cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding SENDI_U
Published by Universitas Stikubank
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,228 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDUDUK LANJUT USIA UNTUK TETAP BEKERJA DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP EKSISTENSINYA Nurhasanah, Nina
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.512 KB)

Abstract

Lanjut usia bukan halangan untuk seseorang tetap bekerja, semangat untuk bekerja tidak pernah surut karenakeinginan untuk tetap diakui dan aktualisasi diri di masyarakat, selain itu biaya kebutuhan sehari-hari yang semakinmahal dan keinginan yang tidak ada batasnya yang membuat seseorang walau telah pensiun tetap ingin bekerja danmenjalankan aktivitas. Undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku saat ini belum ada yang secara khususmembahas tentang batas umur untuk pensiun, penetapan oleh perusahaan yang lazim diikuti adalah mengikuti batasnormal pension umur 55 tahun dan batas usia wajib pensiun umur 60 tahun yang dijadikan batas untuk mengakhirimasa kerja seorang karyawan. Wacana pemerintah untuk menetapkan batas usia maksimal sampai dengan umur 65tahun menjadi peluang yang baik untuk para pekerja Lanjut usia agar tetap eksis di bidang pekerjaan yang merekalakukan. Penelitian ini merupakan hasil dari studi pustaka dan studi kasus di Universitas Esa Unggul, dimana25,70% dari jumlah dosen yang aktif mengajar, 4.66% karyawan dan 19,25% Dosen yang sekaligus menjadiKaryawan adalah penduduk lanjut usia yang tetap memilih untuk tetap bekerja.Kata Kunci : Lanjut Usia, Bekerja, Pensiun, Hukum, Perlindungan Hukum
PENGARUH INOVATIVENESS, KEBUTUHAN AKAN PRESTASI, LOCUS OF CONTROL, RISK TAKING PROPENSITY DAN SELF CONFIDENCE TERHADAP INTENSI KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Endratno, Hermin; Widhiandono, Hengky
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.447 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inovativeness, kebutuhan akan prestasi, locus of control, risk taking propensity dan self confidence terhadap intensi kewirausahaan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regressi berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa intensi kewirausahaan mahasiswa ditentukan oleh self confidence,locus of control dan innovativeness. Inovativeness merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap intensi kewirausahaan. Tidak ada perbedaan intensi kewirausahaan antara profesi orangtua mahasiswa baik pengusaha maupun pegawai. Hasil lain, ada perbedaan intensi kewirausahaan antara mahasiswa yang memiliki pengalaman bekerja dan yang tidak memiliki pengalaman bekerja. Kata kunci : intensi kewirausahaan,inovativeness, kebutuhan akan prestasi, locus of control,risk taking propensity dan self confidence
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN BERBASIS BELIMBING MANIS (Averhoa carambola L.) DI AGROWISATA KEBUN BELIMBING NGRINGINREJO KECAMATAN KALITIDU BOJONEGORO ., Muhtadi; Rauf, Rusdin; Susila, Ihwan; Dwi Priyono, Kuswaji
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.15 KB)

Abstract

Daerah agrowisata kebun belimbing Ngringinrejo kecamatan Kalitidu Bojonegoro merupakan salah satu tempat wisata yang ada di kabupaten Bojonegoro. Kebun agrowisata ini memiliki luas ± 20,4 hektar, yang dikelola oleh 80 petani, dan sangat potensial untuk dikembangkan. Kegiatan pendampingan yang dilakukan meliputi pengembangan aneka produk olahan dari belimbing manis (Averhoa carambola L.). Tujuan dari kegiatan ini adalah pengembangan potensi buah segar belimbing dan produk olahannya menjadi produk-produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis, yang dapat dipromosikan sebagai produk unggulan dan menjadi oleh-oleh khas agrowisata belimbing dari kabupaten Bojonegoro. Hasil kegiatan pendampingan yang telah dilakukan, dihasilkan produk olahan berupa sari buah, sirup/ madu sari buah dan egg roll dari buah belimbing yang masing-masing telah dikemas dalam tampilan kemasan yang menarik untuk dapat dipasarkan secara luas. Perbaikan proses produksi, peningkatan nilai tambah dan perbaikan tampilan kemasan dari pengembangan produk olahan dari belimbing ini, diharapkan dapat memberikan multifier effect tumbuhnya unit-unit bisnis baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat keunggulan produk lokal khas dari kabupaten Bojonegoro. Kata kunci: Agrowisata belimbing, Ngringinrejo, produk olahan dari belimbing manis, produk khas Bojonegoro. 1. PENDAHULUAN KabupatenBojonegoromemilikiluas wilayahyaitu mencapai230.706Ha dansecaraadministratif memilikibataswilayahyaitu sebagaiberikut: Sebelah Utara : Kabupaten Tuban Sebelah Timur : Kabupaten Lamongan Sebelah Selatan : Kabupaten Madiun, Nganjuk dan Jombang Sebelah Barat : Kabupaten Ngawi dan Blora (Jawa Tengah). Sebelumtahun2011wilayahKabupatenBojonegoroterdiridari 27 kecamatan, kemudian pada tahun 2011 terjadi pemekaran 1 kecamatan baru diKabupatenBojonegoroyaituKecamatanGayamyangterdiri dari 12 desayangsebelumnyamerupakanbagian dari2 kecamatanyaituKecamatan KalitidudanNgasem. Pemekarantersebut ditetapkanberdasarkan Peraturan DaerahNo. 22Tahun2011TentangPembentukanKecamatanGayamdi KabupatenBojonegoro. Sehingga secaraadministrasiKabupatenBojonegoro saatiniterbagimenjadi28kecamatandengan419desadan11kelurahan. Produk DomestikRegionalBruto (PDRB)KabupatenBojonegoroselama kurunwaktu2008s/d2012menurut harga berlakumengalami peningkatandaritahun ketahun.Padatahun2008PDRBDenganMigas atasdasarhargaberlakusebesarRp. 13.708.107,95jutasedangkandi tahun2012meningkatmenjadiRp. 30.043.184,71juta. Tigasektoryangmenjadi penyumbang utamaPDRBKabupaten Bojonegoro tahun2012adalah sektor pertambangan danpenggalian (42,02%) disusulsektor Pertanian (19,55%) dansektorPerdagangan, HoteldanRestoran(13,62%). Sektor pertanian di kabupaten Bojonegoro memiliki potensi yang sangat besar, dan telah menjadikan Bojonegoro sebagai salah satu kabupaten Lumbung Pangan Nasional di Indonesia. Produksi padi di Bojonegoro mencapai 856 ribu ton, melebihi (surplus) dari kebut padi/tahunnya. Kabupaten Bojonegoro juga memiliki produk-produk unggulan yang khas seperti ledre pisang, rengginang singkong, belimbing manis dan salak Wedi. Pengembangan produk-produk unggulan berbasis produk/hasil pertanian lokal, seperti belimbing manis sangat menarik dan
IMPLEMENTASI IZIN EDAR PRODUK PIRT MELALUI MODEL PENGEMBANGAN SISTEM KEAMANAN PANGAN TERPADU Hermanu, Bambang
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.708 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan efektivitas implementasi izin edar produk PIRT sebagai perwujudan sistemkeamanan pangan terpadu yang masih perlu untuk dikembangkan dalam bentuk model, guna lebihmenyempurnakan kebijakan tersebut menuju pada tingkat optimalisasi dan efektivitas yang diharapkan, yangantara lain tercermin dari indikator terwujudnya peningkatan standar keamanan pangan menurut Undang-undangNo. 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa secara umumSKPT dalam pelaksanaannya mengalami kelemahan sinergis antar jaringan yang dibentuk, dan secara nyatacenderung berpengaruh pada tingkat efektivitasnya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian yuridissosiologis, guna melihat fakta empirik yang terjadi di masyarakat dengan melakukan observasi dalam bentukkomunikasi interaktif secara mendalam dengan para stakeholder terkait serta para produsen dan konsumen PIRT,melalui pendekatan penerapan rancangan model pengembangan SKPT yang telah dirumuskan. Dari hasilpenelitian lanjutan ini, setidak-tidaknya dapat lebih memberikan solusi alternatif dalam rangka membangun sinergiyang terintegrasi guna meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pelaksanaan ketentuan izin edar produk panganindustri rumah tangga (PIRT). Dengan demikian, dari keseluruhan rangkaian kegiatan penelitian ini, diharapkandapat menumbuhkan tingkat kesadaran bersama akan pentingnya keamanan pangan, guna lebih meningkatkankualitas perlindungan konsumen pangan dari banyaknya peredaran produk pangan industri rumah tangga yangtidak berizin edar.Kata Kunci : Izin edar, PIRT, SKPT, Stakeholder
ANALISIS PENGARUH PROMOSI, DESAIN PRODUK, DAN KELOMPOK REFERENSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMEBELIAN DENGAN CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Ayuningtyas, Rizky
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.523 KB)

Abstract

Persaingan ketat telah membuat air minum dalam kemasan Ades yang merupakan perushaan yang telah diakuisisioleh PT. Coca Cola Amatil mengalami penurunan persentase Top Brand Index (TBI) selama tiga tahun berturut –turut dan selalu berada di urutan terakhir untuk Top Five air minum dalam kemasan di Indonesia. Top Brand Index(TBI) memiliki tiga indikator utama, yaitu Commitment Share, Mind Share, dan Market Share. Tujuan daripenelitian ini yaitu untuk mengetahui besar pengaruh variabel Promosi, Desain Produk, dan Kelompok Refrensiyang diharapkan nanti dapat meningkatkan persentase TBI. Variabel Promosi, Desain Produk, dan KelompokReferensi sebagai variabel independen; Citra Merek sebagai variabel intervening; dan Keputusan Pembelian sebagaivariabel dependen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen air minum dalam kemasanAdes. Metode penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling.Sampel yang digunakan sebanyak 157 responden. Data diperoleh dari kuesioner yang kemudian diolah dandianalisis dengan menggunakan analisis SEM (Structural Equation Modeling) melalui program AMOS. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel indenpenden memiliki pengaruh positif terhadap Citra Merek; danCitra Merek memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. Dari ketiga pengaruh variabel independentersebut Kelompok Referensi memiliki pengaruh terbesar terhadap Citra Merek dan kemudian disusul denganpromosi dan terkecil adalah Desain Produk.Kata Kunci : Promosi, Desain Produk, Citra Merek, Keputusan Pembelian
KONTROVERSI TRANSPORTASI ONLINE SEBAGAI DASAR PEMBENAHAN FASILTAS LAYANAN PENUMPANG BAGI PELAKU BISNIS TRANSPORTASI DI SURABAYA Bambang Mahargiono, Pontjo; Eko Cahyono, Krido
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.271 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontroversi alasan yang melatarbelakangi transportasi konvensional di tengah adanya layanan transportasi Online di Kota Surabaya. Penelitian ini bersifat kualitatif, menggunakan pendekatan fenomenologi. Teori yang dipakai adalah teori pilihan rasionalitas dan tindakan sosial. Hasil penelitian ini menunjukan transportasi konvensional dalam melakukan tindakan mempertahankan dengan adanya transportasi online memiliki preferensi nilai. Terdapat tiga klasifikasi nilai yang menjadi motif transportasi konvensional dalam mempertahankan eksistensi di tengah adanya transportasi online, diantaranya adalah : nilai ekonomis (pendapatan menjadi transportasi konvensional lebih menjanjikan daripada menjadi transportasi online), nilai kebersamaan (Transportasi konvensional lebih mengutamakan kerukunan dan gotong royong), dan nilai bargaining (bargaining negosiasi tarif sehingga lebih memberikan kebesan penumpang untuk menawar harga). Kata Kunci : Rasionalitas, Transportasi Online, Transportasi Konvensional
PENGARUH KOMPETENSI DAN KEPRIBADIAN TERHADAP KINERJA DENGAN MEDIASI KOMITMEN ORGANISASIONAL (STUDI PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN SEMARANG) ., Nursangadah; Tjahjaningsih, Endang
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.355 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan kepribadian terhadap kinerja dengan mediasi komitmen organisasional pada Balai Diklat Keagamaan Semarang.Populasi pada penelitian ini adalah semua karyawan dan karyawati pada Balai Diklat Keagamaan Semarang yang terdiri dari 83 orang. Sampel yang diambil pada penelitian ini menggunakan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode sensus, yaitu dengan mengambil jumlah keseluruhan populasi, sehingga jumlah sampel adalah 83 responden. Pengujian yang digunakan adalah uji instrumen, uji model dan uji hipotesis.Kriteria untuk uji instrumen nilai KMO > 0,5; Loding factor > 0,4 dan alpha cronbach 0,7 sedangkan untuk uji model menggunakanAdjusted R2 dan Uji F (Goodness of Fit). Uji Hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresidengan uji t, pada taraf signifikasi ( ) 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat diberikan hasil bahwa Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasional, Kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasional, Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja. Selanjutnya dapat diberikan hasil bahwa Kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, Komitmen Organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, namun demikain Komitmen Organisasional tidak memediasi pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja dan juga tidak memediasi pengaruh Kepribadian terhadap Kinerja. Kata Kunci : Kompetensi, Kepribadian, Kinerja, Komitmen Organisasioanal
ANALISIS HUKUM PROGRESIF TERHADAP HUKUM INVESTASI DALAM UNDANG-UNDANG NO. 25 TAHUN 2007 DAN PERJANJIAN INTERNASIONAL Andraini, Fitika; Juwanda, Farikhin; Faozi, Safik
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.109 KB)

Abstract

Hukum investasi Indonesiayang berdasarkan Undang-undang No. 25Tahun 2007 tentang Penanaman Modaldirancang untuk menyesuaikan kebutuhan perdagangan dunia yang bersifat global dan liberal. Liberalisasi investasiyang didorong oleh kapitalisme internasional telah tertuang dalam Blue Print Economic Asean Community. Dalamperdagangan ekonomi global, liberalisasi investasi telah lama dirumuskan melalui perjanjian internasionalterbentuknya organisasi perdagangan dunia (WTO) dan GATT (General Agreement Trade and Tariffs), GATS(General Agreement Trade and Services), TRIPS (Trade Relates Aspect of Intelectual Property Rights), TRIMS(Trade Relates Aspect of Investment Measures). Ratifikasi Indonesia terhadap perjanjian WTO melalui UndangundangNomor 7 tahun 1994 secara yuridis formal Indonesia telah menundukkan diri pada persetuan PutaranUrugay dan ratifikasi perjanjian WTO telah masuk ke dalam sistem hukum nasional. Adanya norma-norma hukuminvestasi ini menyisakan persoalan terhadap perwujudan kesejahteraan masyarakat. Secara hukum progresif, hukummodern yang berwatak liberal dirancang tidak mewujudkan keadilan sosial, melainkan menjamin adanya kepastianliberalisai investasi dan perdagangan dunia. Permasalahan yang diajukan bagaimana Korelasi ide-ide dasar, doktrindoktrinHukum Invetasi dalam Undang-undang Nomor 25Tahun 2007 dengan Perjanjian Multilateral dalamKomunitas Ekonomi Asean di bidang Investasi? Bagaimana Analisis Hukum Progresif terhadap KeberadaanInvetasi dalam Undang-undang Nomor 25Tahun 2007 dengan Perjanjian Multilateral dalam Komunitas EkonomiAsean di bidang Investasi? Tujuan penelitian ini mendeskripsikan korelasi ide-ide dasar, doktrin-doktrin hukuminvetasi dalam Undang-undang Nomor 25Tahun 2007 dengan Perjanjian Multilateral dalam Komunitas EkonomiAsean di bidang Investasi, dan mendeskripsikan Analisis Hukum Progresif terhadap Keberadaan Invetasi dalamUndang-undang Nomor 25Tahun 2007 dengan Perjanjian Multilateral dalam Komunitas Ekonomi Asean di bidangInvestasi.Metode penelitian yuridis-normatif. Jenis data yang digunakan data sekunder yang berupa Undang-undangNo. 25 Tahun 2007 dan Perjanjian Internasional terkait investasi. Analisis datanya bersifa deskripif-kualitatif.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada korelasi ide, doktrin hukum, asas hukum investasi yangtermaktub dalam Undang-undang No.25 Tahun 2007 dengan doktrin-doktrin dan asas hukum dalam perjanjianinternasional yang termuat dalam Blueprint Asean Economic Community di bidang investasi. Di dalamnyaditentukan liberalisasi investasi yang terhubung dengan dokumen dalam WTO, GATT, GTS, dan TRIMS. AnalisisHukum Progresif mengungkapkan bahwa doktrin liberalisasi investasi dikonsruksi oleh hukum modern yangberwatak liberal. Tidak diancang untukmewujudkan keadilan rakyat melainkan hanya menjamin kepastian adanyaliberaliasi investasi di Indonesia dan kawasan ASEAN.Kata Kunci : Hukum Progresif, Invetasi, UU No. 25Tahun 2007, Perjanjian Internasional
SCORECARD PENGUKURAN KINERJA FUNGSIONALSISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH Usman, Usman; Pakarti, Piji
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.781 KB)

Abstract

Information systems (IS) function is defined as all individuals, group, or department in anorganisation dailyresponsible for information systems related activities in the organisation. This paper presents the development of ascorecard to measure the IS function’s performance in the local government organization.This research is intendedto produce a comprehensive scorecard to measure the functional performance of information systems in publicorganizations.It is based on a theoretical input–outputmodel of the IS function’s role in supporting organizationaleffectiveness and IS Success. Founded on literature study in the areas of e-Government index, IS success, ISorganisation’s effectiveness, IS resources and capability, and IS function performance, 106 performance items wereidentified. 207 data set from 15local goverment institutions (SKPD) were used to validate the measurementinstrument. The resulted performance scorecard covers five main dimensions, namely:1) Governance and Policy, 2)Service Quality, 3) System Quality, 4) Information Quality and 5)Individual amd Organizational Impact. This studyhighlights the importance of governance and policy aspects to increase the performance of the IS function,especially related to the capability of IS function to perform a good quality planning, effective system adaptationand good operational support.Keywords: Scorecard, Functional Performance, Information System, Local Government Institution
PENDEKATAN KEBIJAKAN POLITIK KRIMINAL TERHADAP TERORISME UNTUK MENUNJANG PEMBANGUNAN PARIWISATA Faozi, Safik
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.797 KB)

Abstract

Peristiwa terorisme yang berlangsung di masyarakat telah berpengaruh signifikan terhadap industry pariswisata di suatu wilayah. Upaya penanggulangannya tidak cukup dengan pendekatan penindakan atau melalui program deradikalisasi. Pendekatan politik criminal yang bercirikan pendekatan intgratif, total dan rasional mengharuskan adanya reorientasi penanggulangan terorisme baik melalui penerapan hukum pidana, program deradikalisasi dan pendekatan pencegahan tanpa pemidanaan yang mencakup pengentasan kemiskinan, kebodohan, pemihakan pembangunan yang berorientasi pada nilai-nilai cultural dan moral agama, memminimalkan adanya diskrimnasi rasial, sosial, dan hukum. Pengabaian factor ini selain tidak rasional, juga tidak mencakup pendekatan yang strategis justru bersifat kriminogen. Kata kunci : Politik Kriminal, Terorisme, dan Pembanungan Pariwisata

Page 21 of 123 | Total Record : 1228