cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
PEMANFAATAN LABORATORIUM VIRTUAL DAN E-REFERENCE DALAM PROSES PEMBELAJARAN DAN PENELITIAN ILMU KIMIA nirwana, ratih rizqi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.451

Abstract

Teknologi informasi dan komputer telah berkembang sedemikian pesatnya, dan memiliki pengaruh yang luar biasa. Namun, kedua teknologi tersebut masih kurang pemanfaatannya di dunia pendidikan di Indonesia. Me- lalui laboratorium virtual proses pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar dapat ditingkatkan dan proses belajar mengajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Selain itu, melalui laboratorium virtual, bisa dilakukan penghematan biaya riset, serta riset-riset yang dahulu tidak mungkin dilakukan, karena keterbatasan pengkondisian sistem. Sedangkan E-references bisa digu- nakan bersinergi dalam mengatasi kelemahan laboratori- um virtual yaitu kurangnya kemampuan dalam mengatasi masalah.
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN CTL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI SUMBER DAYA ALAM Desi Wulandari Nuning Setyowati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.1.1494

Abstract

Penelitian in bertujuan untuk mengkaji keefektifan pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar IPA materi sumber daya alam kelas IV SDN Wonosari 01. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi (quasi experimental) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN Wonosari 01. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas IVA (kelas eksperimen) dan siswa kelas IVB (kelas kontrol). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian ini adalah penelitian populasi. Data hasil belajar siswa menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Mean posttest kelas eksperimen sebesar 73,45 dan mean posttest kelas kontrol sebesar 57. Hasil uji-t menunjukkan nilai thitung (4,707) ttabel (1,728) berarti bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan CTL lebih besar dibandingkan pendekatan konvensional. Nilai N-Gain kelas kontrol sebesar 0,26 (rendah) dan kelas eksperimen 0,50 (sedang). Hasil tersebut memberikan kesimpulan bahwa pendekatan CTL lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI POKOK TEKANAN SISWA KELAS VIII B SEMESTER 2 MTS NU MIFTAHUL ULUM MARGASARI KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015 Muhazir, Agus Sudarmanto Muhazir, Agus Sudarmanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2015.5.2.82

Abstract

Pembelajaran Ilmu IPA pada siswa MTs memberikan suatu tantangan yang besar bagi para pengajarnya. Hal itu disebabkan oleh sebagian besar materi Ilmu IPA terdiri dari dari konsep-konsep yang abstrak yang harus diajarkan. MTs NU Miftahul Ulum Margasari Kabupaten Tegal kelas VIII B, dalam kegiatan belajar mengajar maupun dalam penugasan siswa cenderung pasif dan menunggu temanya untuk mengerjakan tugas. Beberapa siswa bahkan sama sekali tidak mengerjakan tugas dan lebih memilih bercakap-cakap atau bermain-main dengan temannya. Dalam diskusi kelompok siswa cenderung diam, tidak aktif dan induvidualis, hal ini menunjukan aktivitas belajar masih rendah.          Dari keadaan di atas,  maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran  jigsaw, peneliti berusaha untuk menerapkan efektifitas pembelajaran pada siswa. Peningkatan kualitas proses dapat diamati dari meningkatnya partisipasi dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran, sedangkan kualitas hasil belajar dapat diketahui dari adanya peningkatan rerata hasil belajar. Adapaun pelaksanaannya terdiri dari : Pra-Siklus, Siklus I, dan Siklus II. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengumpulan data, dan refleksi.          Hasil dari penelitian ini adalah pada saat kondisi Pra-Siklus dengan metode konvensional, tingkat ketuntasan hasil belajar siswa  17 % dengan nilai rata-rata 58, sedangkan untuk keaktifan 22 %. Setelah melaksanakan pembelajaran pada Siklus I dengan metode diskusi, tingkat ketuntasan hasil belajar siswa mengalami kenaikan yaitu menjadi 46 % dengan nilai rata-rata 62, untuk keaktifan ketuntasan siswa 54 %. Pada saat melaksanakan pembelajaran pada siklus II dengan metode jigsaw, di dapat hasil untuk tingkat persentase ketuntasan hasil belajar siswa 83 %, dengan ketuntasan keaktifan siswa 82 % dan rata-rata hasil belajar siswa 80, hal ini membuktikan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan dari hasil belajar siswa dan keaktifan siswa dari tahap Pra-Siklus, siklus I dan siklus II.  Dan juga membuktikan bahwa penggunaan metode pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran IPA materi Tekanan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VIII B MTs NU Miftahul Ulum Margasari Kabupaten Tegal Tahun ajaran 2014 / 2015.
MEMBERDAYAKAN HIGHT ORDER THINKING SKILLS (HOTS) MELAUI MODEL DISCOVERY BASED UNITY of SCIENCES (DBUS) Nur Khasanah
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2018.8.2.2944

Abstract

The purpose of the research is to know the implementation of Discovery Based Unity of Sciences model in learning biology. The subjects of the study are students majoring in biology education of UIN Walisongo Semarang at first year 2017/2018. Research method using Research and Development (RnD).  Implementation of DBUS model there were 6 steps, ei: (1) Stimulation using local wisdom, (2) Problem statement, (3) Observation and Data collection, (4) Data Processing, (5) Verification base on religion (6) Implementation and awarenest. The N-gain value at UIN Walisongo obtained by the experimental class was 0.23 greater than the control group of 0.09. The results of statistical testing at the UIN Walisongo Semarang obtained the average value of the pretest was 2.45 and the average posttest score was 7.4167. The correlation between pretest posttest was 0.035 5% with a t value = 9.332 with a sig value of 0.000 0.05. The T test on the DBUS model at UIN Walisongo from the correlation results on T count is 0.862, showing the results of the correlation on the influence of DBUS model on the increase in PRB is High. The size effect of the DBUS model is categorized as having a large effect because it has a value of d 0.8 that is d = 0.93.
KESESUAIAN BUKU TEKS KURIKULUM 2013 UNTUK SISWA DENGAN KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII lulu choirunissa
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2013.3.2.137

Abstract

Perubahan pendidikan yang diemban oleh Kurikulum 2013 menja- dikan guru harus merubah sistem pembelajarannya di kelas. Untuk itu pemerintah telah menyiapkan berbagai perangkat sebagai panduan di lapangan, diantaranya adalah buku teks pelajarn untuk guru dan untuk siswa. Oleh karena itu sudah seharusnya apabila buku teks ini sesuai den- gan kaidah kurikulum 2013. Namun pada kenyataannya pada buku teks siswa kelas VII untuk mata pelajaran Matematika terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan ketentuan Kurikulum 2013. Untuk itu perlu di- lakukan analisis isi terhadap buku ini agar kekurangannya dapat menjadi perbaikan. Kajian ini bertujuan untuk melihat kesesuaian isi buku teks se- bagai pegangan siswa kelas VII mata pelajaran Matematika dengan Kom- petensi Dasar yang tercantum dalam Permendikbud No. 68 tahun 2013 tentang Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs. Hasil ka- jian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa Kompetensi Dasar di buku yang tidak berasal dari Permendikbud tersebut, dan juga terdapat bebera- pa Kompetensi Dasar yang ada di Permendikbud yang belum termuat di dalam buku teks.
PENGARUH MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DILENGKAPI LDS TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI MIKROORGANISME DI VAISHNAVI SECONDARY SCHOOL NEPAL Lukman Hakim
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2020.10.2.4120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi LDS terhadap minat dan hasil belajar kognitif pada materi mikroorganisme di Vaishnavi Secondary School Nepal.  Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan pola One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di Vaishnavi Secondary School yaitu pada Low Secondary School setingkat SMP dengan sampel siswa kelas 8 yang berjumlah 14 siswa sebagai kelas eksperimen yang diambil secara langsung melalui kepala sekolah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, dokumentasi, observasi, dan tes. Data yang diambil berupa hasil belajar kognitif, minat belajar dan aktivitas siswa berupa observasi aktivitas siswa dan tanggapan siswa. Analisis data hasil penelitian menggunakan uji N-gain dan ketuntasan klasikal 85% pada hasil belajar kognitif, angket minat belajar dan aktivitas siswa digunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil belajar kognitif siswa rerata pretest 45,43 sedangkan rerata posttest 66,78 dengan ketuntasan klasikal 85,7% sedangkan pada uji N-gain diperoleh 64,3% kategori sedang dan 35,7% kategori rendah dengan rerata peningkatan sedang sebesar 0,381. Analisis angket minat belajar rerata sebelum treatment 60,1 kategori sedang meningkat menjadi 67,37 kategori tinggi  setelah treatment. Analisis aktivitas belajar siswa dari kurang aktif dengan rerata 29,08 menjadi cukup aktif dengan rerata 47,96% kemudian mengalami peningkatan rerata 62,75% kategori aktif. Dari tanggapan siswa mengenai aktivitas siswa sejumlah 92,86% memberikan tanggapan baik dan 7,14% cukup baik. Hasil penelitian ialah penerapan pembelajaran model TGT dilengkapi LDS memberikan pengaruh positif terhadap minat dan hasil belajar kognitif siswa pada materi mikroorganisme.
MODEL PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF UNTUK MENGATASI MISKONSEPSI PADA MAHASISWA TADRIS FISIKA PROGRAM KUALIFIKASI S.1 GURU MADRASAH andi fadllan
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.2.441

Abstract

Salah satu faktor umum penyebab rendahnya hasil belajar Fisika yang dicapai siswa adalah terjadinya kesalah- an konsep (miskonsepsi) pada diri siswa. Prakonsepsi atau prior knowladge siswa atas konsep Fisika yang dibangun oleh siswa itu sendiri melalui belajar informal dalam upaya memberikan makna atas pengalaman meraka sehari-hari mempunyai peran yang sangat besar dalam pembentukan konsepsi ilmiah.Miskonsepsi atau salah konsep menunjuk pada suatu konsep yang tidak sesuai dengan pengertian ilmiah atau pengertian yang diterima para pakar dalam bidang itu. Miskonsepsi banyak terjadi pada Fisika khususnya bidang Mekanika. Hal ini pula yang terjadi pada mahasiswa Tad- ris Fisika program Kualifikasi S.1 Guru Madrasah.Untuk mengatasi miskonsepsi mahasiswa tersebut, salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Model Pembelajaran Konflik Kognitif, yakni model pembelajaran di mana mahasiswa dihadapkan pada per- tentangan antara prakonsepsi yang telah dimiliki dengan konsep ilmiah yang sebenarnya, sehingga mahasiswa akan menyadari kekeliruannya dan mengubah atau melengkapi konsep yang dipahaminya. Model ini terdiri atas tiga fase: (1) mengidentifikasi miskonsepsi beserta latar penyebab- nya;(2) mengonfrontasikan gagasan mahasiswa (prakon- sepsi) dengan konsepsi ilmiah, dalam upaya menggoyah- kan miskonsepsi mahasiswa dan agar mahasiswa menjadi ragu terhadap kebenaran prakonsepsinya; (3) fase konflik, di mana mahasiswa menjadi mengerti dan mau mereor- ganisasi serta merestrukturisasi gagasannya yang megala- mi miskonsepsi.
KORELASI PERSEPSI DAN MINAT DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 10 LINTAS MINAT BIOLOGI SMAN 1 AMBARAWA Yesy Milda Paula Pratama; Retno Sri Iswari; Sri Ngabekti
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2018.8.1.2183

Abstract

Biology is one of the cross-interest subject that much demanded by high school students who take a specialization group of Social and Language studies, but the study result of biology is relatively low. This research aims to determine the correlation between: (1) perception with study result of biology; (2) interest with  study result of biology; and (3) perception and interest with  study result of biology together. The research was conducted at SMAN 1 Ambarawa, population and sample are all 10th grade students of Cross-Interest Biology Class in the academic year 2016/2017. The research used non experimental quantitative design with correlational analysis. The data collected in the form of data of student’s perception, interest, and study result of biology. Data of perception and interest obtained by instrument of psychological scale with likert model, whereas data of study result obtained from the student value of final exam in the odd semester. The research results showed that: (1) the value of  rx1y=0,213 (low category) with the value of Sig. 0,014 0,05 at significance level of 5%; (2) the value of   rx2y=0,159 (very low category)  with the value of Sig. 0,070 0,05 at significance level of 5%; and the value of  R=0,216 (low category)  with the value of Sig.  0,048 0,05 at significance level of 5%. Based on the research can be concluded that: (1) there is low positive correlation between perception with study result of biology; (2) there is no correlation between interest with study result of  biology; and (3) there is low positive correlation between perception and interest with  study result of biology together for 10th grade students of Cross-Interest Biology Class at SMAN 1 Ambarawa.
PENGARUH MOTIVASI, FAKTOR KELUARGA, LINGKUNGAN KAMPUS DAN AKTIF BERORGANISASI TERHADAP PRESTASI AKADEMIK mihayati shaleh
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2014.4.2.122

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pengaruh mo- tivasi, faktor keluarga, lingkungan kampus dan aktif organisasi terhadap prestasi akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo Semarang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner yang diedarkan ke responden. Populasi adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo Semarang yang berada pada semester 3 ke atas. Untuk pemilihan sampel digunakan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menun- jukkan bahwa  variabel  bebas  yang  berpengaruh  positif  dan  signifikan terhadap prestasi akademik adalah motivasi, faktor keluarga, lingkungan kampus dan aktif organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa FITK.
EFEKTIVITAS SIMULASI DRAMA MATERI SISTEM PERNAFASAN TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP KREATIF SISWA Banu Wicaksono; Priyantini Widiyaningrum
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2020.10.1.4084

Abstract

Pembelajaran simulasi drama diyakini mampu meningkatkan dan mempermudah siswa dalam mengingat suatu materi yang sulit, dan meningkatkan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode simulasi drama pada materi sistem pernapasan terhadap hasil belajar dan sikap kreatif siswa SMA. Penelitian dirancang menggunakan one group pre-test post-test design. Populasi penelitian ialah seluruh kelas XI MIA SMAN 12 Semarang semester genap Tahun Ajaran 2018/2019. Sampel diambil dua kelas dengan teknik purposive sampling.  Kedua kelas diberi perlakuan sama yaitu dengan menerapkan metode simulasi drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal untuk kedua kelas rata-rata 93% (kriteria sangat tinggi), nilai N-Gain berdasarkan  skor pretes - postes siswa berkategori sedang, dan aktivitas siswa selama pembelajaran berkategori sangat aktif. Pembelajaran menggunakan simulasi drama juga dapat menumbuhkan sikap kreatif  siswa pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Berdasarkan analisis diatas, dapat disimpulkan bahwa simulasi drama efektif meningkatkan hasil belajar dan menumbuhkan sikap kreatif  siswa.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue