cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24429791     EISSN : 27154181     DOI : 10.33772/pharmauho
Core Subject : Health, Science,
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo mengelola dan menerbitkan Jurnal Farmasi, Sains dan Kesehatan Pharmauho yang merupakan Jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi dan perkembangan terkini yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan pengembangan di bidang farmasi, sains dan kesehatan. Artikel dapat dikirimkan ke alamat kantor editor atau dengan menggunakan pendaftaran online Jurnal Pharmauho pada ojs.uho.ac.id. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi editor.Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
Formulasi Sediaan Krim Dari Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata) Rima Anglia; Rakhmad Barus; Chelvin Trio Saputra; Indra Saputra Liambo; Muhammad Ilyas Yusuf
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/pharmauho.v8i1.22971

Abstract

Matoa (Pometia pinnata) merupakan salah satu tumbuhan endemik Papua dari suku Sapindaceae yang telah menyebar di seluruh Indonesia, Matoa mengandung senyawa flavonoid, yang terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, antibakteri dan antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula krim dari ekstrak etanol daun Matoa yang memenuhi persyaratan evaluasi sediaan krim. Sampel daun Matoa berasal dari Wilayah Arso XIII, Kabupaten Keerom, Jayapura, diekstraksi dengan metode maserasi. Ekstrak diformulasi dengan variasi formula I, II, dan III dengan konsentrasi ekstrak 2% dan asam stearat sebagai pengemulsi dengan konsentrasi 9%, 12%, dan 15%. Ketiga formula memiliki karakteristik evaluasi yang berbeda, dengan hasil formula terbaik pada formula II berdasarkan hasil evaluasi fisik sediaan meliputi uji organoleptis menunjukan warna coklat, aroma khas, tekstur lunak, sediaan homogen, pH 5,15 dan daya sebar 5,5 cm memenuhi persyaratan evaluasi sediaan krim, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai krim antioksidan.
Review: Kanker Payudara (Patofisiologi, Epidemiologi, dan Lini Sel) Indra Saputra Liambo; Adryan Fristiohady; Muhammad Hajrul Malaka
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/pharmauho.v8i1.13093

Abstract

Kanker Payudara merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada didunia. Penyakit ini sering diderita oleh wanita dan pria tetapi kemungkinannya sangat kecil. Penelusuran pustaka dilakukan menggunakan instrument pencarian pustaka berbasis online seperti NCBI-PubMed, Google Scholar, dan Elsevier dengan artikel berasal dari tahun 2014-2020. Hasil review yang didapat berdasarkan data epidemiologi pada tahun 2018 World Health Organization (WHO) mencatat bahwa kasus kanker payudara di Indonesia mencapai angka 348,809 dan dari kasus tersebut jumlah yang meninggal mencapai angka 207,210. American Cancer Society (2019) mengatakan bahwa sekitar 41.760 wanita dan 500 pria diperkirakan meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2019. Berdasarkan estimasi International Agency for Research on Cancer, pada tahun 2020 akan ada 1,15 juta kasus kanker payudara dengan 411.000 kematian. Sebanyak 70% kasus baru dan 55% kematian diprediksi terjadi di negara berkembang. Kanker payudara biasanya dimulai dari hiperproliferasi ductus yang kemudian berkembang menjadi tumor jinak atau bahkan karsinoma metastasis setelah terus-menerus distimulasi oleh berbagai faktor karsinogenik. Ada banyak faktor risiko yang dapat memungkinan peningkatkan pertumbuhan kanker payudara seperti seks, penuaan, estrogen, riwayat keluarga, mutasi gen dan gaya hidup tidak sehat.
UJI CEMARAN MIKROBA SEDIAAN PASTA MASKER WAJAH PATI JAGUNG PUTIH (Zea maysceritina Kulesh) Nuralifah Nuralifah
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/pharmauho.v8i1.18921

Abstract

Jagung putih (Zea mays ceritina K.) mengandung senyawa tiamin yang mampu menghilangkan noda bekas jerawat. Telah dilakukan penelitian tentang uji cemaran mikroba terhadap sediaan pasta sebagai masker wajah dari pati jagung putih dengan tujuan untuk mengetahui apakah sediaan masker sudah memenuhi persyaratan uji cemaran mikroba menurut ketentuan BPOM. Formulasi dilakukan dengan metode pencampuran menggunakan basis kaolin dan bentonit dengan konsentrasi pati sebesar 6%. Uji cemaran mikroba dilakukan dengan metode uji kapang dan uji 3 mikroba patogen. Hasil uji cemaran mikroba pada masker terbukti memenuhi persyaratan BPOM pada uji kapang khamir dengan hasil perhitungan koloni sebesar 1,0 x 102 koloni/g dan terbebas dari 3 mikroba patogen yaitu Candidaalbicans, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, dengan hasil masing-masing adalah Negatif/0,1 g. Disimpulkan bahwa masker telah memenuhi persyaratan BPOM untuk cemaran mikroba pada uji kapang dan uji 3 mikroba patogen.  
Uji Aktivitas Daya Hambat Antibakteri Sediaan Topikal Tradisional Cina yang Beredar di Kota Palembang Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 Secara In Vitro Nicky Astria
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/pharmauho.v8i1.15667

Abstract

Obat tradisional Cina memiliki sejarah jauh lebih tua dibandingkan dengan obat kimia yang berasal dari barat dan sudah dikenal sebagai obat yang mempunyai efek cepat serta khasiat yang manjur. Obat ini diperkirakan sekitar 10% dari seluruh nilai pasar obat herbal yang beredar di Indonesia pada lima tahun terakhir. Salah bentuk obat tradisional Cina yang sering digunakan ialah sediaan topikal. Sediaan topikal tradisional Cina adalah obat tradisional impor dan atau lisensi dari negara Cina yang dimasukkan dan diedarkan di wilayah Indonesia yang ditujukan untuk penggunaan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan diameter zona hambat dan kategori kekuatan aktivitas daya hambat antibakteri dari sediaan topikal tradisional Cina yang beredar di kota Palembang terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Metode yang digunakan adalah metode difusi agar cakram pada media Mueller Hinton Agar. Dari hasil penelitian diketahui bahwa hanya satu dari delapan sampel yang memiliki aktivitas daya hambat antibakteri dengan rata – rata diameter 20,6 mm dan tergolong dalam antibakteri sangat kuat.