cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
PENENTUAN DAERAH AKTIF DETEKTOR SINAR-X BERBASIS FOTOTRANSISTOR Ramacos Fardela; Kusminarto Kusminarto
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v1i2.2915

Abstract

Interaksi sinar-x dengan materi dapat menghasilkan gejala fluoresensi yang mengemisikan cahaya tampak. Fenomena ini dimanfaatkan untuk merancang detektor sinar-x berbasis fototransitor dengan menempelkan layar pemendar ZnS(Ag) di permukaan fototransistor yang disusun dalam rangkaian Darlington. Pengukuran daerah aktif detektor dilakukan dengan langkah mengkolimasi berkas sinar-x dari tabung pembangkit sinar-x Philips 2000 watt, 60 kV tipe PW 2215/20 NR 780026 dan mengukur tegangan keluaran detektor (Vout) setiap 1 mm perubahan posisi berkas secara horisontal maupun vertikal. Berdasarkan hasil eksperimen menunjukkan bahwa rangkaian Darlington dapat diterapkan untuk merancang detektor sinar-x berbasis fototransistor. Daerah aktif detektor yang disinari sinar-x diperoleh sebesar (3,5±0,5) mm horisontal dan (3,3±0,5) mm arah vertikal. Kata kunci: Detektor, fototransistor, Sinar-X, Layar ZnS(Ag)
KARAKTERISASI KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA SAWIT DENGAN PEREKAT PVAc SEBAGAI ABSORBER Shabri Putra Wirman; Yulia Fitri; Wildo Apriza
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v1i2.2917

Abstract

Penelitian ini menghasilkan komposit sabut kelapa sawit dengan perekat PVAc. Karakteristik yang diuji adalah koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik. Metode pengujian menggunakan tabung impedansi. Sampel yang diuji adalah sempel dengan perbandingan serat : perekat masing-masing 75% : 25%, dan 25% : 50%. Masing-masing dengan dua kategori yaitu densitas medium (medium density) dan densitas tinggi (high density). Rentang frekuensi pengujian sampel adalah 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, dan 8000 Hz. Hasil Penelitian menunjukkan sampel dengan densitas tinggi dan perbadingan 75%:25% memberikan koefisien absorbsi tertinggi pada frekuensi 8000 Hz. Impedansi Akustik tertinggi dari keempat sampel adalah 1.526 pada frekuensi 4000 Hz yaitu sampel dengan perbandingan 50% : 50% densitas medium. Kesimpulan dari penelitian ini adalah komposit yang dihasilkan berada pada kelas C (cukup baik digunakan sebagai absorber).   Kata kunci: koefisien absorbsi bunyi, impedansi akustik, serabut kelapa sawit
Nanoteknologi Dalam Pemodelan Level Energi Diskret Sel Surya Kuantum Dot Dengan Menggunakan Divais Efek Kuantum Ego Srivajawaty S; Hubertus Ngaderman
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v2i1.3443

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan pemodelan SS nanostruktur dengan menghitung level energi elektron pada pita konduksi. Divais fotovoltaik nanoyaitu kuantum dot KD dan kuantum well KW mengerjakan jangkauan lebar transisi elektron dimana bisa dikontrol oleh distribusi jangkauan luasyang sesuai ukuran KD. KD memberikan kemampuan menyerap cahaya dimana menciptakan pasangan elektron hole yang terlokasi didalam dot. Transisi elektron didalam KD secara berarti melampaui energi termal dan tidak bisa diinduksi oleh fonon termal sementara transisi hole secara mudah diinduksi oleh fonon akustik termal. Konsep dan komputasi untuk menghitung level energi, konsep yang digunakan adalah DEK. Ketebalan well Lw adalah cukup kecil (10nm atau kurang), set level energi diskret akan ada didalam well dan mempunyai pergantungan pada massa efektf dan ketebalan well yaitu En meningkat dengan pengurangan W, atau Lw. Energi maksimum E± = 3,77 X 10AeV pada ketebalan lapisan Lw = 0,1nm. Energi maksimum £2 = 1,51 X 105eV pada Lw = 0,1 nm. AE adalah selisih besar energi di titik awal 0,1 nm adalah 1,13 X 105eV dan di ketebalan akhir pada KW yaitu 10nm adalah 1,13 X 101eV. Oleh karena itu transisi elektron didalam KW secara berarti melampaui energi termal dan tidak bisa diinduksi oleh fonon termal.   Kata kunci: nanoteknologi; kuantum dot bermuatan
PEMODELAN ALIRAN DEBRIS FLOW UNTUK ANALISIS POTENSI LONGSORAN STUDI KASUS: PEGUNUNGAN FISHHWAK, CALIFORNIA Rustan Rustan; Acep Purqon
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v2i1.3446

Abstract

Aliran debris (debris flow) merupakan aliran yang terdiri dari campuran material halus berukuran kecil (clay, lumpur, pasir) sampai material berukuran kasar (kerikil, bongkahan bebatuan) dengan sejumlah volume air. Material debris flow mengalir dengan volume besar dan kecepatan tinggi menghasilkan momentum yang bisa menyebabkan kerusakan infrastruktur, lingkungan, bahkan korban jiwa. Interaksi fisis antara campuran air dan material debris melibatkan interaksi yang sangat kompleks membuat mekanisme transpor aliran debris sulit untuk dikaji menggunakan pendekatan numerik. Prediksi distribusi aliran debris dapat dilakukan menggunakan pendekatan statistik empirik. Pendekatan ini dengan menghubungkan parameter volume debris flow dengan luas genangan yang akan dihasilkan. Analisis menggunakan pendekatan statistik empirik didukung oleh data spasial dapat dijalankan menggunakan perangkat lunak DFLOWZ.  Parameter input dalam DFLOWZ yaitu data digital ketinggian (DEM), data polyline, dan volume debris flow.  DFLOWZ berhasil diterapkan pada debris flow di pegunungan Alpen, Italia. Pada penelitian ini, DFLOWZ diaplikasikan di salah satu daerah yang pernah terjadi debris flow di wilayah California, Amerika Serikat. Didapatkan luas genangan debris flow sebesar 285.447 m2. Kata kunci: debris flow, pemodelan, DFLOWZ
PENGEMBANGAN PROTOTIPE SEL SURYA DSSC (DYE SENSITIZED SOLAR CELL) LAPISAN TiO2/GRAFIT MENGGUNAKAN CAMPURAN PCBM:P3HT Fandi Oktasendra; Sarinah Pakpahan; Sampe Napitupulu; Samsidar Samsidar; Nurhidayah Nurhidayah; Faizar Farid
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v2i1.3447

Abstract

Dalam penelitian ini telah berhasil dibuat prototipe sel surya organic tipe dye-sensitized solar cells (DSSC) lapisan TiO2 /grafit dengan menambahkan lapisan aktif polimer campuran phenyl-C61-butyric acid methyl ester (PCBM) dan regioregular poly(3-hexylthiophene) (P3HT). Dye dari ekstrak buah naga digunakan sebagai photosensitizer untuk menghasilkan exciton. Campuran PCBM:P3HT divariasikan dengan perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1 untuk melihat pengaruh dari masing-masing polimer. Hasil karakterisasi absorbansi menggunakan UV-Vis spektrometer pada lapisan TiO2/Grafit yang ditambahkan dengan lapisan PCBM:P3HT menunjukkan peningkatan nilai serapan pada panjang gelombang 300 – 650 nm. Namun, peningkatan ini tidak sejalan dengan peningkatan nilai efisiensi sel surya. Hasil pengukuran I-V karakteristik dibawah penyinaran sinar matahari langsung menunjukkan penurunan effisiensi sel surya sebesar 20.4% pada penambahan campuran PCBM:P3HT (1:1), 43.6% untuk PCBM:P3HT (1:2) dan 96.5% untuk PCBM:P3HT (2:1). Penurunan ini lebih disebabkan karena menurunnya nilai tegangan sirkuit terbuka, V­oc. Selain itu, nilai efisiensi sel surya yang rendah (yakni < 1%) disebabkan karena nilai rapat arus yang sangat kecil yakni pada orde beberapa mikro Ampere. Kami menduga kecilnya nilai rapat arus ini disebabkan oleh nilai resistansi internal yang cukup besar pada sel surya serta berubahnya peran lapisan PCBM:P3HT yang seharusnya berfungsi untuk meningkatkan penghantaran exciton menjadi pusat rekombinasi. Hal ini mungkin disebabkan karena tebalnya lapisan PCBM:P3HT yang dibuat menggunakan metode drop-casting seperti yang ditunjukkan dari hasil karakterisasi SEM. Kata Kunci: Sel surya DSSC, dye-sensitized, poly(3-hexylthiophene), [6,6]-phenyl-C61-butyric acid methyl ester, lapisan TiO2/Grafit.
PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI SEKITAR DAERAH PROSPEK PANAS BUMI PROVINSI JAWA BARAT Linda Handayani; Alamta Singarimbun
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v2i1.3448

Abstract

Eksplorasi potensi panas bumi diklaim sebagai tambang ramah lingkungan, maksudnya tidak terlalu banyak merusak dan tidak terlalu membahayakan lingkungan. Sejatinya benar, namun daerah panas bumi selalu berafiliasi dengan topografi yang sangat kasar, lerengnya terjal, dan jarang dijumpai tanah datar yang luas. Hal ini menyebabkan daerah di sekitar panas bumi rawan terhadap tanah longsor. Jenis batuan yang mudah lepas-lepas, membuat tingkat kerawanan terhadap kemungkinan tanah longsor semakin meningkat. Mengingat daerah panas bumi adalah daerah yang rawan terhadap bencana tanah longsor, maka perlu dilakukan pemetaan daerah rawan longsor untuk meminimalkan korban dan kerugian akibat bencana tersebut. Berdasarkan analisis menggunakan metode probabilistik frekuensi rasio, di sekitar daerah WKP panas bumi,  28,71% adalah daerah yang sangat rawan terhadap bencana longsor, 56,23% masuk dalam kategori rawan longsor, dan hanya 15,06%  saja daerah yang aman terhadap bencana longsor tersebut. Kata kunci: Pemetaan, Longsor, Panas Bumi
DIGITISASI DAN PRINT-OUT CITRA RADIOGRAFI KARSINOMA NASOFARING Indri Purwanti; Gede Bayu Suparta; Maesadji Tjokronagoro
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v2i1.3451

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang proses digitisasi dan print-out citra radiografi karsinoma nasofaring luaran suatu perangkat simulator di RS. DR.Sardjito. Proses digitisasi dilakukan menggunakan sistem frame grabber yang dikembangkan oleh Laboratorium Fisika Citra FMIPA UGM yang terhubung dengan sistem radiografi fluoroskopi. Setelah diperoleh 20 citra untuk sekali proses paparan radiasi, dilakukan proses normalisasi dan proses kalkulasi citra. Proses analisis terhadap citra hasil meliputi analisis visual, histogram, dan profil garis yang dilakukan menggunakan software New Image Analyzer 2007. Untuk kepentingan dokumentasi permanen, citra di-print-out. Berdasarkan penelitian ini, operasi add dapat memberikan kualitas visual citra terbaik, sebagaimana tampak di layar monitor maupun setelah di-print-out. Kualitas citra hasil print-out relatif tetap sepanjang spesifikasi printer yang digunakan sesuai.   Kata kunci: Digitisasi, Print-out, Frame Grabber, Radiografi Fluoroskopi, Karsinoma Nasofaring
RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK YANG DITIMBULKAN PERALATAN LISTRIK DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG Jumingin; Atina; Joni Iswan; Nur Haziza; Balina Ashari
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.17267

Abstract

Telah dilakukan penelitian radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan peralatan listrik di Lingkungan Universitas PGRI Palembang khususnya Fakultas Sains dan Teknologi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar medan listrik dan medan magnet yang dihasilkan peralatan listrik dan membandingkannya dengan nilai ambang batas radiasi gelombang elektromagnetik yang diperbolehkan di lingkungan kerja. Metode yang dipergunakan adalah pengukuran langsung di lapangan dilakukan secara direct reading. Pengukuran dilakukan selama 12 hari kerja, dengan jarak pengukuran 0cm dan 15cm dari alat elektronik. Hasil penelitian menunjukkan besarnya jangkauan kuat medan listrik dan medan magnet yang ditimbulkan peralatan elektronik adalah pada jarak 0cm 14 – 2000 V/m dan 0 – 677 µT dan pada jarak 15cm 101 – 721 V/m dan 0 – 17,03 µT. Kuat medan listrik yang ditmbulkan masih berada di bawah ambang batas kecuali oleh TV dan kuat medan magnet oleh Komputer, TV dan kipas angin berada di atas ambang batas yang diperbolehkan.
IDENTIFICATION OF WHITE NOISE AND 1/f IN CURRENT MIRROR CONFIGURATION BASED ON VDS MOSFET Maria Rosariana Gea; Lazuardi Umar; Rahmondia Nanda Setiadi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18167

Abstract

Identifying noise in the Current Mirror (CM) circuit is essential to locate noise signals in biosensor applications so that measurements become more accurate and precise. There are two dominant types of noise: white noise, which consists of thermal noise and shot noise, and also low-frequency noise (1/f  noise). The main component of the CM circuit is the BS250 type MOSFET, which works by varying the width of the charge carrier channelcontrolled by the voltage at the gate. When the drain is given a voltage, electrons will flow from the source to the drain which generates the noise.This study was carried out to identify the noise in the CM configuration by varying the reference voltage of MOSFET using the PCI-6221 card data integrated with the LabVIEW program. The reference voltage values ​​used are 1 mV, 10 mV, and 100 mV to determine the effect of the input voltage on the CM circuit noise signal, while the measurement frequency is varied from 0.1 Hz to 100 kHz with a resolution of 0.1 Hz. The results show that the noise characteristics vary with the applied voltage, which will increase at a higher voltage. Analysis of 1/f noise at frequencies up to 0.2 Hz has a gradient increase of up to 10 times for each given voltage value. Based on the value of the data distribution on the white noise measurement, it shows that a voltage of 100 mV produces the highest noise with an average of 3.62 × 10-7 Vrms/Hz1/2. The results of this study are used in the design of CM circuits with minimal noise.
RANCANG BANGUN PENGUKURAN BAWAH PERMUKAAN AIR DENGAN KENDALI REMOTE CONTROL DAN KOMUNIKASI WIRELESS NRF24L01 Chandra Kurniawan; Zul Bahrum Caniago; Anastasyah Aryani; Riska Ekawita
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18168

Abstract

Telah dirancang sebuah sistem untuk mengukur kedalaman bawah permukaan air. Peta kedalaman bawah permukaan air laut penting sebagai informasi dasar untuk mempelajari ekosistem dasar perairan, zona potensi wisata, dan budidaya perairan. Sistem pengukur kedalaman bawah permukaan air ini menggunakan sensor sonar MB7067 dan mikrokontroler Arduino Uno. Proses pengukuran kedalaman perairan menggunakan kapal yang dikendalikan oleh remote control dan transmisi data untuk pengukuran menggunakan wireless NRF24l01. Penelitian dimulai dari perancangan perangkat lunak menggunakan software arduino 1.6.7, kemudian dilanjutkan dengan perancangan hardware, kalibrasi dan pengujiansistem. Perancangan hardware dilakukan dengan menggabungkan sistem mekanik dan elektronik. Sensor sonar digunakan untuk mendeteksi jarak pengukuran. Remote control akan berkomunikasi dengan sistem elektronik yang berada di kapal. Sensor sonar dikalibrasi dengan menggunakan alat ukur panjang standar. Pengujian komunikasi dilakukan dengan melihat kendali yang diberikan oleh remote control terhadap respon yang diterima oleh sistem elektronik di kapal. Jarak maksimum kapal terhadap pengendali remote control juga diuji untuk mengetahui kemampuan komunikasi sistem wireless NRF24101. Hasil pengujian sensor sonar menunjukkan kedalaman maksimum yang terukur adalah 7 meter. Komunikasi sistem wireless dengan remote control dapat terjadi pada jarak maksimal 10 meter.

Page 10 of 28 | Total Record : 271


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue