cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jsel.journal@unja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 23031220     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
Analisis pengaruh dana perimbangan dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi Moh Sahroni Nurkodri; Amir, Amri; Zamzami, Zamzami
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i1.24104

Abstract

The purpose of this research is to examine the impact of equalization funds and investment on economic growth in a Jambi Province regency or municipality. Time series data from 2010 to 2021 were used, as well as cross-section data from 11 regencies or municipalities in Jambi Province. The data is sourced from the BPS Regency of Jambi Province, the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, and the Ministry of Investment/BKPM. Panel regression analysis was used to examine the data. The findings show that partially general allocation fund, sharing revenue and investment have a significant impact on economic growth. In this analysis, the special allocation funds variable has no significant impact on economic growth in the region or municipality of Jambi Province. This study's dependent variables are all significant to economic growth in the region or municipality of Jambi Province
Analisis dampak lingkungan dan life cycle cost pembangkit listrik tenaga panas bumi Istiqamah, Dita Aprilia; Sasongko, Nugroho Adi; Boedoyo, M. Sidik
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i1.26631

Abstract

The demand for electrical energy continues to increase along with population growth and technological developments. The household, industrial and commercial sectors are the main sectors for the use of electrical energy. Electricity also plays a crucial role in supporting national defense so that the government continues to strive to meet the electrical energy needs. Aligned with Indonesia's commitment to reduce greenhouse gases to support achieving net-zero emissions, the government promotes the utilization of new renewable energy, one of which is geothermal energy. Indonesia is known tohave the largest geothermal energy potential in the world. Geothermal power plants are environmentally friendly, the life cycle of the plant is associated with environmental impacts and typically requires substantial initial investment. The research methodology used in this article is a literature review to analyze the environmental impact and life cycle cost of geothermal power plants. The results show that the operational activities are the primary source of environmental impacts. GPP produces low emissions and areeconomically competitive when compared to solar photovoltaic (PV) energy.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Wanita Pemetik Teh Pada PT. Perkebunan Nusantara VI Kayu Aro Di Kabupaten Kerinci Revi Presti, Ashema; Heriberta, Heriberta; Hardiani, Hardiani
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i2.22655

Abstract

Abstract The aims of this study were to 1) identify and analyze the socio-economic characteristics of tea-picking female workers in Kayu Aro, Kerinci Regency. 2) To determine and analyze the effect of age, number of dependents, working hours, years of service, and picking capacity on the income of female tea-picking workers in Kayu Aro, Kerinci Regency. The data used are primary data and secondary data by using a saturated sample as a method of determining the sample. The analytical method used in this research is descriptive analysis method using a quantitative approach, and using multiple linear regression formulations. The results of this study indicate 1) the socio-economic characteristics of the tea-picking female workforce, namely according to the average age of the tea-picking female workforce is 44 years old, based on an average number of dependents of 2 people, based on an average working hour of 7 hours, based on the average working period is 15 years and based on the average picking capacity of 1,751 kg per month, the average net income earned by respondents each month is Rp 1,590,909 and the contribution of women's income to family income is 45 percent. 2) Simultaneously the variables age, number of dependents, working hours, years of service and picking capacity have a significant effect on the income of tea picking women workers. While partially the variables of the number of dependents and age have no significant effect on the income of tea picking women workers at PT. Perkebunan Nusantara VI Kayu Aro Business Unit. Keywords: Income, Female Labor, Tea Pickers, Multiple Linear Regression. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui dan menganalisis karakteristik sosial ekonomi tenaga kerja wanita pemetik teh di Kayu Aro Kabupaten Kerinci. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh umur, jumlah tanggungan, jam kerja, masa kerja, dan kapasitas petik terhadap pendapatan tenaga kerja wanita pemetik teh di kayu aro Kabupaten Kerinci. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan menggunakan sampel jenuh sebagai metode penentuan sampel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dan menggunakan formulasi regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) karakteristik sosial ekonomi tenaga kerja wanita pemetik teh yaitu menurut umur rata-rata tenaga kerja wanita pemetik teh berumur 44 tahun, berdasarkan jumlah tanggungan rata-rata sebesar 2 jiwa, berdasarkan jam kerja rata-rata yaitu 7 jam, berdasarkan masa kerja rata-rata yaitu 15 tahun dan berdasarkan kapasitas petik rata-rata yaitu 1.751 Kg perbulan, rata-rata pendapatan bersih yang diperoleh responden setiap bulannya yaitu sebesar Rp 1.590.909 dan kontribusi pendapatan wanita terhadap pendapatan keluarga adalah sebesar 45 persen. 2) Secara simultan variabel umur, jumlah tanggungan, jam kerja, masa kerja dan kapasitas petik berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita pemetik teh. Sedangkan secara parsial variabel jumlah tanggungan dan umur tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita pemetik teh pada PT.Perkebunan Nusantara VI Unit Usaha Kayu Aro. Kata Kunci: Pendapatan, Tenaga Kerja Wanita, Pemetik Teh, Regresi Linier Berganda.
Determinan Pengangguran di Kota Jambi Hasana; Zulfanetti, Zulfanetti; Syaparuddin, Syaparuddin
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i2.24459

Abstract

Abstract The study aims to analyze the phenomena of domestic investment, foreign investment, inflation, total population, and capital expenditure and unemployment in Jambi City.to analyze what factors influence the numring in Jambi City.The data used in this study is secondary data with the type of Time series 2002-2021 data in Jambi City, research data originating from the. Badan Pusat Statistik.Direktoran Jenderal Perimbangan Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal and uses e-views 12. Based on the results, it can be seen that partially, PMDN investment and PMA investment have a significant effect on unemployment in Jambi City, while inflation has no significant effect on unemployment in Jambi City and population and capital expenditure have a significant effect on unemployment in Jambi City. Meanwhile, simultaneously the independent variables have an effect on unemployment.
Analisis Sektor Unggulan dan Pola Pergeseran Pada Sektor Pertanian Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Berliawan, Febi Rama Putri; Ridwansyah, Muhammad; Bhakti, Adi
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i2.25314

Abstract

Abstract Research objectives to determine the contribution of the agricultural sector to the economy which is the basis sector in North Musi Rawas Regency, determine the position of the agricultural sector which is the leading sector in North Musi Rawaas Regency, find out the pattern of shifting growth towards the agricultural sector in the economy of North Musi Rawas Regency. Methods that use secondary data. The results of this study show that the analysis of the contribution of the agricultural sector makes a large contribution to the GRDP of North Musi Rawas Regency, namely the plantation sub-sector and the livestock sub-sector. Based on the LQ and DLQ analysis, North Musi Rawas Regency has one leading agricultural sector with more than one LQ and DLQ, namely the plantation sub-sector. Furthermore, the shift in the agricultural sector in North Musi Rawas Regency can be seen using the Shift Share analysis. Where it is known that the agricultural sector of North Musi Rawas Regency, its production growth is included in a developing sector. Changes in the food crops, horticultural, fisheries and agricultural services and hunting subsectors have increased. Based on the shift share of the agricultural sector, it can increase both nationally and in the Province of South Sumatra, where the plantation sub-sector grows. Keyword : Contribution of agriculture sector, leading sector, and shift pattern Abstrak Tujuan Penelitian untuk mengetahui kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian yang menjadi sektor basis di Kabupaten Musi Rawas Utara, mengetahui posisi sektor pertanian yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Musi Rawaas Utara, mengetahui Pola pergeseran pertumbuhan terhadap sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Musi Rawas Utara. Metode yang menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan Analisis Kontribusi sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar terhadap PDRB Kabupaten Musi Rawas Utara adalah subsektor perkebunan dan subsektor pertenakan. Berdasarkan analisis LQ dan DLQ bahwa Kabupaten Musi Rawas Utara memiliki satu sektor pertanian yang unggulan dengan nilai LQ dan DLQ lebih dari satu, yaitu subsektor perkebunan. Selanjutnya pergeseran sektor pertanian di Kabupaten Musi Rawas Utara dapat dilihat menggunakan analisis Shift Share. Dimana diketahui bahwa sektor pertanian Kabupaten Musi Rawas Utara pertumbuhan produksinya termasuk kedalam sektor yang berkembang. Perubahan subsektor tanaman pangan, hortikultural, perikanan dan jasa pertanian dan pemburuan mengalami peningkatan. Berdasarkan shift share sektor pertanian dapat meningkat baik di nasional maupun di Provinsi Sumatera Selatan yang pertumbuhanya subsektor perkebunan.Kata kunci : Kontribusi sektor pertanian, Sektor unggulan, dan Pola pergeseran.
Pengaruh luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani pinang di Desa Sungai Beras Kecamatan Mendahara Ulu Ramadan, Syahrul; Zamzami, Zamzami; Rosmeli, Rosmeli
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i2.25402

Abstract

Abstract This study aims to: 1) To analyze the social and economic features of areca nut farmers in Sungai Beras Village, Mendahara Ulu District, and 2) To measure and analyze the effect of large land area, capital, and labor on the income of areca nut farmers in Sungai Beras Village, Mendahara District Ulu . The research analysis tool uses multiple linear regression analysis tools. Based on the social and economic characteristics of Pinang Farmers in Sungai Beras Village, Mendahara Ulu District, it can be concluded that the average age of Pinang Farmers is 42 years, the average number of dependents for Pinang Farmers is 2 dependents, the average working hours for Pinang Farmers is 8 hours, the average number of dependents for Pinang Farmers is 2. -the average production of areca nut produced by Pinang Farmers is 2,617 kg, that the average area of ​​land owned by Pinang Farmers is 19.5 Ha, the average capital of Areca Farmers is Rp. 2,373,239, the average Pinang Farmer workforce is only 2 people and the average respondent's income is Rp. 13,328,169. Based on the results of multiple linear regression, it can be interpreted that partially the variable land area, capital and labor have a significant effect on Betel income in Sungai Beras Village, Mendahara Ulu District.Keywords: land area, capital, labor and income AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk menganalisis karakteristik sosial dan ekonomi petani pinang di Desa Sungai Beras Kecamatan Mendahara Ulu, dan 2) Untuk mengukur dan menganalisis pengaruh luas lahan, modal, dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani pinang di Desa Sungai Beras Kecamatan Mendahara Ulu. Alat analisis penelitian menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Berdasarkan karakteritik sosial dan ekonomi Petani Pinang di di Desa Sungai Beras Kecamatan Mendahara Ulu dapat disimpulkan rata-rata umur Petani Pinang yaitu 42 tahun, rata-rata jumlah tanggungan Petani Pinang sebanyak 2 orang tanggungan, rata-rata jam kerja Petani Pinang selama 8 jam, rata-rata produksi pinang yang dihasilkan Petani Pinang sebesar 2.617 kg, bahwa rata-rata luas lahan yang dimiliki Petani Pinang sebesar 19,5 Ha, rata-rata modal Petani Pinang sebesar Rp. 2.373.239, rata-rata tenaga kerja Petani Pinang hanya sebanyak 2 orang dan rata-rata pendapatan responden sebesar Rp. 13.328.169. Berdasarkan hasil regresi linier berganda dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel luas lahan modal dan tenaga kerja yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan Pinang di Desa Sungai Beras Kecamatan Mendahara Ulu.Kata Kunci: luas lahan, modal, tenaga kerja dan pendapatan
Determinan Indeks Kebahagiaan di ASEAN Lubis, Fannysha Yana; Umiyati, Etik; Mustika, Candra
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i2.25404

Abstract

Abstract This study aims to analyze how the development of factors that are thought to affect happiness, namely the economic dimension variable GDP Per Capita, the social dimension variable Human Development Index and the third variable Unemployment, and analyze the influence of each of these variables on the happiness index. The analysis method used is descriptive analysis and quantitative analysis. The analytical tool used is panel data regression with secondary data for 9 ASEAN countries during 2015-2021. The results of the descriptive analysis show that overall there is a development towards a better direction in the happiness index, GDP per capita, and HDI, but the unemployment rate in ASEAN has also increased, so the employment sector needs attention from every country in ASEAN. The results of the panel data regression analysis show that GDP per capita has a negative and significant impact on the ASEAN happiness index and HDI has a positive and significant impact on the ASEAN happiness index. Meanwhile, unemployment is not significant to the ASEAN happiness index. Based on the Random Effect Model analysis with individual effects, Laos is the country with the largest individual effect and Malaysia is the country with the smallest individual effect among ASEAN countries. Keywords: Happiness Index, GDP per capita, HDI, Unemployment, ASEAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perkembangan faktor yang diduga berpengaruh terhadap kebahagiaan yaitu variabel berdimensi ekonomi PDB Per Kapita, variabel berdimensi sosial Indeks Pembangunan Manusia dan variabel ketiga Pengangguran, serta menganalisis bagaimana pengaruh dari masing-masing variabel tersebut terhadap indeks kebahagiaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan data sekunder 9 negara ASEAN selama tahun 2015-2021. Hasil analisis deskriptif menunjukkan secara keseluruhan terjadi perkembangan kearah yang lebih baik dalam indeks kebahagiaan, PDB per kapita dan IPM, namun tingkat pengangguran di ASEAN juga mengalami peningkatan, sehingga bidang ketenagakerjaan sangat membutuhkan perhatian dari setiap negara di ASEAN. Hasil analisis regresi data panel menunjukkan PDB per kapita berdampak negatif dan signifikan terhadap indeks kebahagiaan ASEAN dan IPM berdampak positif dan signifikan terhadap indeks kebahagiaan ASEAN. Sedangkan Pengangguran tidak signifikan terhadap indeks kebahagiaan ASEAN. Berdasarkan analisis Random Effect Model dengan efek individu didapati, Laos merupakan negara dengan efek individu terbesar dan Malaysia merupakan negara dengan efek individu terkecil diantara negara ASEAN. Kata Kunci: Indeks Kebahagiaan, PDB Per kapita, IPM, Pengangguran, ASEAN
Faktor-faktor yang mempengaruhi willingness to pay agroforestri di Desa Beringin Tinggi Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Ridwansyah, Muhammad; Aldino, Sopyan; Safri, Muhammad; Fauzan, Muhammad; Hendra, Robi; Dwipa, Rendy
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 3 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i3.29237

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Beringin Kabupaten Merangin Provinsi Jambi dengan menggunakan metode Contingent Valuation Method (CVM) dan analisis Regresi dengan Wilingness To Pay sebagai variabel Y dan Usia, Pendapatan, Tingkat Pendidikan, Jumlah komoditas sebagai variabel X untuk mengukur tingkat kesediaan membayar terhadap jasa lingkungan agroforestri di Desa Beringin Tinggi. Dari hasil analisis regresi dengan menggunakan regresi linier berganda, diperoleh hasil bahwa usia dan pendapatan berpengaruh secara signifikan terhadap WTP masyarakat Desa Beringin Tinggi. Sementara variabel pendidikan dan Jumlah komoditas tidak berpengaruh signifikan terhadap WTP masyarakat Desa Beringin Tinggi. Berdasarkan hasil Uji F dimana dihasilkan F tabel adalah (2,517) F statistik (41,75229) > (2,517) dan Probabilitas 0,0000 < 0,05 bahwa hal ini menunjukan usia, pendapatan, pendidikan dan Jumlah komoditas secara simultan berpengaruh terhadap WTP masyarakat Desa Beringin Tinggi.
Inovasi Kendaraan Listrik Sebagai Upaya Meningkatkan Kelestarian Lingkungan dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Hijau di Indonesia: Perkembangan Kendaraan Listrik di Indonesia, Kendaraan Listrik Bagi Kelestarian Lingkungan, Kendaraan Listrik dalam Mencapai Ekonomi Hijau Zola, Gianfranco; Nugraheni, Siska Dwi; Rosiana, Andhien Atta; Pambudy, Dzamar Ananto; Agustanta, Nainta
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 3 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i3.30229

Abstract

Abtract Indonesia has a green economy development program. This program is used to support the achievement of zero greenhouse gas (GHG) emissions. GHG emissions are generally caused by exhaust gas from fossil fuel vehicles. So, electric vehicle innovation is needed to overcome this problem and can be used to achieve a green economy program. This research aims to determine the development of electric vehicle innovation in Indonesia in improving environmental sustainability and also promoting green economy programs. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques using literature studies. The research results show that electric vehicles in Indonesia have developed and have benefits for environmental sustainability, such as reducing air pollution. Electric vehicles also encourage the program to achieve a green economy in Indonesia. Keywords: Electric Vehicles, Environmental Sustainability, Green Economy Abstrak Indonesia mempunyai program pengembangan ekonomi hijau. Program ini digunakan untuk mendukung tercapainya zero emisi gas rumah kaca (GRK). Emisi GRK secara umum disebabkan oleh gas buang kendaraan berbahan bakar fosil. Sehingga, inovasi kendaraan listrik dibutuhkan untuk mengatasi permasalah tersebut dan dapat digunakan untuk mencapai program ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan inovasi kendaraan listrik di Indonesia dalam meningkatkan kelestarian lingkungan dan juga mendorong program ekonomi hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendaraan listrik di Indonesia telah berkembang dan memiliki manfaat terhadap kelestarian lingkungan, seperti penurunan polusi udara. Kendaraan listrik juga mendorong program tercapainya ekonomi hijau di Indonesia. Kata Kunci: Kendaraan Listrik, Kelestarian Lingkungan, Ekonomi Hijau
Analisis Ekspor Batu Bara Provinsi Jambi ke China dan India Tahun 2011-2022 Putri, Mayzca Tanezia; Syaparuddin, Syaparuddin; Achmad, Erni
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 3 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i3.30720

Abstract

Abstrac This research uses secondary data from the first quarter of 2011 to the fourth quarter of 2022 sourced from BPS Jambi Province, the Indonesian Ministry of Energy and Mineral Resources, the Indonesian Ministry of Trade and the OECD. And using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) analysis tool. The results of the analysis of developments in the value of coal exports from Jambi province to China and India during 2011-2022 experienced fluctuations every year. The average development of Jambi province's coal export value is 15.19% each year, the reference coal price has experienced an average development of 1.01%, the exchange rate has increased by 1.26%, and China's economic growth has averaged -an average of 1.63%, India's economic growth experienced an average development of 1.80%. And the results of research using the ARDL model show that the analysis of the coal export value of Jambi Province to China and India in the short term can be analyzed because the CointEq(-1) value is significant and has a negative coefficient value, while the long term results to China show that the reference coal price and the exchange rate has a significant influence and long-term results for India show that the reference coal price, exchange rate and India's economic growth have a significant influence. Keywords: Coal Export Value, Coal Reference Prices, Exchange Rates, China and India Economic Growth Abstrak Penelitian ini menggunakan data sekunder dari triwulan pertama tahun 2011 hingga triwulan ke empat tahun 2022 yang bersumber dari BPS Provinsi Jambi, Kementrian ESDM RI, Kemendag RI dan OECD. Dan menggunakan alat analisis Autoregressive Distributed Lag (ARDL).Hasil analisis perkembangan nilai ekspor Batu Bara provinsi Jambi ke China dan India selama tahun 2011-2022 mengalami fluktuasi disetiap tahunnya. Rata-rata perkembangan nilai ekspor Batu Bara provinsi jambi sebesar 15,19% disetiap tahunnya,harga Batu Bara acuan mengalami perkembangan dengan rata-rata sebesar 1,01%, nilai tukar (kurs) sebesar 1,26%, dan pada pertumbuhan ekonomi China perkembangan rata-ratanya sebesar 1,63%, pertumbuhan ekonomi India mengalami perkembangan rata-rata sebesar 1,80%. Dan Hasil penelitian menggunakan model ARDL menunjukkan bahwa analisis nilai ekspor Batu Bara Provinsi Jambi ke China dan India dalam jangka pendek dinyatakan dapat dianalisis karena nilai CointEq(-1) signifikan dan memiliki nilai koefisien negatif, sedangkan pada hasil jangka panjang ke China menunjukkan bahwa harga Batu Bara acuan dan nilai tukar berpengaruh signifikan dan pada hasil jangka panjang ke India menunjukkan harga Batu Bara acuan, nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi India berpengaruh signifikan. Kata Kunci: Nilai Ekspor Batu Bara, Harga Batu Bara Acuan, Nilai Tukar, Pertumbuhan Ekonomi China dan India

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2025): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 13 No. 3 (2024): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2024): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2024): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 3 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 11 No. 3 (2022): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 11 No. 2 (2022): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2022): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 10 No. 3 (2021): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2021): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2021): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 9 No. 3 (2020): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 9 No. 2 (2020): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2020): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 8 No. 3 (2019): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2019): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2019): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 7 No. 3 (2018): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2018): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 6 No. 3 (2017): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2017): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2017): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan More Issue