cover
Contact Name
Asep Iksan Gumelar
Contact Email
gumelar.ikhsan@unimor.ac.id
Phone
+6281222481239
Journal Mail Official
savana.cendana@gmail.com
Editorial Address
Jln. Eltari Km. 9, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. 85613.
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
SC (Savana Cendana) : Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering
Published by Universitas Timor
ISSN : 24777927     EISSN : 24777927     DOI : https://doi.org/10.32938/sc.v7i04
Savana Cendana mencakup bidang pertanian dalam arti luas termasuk produksi tanaman, pemuliaan dan genetik tanaman, fisiologi tanaman, ekologi tanaman, bioteknologi tanaman, pemodelan, ilmu dan teknologi benih, ilmu gulma, hortikultura, perkebunan, dan tanaman pangan dengan prioritas pada ilmu dan teknologi pertanian lahan kering berdasarkan prinsip konservasi.
Articles 205 Documents
Pengaruh Jenis Sulur dan Jumlah Ruas terhadap Pertumbuhan Sirih Buah Asal Desa Tunmat Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka (Piper betle, L) Sesilia Niis Tae; Syprianus Ceunfin; Maria Afnita Lelang
Savana Cendana Vol 2 No 03 (2017): Savana Cendana (SC) - July 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.899 KB) | DOI: 10.32938/sc.v2i03.29

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis sulur dan jumlah ruas terhadap pertumbuhan sirih buah asal desa Tunmat, kecamatan Io Kufeu, kabupaten Malaka. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan percobaan faktorial. Faktor pertama adalah jenis sulur, yang terdiri dari sulur panjat dan sulur tanah. Faktor kedua adalah jumlah ruas yaitu 3 ruas, 5 ruas, dan 7 ruas yang diulang sebanyak 6 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terjadi interaksi antara perlakuan jenis sulur dan jumlah ruas pada parameter pengamatan jumlah tunas cabang 90 HST, dan jumlah daun 90 HST. Jenis sulur tanah yang dikombinasikan dengan jumlah ruas 7 menghasilkan jumlah tunas cabang, tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun paling tinggi. Jenis sulur panjat yang dikombinasikan dengan jumlah ruas 5 tidak terjadi interaksi namun memberikan hasil tanaman sirih buah tertinggi pada parameter luas daun, berat segar daun dan berat segar total.
Pertumbuhan Fusarium verticillioides, Aspergillus flavus, dan Eurotium chevalieri pada Berbagai Media Gergonius Fallo
Savana Cendana Vol 2 No 03 (2017): Savana Cendana (SC) - July 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.391 KB) | DOI: 10.32938/sc.v2i03.41

Abstract

Fusarium verticillioides, Aspergillus flavus, dan Eurotium chevalieri merupakan cendawan perusak bahan pangan yang ditemukan pada saat bahan pangan belum dipanen atau setelah bahan pangan dipanen. Pertumbuhan ketiga cendawan ini sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang terkandung pada media tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan Fusarium verticillioides, Aspergillus flavus, dan Eurotium chevalieri pada beberapa media untuk isolasi dan identifikasi. Ketiga cendawan tersebut ditumbuhkan pada media yang berbeda yaitu Chloramphenicol Peptone Agar (DCPA), Dichloran 18% Glycerol Agar (DG18), Czapek Yeast Extract Agar (CYA), Czapek Yeast Extract Agar 20% Sucrose (CY20S), Malt Extract Agar (MEA), dan 25% Glycerol Nitrate Agar (G25N) dan diinkubasi pada suhu + 280C. Pengamatan koloni dilakukan setiap 2 x 24 jam, 4 x 24 jam, dan 6 x 24 jam selanjutnya diameter isolat diukur. Hasil isolasi pertumbuhan dan panjang diameter koloni dari A. Flavus (61 mm) dan E. Chevalieri (45mm) diketahui dapat tumbuh baik pada media DG18, sedangkan F. verticillioides (46 mm) tumbuh baik di media DCPA. Sementara pada media identifikasi A. Flavus (80 mm) dapat tumbuh baik pada media CY20S, sedangkan E. Chevalieri (40 mm) dapat tumbuh baik pada media G25N dan CY20S. Koloni F. verticillioides (62 mm) dapat tumbuh baik di media CYA dan CY20S.
Pengaruh Olah Tanah dan Jenis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabe Rawit Varietas Bara (Capsicum frutescens L.) Agustinus Ajak; Roberto I. C. O. Taolin
Savana Cendana Vol 1 No 03 (2016): Savana Cendana (SC) - July 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.915 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i03.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olah lahan dan jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil cabe rawit serta mendapatkan jenis olah tanah dan pupuk kandang yang tepat. Penelitian mengunakan rancangan petak terbagi pola faktorial. Faktor petak utama adalah olah tanah yang terdiri dari tiga aras yaitu olah lubang, olah jalur dan olah maksimum. Faktor anak petak adalah jenis pupuk kandang yang terdiri dari tiga aras yaitu pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam dan pupuk kandang babi. Hasil penelitian menunjukan pengaruh interaksi antara olah tanah dan jenis pupuk hanya terjadi pada parameter berat buah per petak panen pertama. Olah tanah hanya memberikan pengaruh nyata terhadap suhu tanah 21 HST dan 63 HST dan diameter buah sedangkan jenis pupuk memberikan pengaruh yang nyata terhadap suhu tanah 42 HST, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, serta berat buah per petak panen I, panen II dan panen III. Olah jalur memberikan produksi cabe rawit tertinggi yakni 4,22 t/ha sedangkan jenis pupuk yang memberikan produksi tertinggi yakni pupuk kandang sapi yakni 4,30 t/ha.
Pengaruh Pemberian Arang Sekam Padi dan Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopercicom esculentum Mill) Agustinus Kolo; Krisantus Tri Pambudi Raharjo
Savana Cendana Vol 1 No 03 (2016): Savana Cendana (SC) - July 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.405 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i03.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian arang sekam padi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yang optimal serta memperoleh frekuensi penyiraman dalam memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Percobaan lapangan dilakukan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Timor pada bulan Agustus sampai Oktober 2015, mengunakan rancangan petak berjalur (strip plot design). Faktor pertama adalah takaran arang sekam, terdiri dari 3 level yaitu tanpa arang sekam padi, 0,5 kg/lubang dan 1 kg/lubang. Faktor kedua adalah frekuensi penyiraman yang terdiri dari 3 level, yakni 1 hari sekali (pada sore hari), 3 hari sekali (pada sore hari) dan 5 hari sekali (pada sore hari). Parameter yang diamati meliputi: suhu tanah, kadar lengas tanah, tinggi tanaman, diameter batang,diameter buah, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat segar berangkasan, berat kering berangkasan dan indeks panen. Data dianalisis menggunakan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takaran arang sekam padi 0,5 kg memberikan hasil total panen per tanaman tertinggi yakni 646g (1,9 t/ha). Frekuensi penyiraman tiga hari sekali dengan taraf air selama 90 hari adalah 120 liter/tanaman memberikan hasil total panen per tanaman tertinggi yakni 705,7g (2,075 t/ha).
Pengaruh Takaran Pupuk Kandang Sapi dan Jarak Tanam terhadap Pembentukan Umbi Siung Tunggal Bawang Putih Lokal (Allium sativum L.) Angelius Fallo; Maria Afnita Lelang
Savana Cendana Vol 1 No 03 (2016): Savana Cendana (SC) - July 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.192 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i03.55

Abstract

Meningkatkan pemupukan dapat meningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman, dan kerenanya perlu jarak tanam yang sesuai. Mengurangi jarak tanam pada bawang putih meningkatkan kompetisi antar tanaman dan diduga memacu peningkatan terbentuknya umbi suing tunggal yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan takaran pupuk kandang sapi terhadap pembentukan umbi siung tunggal bawang putih lokal menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial diulang tiga kali. Faktor pertama adalah takaran pupuk kandang sapi yang terdiri dari 3 aras yaitu 10 t/ha, 15 t/ha dan 20 t/ha. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari 3 aras yaitu 5 cm x 5 cm, 5 cm x 10 cm dan 10 cm x 10 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara takaran pupuk kandang sapi dan jarak tanam terjadi terhadap pengamatan hasil; jumlah umbi siung tunggal perpetak, berat kering umbi majemuk perpetak, berat kering siung tunggal per petak, persentase siung tunggal per petak dan indeks panen. Pemberian takaran pupuk kandang sapi 15 t/ha dengan jarak tanam 5 cm x 5 cm memberikan hasil berat kering umbi bawang putih siung tunggal 2,28 t/ha dengan persentase jumlah umbi siung tunggal per petak 86,42%.
Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Teh Kompos terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss) Deseriana Bria
Savana Cendana Vol 1 No 03 (2016): Savana Cendana (SC) - July 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.209 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i03.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi teh kompos terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah (Alternanthera amoena, Voss) varietas Red R. Dua jenis teh kompos, guano dan campuran arang sekam+hijauan, diberikan dalam konsentrasi 100, 50 dan 25% pada bayam merah dalam sebuah percobaan pot yang disusun menurut rancangan acak lengkap faktorial dengan tiga ulangan. Teh kompos diberikan setiap minggu semenjak tanaman berumur 14 hingga 35 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi teh kompos meningkatkan jumlah daun 106,9-126,3% dan hasil (berat segar total) bayam merah 136,6-237,3% dibandingkan dengan kontrol. Hasil tertinggi bayam merah yang diekspresikan dalam bentuk berat segar per tanaman yakni 6,81 g atau 2,4 kali lipat dibandingkan dengan kontrol diperoleh dari aplikasi teh kompos guano 25%. Hasil yang serupa diperoleh dari pemberian teh kompos arang sekam + hijauan 50%.
Pengaruh Kondisi Simpan terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Emerensiana Kolo; Anna Tefa
Savana Cendana Vol 1 No 03 (2016): Savana Cendana (SC) - July 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.183 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i03.57

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi simpan yang tepat terhadap viabilitas dan vigor benih tomat selama penyimpanan serta mengetahui lama periode simpan terhadap viabilitas dan vigor benih tomat. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), pola faktorial, dengan dua perlakuan yang terdiri dari kondisi simpan dan periode simpan benih.Faktor pertama kondisi simpan, yang terdiri dari dua aras yakni penyimpanan benih pada suhu kamar (KM ), dan penyimpanan benih pada suhu kulkas (KL), faktor kedua periode simpan, terdiri dari 7 aras yakni 0 minggu (S1), 2 minggu (S2), 4 minggu (S3), 6 minggu (S4), 8 minggu (S5), 10 minggu (S6), dan 12 minggu (S7). Hasil penelitian menunjukkan kondisi simpan dan lamanya periode simpan memberikan pengaruh interaksi terhadap parameter kadar air dan kecepatan tumbuh. Suhu kulkas selama periode simpan S12 memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter kecepatan tumbuh, potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, dan indeks vigor, dan memberikan pengaruh yang sangat nyata pada parameter kadar air, keserempakan tumbuh, dan berat kering kecambah normal. Kondisi simpan pada benih yang disimpan pada suhu kulkas selama 12 minggu memberikan nilai kecamabah normal tertinggi untuk setiap parameter pengamatan.
Pengaruh Biochar Sekam Padi yang Diperkaya Hara dan Ketebalan Mulsa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada Darat (Lactuca sativa L.) Kristina Irna Sari Naikofi; Eduardus Yosef Neonbeni
Savana Cendana Vol 1 No 04 (2016): Savana Cendana (SC) - October 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.241 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i04.71

Abstract

Sebuah percobaan pot telah dilakukan untuk menguji efek biochar sekam padi yang diperkaya hara dan ketebalan mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil selada (Lactuca sativa, L.) varietas Grand Rapids. Biochar sekam padi yang diperkaya (direndam dalam pupuk organik cair) diaplikasikan dalam 3 aras yakni 0, 2,4 dan 0,4% dikombinasikan dengan mulsa alang-alang 0, 2 dan 4 cm. Biochar dicampur merata dengan tanah Vertisol dimasukan ke dalam pot-pot percobaan, disusun dalam sebuah rancangan acak lengkap faktorial dengan 3 ulangan, diinkubasikan pada kadar lengas 70% selama 2 minggu dan ditanami bibit selada, dipelihara dan diamati hingga pertumbuhan vegatatif maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar sekam padi dan mulsa berinteraksi positif (P≤0.01) dalam pengaruhi pertumbuhan selada (tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tajuk, dan berat segar tanaman) dan meningkat hasil 3-7 kali lipat dibandingkan dengan kontrol. Hasil tertinggi (berat segar tajuk) sebesar 37,2 g/tanaman diperoleh dari kombinasi biochar sekam padi 2% dan mulsa 2 cm.
Pengaruh Takaran Arang Sekam dan Pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Maria Ancila Naimnule
Savana Cendana Vol 1 No 04 (2016): Savana Cendana (SC) - October 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.983 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i04.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran arang sekam dan takaran pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Percobaan pot telah dilakukan di Kebun Fakultas Pertanian Universitas Timor dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial 3 × 3 yang terdiri dari 3 pot tanaman sampel dan 2 pot tanaman korban. Faktor yang diteliti adalah takaran arang sekam yang terdiri dari 3 aras yaitu kontrol atau 0, 5, dan 10 t/ha. Faktor kedua adalah takaran pupuk kandang sapi yang terdiri dari 3 aras yaitu kontol atau 0, 5, dan 10 t/ha. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara takaran arang sekam dan pupuk kandang sapi pada parameter pH tanah, daya hantar listrik, tinggi tanaman 14 dan 42 hari, jumlah daun 42 hari setelah tanam, panjang akar, jumlah polong, jumlah biji per tanaman, berat segar biji, berat segar akar, berat kering akar, berat segar berangkasan, berat kering berangkasan, indeks panen. Hasil tertinggi diperoleh dari pemberian arang sekam 5 t/ha dan pupuk kandang sapi 5 t/ha.
Pengaruh Takaran Arang Sekam dan Guano terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Risa Taek
Savana Cendana Vol 1 No 04 (2016): Savana Cendana (SC) - October 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.006 KB) | DOI: 10.32938/sc.v1i04.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran arang sekam padi dan guano terhadap petumbuhan dan hasil kacang hijau. Kombinasi pelakukan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap faktorial 3 x 3 diulang 3 kali, yang terdiri dari dua faktor yaitu: takaran arang sekam padi yang terdiri dari tiga aras yaitu kontrol 0, 5 dan 10 t/ha dan guano yang terdiri dari tiga aras yaitu tanpa pupuk guano, 5 dan 10 t/ha. Efek arang sekam dan guno terhadap tanah dan kacang hijau diukur pada suhu, pH dan daya hantar listrik tanah, pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian arang sekam dikombinasikan dengan guano secara signifikan meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Hasil kacang hijau tertinggi yakni 7,33 g per tanaman diperoleh dari pemberian arang sekam 5 t/ha dikombinasikan dengan guano 5 t/ha.

Page 3 of 21 | Total Record : 205


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2025): Savana Cendana (SC) - Januari 2025 Vol 9 No 4 (2024): Savana Cendana (SC) - October 2024 Vol 9 No 3 (2024): Savana Cendana (SC) - July 2024 Vol 9 No 2 (2024): Savana Cendana (SC) - April 2024 Vol 9 No 1 (2024): Savana Cendana (SC) - January 2024 Vol 8 No 01 (2023): Savana Cendana (SC) - January 2023 Vol 8 No 4 (2023): Savana Cendana (SC) - October 2023 Vol 8 No 3 (2023): Savana Cendana (SC) - July 2023 Vol 8 No 2 (2023): Savana Cendana (SC) - April 2023 Vol 7 No 04 (2022): Savana Cendana (SC) - October 2022 Vol 7 No 03 (2022): Savana Cendana (SC) - July 2022 Vol 7 No 02 (2022): Savana Cendana (SC) - April 2022 Vol 7 No 01 (2022): Savana Cendana (SC) - January 2022 Vol 6 No 04 (2021): Savana Cendana (SC) - October 2021 Vol 6 No 03 (2021): Savana Cendana (SC) - July 2021 Vol 6 No 02 (2021): Savana Cendana (SC) - April 2021 Vol 6 No 01 (2021): Savana Cendana (SC) - January 2021 Vol 5 No 04 (2020): Savana Cendana (SC) - October 2020 Vol 5 No 03 (2020): Savana Cendana (SC) - July 2020 Vol 5 No 02 (2020): Savana Cendana (SC) - April 2020 Vol 5 No 01 (2020): Savana Cendana (SC) - January 2020 Vol 4 No 04 (2019): Savana Cendana (SC) - October 2019 Vol 4 No 03 (2019): Savana Cendana (SC) - July 2019 Vol 4 No 02 (2019): Savana Cendana (SC) - April 2019 Vol 4 No 01 (2019): Savana Cendana (SC) - January 2019 Vol 3 No 04 (2018): Savana Cendana (SC) - October 2018 Vol 3 No 03 (2018): Savana Cendana (SC) - July 2018 Vol 3 No 02 (2018): Savana Cendana (SC) - April 2018 Vol 3 No 01 (2018): Savana Cendana (SC) - January 2018 Vol 2 No 04 (2017): Savana Cendana (SC) - October 2017 Vol 2 No 03 (2017): Savana Cendana (SC) - July 2017 Vol 2 No 02 (2017): Savana Cendana (SC) - April 2017 Vol 2 No 01 (2017): Savana Cendana (SC) - January 2017 Vol 1 No 04 (2016): Savana Cendana (SC) - October 2016 Vol 1 No 03 (2016): Savana Cendana (SC) - July 2016 Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016 Vol 1 No 01 (2016): Savana Cendana (SC) - January 2016 More Issue