cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abied76@gmail.com
Editorial Address
Street Pramuka 156. Po. Box. 116 Ponorogo 63471, East Jawa, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS
ISSN : 2502535X     EISSN : 25025341     DOI : 10.21154/muslimheritage
Core Subject : Humanities, Art,
Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas, is a double-blind peer-reviewed academic journal published by the Postgraduate of State Islamic Institute (IAIN) Ponorogo. The journal is a semi-annual publication publishing two issues (June and December) each year. It strives to strengthen transdisciplinary studies on issues related to Islam and Muslim societies. Its principal concern includes Islamic education, Islamic law, and Islamic economic. The journal reserves as a knowledge exchange platform for researchers, scholars, and authors who dedicate their scholarly interests to expand the horizon of education, law,and economic.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
Desain Pengembangan Inovasi Pendidikan dalam Peningkatan Daya Saing Sekolah: Studi Kasus di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo Septy Prasetyaning Tyas; Wahid Hariyanto
Muslim Heritage Vol 4, No 2 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.364 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1829

Abstract

Berdasarkan pada laporan World Economic Forum tahun 2015, inovasi pendidikan Indonesia menempati peringkat 30 dunia, sedangkan inovasi pendidikan tinggi berada pada peringkat 60 dunia. Hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi daya saing sebuah Negara. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan proses inisiasi, implementasi dan kontinuasi inovasi pendidikan dalam peningkatan daya saing sekolah di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses inisiasi inovasi pendidikan di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo melalui tahap berpikir, tahap menawarkan rancangan inovasi kepada kepala sekolah, tahap pengambilan keputusan inovasi. Proses implementasi inovasi pendidikan di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo melalui 2 tahapan yaitu langkah awal implementasi inovasi pendidikan dan tahap lanjutan implementasi inovasi pendidikan. Proses kontinuasi inovasi pendidikan di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo adalah selalu berobsesi dan mengevaluasi inovasi yang telah dilakukan untuk mencapai perbaikan dan kesempurnaan.
Pendidikan Keagamaan Islam Dan Manajemen Kenabian Hasbi Indra
Muslim Heritage Vol 1, No 2 (2016): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.563 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v1i2.602

Abstract

Abstract: Islamic religious education is part of the national education system that play a role in the development of Indonesian nation in the future. Among the variants of Islamic religious education is the education of al-Quran, madrasah diniyah and pesantren. Referring to the quality of national education which is currently at the lowest level under the Southeast Asian countries such as Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam and the Philippines, it can be said the quality of Islamic religious education also can not be said to be satisfactory. Therefore, there should be efforts to improve the quality of religious educational institutions have to be able to compete with the future of education in developed countries. Graduates of Islamic religious education should equip themselves with a vast knowledge, professional attitude and mentally strong. One effort that should be considered in improving the quality of Islamic religious educational institutions is to implement the management of prophethood.Abstrak: Pendidikan keagamaan Islam merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang berperan dalam pembangunan bangasa Indonesia dimasa yang akan datang. Diantara varian pendidikan keagamaan Islam adalah pendidikan al-Quran, madrasah diniyah dan pesantren. Merujuk pada kualitas pendidikan nasional yang saat ini berada di tingkat terbawah di bawah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina, maka dapat dikatakan kualitas pendidikan keagamaan Islam juga belum bisa dikatakan memuaskan. Oleh karena itu perlu ada upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas  lembaga pendidikan keagamaan ini ke depan agar mampu berkompetisi dengan pendidikan di negara-negara maju. Lulusan pendidikan keagamaan Islam harus membekali diri dengan pengetahuan yang luas, sikap profesional dan mental yang kuat. Salah satu upaya yang patut dipertimbangkan dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan keagamaan Islam adalah dengan mengimplementasikan manajemen kenabian.     
Peran Perpustakaan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo Eny Supriati
Muslim Heritage Vol 2, No 2 (2017): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.936 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v2i2.1109

Abstract

Abstract: This research applied qualitative design. The result of the data of this research is collected by observation and documentation and interview. The findings showed that 1) the planning process of library services in improving the quality of education at the Muhammadiyah University of Ponorogo (Unmuh) in accordance with George R. Terry’s view, however, Muhammadiyah University of Ponorogo apply detailed process of planning consisting of five steps. The first step is determining vision, mission and goals of library which is appropriated to the vision, mission and goals of an institution. Secondly, strategic plan must be formulated. The third step is setting up library’s work programs, namely annual, semiannual and monthly work program. The fourth is developing library program comprising of the human resources, collection and facilities and infrastructure development. The final step is planning for evaluation. 2) the implementation of the library service in the Muhammadiyah University of Ponorogo support  George R. Terry and Hasibuan’s viewpoint. It emphasizes for stages of implementation. The first stage is formulating quality standards and instructions as a guideline for each library staff to serve users. The second phase is distributing responsibilities, function and authority. The third is developing good relationship, coordination and communication among library staffs. The fourth stage is evaluating library service. 3) the evaluation of library services at the Muhammadiyah University of Ponorogo refers to the view of George R. Terry that comprising two categories namely internal and external evaluation. Internal evaluation relates to two straight evaluation, namely evaluation conducted by leaders to the library and vice versa. Furthermore, external evaluation concerns in the evaluation carried out by library to the users.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 3 (tiga) rumusan masalah yaitu; bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan di perpustakaan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Perencanaan layanan di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo bersesuaian dengan pendapat George R. Terry. Namun, di perpustakaan Unmuh Ponorogo memberikan penjelasan lebih detail lagi menjadi lima tahapan, yaitu pertama penentuan visi, misi,dan tujuan perpustakaan yang disesuaikan dengan visi, misi, dan tujuan institusi, kedua pembuatan renstra perpustakaan, ketiga pembuatan program kerja perpustakaan, keempat pembuatan program pengembangan perpustakaan yang terdiri dari pengembangan sumber daya manusia, pengembangan kelembagaan, dan pengembangan sarana dan prasarana perpustakaan, kelima perencanaan evaluasi perpustakaan, 2) Pelaksanaan layanan di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo mendukung teori yang dikemukakan  George R. Terry dan Hasibuan yang dijelaskan lebih rinci menjadi empat tahapan, yaitu  pertama pembuatan prosedur mutu dan instruksi kerja yang digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan layanan oleh masing masing staf, kedua pembagian kerja, fungsi  dan wewenangnya,  ketiga pembinaan hubungan kerja, koordinasi dan komunikasi yang baik, keempat kegiatan evaluasi layanan perpustakaan, 3) Evaluasi layanan di perpustakaan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Ponorogo juga bersesuaian dengan teori George R. Terry yang dijelaskan menjadi dua kegiatan.  Pertama evaluasi internal, yang dijabarkan menjadi dua, yaitu evaluasi yang dilakukan oleh pimpinan kepada perpustakaan dan evaluasi dari perpustakaan kepada pimpinan, kedua evaluasi eksternal, yaitu evaluasi dari pihak perpustakaan kepada pemustaka.
PENGEMBANGAN SELF-ESTEEM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA PENDIDIK DI TKIT 2 QURROTA A’YUN PONOROGO Nuraini, Ririn
Muslim Heritage Vol 3, No 2 (2018): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.243 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i2.1487

Abstract

Abstract: This study aims to explain the planning, organizing, implementation, evaluation and impact of self-esteem development in improving educator performance in TKIT 2 Qurrota A'yun Ponorogo. It employed qualitative research design. The result of data analysis showed that  self-esteem development process in improving educator's performance in TKIT 2 Qurrota A'yun Ponorogo in accordance with theory of function of planning, organizing, implementation and evaluation of self-esteem development. The development of self-esteem in TKIT 2 Qurrota A'yun Ponorogo has a positive impact in improving the performance of educators as well as supports the development activities of self-development and career of educators. This is in line with the theory of the characteristics of self-esteem development activities and the variables that affect performance.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan dampak pengembangan self-esteem (harga diri) dalam meningkatkan kinerja pendidik di TKIT 2 Qurrota A’yun Ponorogo. Desain penelitian ini adalah kualitatif. Berdasarkan proses pengumpulan dan analisis data, penelitian ini menghasilkan: proses pengembangan self-esteem dalam meningkatkan kinerja pendidik di TKIT 2 Qurrota A’yun Ponorogo sesuai dengan teori fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi pengembangan self-esteem. Pengembangan self-esteem di TKIT 2 Qurrota A’yun Ponorogo berdampak positif dalam meningkatkan kinerja pendidik dan juga dapat mengcover kegiatan pengembangan diri maupun pengembangan karir pendidik. Hal ini sesuai dengan teori ciri-ciri kegiatan pengembangan self-esteem dan variabel yang mempengaruhi kinerja.
KONSEP KEPRIBADIAN GURU MENURUT ZAKIAH DARADJAT susi fitriana
Muslim Heritage Vol 4, No 2 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.887 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1798

Abstract

Faktor terpenting seorang guru adalah kepribadiannya, kepribadian guru pengaruh langsung terhadap kebiasaan proses belajar. Dewasa ini, banyak guru yang tidak peduli terhadap kepribadian siswa. Penulis memilih pemikiran dari Zakiah Daradjat, karena Zakiah menampilkan konsep belajar dengan memandang siswa dari segi mental, fisik, kejiwaan, danmotivasi.Berdasarkan proses pengumpulan data dan analisis data hasil penelitian ini, di antaranya: Pertama, fungsi kepribadian guru menurut Zakiah Daradjatya itu untuk mengetahui keseimbangan dan keserasian mengenai kepribadian guru termasuk dalam proses belajar.Kedua, konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat mencakup enam unsur di antaranya: kegairahan dan kesediaan untuk belajar, membangkitkan minat peserta didik, menumbuhkan bakat, sikap dan nilai, mengatur proses belajar mengajar, situasi belajar mengajar secara manusiawi, dan mentransfer pengaruh belajar di dalam sekolah kepada penerapannya di dalam kehidupan di luar sekolah. Ketiga, pengembangan terhadap konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat, dalam hal ini menggunakan teori Abraham Maslow.
Kawin Hamil dalam Pernikahan Lotre Sofiana, Neng Eri
Muslim Heritage Vol 5, No 1 (2020): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.472 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v5i1.2072

Abstract

Permasalahan pelik dalam kehamilan pra nikah adalah enggannya pihak laki-laki bertanggungjawab atas perbuatannya, hal ini berlaku jika sama-sama mengetahui pihak laki-laki tersebut, namun lain halnya jika pihak perempuan melakukan hubungan seksual dengan banyak lelaki. Hal semacam ini banyak terjadi di Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, tetapi wilayah ini mempunyai jalan keluar tersendiri. Pernikahan lotre sebagai sebuah jenis penentuan calon suami di masyarakat Kecamatan Parang Kabupaten Magetan bagi wanita yang hamil di luar pernikahan yang sah dan melakukan hubungan seksual pra nikah tanpa ada laki-laki yang ingin bertanggung jawab dengan cara melotre calon suami. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, pernikahan lotre ini boleh dilakukan, walau pada dasarnya terdapat perbedaan pendapat para fuqaha terkait kebolehan wanita hamil untuk menikah. Adapun status anak hasil hubungan pra nikah dalam pernikahan lotre ini hanya mendapatkan nasab pada ibunya saja, sehingga jika ia perempuan dan hendak menikah hanya mendapat perwalian dari wali hakim saja.
Urgensi Penerapan Celestial Management Bagi Sumber Daya Manusia Di Bank Syariah Trimulato Trimulato
Muslim Heritage Vol 1, No 1 (2016): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.437 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v1i1.502

Abstract

Abstract: Islamic banking currently has a strong legal law with the presence of the law number 21 of 2008 on banking syari'ah.Hal This adversely affects the existence of the banking Shari'ah are increasingly in demand by many. Islamic bank continues to grow and continue to open office services in various areas. Thus iru development of Islamic banks must be matched with adequate resources and qualified. Noted labor in Islamic banks continued to grow, from November 2014 to November 2015 grew to 23.51%. Not only the quantity but the quality should also be considered, it takes a celestial concept should be applied for the Management of human resources in Islamic banks. This paper uses a descriptive qualitative limitations in this paper is focused on the human resources that exist in the Islamic bank. The need for the application of celestial management for human resources in the bank syariahi. The results of this paper that the human resources in Islamic banks is growing, then the need for the application of celestial management for human resources in Islamic banks to create good quality. Because the Islamic bank is an institution whose business is inseparable from the rule of religion or spiritual aspect.Abstrak: Perbankan syari’ah saat ini telah memiliki payung hukum yang kuat dengan hadirnya undang-undang nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syari’ah.Hal ini sangat berpengaruh terhadap eksistensi dari perbankan syari’ah yang semakin diminati oleh banyak kalangan. Bank syari’ah terus berkembang dan terus membuka layanan kantor di berbagai daerah. Maka dari iru perkembangan bank syariah harus diimbangi dengan sumber daya yang mencukupi dan berkualitas. Tercatat tenaga kerja di bank syariah terus bertambah, dari November 2014 sampai November 2015 mengalami pertumbuhan hingga 23,51%. Tidak hanya dari kuantitas tapi kualitas juga harus diperhatikan, dibutuhkan sebuah konsep celestial manajement yang harus diterapkan bagi sumber daya manusia di bank syariah. Penulisan ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif, Batasan dalam tulisan ini difokuskan pada sumber daya manusia yang ada di bank syari’ah. Perlunya penerapan celestial management bagi sumber daya manusia di bank syariahi. Hasil dari tulisan ini bahwa sumber daya manusia di bank syariah mengalami pertumbuhan,kemudian perlunya penerapan celestial management bagi sumber daya manusia di bank syariah untuk menciptakan kualitas yang baik. Karena bank syariah adalah lembaga bisnis yang tidak terlepas dari aturan agama atau aspek spiritual.
Revitalisasi Maqasid Al-Shari’ah: Pembacaan Ulang Konsep Kewarisan Beda Agama Baihaqi, Wahid Ahtar
Muslim Heritage Vol 2, No 1 (2017): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.066 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v2i1.1048

Abstract

Abstract: Embryo of maqasid shari’ah as a value has emerged since the 3rd islamic century and recently transformed into an approach in the hands of al-Shatibi. Al-Shatibi’s brilliant idea was more comprehensively developed so that becomes an approach to formulating Islamic law by contemporary Maqasidiyyun schoolars who one of them is Yusuf Qardawi. In the case of inheritance of different religions, al-Qardawi opinionated that a Moslem can inherit treasure to non-Moslems, because of there is greater benefit in that maslahah dimension. In operations, al-Qardawi do takwil the hadith used by the majority of fuqaha (Islamic jurists), as the reason for the prohibition of inherit treasure due to different religions. The efforts of al-Qaradawi are classified in tarjih bi al-maqasid al-shari’ah, which emphasizes maslahah as the last consideration in the establishment of Islamic law. It means that, if the Islamic law can not realize maslahah as the final purpose, then it should switch to the other options which can bring on maslahah. Abstrak: Embrio maqa>>s}id shari>’ah sebagai sebuah nilai telah muncul sejak abad 3 H dan baru bertransformasi menjadi sebuah pendekatan di tangan al-Sha>t}ibi>. Ide brilian al-Sha>t}ibi> itu kemudian dikembangkan lebih komprehensif sehingga menjadi sebuah pendekatan dalam merumuskan hukum Islam oleh ulama Maqa>>si}diyyu>n kontemporer, salah satunya pakar hukum Islam adalah Yu>suf al-Qarda>wi>. Dalam permasalahan kewarisan beda agama, al-Qarda>wi> berpendapat bahwa seorang muslim dapat mewarisi harta non muslim, dengan alasan dimensi kemas}lah}atan di dalamnya lebih besar. Karena mengambil harta tersebut lebih baik daripada membiarkan berada di tangan non muslim yang bisa digunakan dalam hal kemaksiatan atau membahayakan orang Islam. Dalam operasionalnya, al-Qarda>wi> melakukan takwi>l terhadap hadi>th yang digunakan oleh mayoritas fuqaha sebagai alasan larangan mewarisi disebabkan perbedaan agama. Upaya al-Qarda>wi> tersebut tergolong dalam tarji>h bi al-Maqa>>s}id al-Shari>’ah, yang menekankan kemas}lah}atan sebagai konsiderasi terakhir dalam penentuan hukum. Artinya, apabila suatu hukum tidak dapat merealisasikan kemas}lah}atan sebagai tujuan akhir, maka harus beralih pada opsi yang dapat berdampak pada kemas}lah}atan.
Eksistensi Uang Elektronik Sebagai Alat Transaksi Keuangan Modern Rifqy Tazkiyyaturrohmah
Muslim Heritage Vol 3, No 1 (2018): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.304 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i1.1240

Abstract

Abstract: This article aims to examine the transformation of money as a means of modern financial payment. In the viewpoint of finance, electronic money is considered sufficient as a requirement of an object that can be functioned into money because it is easily to be stored, carried and not damaged straightforwardly. In Indonesia, electronic money payment have increased significantly. Indonesian Bank reported that the total electronic payment is 1.64 billion rupiah at November 2017. It increased 98% compare to November 2016. I employed descriptive analysis method. The findings showed that the development of startup business in Indonesia also affects on the increasing of electronic money transactions, such as online transportation Go-Jek or Grab. The competition between Grab and Go-Jek is not only about the business of the transport network, but also the competition of electronic money as the main business support of those company. They are struggling to develop their electronic money service, Grab through GrabPay and Go-Jek through Go-Pay. By targeting the mobile community, electronic money products from these two startup companies attract public interest. Indonesian Bank itself continues to encourage the use of electronic non-cash transactions. Several companies especially banking sectors apply electronic money in order to improve the convenience of the electronic money customers. Bank Indonesia also continuously strives to develop the system and rules on electronic financial transactions. Thus, it is expected that public society select electronic money transactions as a tool of payment for the advancement of the global economy in the digital age.Abstrak: Artikel ini bertujuan mengkaji mengenai transformasi uang sebagai alat transaksi keuangan modern. Dalam konsep keuangan, uang elektronik sudah mencukupi sebagai syarat suatu benda yang dapat difungsikan menjadi uang. Seperti mudah disimpan, mudah dibawa, tidak mudah rusak dan lain-lain. Di Indonesia transaksi uang elektronik telah mengalami peningkatan yang signifikan, per-November 2017 saja BI mencatat volume dan nilai transaksi uang elektronik dengan total nominal transaksi Rp.1,64 triliun atau naik 98% dibanding November 2016. Artikel ini menggunakan metode analisis deskriptif. Kesimpulan artikel ini yaitu berkembangnya bisnis startup di Indonesia juga mempengaruhi transaksi uang elektronik semakin meningkat, seperti transportasi online Go-Jek ataupun Grab. Persaingan antara Grab dan Go-Jek tidak hanya seputar bisnis jaringan tranportasi saja, namun juga persaingan uang elektronik sebagai pendukung bisnis utama perusahaan. Grab melalui GrabPay dan Go-Jek melalui Go-Pay berjuang mengembangkan layanan uang elektronik mereka. Dengan menyasar masyarakat mobile, produk uang elektronik dari dua perusahaan startup  ini cukup diminati masyarakat. Bank Indonesia sendiri terus mendorong penggunaan dan penerapan transaksi non tunai dengan uang elektronik. Sudah banyak perusahaan perbankan maupun perusahaan lainnya seperti jasa menggunakan uang elektronik, dan untuk meningkatkan kenyamanan para pengguna uang elektronik. Bank Indonesia juga terus berupaya melakukan pengembangan dan perbaikan terkait sistem maupun aturan tentang transaksi keuangan elektronik. Dengan demikian diharapkan transaksi uang elektronik terus menjadi pilihan masyarakat sebagai instrumen transaksi pembayaran demi kemajuan perekonomian global di era digital.
MANAJEMEN KURIKULUM MA’HAD ALY HASYIM ASY’ARI TEBUIRENG SEBAGAI LEMBAGA KADERISASI ULAMA DI ERA GLOBALISASI S Suradi
Muslim Heritage Vol 3, No 2 (2018): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v3i2.1478

Abstract

Abstract: The existence of Ma'had Aly is projected to be an Islamic squad institution in the globalization era which has good capability and integrity. Therefore, the role of ulama (Islamic preach) is not only in the religious field but also in the social one. The era of globalization marked by the existence of big competition in all fields became a challenge for ulama candidate. Ma'had Aly's strategic step in restoring ulama is by conducting curriculum management. This study aims to analyze and explain the planning, organizing, implementation, and evaluation of the curriculum of Ma'ad Aly Hasyim Asyari Tebuireng Jombang Islamic Boarding School, so that graduates can compete actively in the era of globalization. This research employed qualitative research. The results of the study showed  that the management of this curriculum produces ulama candidate who are equipped with main four pillars in accordance with the characteristics of al-ulama al-akhi> mutafaqqih spirits who respond, face and compete in the globalization era. The main four pillars are stability of aqeedah and spiritual, nobleness of students, the breadth of knowledge and professional maturity.Abstrak: Keberadaan Ma'had Aly diproyeksikan menjadi lembaga kaderisasi ulama di era globalisasi yang mumpuni dan berintegritas. Maka, peran ulama tidak hanya dalam bidang religius semata tetapi juga dalam bidang sosial. Era globalisasi yang ditandai dengan adanya mega kompetisi di segala bidang menjadi tantangan bagi para kader ulama. Langkah strategis Ma’had Aly melakukan regenerasi ulama di era globalisasi adalah dengan melakukan manajemen kurikulumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan evaluasi kurikulum Ma’had Aly Hasyim Asyari Pesantren Tebuireng Jombang, sehingga lulusannya dapat berperan dan berkompetisi aktif di era globalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa dengan manajemen kurikulum ini menghasilkan kader-kader ulama yang dibekali empat pilar utama sesuai dengan ciri al-ulama al-akhi>roh yang mutafaqqih yang mapu merespn, menghadapi dan berkompetisi di era globalisasi dengan berbekal empat pilar utama yaitu: kemantapan aqidah dan kedalaman spiritual, keluhuran akhlaq mahasiswa, keluasan ilmu pengetahuan dan kematangan profesional.

Page 8 of 22 | Total Record : 211