cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abied76@gmail.com
Editorial Address
Street Pramuka 156. Po. Box. 116 Ponorogo 63471, East Jawa, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS
ISSN : 2502535X     EISSN : 25025341     DOI : 10.21154/muslimheritage
Core Subject : Humanities, Art,
Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas, is a double-blind peer-reviewed academic journal published by the Postgraduate of State Islamic Institute (IAIN) Ponorogo. The journal is a semi-annual publication publishing two issues (June and December) each year. It strives to strengthen transdisciplinary studies on issues related to Islam and Muslim societies. Its principal concern includes Islamic education, Islamic law, and Islamic economic. The journal reserves as a knowledge exchange platform for researchers, scholars, and authors who dedicate their scholarly interests to expand the horizon of education, law,and economic.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
Pemakaian Kitab Kuning Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Fiqh di Madrasah Tsanawiyah Berbasis Pesantren di Pamekasan Rijal, Akh Syaiful
Muslim Heritage Vol 2, No 2 (2017): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.511 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v2i2.1113

Abstract

Abstract: This study investigate the problem in the utilization of classic book in fiqh learning in Islamic Junior High School based boarding school in Pamekasan. It deals with how tradition in fiqh learning related to the type of classic book, learning method, book selection, and learning achievement. The teaching and learning of fiqh in Islamic Junior High School based boarding school generally used classic book fiqih from Shafi'i madzhab. The reason for employing the classic  book is to preserve the scientific tradition that is occured in the boarding schoool. The method used in fiqh learning is a combination between classic book methods that exists in boarding school, such as bandongan, sorogan, and memorization. The achievement of the fiqih curriculum standard which has been determined by Kemenag is pursued through three approaches, namely (1) integrating fiqh curriculum stipulated by Ministry of Religious Affairs and classic book; (2) khushûshiyah class; and (3) not using specific books from Kemenag.Abstrak: Penelitian ini membahas tentang permasalahan penggunaan kitab kuning dalam pembelajaran fiqih pada Madrasah Tsanawiyah berbasis pesantren di Kabupaten Pamekasan. Bagaimana tradisi pemakaian kitab kuning dalam pembelajaran fiqih kaitannya dengan jenis kitab kuning yang digunakan, metode pembelajaran, latarbelakang pemilihan kitab, dan capaian pembelajarannya. Pemakaian kitab kuning dalam pembelajaran fiqih di MTs berbasis pesantren pada umumnya menggunakan kitab adalah kitab kuning fiqih bermadzhab Syafi’i. Motif pemakaian kitab kuning adalah untuk melestarikan tradisi keilmuan yang sudah establish di pesantren dan pengenalan kitab kuning pada para santri. Metode yang dipakai dalam pembelajaran fiqih adalah penggabungan antar metode pembelajaran kitab kuning yang ada di pesantren  yaitu bandongan, sorogan, dan hafalan. Pencapaian standar kurikulum fiqih yang telah ditentukan oleh Kemenag, ditempuh melalui tiga pendekatan: (1) memadukan antara fiqih kurikulum Kemenag dan fiqih kitab; (2) kelas khushûshiyah; dan (3) tidak memakai buku Kemenag secara khusus.
Usaha BMT Hasanah dan BMT IKPM Gontor Dalam Mengembangkan Produk Pembiayaan Syariah Faruq Ahmad Futaqi
Muslim Heritage Vol 3, No 1 (2018): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.165 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i1.1298

Abstract

Abstract: This article aims to explore the efforts of BMT Hasanah and BMT IKPM Gontor in developing the shari'a financial products as an attempt to avoid riba. it has been agreed upon its proscription by 'ulama'. In financial transactions, riba> appears in the form of interest that has been prohibited and it is unlawful. This statement occurs in the DSN-MUI. In fact, the existence of interest in the community remains a serious problem in Islamic financing because it is rooted in the community. Several Sharia financial institutions still apply the interest system in its loan. The research result showed that BMT Hasanah and BMT IKPM Gontor is an institution implementing the system of Islamic financing through the concept of the purchasing and musha> rakah (profit sharing) finance. Both BMT face the challenge in the developing applicable sharia products. They applied different model in the designing the forms of application for financial productsin order to accommodate the Sharia statement as well as the public who have less knowledge about sharia finance. Furthermore, there are some several similarities and differences in the financial products. In relation to the condition of the community, the process of determining the profit sharing reference, the determination of margin and the interest are considered ascending in the decisionof the product of financing the purchasing and musha> rakah.Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menggali upaya BMT Hasanah dan BMT IKPM Gontor dalam mengembangkan produk pembiayaan syari’ah sebagai upaya menghidari riba. Riba> telah disepakati keharamannya oleh para Ulama’. Dalam transaksi keuangan riba> muncul dalam skema bunga yang telah difatwakan haram oleh para Ulama’. Fatwa ini muncul dalam produk fatwa DSN-MUI. Namun, perwujudan bunga dimasyarakat tetap menjadi masalah serius dalam pelaksanaan pembiayaan syariah dikarenakan sudah mendarah daging dalam masyarakat. Banyak lembaga keuangan syariah yang masih menerapkan sistem bunga dalam pinjaman. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan, yaitu; BMT Hasanah dan BMT IKPM Gontor merupakan lembaga yang menerapkan sistem pembiayaan syariah melalui konsep pembiayaan jual beli dan pembiayaan musha>rakah (bagi hasil). Tantangan perwujudan dan pengembangan produk syariah yang aplikatif merupakan hal yang harus diselesaikan oleh kedua BMT ini. Nyatanya, dalam desain dan pengembangan aplikasi produk pembiayaan kedua lembaga ini mempunyai pola-pola tersendiri. Hal ini dalam rangka mengakomodasi fatwa syariah sekaligus kondisi masyarakat yang belum paham keuangan syariah. Dalam produk pembiayaan terdapat beberapa persamaan dan perbedaan didalamnya. Terkait dengan kondisi masyarakat, proses penentuan acuan bagi hasil dan penentuan marjin serta bayang-bayang bunga menjadi beberapa hal yang muncul dalam penentuan produk pembiayaan jual beli dan pembiayaan musha>rakah.   USAHA BMT HASANAH DAN BMT IKPM GONTOR DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK PEMBIAYAAN SYARI’AH
TINJAUAN MAS{LAH{AH TERHADAP AMDAL Frastiawan, Devid
Muslim Heritage Vol 4, No 1 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.9 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i1.1724

Abstract

abstrak Secara umum banyak industri besar yang menghasilkan limbah dan mengganggu kelestarian lingkungan hidup. Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) sebagai sebuah peraturan perundangan-undangan yang mengatur tentang studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan, wajib dimiliki oleh setiap usaha dan/atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan. Amdal disusun oleh pemrakarsa pada tahap perencanaan suatu usaha dan/atau kegiatan yang dituangkan dalam dokumen Amdal. Penelitian ini berawal dari sebuah keprihatinan bahwa dalam kitab-kitab fiqh pembahasan tentang lingkungan hidup kurang mendapat sorotan. Penelitian ini berusaha untuk menjajagi tingkat dukungan agama terhadap Amdal dengan menggunakan pendekatan mas}lah}ah. Pertama, tingkat dukungan nas}s}-nas}s} agama terhadap Amdal cenderung kepada mas}lah}ah mursalah. Amdal sebagai produk hukum dan undang-undang dengan perantara pemerintah merupakan salah satu sarana dari mas}lah}ah mursalah. Kedua, agama meletakkan peringkat kepentingan Amdal dalam mas}lah}ah d}aru>ri>yah. Amdal terkait dengan mas}lah}ah yang bersifat umum (mas}lah}ah ‘a>mmah), karena segala hal yang terjadi pada lingkungan hidup akan berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Ketiga, agama meletakkan Amdal dalam al-kulliya>t al-khams sebagai fard}u kifa>yah, tidak termasuk dalam salah satu sektor di dalamnya dan juga tidak memasukkannya dalam sektor baru keenam untuk dibuka, karena dalam implementasinya Amdal merupakan kewajiban kolektif dalam penanganan problem lingkungan hidup yang hanya dapat dituntaskan secara bersama dengan melibatkan banyak stakeholders. abstractIn general, many large industries produce waste and interfere with environmental sustainability. EIA-Environmental Impact Assessment (in Indonesia usually called by Amdal) as a law that regulates the feasibility study of a business plan and/or activity, must be owned by every business and/or activity that has an important impact on the environment. The EIA is prepared by the initiator at the planning stage of a business and/or activity as outlined in the EIA documents. This thesis begins with a concern that in the books of fiqh the discussion of the environment is not under the spotlight. Therefore, this thesis will explore the level of religious support for EIA with the approach of mas}lah}ah. First, the support level of nas}s}-nas}s} religion against EIA tends to mas}lah}ah mursalah. EIA as a legal product and law with a government intermediary is one of the means of mas}lah}ah mursalah, because it contains a essential mas}lah}ah, in line with the intent and purpose of shara‘, does not clash with the existing shara‘ proposition, and is very necessary in the prevention of pollution and environmental destruction. Second, religion ranks EIA interest in mas}lah}ah d}aru>ri>yah. EIA is related to mas}lah}ah that are general in nature (mas}lah}ah ‘a>mmah), because everything that happens in the environment will affect human life, including di>n (religion), nafs (life), ‘aql (intellect), ‘ird}/nasl (dignity/offspring), and ma>l (wealth). The aspect of benefit in EIA is an effort to realize benefits (jalb al-mana>fi‘i) and avoid humans from damage and ugliness (dar‘ al-mafa>sidi). Third, religion puts EIA in al-kulliya>t al-khams as fard}u kifa>yah, not included in one of the sectors in it and also does not include it in the sixth new sector to be opened, because in its implementation EIA is a collective obligation in handling environmental problems that can only be resolved together by involving many stakeholders. 
MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN PONDOK PESANTREN MELALUI ISLAMIC AGROPRENEUR SCHOOL UPAYA MENGURANGI PENGANGGURAN DI INDONESIA Dudi Badruzaman
Muslim Heritage Vol 4, No 2 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.041 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1754

Abstract

Latar belakang penelitian ini difokuskan untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan Pondok Pesantren memalui Islamic Agropreneur School upaya untuk mengurangi pengangguran di Indonesia, Dalam hal ini, diberikan sebuah inovasi sistem yang berbasis pertanian dan entrepreneur yang disebut sistem pendidikan agropreneurship untuk menunjang kemampuan para santri dalam bertani dan berbisnis agar nantinya lulusan pesantren menjadi petani dan pebisnis yang modern dan handal. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Menganalisa sistem pendidikan yang cocok bagi pesantren untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia nyata. 2). Menganalisa potensi pertanian dan perikanan sebagai lahan wirausaha lulusan pesantren. 3). Menganalisa penerapan konsep Islamic Agropreneur School dalam pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode analisa deskriptif yaitu analisa untuk mengelola dan menafsirkan data yang diperoleh dari bahan pustaka sehingga dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya pada obyek yang dikaji dan Metode analisa komparatif yaitu untuk melihat perbandingan gagasan yang ditawarkan dengan beberapa teori yang relevan dengan gagasan. Penyusunan karya tulis ilmiah ini memiliki tahapan-tahapan dalam proses penulisannya yang dilakukan sebagai landasan untuk pengembangan konsep dasar dalam perumusan permasalahan yang diangka. Hasil dari penilitian tersebut adalah Entrepreneurship memiliki korelasi positif dengan kemajuan suatu negara. Semakin banyak orang yang berjiwa dan bersemangat entrepreneur, semakin besar peluang negara yang bersangkutan menjadi negara maju.
Dinamika Peninjauan Kurikulum Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal (MDTA) Gontor Lutfi Najamul Fikri
Muslim Heritage Vol 1, No 2 (2016): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.934 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v1i2.601

Abstract

Abstract: Curriculum as the educational design has a central position in a learning activity. The curriculum greatly influence the success of the process and learning outcomes. Therefore, the curriculum should be developed according to the students environment, the demands of work, the development of today's life and future. According to the importance of the curriculum, this research focuses on the dynamics of curriculum development in MDTA Gontor Mlarak Ponorogo. By using a qualitative approach, this study produced three findings: (1) A review of the curriculum in MDTA Gontor is a strategic implementation to achieve the vision, mission, and goals of the institution. (2) The dynamics of the curriculum since the founding of MDTA Gontor from year to year is evolutionary which takes place gradually. (3) A review of the curriculum in MDTA Gontor consists of three Phase. The first plan includes: the formulation of the vision, mission and objectives, curriculum material selection or determination of the structure of the curriculum. Second, implementation of the curriculum with emphasis on strengthening cognitive (mind) psychomotor (physical) and affective (spiritual) students. Thirdly, evaluation which includes four dimensions: the use of the curriculum by teachers, curriculum design, learning outcomes of students and the curriculum system.Abstrak: Kurikulum sebagai rancangan pendidikan memiliki kedudukan yang sangat sentral dalam sebuah kegiatan pembelajaran. Kurikulum sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses dan hasil belajar. Oleh karena itu, kurikulum hendaknya dikembangkan sesuai dengan lingkungan murid, tuntutan pekerjaan, perkembangan  kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. Mengingat pentingnya kurikulum tersebut, penelitian ini memfokuskan pada dinamika pengembangan kurikulum di  MDTA Gontor Mlarak Ponorogo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menghasilkan temuan: (1) Peninjauan kurikulum di MDTA Gontor merupakan implementasi strategi pencapaian visi, misi, dan tujuan lembaga. (2) Dinamika kurikulum sejak tahun berdirinya MDTA Gontor dari tahun ke tahun bersifat evolusioner yang berlangsung secara secara bertahap. (3) Peninjauan kurikulum di MDTA Gontor terdiri dari tiga Tahap. Pertama perencanaan yang meliputi: perumusan visi, misi dan tujuan, pemilihan materi kurikulum atau penetapan struktur kurikulum. Kedua, Pelaksanaan kurikulum dengan menekankan penguatan aspek kognitif (akal) psikomotorik (jasmani) dan afektif (rohani) siswa. Ketiga, evaluasi yang meliputi empat dimensi: penggunaan kurikulum oleh guru, desain kurikulum, hasil belajar peserta didik dan sistem kurikulum.
الطلاق في ضوء الفقه الإسلامي وقانون الأحوال الشخصية الأردني Prihantoro, Hijrian Angga
Muslim Heritage Vol 2, No 1 (2017): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.485 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v2i1.1052

Abstract

الملخص:فإن الشريعة الغراء قد أولت موضوع الأسرة عناية فائقة وظهر ذلك في الأحكام المنظمة لإنشائها وتكوينها واستمراريتها، قد اعتنت جميع الدول بقانون الأحوال الشخصية المنظم لهذه العلاقة. وشرع الطلاق باعتباره أبغض الحلال إلا في حالة الضرورة وعند العجز على المصالحة بين الزوجين لتباين الأخلاق وتنافر الطباع, كما أن الطلاق أيضا يمكن أن يكون وسيلة لتأديب الزوجة وهو آخر وسيلة يلجأ إليها الزوج بعد استكمال كل الوسائل الممكنة لحل النزاع بين الزوجين. لقد تحدث الباب الرابع من قانون الأحوال الشخصية الأردني عن انحلال عقد الزواج, وذكر الفصل الأول منه موضوع الطلاق. فهذا البحث يتحدث عن الطلاق من المادة (80) إلى المادة (90) في هذا القانون وهو قانون الأحوال الشخصية الأردني رقم 36 لسنة 2010. فيتطرق هذا البحث على دراسة تحليلية في عملية تطبيقبة معاصرة عن الطلاق في ضوء الفقه الإسلامي وقانون الأحوال الشخصية الأردني. Abstrak: Keluarga dalam syariat Islam merupakan salah satu objek kajian yang penting. Hal itu terbukti dalam berbagai macam hukum yang mengatur tentang keluarga mulai dari pembentukan, pertumbuhan hingga kelanggengannya. Semua negara pun memiliki perhatian yang sama dalam hal ini. Adapun mengenai masalah Talak, meskipun ia merupakan perkara yang sebaiknya dihindari, namun dalam keadaan tertentu ia dapat dijadikan sebagai solusi alternatif. Misalnya ketika kedua pasangan (suami-istri) tidak lagi bisa saling memberi manfaat, atau mungkin juga sebagai bentuk pelajaran kepada sang istri agar berubah menjadi lebih baik. Talak di sini merupakan solusi terakhir yang dapat dijatuhkan oleh sang suami kepada istrinya. Ini berarti bahwa Talak adalah keputusan final setelah mereka benar-benar mencoba berbagai macam cara untuk menyelesaikan konflik rumah tangga, namun masih tetap tidak berhasil juga. Talak sendiri dalam Undang-Undang Ahwal Al-Syakhsiyyah Yordania dibahas secara khusus dalam Bagian Pertama pada Bab Empat mengenai Putusnya Akad Perkawinan mulai dari pasal 80 hingga pasal 90. Undang-Undang yang dimaksud di sini adalah Undang-Undang Ahwal Syakhsiyyah Yordania Nomor 36 tahun 2010. Dengan demikian, kajian ini bertujuan untuk meneliti berbagai hal mengenai Talak dalam perspektif Hukum Islam dan penerapannya dalam Undang-Undang Ahwal Al-Syakhsiyyah Yordania.
DESAIN JASA PENDIDIKAN PADA MADRASAH IBTIDAIYAH ALAM ISLAMIC CENTER PONOROGO Nika Rustiani
Muslim Heritage Vol 3, No 2 (2018): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.727 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i2.1486

Abstract

Abstract: This article discuss the description of educational services products, the implications of education services products to the excellent image school and  the strategy of product development of education services at Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo. It employed qualitative approach and case study research. The result of analysis showed that First, in creating educational product and program is carried by forming a series of activities including core benefit, basic product, expected product, augmented product, potential product and conducted observation, design product, socialization product, implementation product, evaluation product. Second, the strategy of educational product development services is conducted by changing old products, formulating similar products or programs and rearranging educational products or programs. Thirdly, in realizing its image as a superior school can be seen from three aspects, namely input, process and output. While the implication of education program or product can be carried out through the increasing of customer satisfaction.  Abstrak: Artikel ini akan membahas tentang bagaimana deskripsi produk jasa pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo, bagaimana implikasi produk jasa pendidikan terhadap citra madrasah unggul di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dan bagaimana strategi pengembangan produk jasa pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Berdasarkan kajian dalam artikel ini, maka dapat disimpulkan: Pertama, Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dalam menciptakan produk atau program pendidikannya dilakukan dengan membentuk rangkaian kegiatan yang meliputi core benefit, basic product, expected product, augmented product, potential product dan melakukan alur observation, design product, socialization product, implementation product, evaluation product. Kedua, strategi pengembangan produk jasa pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dilakukan dengan mengubah produk lama, merumuskan produk atau program yang sejenis dan menata ulang produk atau program pendidikan. Ketiga, Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo dalam mewujudkan citranya sebagai madrasah unggul dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu input, proses dan output. Sedangkan implikasi produk atau program pendidikan terhadap citra madrasah unggul di Madrasah Ibtidaiyah Alam Islamic Center Ponorogo ini adalah dengan meningkatnya kepuasan pelanggan.
MODEL KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN NABI MUHAMMAD SAW Nashria Rahayuning Tyas
Muslim Heritage Vol 4, No 2 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.042 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1851

Abstract

Kepemimpinan merupakan bagian penting dari manajemen, namun tidak sama dengan manajemen. Islam memiliki tokoh panutan dalam melaksanakan kepemimpinan yaitu Nabi Muhammad. Kepemimpinanya menjadi tolak ukur yang dapat diterapkan pada setiap zaman. Nabi Muhammad telah mencontohkan bagaimana kepemimpinannya dapat berhasil. Kepemimpinan Nabi Muhammad sangat penting dan perlu digali lebih dalam untuk dijadikan rujukan keteladanan kepemimpinan khususnya kepemimpinan dalam dunia pendidikan dan dalam rangka menciptakan pemimpin masa depan yang baik melalui keteladanan Rasulullah Saw. dalam kehidupannya.Fokus masalah penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model/tipe kepemimpinan pendidikan Nabi Muhammad Saw., sedang tujuan berdasar rumusan masalah ini adalah (1) mendeskripsikan sifat-sifat keistimewaan Nabi Muhammad Saw., (2) mendeskripsikan transformasi sifat kepemimpinan Nabi Muhammad Saw. dalam pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya yaitu penelitian kepustakaan (libraryresearch). Hasil rumusan masalah yang pertama, Sifat-sifat keistimewaan Nabi Muhammad Saw. dikelompokkan menjadi dua yaitu sifat personal diantaranya jujur, amanah, tabligh, fathonah, kharismatik, keyakinan diri yang kuat, komitmen tinggi, dan tekun, pekerja keras, dan militan. Sedang sifat kedua yaitu sifat publik diantaranya mulai dari diri sendiri, memberikan keteladanan, komunikasi efektif, dekat dengan umat, selalu bermusyawarah, memberikan pujian (motivasi), mampu menularkan dan mempengaruhi, dan memiliki etika/nilai moral. Kedua transformasi model kepemimpinan Nabi Muhammad Saw. dalam pendidikan adalah melalui transformasi sifat-sifat publik yang diintegrasikan dengan sifat personal yang diaplikasikan dalam organisasi lembaga pendidikan terkhusus sebagai kepala sekolah.
Analisis Perbandingan Kinerja Perbankan Syariah dengan Pendekatan Profitabilitas dan Maqasid Shari’ah (Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia Periode Tahun 2013-2017) Danang Tri Cahyono
Muslim Heritage Vol 5, No 1 (2020): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.554 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v5i1.1986

Abstract

Operasional bank syariah selain meningkatkan kinerja keuangan dituntut juga dalam pengoptimalan kinerja sosial karena Islam adalah agama yang mengedepankan pentingnya nilai-nilai sosial di masyarakat ketimbang hanya sekedar menghadapkan wajah kita ke barat dan ke timur dalam shalat. Dalam amanat UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, fungsi sosial dari bank syariah ini juga dipertegas. Tetapi persoalannya, selama ini evaluasi terhadap kinerja bank lebih terfokus kepada kinerja bisnis atau finansialnya semata. Cukup banyak penelitian yang menilai kinerja finansial bank syariah yang kemudian lebih dikenal dengan kesehatan bank syariah. Sementara, kinerja sosial bank syariah sering kali terlupakan. Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia merupakan bank yang memiliki jumlah aset dan jumlah kantor cabang yang banyak. Sehingga kedua bank tersebut harus memperhatikan kinerja keuangan dan kinerja sosialnya agar memiliki ciri khusus apabila dibandingkan dengan bank konvensional. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari annual report Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia selama lima tahun dari tahun 2013 sampai 2017 yang diaudit dan dipublikasikan. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji-t untuk membandingkan kinerja kedua bank tersebut dalam kinerja keuangan dan kinerja sosial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan kinerja dengan pendekatan profitabilitas kinerja Bank Syariah Mandiri lebih tinggi apabila dibandingkan dengan Bank Muamalat Indonesia. Berdasarkan uji-t yang dilakukan Bank Syariah Mandiri menunjukkan nilai yang lebih tinggi dari segi ROA maupun ROE apabila dibandingkan dengan Bank Muamalat Indonesia. Perbandingan kinerja sosial dengan pendekatan maqa>s{id shari>’ah  masing-masing bank menunjukkan keunggulannya di beberapa indikator. Bank Syariah Mandiri lebih tinggi pada indikator menjaga jiwa, menjaga akal, dan menjaga keturunan, sedangkan Bank Muamalat Indonesia lebih tinggi pada indikator menjaga agama dan menjaga harta.
Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance Dan Operational Efficiency Ratio Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Fitra Rizal
Muslim Heritage Vol 1, No 1 (2016): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.735 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v1i1.501

Abstract

Abstract: This study was conducted to examine the effect of Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance and Operational Efficiency Ratio to the Return on Asset of Sharia Rural Bank in Indonesia.period 2012-2015. Population of this study is all of Sharia Rural Bank during four years of the study since 2012 till 2005. The data in this study are secondary data that contains of Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance, Operational Efficiency Ratio and Return on Asset obtained from sharia banking statitics that had been published by Otoritas Jasa Keuangan and Bank Indonesia. This study use double linier regretion method with clasic assumption test before. This assumption contains of multicolonierity test, autocorelation test, heteroscedasticity test, and normality test. The test results show that the assumptions of classical regression equation is used to qualify the classical assumption test. This study proved that Partially, only the Capital Adequacy Ratio variable has no significant effect to Return on Asset of  Sharia Rural Bank in Indonesia period 2012-2015., while Non Performing Finance and Operational Efficiency Ratio variable has the negative and significant effect to Return on Asset of Sharia Rural Bank in Indonesia period 2012-2015. And the last Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance and Operational Efficiency Ratio simultaneously have significant effect to Return on Asset of Sharia Rural Bank in Indonesia period 2012-2015.Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia selama empat tahun periode 2012 sampai 2015. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio dan Return on Asset yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan uji asumsi klasik terlebih dahulu yang meliputi uji multikolonieritas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolonieritas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa persamaan regresi yang digunakan lolos uji asumsi klasik. Penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial, hanya variabel Capital Adequacy Ratio yang tidak berpengaruh terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015, sementara variabel Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio berpengaruh negatif dan siginfikan terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015. Dan secara simultan variabel Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance dan Operational Efficiency Ratio memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return on Asset Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia Periode 2012-2015.

Page 6 of 22 | Total Record : 211