariate yang paling signifikan adalah kepadatan penghuni (p=0,000 , OR=17,297) dan ventilasi (p=0,000 , OR=9,611). Pada variabel pencahayaan, jenis lantai, jenis dinding, kebiasaan merokok, bahan bakar memasak dan penggunaan obat nyamuk tidak memiliki hubungan yang signifikan akan tetapi beresiko. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor lingkungan fisik rumah dan PHBS dapat menjadi faktor resiko terjadinya penyakit ISPA. Faktor yang memiliki hubungan signifikan yaitu ventilasi, kepadatan penghuni, kelembaban, suhu. Disarankan agar meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit.
KOMPARASI EFEKTIVITAS HAND SANITIZER ALAMI “AC” DAN MERK E TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN PADA TANGAN PEKERJA DI LABKESMAS KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2017 Agustin Cicaningsih; Tri Cahyono
Buletin Keslingmas Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.233 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i3.3901

Abstract

Hand sanitizer yaitu cairan atau gel antiseptik yang digunakan untuk mencuci tangan. Peneliti membuathand sanitizersecara alami, tetapi efektivitasnya belum diketahui. Penelitianpre experiment denganpendekatan pre test and post testdesign. Sampel penelitian 3 orang di ruang penerimaansampel.Pengamatan tersebut angka kuman sebelum dan sesudah memakai hand sanitizer alami “AC” danmerk E menggunakan metode ALT. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan dan dilanjutmenggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian bahwa angka kuman tangan sebelum memakaihand sanitizer alami “AC” yaitu 49,00 CFU/Cm2 dan sesudah memakai yaitu 17,00 CFU/Cm2, terdapatperbedaan yang signifikan (p = 0,023 atau p 0,05). Angka kuman tangan sebelum memakai handsanitizer merk E yaitu 37,00 CFU/Cm2 , dan sesudah memakai yaitu 21,00 CFU/Cm2, tidak terdapatperbedaan yang signifikan (p = 0,133 atau p 0,05). Efektivitas hand sanitizer alami “AC” dalammenurunkan angka kuman sebesar 69,60%, efektivitas handsanitizermerk E sebesar 53,19%. Tidak adaperbedaan efektivitas kedua hand sanitizer tersebut dalam menurunkan angka kuman (p = 0,454 atau p 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada perbedaan yang bermakna antara efektivitas handsanitizer alami “AC” dengan merk E dalam menurunkan angka kuman di tangan.
STUDI KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR MINUM ISI ULANG PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018 Aldi Gilang Mahfedika; Zaeni Budiono
Buletin Keslingmas Vol 38, No 2 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.87 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i2.4868

Abstract

Depot air minum merupakan usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual langsung kepada konsumen. Keberadaan DAMIU terus meningkat sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap air minum yang bermutu dan aman untuk dikonsumsi. Meski lebih murah tidak semua DAMIU terjamin keamanan produknya.  Adanya bakteri coliform pada air minum yang melebihi standar maksimum berdasarkan Permenkes No. 492 tahun 2010 tentang persyaratan kualitas air minum dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas bakteriologis air minum isi ulang pada DAMIU di wilayah kerja Puskesmas 1 Purwokerto Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 9 DAMIU 6 DAMIU memenuhi syarat dan 3 DAMIU tidak memenuhi syarat higiene sanitasi DAMIU. Hasil Pemeriksaan Laboratorium terdapat 6 DAMIU memenuhi syarat dan 3 DAMIU yang tidak memenuhi persyaratan bakteriologis air minum sesuai Permenkes NO 492 tahun 2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah dari 9 DAMIU yang diteliti 6 DAMIU memenuhi syarat dan 3 DAMIU tidak memenuhi syarat kualitas bakteriologis air minum. Disarankan bagi pemilik atau pengelola DAMIU sebaiknya mengganti lampu UV yang pemakaiannya sudah melebihi 9.000 jam dan kapasitas UV disesuaikan dengan debit air yang digunakan untuk proses pengolahan agar air minum yang dihasilkan memenuhi syarat kualitas bakteriologis air minum. 
PENILAIAN JOB SAFETY ANALYSIS PEKERJA BAGIAN PROSES PRODUKSI DI PT. SUTANTO ARIFCHANDRA ELECTRONIC KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018 Wahyu Dwi Rizqi Setyawan; Zaeni Budiono; Yulianto Yulianto
Buletin Keslingmas Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.218 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v38i1.4073

Abstract

Risiko kecelakaan kerja pada bagian proses produksi di PT. Sutanto Arifchandra Electronic Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi bahaya, menganalisis risiko bahaya dan menentukan upaya pengendalian dari bahaya-bahaya yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja. Jenis penelitian observasional. Hasil penelitian diketahui potensi bahaya yaitu, tangan tergores kawat tembaga, tangan terjepit mesin, tangan terkena timah solder, kepala terkena kawat tembaga, kesalahan dalam mengatur indikator pada mesin, saluran pernapasan terganggu akibat bau PVC, terpapar intensitas suara, kaki tersandung, terlindas, tertimpa bobin atau gulungan kabel. Disimpulkan upaya pengendalian pada dua gedung produksi AV dan LV yaitu, pengendalian secara teknik dengan cara memasang lampu agar kawat tembaga terlihat jelas dan memindahkan wadah dan/atau tempat untuk meletakkan kabel. Pengendalian secara administratif berupa mematuhi SOP yang telah ditetapkan. Kemudian pengendalian penggunaan APD berupa sarung tangan, helm safety, masker, ear muff, kacamata, sepatu safety dan pakaian lengan panjang. Disarankan PT. Sutanto Arifchandra Electronic menginformasikan secara berkala mengenai bahaya, tingkat risiko dan tindakan pengendalian pada setiap proses kerja kepada seluruh pekerja dan/ atau pimpinan perusahaan.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 44 No. 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol 44, No 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol 44, No 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol 44, No 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol 43, No 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol 43, No 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol 43, No 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol 43, No 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol 42, No 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol. 42 No. 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol 42, No 3 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.3 TAHUN 2023 Vol 42, No 2 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.2 TAHUN 2023 Vol 42, No 1 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.1 TAHUN 2023 Vol 41, No 4 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.4 TAHUN 2022 Vol 41, No 3 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.3 TAHUN 2022 Vol 41, No 2 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.2 TAHUN 2022 Vol 41, No 1 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.1 TAHUN 2022 Vol 40, No 4 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.4 TAHUN 2021 Vol 40, No 3 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.3 TAHUN 2021 Vol 40, No 2 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.2 TAHUN 2021 Vol. 40 No. 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol 40, No 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol 39, No 3 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.3 TAHUN 2020 Vol 39, No 2 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.2 TAHUN 2020 Vol 39, No 1 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.1 TAHUN 2020 Vol 39, No 4 (2020): Edisi Spesial Seminar Internasional Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Keme Vol 38, No 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol. 38 No. 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol 38, No 3 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 3 TAHUN 2019 Vol 38, No 2 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 2 TAHUN 2019 Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019 Vol 37, No 4 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 4 TAHUN 2018 Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018 Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 36, No 4 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 4 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 2 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 2 Tahun 2017 Vol 36, No 1 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 1 Tahun 2017 Vol 35, No 4 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 4 Tahun 2016 Vol 35, No 2 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 2 Tahun 2016 Vol 35, No 1 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 1 Tahun 2016 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 3 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 3 Tahun 2015 Vol 34, No 2 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 2 Tahun 2015 Vol 34, No 1 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 1 Tahun 2015 Vol 33, No 124 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 124 Tahun 2014 Vol 33, No 123 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 123 Tahun 2014 Vol 33, No 122 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 122 Tahun 2014 Vol 33, No 121 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 121 Tahun 2014 More Issue