cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
DIMENSI RASA INGIN TAHU SISWA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ALAT PERGA PENJERNIHAN AIR Duwi Nuvitalia Siti Patonah Ernawati Khumaedi Ani Rusilawati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.2.1077

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi Rasa Ingin Tahu siswa melalui pendekatan saintifik berbantuan alat peraga penjernihan air. Rasa ingin tahu merupakan salah satu dimensi dari sikap ilmiah yang terbagi menjadi beberapa indikator, diantaranya yaitu: antusias mencari jawaban, perhatian pada obyek yang diamati, antusias pada proyek sains dan menanyakan setiap langkah kegiatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian mixed method yang menggunakan metode pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Instrumen dalam penelitian ini yaitu tes, lembar observasi dan lembar angket. Kesimpulan yang diperoleh yaitu pembelajaran IPA melalui pendekatan saintifik berbantuan alat peraga penjernihan air dapat diketahui sikap ilmiah pada dimensi rasa ingin tahu siswa meningkat.
ANALISIS DISPOSISI MATEMATIKA BERDASARKAN HIGHER ORDER THINKING TAKSONOMI BLOOM (Studi Kasus Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Cirebon) Desy Lusiyana; S Sumliyah
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2018.8.1.2477

Abstract

Mathematical dispositions should be considered in the learning process. The purpose of this study is to determine the disposition possessed by students in thinking of Higher Order Thinking (HOT). The mathematical disposition studied is the student's high-order thinking mathematical disposition, so knowing students' attitudes and levels makes it easy for educators to make learning tools both teaching materials, teaching aids, and appropriate and meaningful methods. The method used in this study is qualitative and quantitative. Data collection is used namely tests and questionnaires. Based on the analysis obtained sig 1.6%. The results of data analysis showed that there were differences in mathematical dispositions based on students' level of thinking based on HOT and a more dominant mathematical disposition, namely self-confidence and role appreciation. So that it can be concluded that the higher the level of thinking of students, the more mathematical dispositions they have. 
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI KALOR DENGAN PROBLEM POSING BERPASANGAN KELAS VIIC SMP NEGERI 3 BAWEN TAHUN PELAJARAN 2011/2012 s sugito
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2014.4.2.105

Abstract

Alat evaluasi berupa tes yang dibuat guru tidak selamanya dapat mengukur daya serap siswa kategori rendah prestasinya. Permasalahan yang timbul adalah bagaimana jika soal tes yang digunakan untuk evaluasi dibuat oleh siswa (problem posing). Rumusan masalah dalam Penelitian ini: (1) Seberapa besar peningkatan prestasi belajar siswa materi kalor dengan problem posing  kelas VII SMP Negeri 3 Bawen tahun pelajaran 2011/2012, (2) Seberapa besar peningkatan kualitas pertanyaan siswa materi kalor dengan problem posing  kelas VII SMP Negeri 3 Bawen tahun pelajaran 2011/2012.Tujuan Penelitian ini untuk (1) menentukan besarnya peningkatan prestasi belajar siswa materi kalor dengan problem posing  kelas VII SMP Negeri 3 Bawen tahun pelajaran 2011/2012, (2) b. Menentukan besarnya peningkatan kulitas pertanyaan siswa materi kalor dengan problem posing kelas VII SMP Negeri 3 Bawen tahun pelajaran 2011/2012. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Action Research) yang dirancang melalui tiga siklus yaitu dengan prosedur : (1) perencanaan (Planning), (2) pelaksanaan tindakan (Acting), (3) pengamatan (Observing), (4) refleksi dalam tiap-tiap siklus (reflecting).Hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan problem posing dapat meningkatkan prestasi belajar materi kalor siswa kelas VIIC tahun pelaja- ran 2011/2012 sebesar 22,7% tetapi tidak dapat meningkatkan pertanyaan ranah kognitif siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut direko- mendasikan untuk dilakukan penelitian lanjutan mengenai pembelajaran dengan problem posing yang dapat meningkatkan pertanyaan produktif bagi siswa.
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI FLUIDA STATIS Nurul Kartika; I Dewa Putu Nyeneng; Nengah Maharta
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.2.3904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, serta kemenarikan, kemudahan, dan kemanfaatan produk. Produk yang dikembangkan berupa panduan praktikum berbasis inkuiri terbimbing pada materi fluida statis untuk meningkatkan keterampilan proses sains. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Lampung Timur dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (R D). Pengembangan dilakukan dengan mengadaptasi dari model penelitian dan pengembangan Borg and Gall yaitu, pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk, validasi produk, revisi produk, dan uji coba produk. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan teknik angket. Data hasil wawancara dan angket dianalisis kemudian digunakan untuk merencanakan produk. Produk yang telah dikembangkan dinilai tingkat validitas desain dan materi oleh dua orang dosen pendidikan fisika Universitas Lampung dan satu orang guru fisika MAN 1 Lampung Timur. Nilai Validitas desain mendapat nilai rata-rata 3,57 dengan kualitas sangat layak dan validitas materi mendapat nilai rata-rata 3,33 dengan kualitas layak. Setelah melalui uji validasi, produk direvisi sesuai saran dan perbaikan, kemudian produk diuji kemenarikan, kemudahan, dan kemanfaatan kepada 4 orang siswa-siswi kelas XI MIA 2 MAN 1 Lampung Timur yang diambil secara acak. Hasil uji kemenarikan mendapat nilai rata-rata 3,29 dengan kualitas tinggi, uji kemudahan mendapat nilai rata-rata 3,28 dengan kualitas tinggi, dan uji kemanfaatan mendapat nilai rata-rata 3,29 dengan kualitas tinggi. 
PENENTUAN STANDARD SETTING MATA PELAJARAN KIMIA DENGAN METODE ANGOFF, IRT (ITEM RESPONSE THEORY), DAN SPLINES CUBIC HERMIT FUNCTION s suwahono
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2012.2.1.418

Abstract

Batas kelulusan (standart setting) atau disebut juga kriteria ketuntasan minimal pada mata pelajaran kimia ditentukan berdasarkan kurikulum yang berbasis indikator yang dapat dicapai oleh siswa setelah proses pembelajaran atau batas kelulusan yang ditentukan pemerintah.Pada metode diatas, butir-butir tes ditentukan tingkat kesulitannya, ke- mudian butir-butir tersebut diurutkan berdasarkan tingkat kesulitannya yang selanjutnya menjadi nomor halaman. Pelaksanaan metode ini melibatkan guru kimia berpengala- man sebagai panelis yang menentukan pada halaman bera- pa peserta mulai tidak bisa mengerjakan, dan memerlukan suatu tes/perangkat ujian mata pelajaran kimia yang ter- standar, dan instrumen sederhana untuk menuliskan hasil tiap panelis. Tahap pelaksanaan yaitu pelatihan, putaran 1, dan putaran 2. Rerata hasil putaran 1 dan 2 merupakan hasil penentuan batas kelulusan mata pelajaran kimia
Mind Map Kolaboratif Memanfaatkan Groupware Berbasis Cloud Storage Wenty Dwi Yuniarti
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.1.948

Abstract

Groupware adalah aplikasi atau perangkat lunak komputer yang dirancang untuk mendukung kolaborasi dari beberapa pengguna (Alan Dix dkk, 2004: 663). Saat ini groupware berkembang, bukan sekedar sebagai perangkat lunak multi user yang dapat mengakses data sama, berbagi dokumen atau rich-media, namun dengan teknologi cloud storage, groupware mendukung penyimpanan dokumen secara online sebagai artifak atau hasil kerja kolaboratif.Dalam pembelajaran, kolaborasi diwujudkan dengan kelompok atau kelompok kecil siswa, berinteraksi, terkoordinasi dan memungkinkan mengeksplorasi secara bersama suatu permasalahan atau tugas bermakna dalam semua fungsi proses pembelajaran. Salah satu elemen penting dalam fungsi proses pembelajaran adalah ketrampilan siswa dalam mengorganisasikan pengetahuan dan informasi. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan guru dalam menfasilitasi tumbuhnya ketrampilan tersebut. Selain teknik mencatat, pendekatan mind map tau peta pikiran dapat digunakan menfasilitasi siswa dalam pengorganisasian informasi sehingga mempermudah pemahaman siswa atas suatu topik yang berjumlah banyak dengan waktu terbatas. Cara baru yang lebih modern dalam menfasilitasi pengorganisasian informasi adalah menggunakan groupware.Kajian ini membahas pemanfaatan groupware MindMup 2.0 untuk mengorganisasikan pengetahuan topik cabang ilmu elektronika menurut aturan Law of Mind Map,  dilakukan dalam kelompok kecil, dalam pembahasan ini dilakukan oleh empat siswa, dilakukan secara kolaboratif, sinkronous, tanpa friksi (zero friction) dengan dukungan teknologi cloud storage, Google Drive.
Pengembangan Instrumen Pengukuran Kompleksitas Soal Kontekstual Matematika Chatarina Citra Susilowati; Veronica Yeshinta Komalasari
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.2.1120

Abstract

Kompleksitas soal-soal kontekstual matematika yang ada di Indonesia sampai saat ini belumada instrumen pengukurannya. Soal-soal kontekstual perlu dilakukan pengukuran supaya tepatdalam penggunaannya, seperti ketercapaian kompetensi dan memperkirakan waktu untukmengerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengukurankompleksitas soal kontekstual matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitianperancangan dan pengembangan. Subjek penelitian adalah beberapa mahasiswa calon gurumatematika semester tujuh dan tujuh siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telahberhasil dirancang dan disusun instrumen pengukuran kompleksitas masalah kontekstualmatematika. Instrumen telah divalidasi oleh pakar untuk memperoleh umpan balik dalampenyempurnaannya. Ujicoba diawali dengan meminta beberapa mahasiswa calon gurumatematika semester tujuh mengisi instrumen pengukuran kompleksitas soal kontekstualmatematika, kemudian meminta ketujuh siswa kelas X mengerjakan soal yang diberikan. Darihasil ujicoba penggunaan instrumen terhadap subjek penelitian diperoleh hasil bahwa instrumendapat digunakan dengan baik dan dapat memberikan pengukuran yang baik akan kemampuanpemodelan matematis mahasiswa pendidikan matematika.
Penerapan Concept Mapping dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA sri lathifah rahmawati, sri hartati, atip nurharini
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2015.5.1.92

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran IPA melalui concept mapping dengan media gambar pada siswa kelas VB SDN Sampangan 01 Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas terdiri dari tiga siklus.Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VB SDN Sampangan 01 Semarang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik nontes dantes.Analisis data menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam setiap variabel dalam setiap siklusnya, setiap siklus terdirisatu pertemuan. Tingkat pencapaian keterampilan guru di siklus I adalah 55% dengan kategori cukup, siklus II sebesar 73%dengan kategori baik, dan siklus III sebesar 93% dengan kategori sangat baik. Tingkat pencapaian aktivitas siswa di siklus I adalah 45,45% dengan kategori cukup, siklus II sebesar 71,97%  dengankategori baik, dan siklus III sebesar 81,36% dengan kategori sangat baik. Tingkat pencapaian hasil belajar siswa di siklus I adalah 57,57%, siklus II sebesar 78,78%, dan siklus III sebesar 96,96%. Apabila dikaitkan dengan nilai KKM SDN Sampangan 01 Semarang sebesar 62, maka nilai rata-rata siklus I, II, dan III sudah mencapai KKM. Sedangkan perolehan ketuntasan klasikal yang mencapai indikator keberhasilan ≥80% terpenuhi pada siklus III. Simpulan penelitian ini yaitu concept mapping dengan media gambar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA kelasVB SDN Sampangan 01 Semarang.
PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL ELEKTROFORESIS GEL SEBAGAI PENGGANTI PRAKTIKUM RIIL Yuyun - Maryuningsih; Budi Manfaat; Riandi Riandi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.3320

Abstract

Tujuan pembelajaran Genetika terutama dalam kegiatan praktikum salah satunya adalah praktikan dapat memahami teknik pemisahan DNA dan memahami regulasi ekspresi gen, dengan melakukan kegiatan praktikum elektroforesis gel. Kemampuan siswa dalam memahami elektroforesis gel perlu dilatihkan pada praktikum genetika. Beberapa LPTK terkendala tidak memiliki perangkat praktikum elektroforesis gel, untuk itu, perlu diupayakan praktikum pengganti demi memenuhi tujuan pembelajaran. Virtual laboratorium merupakan salah satu solusi sebagai upaya memenuhi tujuan pembelajaran agar sesuai. Vitual lab elektroforesis dan PCR ini dimplementasikan secara eksperimental pada praktikan mahasiswa yang mengampu mata kuliah genetika dan praktikum. Data nilai laporan virtual lab diuji beda dengan praktikum real dengan amsumsi nilai laporan praktikum dengan varian yang sama dan dengan hipotesis nilai laporan praktikum virlab dan praktikum real tidak berbeda secara signifikan. Data uji perbedaan nilai laporan praktikum antara nilai laporan real dan virtual dengan uji beda t test menunjukkan bahwa nilai laporan praktikum virlab dan praktikum real tidak berbeda signifikan, hal ini menunjukkan bahwa virlab dapat digunakan sebagai pengganti praktikum real pada praktikum elektroforesis gel.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF BERBANTUAN MODUL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR I arsini a
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2013.3.1.173

Abstract

Penelitian ini  bertujuan mendeskripsikan kualitas kemampuan mahasiswa dalam melakukan pemecahan masalah, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, dan meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Praktikum Fisika Dasar I melalui strategi pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan kooperatif berban- tuan modul. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Pro- gram studi Tadris Fisika yang memprogram mata kuliah Praktikum Fisika Dasar I pada tahun akademik 2011/2012 yang berjumlah 31 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap peren- canaan, pelaksanaan, evaluasi, dan reeksi tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa melakukan pemecahan masalah, meningkatan kualitas proses pembelajaran yang ditinjau dari aktivitas mahasiswa, dan meningkatkan hasil  belajar mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa pada siklus I dan II berturut-turut adalah 66,74 dan 71,41. Sebagian besar mahasiswa mem- berikan respon positif dan berharap agar strategi pembela- jaran berbasis masalah dengan pendekatan kooperatif ber- bantuan modul dapat dilanjutkan dan dikembangkan pada pembelajaran Praktikum Fisika Dasar II .

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue