cover
Contact Name
Tugiyo Aminoto
Contact Email
tugiyo@unja.ac.id
Phone
+6281273553417
Journal Mail Official
sainmatika@gmail.com
Editorial Address
Kampus Mendalo Jl. Raya Jambi - Muara Bulian KM 15, Mendalo Darat 361361
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Sainmatika: Jurnal Sains dan Matematika
Published by Universitas Jambi
Jurnal Sains dan Matematika is a scientific journal published twice a year. The journal accepts research articles, literature reviews, and survey-based studies closely related to Natural science and mathematics. The editorial board welcomes original and unpublished manuscripts that present research findings or scientific ideas that are current and relevant. The journal aims to facilitate the dissemination of knowledge and foster academic discussions in the scientific community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
IMPLEMENTATION OF AN INTERACTIVE E-STUDENT WORKSHEETS INTEGRATED BY STEM ON UNIFORM STRAIGHT MOTION AND NON UNIFORM STRAIGHT MOTION MATERIAL TOWARDS STUDENT CONCEPT UNDERSTANDING
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how students understanding of the concept of uniform straight motion and uniform straight motion changes after implementing the STEM integrated interactive E-LKPD. This research was conducted class with the research sample selected using purposive sampling techniques. This research uses a descriptive quantitative method with a one group pretest-posttest design. Research data was collected through pre-test and post-test using test instruments arranged according to indicators of concept understanding. This research was carried out in 4 meetings. The results of the research were that students' understanding of concepts increased after implementing the interactive E-LKPD integrated with STEM GLB and GLBB material. It is known that the average score for students' pre-test scores is 9.25 and the average score for students' post-test scores is 11.94. The results of the Wilcoxon test will produce a value (Asymp. Sig. 2-tailed). If the value of Asymp. Sig. 2-tailed is less than the significance level of 0.05. The conclusion of this research is that STEM integrated interactive E-LKPD can improve students' understanding of learning concepts in the material of uniform straight motion and uniform changing straight motion in class XI MIPA 2 SMAN 2 Sungai Penuh
ANALISIS KETERLAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E PADA MATERI HIDROLISIS GARAM DAN KORELASINYA DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMA ADHYAKSA 1 JAMBI
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keterlaksanaan model pembelajaran Learning Cycle 7E pada materi hidrolisis garam dan korelasinya dengan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas XI MIPA SMA Adhyaksa 1 Jambi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan campuran (mix method) dengan jenis model sequential exploratory (model urutan penemuan). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yaitu kelas XI MIPA 1. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran Learning Cycle 7E oleh guru maupun siswa dan soal tes essay kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk melihat korelasi keterlaksanaan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan kemampuan berpikir kritis siswa dilakukan uji korelasi product moment pearson. Keterlaksanaan model pembelajaran Learning Cycle 7E oleh siswa sebesar 71,61% dengan kategori baik dan persentase kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 81,69% dengan kategori sangat baik. Hubungan keterlaksanaan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh rxy = 0,60 dengan tingkat hubungan kuat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi keterlaksanaan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi hidrolisis garam di kelas XI MIPA SMA Adhyaksa 1 Jambi.
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM BERBASIS PETA KONSEP PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT UNTUK KELAS X SMA NEGERI 1 MUARO JAMBI
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan perangkat pembelajaran merupakan salah satu cara memodifikasi proses pembelajaran untuk menghindarkan siswa dari miskonsepsi yang sering terjadi pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa penuntun praktikum pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit.Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran dan mengetahui minat siswa serta kualitas dari perangkat pembelajaran hasil pengembangan.Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan angket dengan menggunakan skala Likert.Produk hasil pengembangan yang telah dibuat kemudian divalidasi oleh tim ahli yang terdiri dari ahli materi dan ahli media. Validasi dilakukan sebanyak 2 kali dengan melakukan sekali revisi produk. Hasil validasi materi tahap I dengan persentase penilaian: 55%. Validasi materi tahap II dengan persentase penilaian: 91%. Hasil validasi media tahap I dengan persentase penilaian: 61%. Validasi media tahap II dengan persentase penilaian: 92%. Selanjutnya produk yang telah direvisi ditanggapi oleh guru mata pelajaran kimia dan dilakukan uji coba lapangan di SMAN 1 Muaro Jambi.Berdasarkan hasil uji coba lapangan terhadap 28 siswa, menyatakan bahwa produk perangkat pembelajaran penuntun praktikum yang dikembangkan dikategorikan baik, dengan hasil 78,57% siswa menyatakan menarik dan 21,43% menyatakan sangat menarik. Hasilnya pun mampu menghindari siswa dari miskonsepsi materi larutan elektrolit dan nonelektrolit yang dibuktikan dengan nilai yang diperoleh berada di atas nilai standar ketuntasan belajar yang ditetapkan di sekolah, yaitu 75.
ANALISIS KETERLAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XII IPA SMA ISLAM AL-FALAH KOTA JAMBI
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang aktifnya siswa dalam mengikuti pembelajaran mengakibatkan kemampuan siswa untuk berpikir dalam proses belajar rendah, apalagi dalam kemampuan berpikir kreatif. Siswa cenderung belajar dengan menghafal, tanpa siswa menemukan sendiri pembelajaran tersebut. Salah satu alternatif untuk membuat siswa aktif menemukan sendiri pemebelajaran tersebut adalah menggunakan model pembelajaran inkuri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar siswa pada materi sifat koligatif larutan di kelas XII IPA SMA Islam Al-Falah Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian campuran (mix method) dengan mendahulukan data kualitatif dan kemudian baru data kuantitatif sebagai data primer. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive sampling yaitu kelas XII IPA.1 sebagai kelas sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi untuk melihat keterlaksanaan model oleh guru, siswa, serta berpikir kreatif, dan soal tes essay digunakan untuk melihat hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 yaitu teknik analisa data kualitatif menggunakan Miles and Huberman yang diperoleh dari komentar observer pada lembar observasi, dan teknik analisis data kuantitatif menggunakan korelasi produk memoment yang diperoleh dari data keterlaksanaan model oleh guru, siswa, berpikir kreatif, serta data hasil belajar siswa. Keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing oleh guru dan siswa sudah terlaksana dengan baik dilihat aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan tiap pertemuannya. Korelasi keterlaksanaan model inkuiri terbimbing dengan kemampuan berpikir kreatif dikaregorikan sedang dengan nilai rxy 0,43, sementara itu kemampuan berpikir kreatif dengan hasil belajar siswa termasuk kategori sangat rendah dengan nilai rxy 0,17. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh positif pada materi sifat koligatif larutan di kelas XII IPA.1 terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.
Empowerment of Women Farmers in the Utilization of Yard Land Through the RPL Concept in Cimaung District, Bandung Regency, Indonesia
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A yard is a plot of land around a house that can be utilized as a source of food potential to meet the food and nutrition needs of the family. The activity of utilizing yard land is carried out through the concept of Sustainable Food House (RPL), which is a household principle that utilizes yard land in an environmentally friendly way. The purpose of this research is to describe the level of empowerment, analyze the factors related to empowerment, and formulate appropriate strategies to enhance the empowerment of Women's Farmers' Groups (KWT) in utilizing yard land through the RPL concept in Cimaung District. This study was conducted from April 1, 2021, to June 30, 2021, in Cimaung District, Bandung Regency, West Java Province. The respondents in this study were members of women's farmers' groups from three villages, totaling 56 people, determined by purposive sampling method. Data were collected through observation, questionnaire distribution, interviews, and literature studies. The analysis used in this study was descriptive analysis and Spearman Rank correlation analysis. The analysis results show that the level of empowerment of the Women's Farmers' Group (KWT) is in the high category (64.3%). Factors related to the empowerment of KWT include yard area, the role of extension workers, the role of the government, infrastructure availability, and access to information. Strategies that can be used to improve the empowerment of KWT in utilizing yard land include enhancing the learning experience of female farmers and maximizing extension activities as well as demonstrations related to making plant-based pesticides and establishing RPL demonstration plots
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM BERBASIS PETA KONSEP PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT UNTUK KELAS X SMA NEGERI 1 MUARO JAMBI
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatikaunja.v5i2.42630

Abstract

Pengembangan perangkat pembelajaran merupakan salah satu cara memodifikasi proses pembelajaran untuk menghindarkan siswa dari miskonsepsi yang sering terjadi pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa penuntun praktikum pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran dan mengetahui minat siswa serta kualitas dari perangkat pembelajaran hasil pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan angket dengan menggunakan skala Likert. Produk hasil pengembangan yang telah dibuat kemudian divalidasi oleh tim ahli yang terdiri dari ahli materi dan ahli media. Validasi dilakukan sebanyak 2 kali dengan melakukan sekali revisi produk. Hasil validasi materi tahap I dengan persentase penilaian: 55%. Validasi materi tahap II dengan persentase penilaian 91%. Hasil validasi media tahap I dengan persentase penilaian: 61%. Validasi media tahap II dengan persentase penilaian: 92%. Selanjutnya produk yang telah direvisi ditanggapi oleh guru mata pelajaran kimia dan dilakukan uji coba lapangan di SMAN 1 Muaro Jambi.Berdasarkan hasil uji coba lapangan terhadap 28 siswa, menyatakan bahwa produk perangkat pembelajaran penuntun praktikum yang dikembangkan dikategorikan baik, dengan hasil 78,57% siswa menyatakan menarik dan 21,43% menyatakan sangat menarik. Hasilnya pun mampu menghindari siswa dari miskonsepsi materi larutan elektrolit dan nonelektrolit yang dibuktikan dengan nilai yang diperoleh berada di atas nilai standar ketuntasan belajar yang ditetapkan di sekolah, yaitu 75.
PENGEMBANGAN MEDIA GAME EDUKASI KIMIA MENGGUNAKAN SCRATCH PADA ANAK TAHAPAN OPERASIONAL FORMAL
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game edukasi adalah salah satu bentuk game yang dapat berguna untuk menunjang proses belajar-mengajar secara lebih menyenangkan dan lebih kreatif, dan digunakan untuk memberikan pengajaran atau menambah pengetahuan penggunanya melalui suatu media yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan suatu media pembelajaran dalam bentukgame pada materi kimia aliran energi disekitar kita untuk anak tahapan operasional formal (12-15 tahun) di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan tahapan penggembangan ADDIE dengan 5 tahapan yang terdiri: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi ahli desain pembelajaran, ahlimedia, ahli materi, dan lembar observasi uji coba awal. Data kualitatif diperoleh dari hasil validasi dengan para ahli serta komentar target pengguna dan data kuantitatif diperoleh dari persepsi target pengguna yang diperoleh berdasarkan rerata skor jawaban. Kemudian media pembelajaran game edukasi kimia ini diujicobakan pada kelompok kecil. Teknik analisis datayang digunakan untuk data kuantitatif menggunakan skala Likert dan untuk kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah media pembelajaran game edukasi kimia yang dibuat menggunakan software Scratch (Aplikasi khusus untuk membuat game 2D/3D). Produk tersebut divalidasi dan dilakukan revisi berdasarkan saran-saran ahli serta dinyatakan layak diuji cobakan. Pada hasil akhir validasi diperoleh saran dan komentar yang berisikan bahwa media pembelajaran game edukasi kimia yang dikembangkan telah sesuai dengan perspektif positif pengembang sehingga layak untukdiujicobakan. Hasil respon siswa diperoleh persentase 91,4% (sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa media pembelajaran game edukasi kimia ini sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran kimia untuk anak tahapan operasional formal.
ANALISIS PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT OBSERVE EXPLAIN (POE)BERBANTUAN e-LKPD DAN KORELASINYA DENGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTADIDIK PADA MATERI ASAM BASA
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatikaunja.v5i2.42645

Abstract

The learning process requires a model that enhances student interaction and science process skills. One effective approach is the Predict-Observe-Explain (POE) model. This study aims to analyze the implementation of the e-LKPD-assisted POE model in acid-base material and its correlation with students' science process skills in class XI IPA at SMAN 4 Jambi City. This research employs a mixed-method approach using a concurrent triangulation model. The sampling technique used was purposive sampling, specifically selecting class XI IPA 5. Data collection instruments included observation sheets for evaluating the implementation of the POE model by both teachers and students, as well as observation sheets assessing students' science process skills. Pearson’s product-moment correlation test was conducted to determine the relationship between the POE model implementation and students’ science process skills. The findings indicate that the implementation of the POE model by students reached 74.26%, categorized as good, while students’ science process skills scored 70.92%, also in the good category. The correlation analysis showed a strong relationship between the POE model implementation and students' science process skills, with rxy = 0.86, indicating a very strong correlation, and r² = 74%, reflecting a significant contribution. Based on these results, it can be concluded that the e-LKPD-assisted POE model is positively correlated with students' science process skills in acid-base material in class XI IPA at SMAN 4 Jambi City.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA SMA BERGAYA BELAJAR VISUAL DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatikaunja.v5i2.42647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesulitan belajar siswa SMA bergaya belajar visual dalam menyelesaikan soal cerita pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian siswa kelas XI IPA 2 di SMA Negeri 5 Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan siswa bergaya belajar mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel yang diperoleh melalui tes, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa Pada indikator pertama ketidakmampuan memahami konsep dengan benar 3 subjek(SVs.1, SVs.3, dan SVs.4) bergaya belajar visual kurang mampu mengungkapkan semua informasi yang terkandung dalam soal dan kurang mampu mengungkapkan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal, pada indikator kedua ketidakmampuan menggunakan data 4 subjek (SVs.1, SVs.2, SVs.3, dan SVs.4) bergaya belajar visual mengalami kesulitan dalam mengaitkan informasi yang ada berupa kesalahan penggunaa data yang tidak diperlukan pada indikator ketiga ketidakmampuan mengartikan bahasa matematika 3 subjek(SVs.1, SVs.2, dan SVs.4) subjek bergaya belajar visual mengalami kesulitan pada saat menginterpretasi bahasa matematika berupa kesalahan dalam mengartikan soal, pada indikator ketidakmampuan melakukan opersi hitung 4 subjek (SVs.1, SVs.2, SVs.3, dan SVs.4) bergaya belajar visual mengalami kesulitan pada saat melakukan pengoperasian hitung berupa kesalahan melakukan operasi hitung dalam menyelesaikan soal cerita, pada indikator kelima ketidakmampuan menarik kesimpulan 3 subjek (SVs.1, SVs.3, dan SVs.4) bergaya belajar visual mengalami kesulitan pada saat menyimpulkan hasil diperoleh berupa kesalahan tidak menyimpulkan soal dengan benar Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Gaya Belajar Visual, Soal Cerita, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
PERBANDINGAN SIKAP ILMIAH SISWA ANTARA MODEL LEARNING CYCLE 5E MENGGUNAKAN LABORATORIUM REAL DENGAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATERI TITRASI ASAM BASA KELAS XI SMA ISLAM AL-FALAH JAMBI
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatikaunja.v5i2.42650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sikap ilmiah siswayang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium reallebih baik dibandingkan dengan yang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium virtualpada materi titrasi asam basa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu Quasi Experimental Design.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling diperoleh pasangan kombinasi XI MIPA 1 dengan XI MIPA 2 dimana kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen II. Instrumen penelitian berupa lembar observasi sikap ilmiah.Untuk melihat perbedaaan sikap ilmiah siswa pada kedua kelas sampel dilakukan dengan uji t. Sebelum dilakukan uji t dilakukan uji normalitas dan homogenitas terlebih dahulu.Berdasarkan hasil pengolahan data dengan uji Liliefors diketahui bahwa data berdistribusi normal dengan Lhitung< Ltabel, serta pengolahan data dengan uji Fisher diketahui bahwa data homogen dengan Fhitung< Ftabel. Kemudian diperoleh hasil perhitungan uji t yaitu thitung = 6,4005> ttabel = 1,66864 dengan taraf nyata α=5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sikap ilmiah siswa yang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium reallebih baik dibandingkan dengan yang diajar melalui model Learning Cycle 5E menggunakan laboratorium virtual pada materi titrasi asam basa. Kata Kunci: Sikap Ilmiah, Model Learning Cycle 5E, Laboratorium Real, Laboratorium Virtual, Titrasi Asam Basa