cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
KEMATANGAN MOLEKULER FRAKSI HIDROKARBON AROMATIK CORE BADAK 1/208 MUARA BADAK, KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR: SUATU TINJAUAN KUALITATIF firmansyah, R.Y. Perry Burhan, r arizal
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.2.437

Abstract

Kajian kualitatif tentang kematangan termal biomarka fraksi hidrokarbon aromatik pada core Badak 1/208 dari kedalaman 10550 kaki telah dilakukan untuk meminimali- sir resiko kegagalan kegiatan eksplorasi minyak di sumur Badak 1/208 Muara Badak, Kutai Kartanegara-Kalimantan Timur. Sampel core diekstraksi secara berselang seling den- gan campuran pelarut toluena-metanol (3:1) dan kloro- form-metanol (3:1), kemudian difraksinasi dengan metode kromatografi kolom untuk memperoleh fraksi netral, asam, dan polar. Fraksi netral yang diperoleh difraksinasi lebih lanjut dengan kromatografi lapis tipis menghasilkan fraksi hidrokarbon alifatik, aromatik, alkohol, dan keton. Fraksi hidrokarbon aromatik yang diperoleh, selanjutnya diiden- tifikasi menggunakan Kromatografi Gas-Spektrometer Massa (KG-SM) dengan hasil antara lain turunan pisena, alkil fenantrena, dan triaromatik steroid. Biomarka fraksi hidrokarbon aromatik yang teridentifikasi tersebut ditinjau dari pembentukannya selama waktu geologi, menunjuk- kan bahwa core yang ada diduga matang secara termal.
PENDIDIKAN KARAKTER DAN PENDEKATAN SETS (Science Environment Technology and Society) DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN SAINS l, listyono
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2012.2.1.420

Abstract

Pengertian karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah “bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, watak”. Adapun berkara- kter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, dan berwatak”. Menurut Tadkiroatun Musroh (UNY, 2008), kara- kter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes), perilaku (behaviors), motivasi (motivations), dan keterampilan (skills). Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku, se- hingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus dan perilaku jelek lainnya dikatakan orang berkarakter  jelek. Sebaliknya, orang yang perilakunya sesuai dengan kaidah moral disebut dengan berkarakter mulia.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERSTRUKTUR TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UIN WALISONGO SEMARANG Siswanah, Emy
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.1.941

Abstract

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terstruktur terhadap kemampuan penalaran matematis mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Walisongo Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Comparations Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Semester I Pendidikan Matematika UIN Walisongo Semarang Tahun Akademik 2014/2015 yang berjumlah 97 mahasiswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah tes uraian. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t (independent sample t-test). Uji-t dilakukan untuk mengetahui perebedaan kemampuan penalaran matematis mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai t hitung adalah 2,994 dan t tabel 1,671. Karena t hitung lebih dari t tabel maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terstruktur terhadap kemampuan penalaran matematis mahasiswa. 
STRATEGI PENGEMBANGAN SCIENCE GENERIC SKILLS (SGS) CALON GURU FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM fadllan, andi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.443

Abstract

Beberapa hasil penelitian menunjukkan masih renda- hnya keterampilan generik lulusan perguruan tinggi, sep- erti keterampilan berkomunikasi, bekerjasama, motivasi, inisiatif, kreativitas, dan kemampuan berpikir logis, siste- matis dan komprehensif. Kondisi ini ternyata juga terjadi di LPTK yang notabene sebagai produsen guru.Dalam tulisan ini akan dipaparkan bagaimana strategi pengembangan Science Generic Skills mahasiswa melalui Model Pembelajaran Group Investigation pada mata kuliah praktikum.Sebagai sebuah model pembelajaran kooperatif, pener- apan Group Investigation pada mata kuliah praktikum dapat menjadi alternatif dalam mengembangkan Keterampilan Generik Sains calon guru. Adapun strategi penerapannya dapat dilakukan dengan melibatkan mahasiswa sejak per- encanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi praktikum me- lalui tahap-tahap dalam model Group Investigation, yang meliputi:  1)  mengidentifikasi topik  dan  membagi  siswa ke dalam kelompok, 2) merencanakan tugas, 3) membuat penyelidikan, 4) mempersiapkan tugas akhir (analisis dan sintesis), 5) mempresentasikan tugas akhir, dan 6) evaluasi.
ANALISIS BAHAN PENGAWET BENZOAT PADA SAOS TOMAT YANG BEREDAR DI WILAYAH KOTA SURABAYA suryandari, ervin tri
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.2.426

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan bahan pengawet benzoat pada saos tomat yang beredar di wilayah Kota Surabaya. Analisis dilakukan secara titrasi asam-basa yang sebelumnya, benzoat diekstraksi dengan pelarut di- etileter. Secara kualitatif ditemukan bahwa, semua saos tomat baik yang bermerek maupun tidak mengandung ba- han pengawet benzoat. Secara kuantitatif, kadar benzoat dalam saos tomat berkisar antara 600,12 dan 1271,86 mg/ kg. Saos tomat yang bermerek mengandung benzoat lebih rendah dari batas maksimum kadar benzoat yang diper- bolehkan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/ MENKES/Per/IX/1988 (1000 mg/kg). Sementara itu, seki- tar 33% saos tomat yang tidak bermerek mengandung ben- zoat melebihi batas maksimum yang diperbolehkan.
PENGARUH PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH STATISTICS MAHASISWA TADRIS BAHASA INGGRIS FAKULTAS TARBIYAH IAIN WALISONGO choirunissa, lulu
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2012.2.1.416

Abstract

Mata kuliah Statistics (Statistika Pendidikan untuk prodi yang lain) merupakan mata kuliah wajib di IAIN Walisongo. Di prodi Tadris Bahasa Inggris, pembelajaranmata kuliah Statistics selama ini mempunyai beberapa hambatan, antara lain mahasiswa kesulitan dalam pemahaman konsep, keterampilan berhitung, dan kurangnya waktu untuk berlatih. Bersamaan dengan kerjasama IAIN Walisongo dengan DBE 2 USAID untuk pembelajaran jarak jauh, dibuatlah kelas online untuk mata kuliah statistika yang memungkinkan mahasiswa untuk berdiskusi, menyelesaikan statistika uji dengan komputasi, memahami konsep statistika melalui video dan bahan bacaan, serta berinteraksi dengan dosen jika mahasiswa mengalami permasalahan.Selanjutnya ingin diketahui apakah pembelajaran dengan e-learning berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa. Hasil dari studi menunjukkan bahwa tidak terlihat pengaruh yang signikan, namun jumlah mahasiswa yang mendapat nilai A, B+, dan B lebih banyak pada pembelajaran dengan e-learning dibandingkan dengan mahasiswa pada pembelajaran konvensional.
PENGEMBANGAN BUKU GURU DAN BUKU PESERTA DIDIK BERKARAKTER BERBASIS KURIKULUM 2013 PADA SD KELAS III Ahmad Natsir Tsalatsa, Rina Dwi Setyawati Muhammad Prayito
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.1.946

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian pengembangan buku guru dan buku peserta didik berkarakter berbasis kurikulum 2013 pada SD kelas III adalah menghasilkan buku ajar berkarakter berbasis kurikulum 2013 pada SD kelas III yang valid.Metode yang dipakai adalah penelitian dan pengembangan Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi lima tahap, yaitu Tahap 1: studi pendahuluan dengan mendapatkan data dari guru SD di Kota semarang kendal dan kajian teori. Tahap 2 :pengembangan buku ajar, berupa buku matematika cerdas dan berkarakter. Tahap 3: validasi isibahan ajar: dengan meminta beberapa orang validator yang terdiri dari praktisi dan akademisi. Tahap 4: validasi konstruk bahan ajar. Tahap 5  uji skala besar. Tahap 1 sampai 3 dilakukan telah dilakukan untuk mendapatkan buku matematika cerdas dan berkarakter yang valid.Pengembanganbuku guru dan buku peserta didik berkarakter berbasis kurikulum 2013 pada SD kelas III yang dikembangkan telah teruji valid. Hasil rata-rata penilaian yang di peroleh dari validator adalah 70 dari skor maksimal 88 (80%) yang berarti bahwa bahan ajar dapat digunakan dengan sedikit revisi. Berdasarkan hasil  validasi  tersebut  dilakukan  penyempurnaan draft buku ajar.Buku guru dan buku peserta didik matematika berbasis kurikulum 2013 yang berkarakter pada pembelajaran efektif, yang dapat dilihat dari (1) pembelajaran memenuhi ketuntasan baik secara individual maupun klasikal, (2) keaktifan peserta didik berpengaruh positif terhadap hasil belajar, (3) hasil belajar peserta didik menggunakan buku ajar matematika yang berkarakterlebih baik daripada hasil belajar peserta didik kelas kontrol. Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas maka buku pengembangan buku guru dan buku peserta didik berkarakter berbasis kurikulum 2013 pada SD kelas III yang telah dilakukan sudah memenuhi prosedur pengembangan validasi isi dan validasi konstruk.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM INKUIRI TERBIMBING UNTUK MEWUJUDKAN HASIL BELAJAR BERKARAKTER poernomo, joko budi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.449

Abstract

Pada masa kini ini kita semua terkesima dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara In- donesia. Pada tataran kehidupan masyarakat banyak ge- jala perubahan perilaku dan tatanan dalam masyarakat. Makin banyak perilaku masyarakat yang menunjukkan pola hidup yang sarat dengan ketidakpedulian, keputusa- saan, mudah menyerah, etos kerja rendah, konflik atau perselisihan antar warga bahkan antar pelajar. Pada tata- ran kehidupan bernegara, makin banyak kita amati gejala penyalahgunaan kewenangan/kekuasaan, kecurangan, kebohongan, ketidakadilan, ketidakpercayaan, dan keti- dakpedulian. Ini semua menunjukkan makin lunturnya rasa kebangsaan dan makin tebalnya egoisme pribadi, kelompok, dan/atau suku. Yang lebih meresahkan lagi adalah gejala bahwa generasi muda sudah makin jauh dari ajaran agama dan akar budaya leluhurnya, mungkin kare- na pengaruh suguhan budaya asing lewat berbagai media informasi dan komunikasi, baik cetak maupun elektronik. Semua ini telah menyentak kesadaran pendidik dan tokoh masyarakat yang peduli pada nasib bangsa, bahkan juga para petinggi Negara. Oleh sebab itu, untuk lima tahun ke depan pendidikan karakter, budaya, dan kewirausahaan diberi perhatian besar oleh pengambil kebijakan pendidi- kan di Pusat dan daerah tentu saja diharapkan dapat men- jabarkan kebijakan ini ke dalam program pendidikan nya- ta sampai tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Tatanan pembelajaran karakter tentunya diawali dari perangkat pembelajaran yang mampu mengangkat karakter siswa dan mahasiswa. Adapun prsayarat yang bersesuaian den- gan pembelajaran yang dapat mewakili nilai-nilai karakter agar tertampilkan dalam setiap pembelajaran. Tulisan ini akan memberikan informasi tentang beberapa persiapan pembelajaran yang digunakan dalam menata kembali agar peserta didik mengaplikasikan nilai-nilai karakter yang terilhami dalam pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA KOMPETENSI KINEMATIKA GERAK LURUS MELALUI PEMBELAJARAN INTERPRETATIF BERBASIS ICT DI MAN KENDAL p, purwanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.2.438

Abstract

Masaalah rendahnya aktivitas belajar dan hasil bela- jar fisika di MAN Kendal akan dipecahkan dengan meng- gunakan pendekatan pembelajaran interpretatif, yaitu diawali dengan pembelajaran klasikal yang berbasis ICT untuk mengatasi kesulitan belajar siswa, sedangkan akti- vitas siswa dibangkitkan melalui kegiatan interaksi diskusi belajar kelompok.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pening- katan aktivitas belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran  interpretatif yang berbasis ICT pada materi pembelajaran kinematika gerak lurus. (2) mengetahui pen- ingkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran  interpretatif yang berbasis ICT pada materi pembelajaran kinematika gerak lurus mata pelajaran Fisika kelas X di MAN Kendal.Subyek penelitian adalah siswa MAN Kendal kelas XB sejumlah 40 siswa pada Tahun pelajaran 2010/2011. Prose- dur penelitian meliputi 3 tahap, yaitu: tahap persiapan (mendesain pembelajaran), tahap pelaksanaan dan tahap penyusunan laporan. Pelaksanaan Siklus I dan II, meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan (kegiatan guru dan siswa), observasi dan reflleksi.Pembelajaran interpretatif yang berbasis ICT dan in- teraksi diskusi kelompok memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa yaitu dari sebelum tindakan sebesar 16 siswa (40 %) yang tuntas belajar (yang memperoleh nilai di atas KKM = 65,0)  pada Siklus I men- jadi 26 siswa (65 %), dan pada Siklus II meningkat menjadi 32 siswa atau 80 %.Berdasarkan hasil analisis aktivitas siswa dalam ke- lompoknya serta hasil belajar siswa dalam pemberian tin- dakan dengan menggunakan pembelajaran interpretatif berbasis ICT diperoleh peningkatan baik aktivitas siswa dalam kelompok maupun hasil belajar siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran interpretatif berb- asis ICT mampu meningkatkan aktivitas maupun hasil be- lajar siswa pada kompetensi kinematika gerak lurus mata pelajaran Fisika kelas X di MAN Kendal.
PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK SEBAGAI PENDEKATAN BELAJAR MATEMATIKA maslihah, siti
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2012.2.1.421

Abstract

Matematika sering dianggap sebagai salah satu pela- jaran yang sulit bagi siswa. Salah satu tugas seorang pen- didik adalah bagaimana membuat matematika lebih men- arik bagi siswa. Berdasarkan fakta diatas mendorong Hans Frudenthal mencetuskan Pendidikan Matematika Realistik yang memandang matematika bukan sebagai suatu produk jadi yang diberikan kepada siswa, melainkan sebagai suatu proses yang dikonstruksi siswa. Frudenthal berpendapat bahwa matematika adalah suatu bentuk aktivitas manusia, aktivitas dalam mengkonstruksi konsep matematika.

Page 8 of 45 | Total Record : 448


Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue