cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Gadjah Mada Journal of Psychology
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
KOHEVISITAS PADA MASYARAKAT MISKIN Ramdhani, Neila; Martono, -
Jurnal Psikologi Vol 23, No 2 (1996)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.234 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10052

Abstract

Ekonomi rakyat dan pengentasan kemiskinan merupakan topik sentra yang ditekankan dalam Pembangunan Jangka Panjang II. Program ini dilakukan melakukan Inpres desa Tertinggal (IDT), yang sasarannya adalah kelompok swadaya masyarakat (KSM). Pemilihan kelompok sasaran ini berdasarkan pemikiran bahwa dengan berada dalam kelompok, masyarakat miskin dapat mengumpulkan kekuatan beruap modal, pengetahuan, dan kemauan untuk maju.
FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS YANG BERTALIAN DENGAN PERBEDAAN ANTARA PRESTASI DAN KEMAMPUAN DARI PARA PELAJAR SMP DI YOGYAKARTA Wirawan, Yapsir Gandhi
Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (1976)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.878 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10537

Abstract

Masalah pembangunan tidak dapat lepas dari masalah pendidikan.Adalah suatu kenyataan bahwa antara kemajuan suatu Negaradan taraf pendidikannya selalu terdapat hubungan timbal balik yang sangaterat(2). Pembangunan membutuhkan lebih banyak tenaga yangberprestasi sesuai dengan potensinya masing-masing. Dalamdunia pendidikan, yang dimaksud dengan prestasi ialah prestasi bela-jar, yakni hasil yang dicapai seseorang dalam usaha belajarnya sebagai-mana dinyatakan dengan nilai-nilai rapornya, sedang kemampuan atau poten-si ialah kemampuan potensil yang sebenarnya sebagaimana dinyatakan dengannilai tes intelligensi (12).
VALIDITAS TES MENGGAMBAR ORANG DARI GOODENOUGH SEBAGAI ALAT PENGUKUR KEMASAKAN INTELEKTUAL PADA ANAK UMUR 5-10 TAHUN Partosuwindo, Sri Rahayu; Kuwato, Toto
Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (1976)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.546 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10538

Abstract

Permasalah tes menggambar orang, dan pengembangannya Sampai saat ini sangat dirasakan kurangnya alat-alat objektif untuk dapat mengungkap kemampuan dasar anak. Usaha-usaha untuk mengadakan standardisasites inteligensi, umumnya sudah banyak dilakukan, tetapi belum dapat meme-nuhi kebutuhan-kebutuhan. Terutama di Biro Konsultasi Psikologi khususnyauntuk anak-anak sangat dirasakan kebutuhan alat-alat yang praktis, mudahdigunakan, menarik untuk dikerjakan oleh anak-anak, dan hasilnya dapat diguna-kan untuk membantu mengerti keadaan anak itu.
VALIDITAS TES SPM SEBAGAI ALAT PENGUKUR KECERDASAN PELAJAR-PELAJAR SMA Masrun, -; Prawitasari, Johana E.; Sugiyanto, -; Suwarsiyah, Anastasia; Kuwato, Toto
Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (1976)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.589 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10539

Abstract

Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang usianya masih sangat muda. Ilmuini baru dianggap sebagai ilmu yang berdiri sendiri setelah salah seorangahlinya yang bernama Wundt mendirikan laboratorium psikologi di UniversitasLeipzig pada tahun 1879 serta memasukkan psikologi sebagai mata kuliah yangberdiri sendiri di universitas tersebut. Namun demikian sejak permulaan abad dua puluh, terutama setelah terjadi perang dunia pertama, maka psikologi telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan mencakup ruang lingkup yang sangat luas, sehingga pada masa ini telah dirasakan peranannya dalam banyak bidang.
TANGGAPAN REMAJA MENGENAI DIRI DAN KEHIDUPANNYA Meichati, Siti; Nuryoto, Sartini; Prawitasari, Johana E.
Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (1976)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.921 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10540

Abstract

Latar Belakang Masa remaja merupakan usia peralihan dari masaanak-anak ke masa dewasa yang memiliki berbagai masalah, baik bagi remajasendiri maupun bagi masyarakat. Kegoncangan (disequilibrium)dalam masa perkembangan ini adalah wajar (3, 5, 6, 7), sedangberbagai akibat positif dan negatifnya dijumpai sepanjang zaman di berba-gai bangsa. Bagi remaja sendiri penghayatan baru itu memerlukan cara penyesuaian baru yang kadang-kadang gagal atau kurang berhasil oleh karena kemampuannyayang belum memadai, status dewasanya yang belum mantap. Untuk mengatasinya remaja memerlukan pengertian dan uluran tangan orang dewasa secara langsung atau tidak.
Terapi Senam Otak untuk Menstimulasi Kemampuan Memori Jangka Pendek pada Anak Autis Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal Psikologi Vol 43, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.896 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10643

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk menstimulasi kemampuan ingatan jangka pendek anak autis melalui terapi senam otak, dilakukan dengan menggunakan metode Case Quasi Experimental Study, terhadap 10 anak autis di SLB Negeri Semarang. Penelitian menggunakan modul lengkap senam otak secara audio-visual, dengan lembar evaluasi yaitu Digit Span Form dari Weschler (1997). Penelitian terdiri dari pre-test, program treatment senam otak sebanyak 10 kali dalam waktu 5 minggu, yang diberikan dengan metode IEP (Individualized Education Programme), dan terakhir adalah post-test. Analisis data menggunakan Wilcoxon Test untuk uji beda pre-test dan post-test dua sampel dependen. Hasilnya adalah meningkat secara signifikan, dengan skor Z = -2,023 dan taraf signifikansi 0,043 < 0,05. Hal ini berarti, senam otak yang dilakukan secara rutin oleh anak-anak autis memiliki pengaruh dalam meningkatkan kemampuan memori jangka pendek.
Peran Efikasi Diri, Pola Asuh Otoritatif, dan Motivasi Berprestasi terhadap Kematangan Karir Safaria, Triantoro
Jurnal Psikologi Vol 43, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.007 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10657

Abstract

Abstract. Career maturity is an important aspect that should be achieved by the individual.  Underdeveloped of career maturity will result in hesitancy in deciding his career, which then would hinder the achievement of a career in the future. This study was aimed to test whether self-efficacy, achievement motivation, and authoritative parenting has contributed to the maturity of an individual's career. Additionally, this study also examined whether there is difference in career maturity between male with female students. A total of 214 psychology students were participated in this study. The results showed self-efficacy, achievement motivation, and authoritative parenting contribute to student career maturity. However, no significant difference was found on career maturity between male and female students. Other results found that achievement motivation has the greatest contribution to the career maturity. Keywords: Career maturity, self efficacy, need of achievement, authoritarian parenting, and students
Faktor Determinan Perilaku Konservasi Energi dalam Skala Rumah Tangga dan Sektor Transportasi pada Konsumen Produk Elektronik Ramah Lingkungan dan BBM Non - Subsidi Zein, Rizqy Amelia; Alfian, Ilham Nur
Jurnal Psikologi Vol 45, No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.457 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.10818

Abstract

Excessive energy consumption is the main cause of high emissions in our atmosphere, so that energy conservation remains a vital issue in combatting climate change. This research aimed to investigate determinant factors that supported the conservation behavior of green electronic products and non-subsidised petrol consumer. Energy conservation behavior can be explained by two dimensions; psychological dimension, which is pro-environmental values and attitudes; and positional dimension, which is socioeconomic status. The research was conducted using a social survey design by employing a combination of the paper-based an online questionnaire. Involving 143 respondents, this research came into conclusion that key determinant factor which influenced energy conservation behavior in household sector is external motivation or reducing household energy costs, so that it can be categorized as a rational decision. Meanwhile, in the transportation sector, intrinsic motivation and pro-environmental values were important determinant factors that enticing energy consumption behavior. Therefore, energy conservation behavior in the transportation sector is determined by internal factors, so that it is mentioned as an idealistic decision. Abstrak. Konsumsi energi yang berlebihan merupakan penyebab utama menumpuknya emisi karbon di atmosfir, sehingga isu mengenai konservasi energi menjadi isu yang penting untuk mengatasi perubahan iklim. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor determinan yang berpengaruh pada perilaku konservasi energi pada pengguna produk elektronik ramah lingkungan dan bahan bakar non-subsidi. Perilaku konservasi energi dapat dijelaskan oleh dua dimensi; dimensi psikologis, yaitu nilai dan sikap pro-lingkungan; dan dimensi positional, yang mencakup status sosioekonomi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei sosial dan menggunakan kombinasi kuesioner cetak dan daring yang diisi oleh 143 responden. Faktor determinan perilaku konservasi energi pada skala rumah tangga yang utama adalah motivasi eksternal, yaitu penghematan biaya belanja energi, sehingga dapat digolongkan sebagai keputusan rasional. Namun pada sektor transportasi, faktor determinan yang utama adalah motivasi intrinsik dan nilai pro-lingkungan. Artinya, perilaku konservasi dalam sektor transportasi ditimbulkan oleh faktor-faktor internal yang idealis, sehingga dapat dikategorikan sebagai keputusan idealis.
Pengukuran Konsep Amanah dalam Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif agung, ivan muhammad; Husni, Desma
Jurnal Psikologi Vol 43, No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.049 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.11233

Abstract

Amanah merupakan fondasi dasar dalam relasi social manusia. Penelitian ini  terdiri dari dua studi. Studi 1 bertujuan untuk menemukan konsep amanah menggunakan prototype metodologi dengan jumlah partisipan sebanyak 444 partisipan. dan pada studi 2 bertujuan untuk membuat alat ukur amanah berdasarkan hasil studi 1 dengan  jumlah patisipan sebanyak 201 partisipan. Hasil penelitian studi 1 menunjukkan bahwa orang amanah adalah orang dapat dipercaya, dan memiliki karakter positif. Sementara hasil studi 2 menunjukkan bahwa amanah memiliki reliabilitas yang baik dan merupakan konstrak yang bersifat unidimensional yang  terbentuk atas tiga faktor, yaitu integritas, melaksanakan tugas dan kebajikan. Implikasi penelitian dibahas dalam konteks pengukuran psikologi dan islam
Penurunan Depresi Pada Difabel Akibat Kecelakaan Melalui Pelatihan Ketrampilan Regulasi Emosi setyowati, rini; Nur Anganthi, Nisa Rachmah; Asyanti, Setia
Jurnal Psikologi Vol 43, No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.784 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.11332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelatihan ketrampilan regulasi emosi dalam menurunkan depresi pada difabel akibat kecelakaan. Peneliti menggunakan desain nonrandomized control group pretest-posttest dengan responden sebanyak 12 difabel dewasa awal akibat kecelakaan yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Beck Depression Inventory (BDI) digunakan untuk mengukur tingkat depresi sebelum, setelah perlakuan dan tindak lanjut. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif dengan uji statistik nonparametrik Mann-Whitney U, diketahui terdapat perbedaan penurunan depresi pada kelompok eksperimen yang diberi pelatihan dibandingkan dengan kelompok kontrol, dan Wilcoxon T, diketahui terdapat perbedaan yang signifikan antara skor depresi sebelum dan setelah pelatihan pada kelompok eksperimen. Data kualitatif juga mendukung analisis kuantitatif, bahwa ketrampilan regulasi emosi pada subjek eksperimen meningkat setelah mengikuti pelatihan. Disimpulkan bahwa pelatihan ketrampilan regulasi emosi terbukti efektif dalam menurunkan depresi pada difabel akibat kecelakaan. Oleh karena itu, diperlukan wadah bagi difabel akibat kecelakaan untuk saling berbagi dan mengekspresikan emosi.