cover
Contact Name
Moh Syahri Sauma
Contact Email
syahrima@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
annidasby@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/I. Kec Mulyorejo. Kota Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nida': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 25984012     EISSN : 23546328     DOI : -
FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Komunikasi dan Penyiaran yang meliputi Komunikasi, Dakwah, Strategi, Penyiaran, Media, Jurnalistik.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2020): Maret" : 6 Documents clear
Elastisitas Dakwah dalam Komunikasi Pembangunan miftakhuddin
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan sebagai suatu proses perubahan sosial dengan partisipasi yang luas dalam suatu masyarakat untuk kemajuan sosial dan keadilan serta kualitas lainnya yang dihargai bagi mayoritas masyarakat melalui kontrol yang lebih besar yang mereka peroleh terhadap linkungan mereka. Mencermati essensi, tujuan dan mekanisme komunikasi pembangunan; ternyata ada titik singgung cukup besar yang mempertemukannya dengan dakwah. Dengan demikian untuk operasionalisasi komunikasi pembangunan di Indonesia khususnya akan lebih berhasil bila mana memanfaatkan dakwah. Dakwah juga memiliki kelenturan atau elastis dalam pelaksanaan, maksudnya ia tidak hanya terikat dengan sistem atau pendekatan tertentu saja. Melainkan penentuan sistem dan pendekatan dalam berdakwah itu akan lebih baik jika memperhatikan situasi dan kondisi di mana dakwah itu sendiri dilangsungkan. Elastisitasnya inilah yang membuat dakwah mampu berkorelasi dengan kegiatan-kegiatan lain. Paling tidak peluang relevansinya bisa dilihat dengan begitu jelas, sebagaimana halnya dengan komunikasi pada umumnya dan komunikasi pembangunan pada khususnya. Jika komunikasi pembangunan mentransmisikan ide-ide dan gagasan-gagasan untuk kepentingan pembangunan, misalnya pembangunan manusia seluruhnya maka demikian pula halnya dengan dakwah yang banyak melakukan pembinaan ummat. Semua itu pada dasarnya mengacu serta berorientasi pada dasar pijakan yang mudah dipertemukan; sebab pada prinsipnya sama-sama untuk kepentingan serta kemaslahatan pembangunan.
Ayat-Ayat Audiovisual dalam Perspektif Dakwah Virtual (Kajian Tafsir Dakwah) Moh Syahri Sauma
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah adalah kewajiban setiap Muslim untuk mengajak orang lain, terutama umat Islam melakukan hal-hal yang baik dan mencegah kemungkaran. Dalam melakukan kegiatan dakwah, diperlukan media atau sarana agar mad’u menerima dan memahami pesan. Salah satu media dakwah yang menarik adalah media komunikasi visual, yaitu semua media komunikasi yang dapat dicerna oleh indera penglihatan, seperti buku, iklan, spanduk, baliho, poster, selebaran, meme dan sebagainya. Dakwah melalui media social juga tidak kalah pentingnya di era industry 4.0, youtube, facebook, istagram, twitter dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini, penulis mengambil lima ayat dalam al-Qur’an, diantaranya: An-Nahl: 78, Al-Mukminun: 78, As-Sajdh:9, Al-Ahqof:26, Al-Mulk:23. Karena lima ayat tersebut penulis anggap relevan dengan audiovisual, sesuai dengan kajian komunikasi dan penyiaran Islam. Kemudian penulis mengupas setiap ayat-ayat tersebut dengan lima tafsir (Tafsir Al-Munir, Tafsir Fii Dzilalil Qur’an, Tafsir Ibn Katsir, Tafsir As-Sa’di dan Tafsir Al-Misbah). Karena melihat banyaknya dakwah digital, penulis merasa tertarik mengakaji dakwah digital dalam perpektif kajian tafsir agar dakwah digital punya kajian kokoh dalam segi keilmuan. Penelitian ini, menggunakan metode penelitian kepustakaaan dengan cara menganalisis buku-buku teks, dimana teks-teks yang diteliti adalah materi-materi yang berkaitan dengan metodologi penelitia tafsir. Adapun analisis buku teks dalam tulisan ini adalah penelitian yang mengkhususkan untuk meneliti berbagai refrensi dalam rangka untuk mengembangkan, atau mengimplementasikan teori yang telah ada, dan relevansinya dengan perkembangan keilmuan tafsir dalam perspektif dakwah.
Metode Dakwah Salafy (Studi Kasus Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan, Surabaya) Rudi Trianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan ketertarikan penulis, ketika salah seorang teman peneliti memberikan keterangan perihal sepak terjang Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam menjalankan aktifitas dakwahnya. Peneliti tertarik dengan gaya berdakwah para da’i Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya. Peneliti merasa kagum dengan sifat mereka yang ikhlas dan istiqamah melakukan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, yang kebanyakan mereka adalah orang-orang yang berpendidikan (dosen, mahasiswa, dan penghuni perumahan). Masalah yang diteliti dalam skripsi yang berjudul “Metode Dakwah Salafy (Studi Kasus Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya)”, ini adalah bagaimanakah metode dakwah Salafy di Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya?. Dalam penelitian ini, peneliti membatasi diri untuk meneliti metode dakwah salafy yang digunakan oleh Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam membina jamaahnya yaitu orang-orang hasil rekrutmen dari berbagai perguruan tinggi dan universitas Dalam penelitian ini, peneliti memakai pendekatan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Untuk mendapatkan data dan fakta, peneliti melakukan tinjauan lapangan (research field) dan pengamatan langsung (observasi partisipatory) dengan cara terlibat langsung mengikuti beberapa kegiatan dakwah Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya. Dalam menganalisa data dan fakta yang terkumpul, peneliti menggunakan teknik analisa data kualitatif dengan pendekatan induktif dalam menarik kesimpulan yaitu berfokus pada metode dakwah yang dijalankan Pondok Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam melakukan pembinaan terhadap jama’ahnya. Kesimpulan dari penelitian ini, berupa metode dakwah Salafy yang digunakan oleh Pesantren Mahasiswa At-Thaybah Keputih Plengsengan Surabaya dalam membina jamaahnya adalah
Media Massa Di Era Cyber Alim Puspianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembahasan kajian ini, penulis mencoba melihat perkembangan media yang sangat cepat di era cyber. Bahkan kadang kita tidak bisa memprediksikan dan seakan gagap akan dahsyatnya teknologi yang ada. Khususnya kemajuan kemajuan diaspek teknologi internet dan serba serbi didalamnya. Pada cyber era ini hubungan antar manusia sudah mengandalkan cyberspace atau dunia maya dengan mengandalkan kecanggihan jaringan yang tidak kasat mata. Dampak atau efek dari era cyber ini sangat dirasakan oleh semua lapisan khusunya diaspek tatanan dunia media massa. Dimana dunia nyata hampir hampir sudah tergantikan dengan dunia maya. Kehadiran era cyber menjadikan hubungan antar manusia sudah tidak lagi terhalang oleh jarak dan waktu. Semua info dan berita bisa diakses oleh semua orang tanpa ada sekat dan pengahalang. Disinilah babak baru kehidupan dimulai dan media massa mau tidak mau ikut berbondong bondong masuk ke dunia baru yang bernama cyberspacy. Pada tulisan ini dipaparkan tentang kecanggihan dan kemajuan teknologi di era cyber. Yaitu sebuah era baru yang dengan kecanggihannya mampu merobohkan tembok penghalang dan menghubungkan seluruh masyarakat dunia dengan segala keanekaragaman. Di era ini munculah fenomena journalis journalis online yang bebas. Ditambah lagi hadirnya arus media baru berupa media sosial. Dimana kecepatan pemberitaannya mampu melebihi media massa pada umumnya. Bahkan tidak sedikit info dan berita di media sosial yang dijadikan sebagai sumber berita bagi media massa. Kondisi demikian menjadikan dunia mengalami keberlimpahan informasi. Dari kajian yang disajikan penulis menyimpulkan bahwa di cyber era seperti sekarang ini media massa menghadapi sebuah tantangan yang nyata. Dimana tantangan tersebut menuntut media massa untuk lebih kreatif dan inovatif serta memaksa media massa untuk ikut mewarnai kehidupan di cyberspacy. Kondisi demikian menjadikan konvergensi media menjadi sebuah keniscayaan. Disinlah media masa mengalami babak baru dalam menjalankan fungsinya sebagai sumber informasi bagi masyarakat.
Komunikasi Organisasi Pesantren : Konsep dan Strategi Komunikasi Pengembangan Organisasi Pesantren Hidayatullah Mashud
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesantren Hidayatullah sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan di Indonesia menjadi perhatian menarik bagi organisasi keagamaan lain yang lebih dulu ada. Perhatian ini cukup beralasan karena dalam kurun waktu yang relatif singkat pesantren Hidayatullah telah tersebar di seluruh pelosok nusantara Pertama, terkait dengan konsep komunikasi yang diterapkan dalam proses pengembangan organisasi di lingkungan pesantren hidayatullah adalah menerapkan konsep yang didasari oleh pemahaman ajaran Islam. Kedua, terkait dengan strategi manajemen komunikasi yang diterapkan dalam pengembangan organisasi adalah manajemen komando imamah jama’ah. Dalam aplikasinya menggunakan doktrin ideologi tauhid sebagai falsafah dan ta’at serta patuh pada imam sebagai doktrin operasional. Ketiga, dalam tataran pelaksanaan manajerial organisasi, faktor esoteris sangat berpengaruh dan menjadi determinator faktor eksoteris. Faktor esoteris adalah prinsip sedangkan eksoteris adalah manifestasi. Temuan ini memiliki arti penting bagi pemerhati pengembangan organisasi khususnya tentang konsep dan strategi komunikasi pengembangan organisasi keagamaan. Jadi menurut temuan ini pengembangan organisasi akan bisa memperoleh hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien apabila pertama, menjadikan nilai-nilai dan konsep pemahaman agama sebagai pedoman dalam menjalankan semua aktifitas organisasi. Kedua, bahwa dalam menjalankan strategi komunikasi pengembangan organisasi, akan mencapai tujuan pengembangan organisasi secara maksimal apabila menggunakan pendekatan manajemen komando imamah jama’ah.
Konsep Tilawah, Ta’lim dan Tazkiyah dalam Perspektif Tafsir Dakwah Mohamad Nur Fuad
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Ta’lim, Tilawah dan Tazkiyah dalam interpretasi kajian tematik istilah-istilah yang tercakup dalam konotasi Dakwah. Artikel ini adalah hasil dari kajian literatur (pustaka) tentang istilah-istilah yang berkonotasi dengan tafsir dakwah dalam al-Qur’an, kajian beberapa tafsir diantaranya; Tafsir al-Munir, Tafsir Fii Dzilalil Quran, Tafsir Ibn Katsir dan Tafsir Al-Misbah. Jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan pendekataan content analysis (kajian isi). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga istilah yang berkonotasi dengan dakwah tersebut dalam konteksnya masing-masing mendeskripsikan konsep dakwah dalam sintesa yang utuh, yang searah dengan dinamika kemanusiaan sebagai Khalifatullah di muka bumi. Ketiga istilah tersebut identik dengan istilah dakwah dan seluruh konotasinya, yang menunjukkan bahwa dakwah merupakan akumulasi dari dakwah Islam. Hasil dari kajian ini dapat digunakan untuk merumuskan visi, misi dan tujuan dari segala disiplin keilmuan dan pada seluruh jenjang dakwah, baik formal maupun nonforma. Baik teori maupun praktek.

Page 1 of 1 | Total Record : 6