cover
Contact Name
Sulha
Contact Email
ojs_mk@uho.ac.id
Phone
+628114097029
Journal Mail Official
ojs_mk@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, KENDARI 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25032712     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jmk.v7i2
Adapun bidang-bidang yang tercakup di dalam ruang lingkup Jurnal Media Konstruksi, namun tidak terbatas pada, antara lain: - Teknologi Informasi dan Komunikasi - Pemukiman dan Bencana - Bangunan Berorientasi Lingkungan - Transportasi - Teknologi Proses - Kelautan - Geoteknik - Struktur - Manajemen Konstruksi - Keairan
Articles 173 Documents
Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal di Simpang Empat Kedaleman Kota Cilegon Siddiq, Rizal Nurahman; Susilowati, Susilowati
MEDIA KONSTRUKSI Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i4.47204

Abstract

This study evaluates the operational performance of the signalised intersection at the four-way junction of Kedaleman, Cilegon City. The main objective is to assess its quality of service based on the delay times (seconds/vehicle on green) for each approach during the morning, afternoon and evening peak hours over a week. The evaluation uses a grading scale from A to F, in accordance with the Ministry of Transport Regulation No. 96 of 2015, where A indicates excellent service and F indicates poor service quality. The research methodology includes geometric surveys and the collection of daily average traffic data during peak hours for one week. The data analysis follows the guidelines of MKJI 1997 and PM 96 of 2015. The results show that the performance of the intersection averages E and F, indicating a poor level of service. In particular, on Saturday evenings, significant delays of 1104, 1106 and 1105 seconds/vehicle occur on green on all approaches, indicating a significant deterioration in performance. However, the study suggests potential improvement alternatives that could improve performance by a factor of up to 20, particularly on Saturday evenings, with potential delays of 17, 26 and 24 seconds/vehicle during green.
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Konstruksi dan Rekayasa Struktur: Konstruksi Gedung Tingkat Rendah & Menengah Kimsan, Masykur; Mas'ud, Fitriah; Mursidi, Baso
MEDIA KONSTRUKSI Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i4.46203

Abstract

Artikel ini membahas Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan (SMK3) dalam konteks konstruksi gedung tingkat rendah dan menengah. Peningkatan kesadaran terhadap risiko dan kebutuhan untuk memastikan lingkungan kerja yang aman telah mendorong pengembangan SMK3 sebagai suatu keharusan dalam industri konstruksi. Pertama, artikel ini menjelaskan konsep dasar SMK3 dan pentingnya implementasinya dalam proyek konstruksi. Fokus utama adalah pada identifikasi risiko kesehatan dan keselamatan yang khas dalam pembangunan gedung tingkat rendah dan menengah, termasuk perencanaan dan penerapan langkah-langkah pencegahan yang efektif. Selanjutnya, artikel ini mengevaluasi berbagai metode dan teknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas SMK3. Dengan memanfaatkan teknologi terkini, seperti sensor keamanan dan sistem pemantauan otomatis, proyek konstruksi dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan keamanan pekerja secara lebih efisien. Selain itu, artikel ini membahas tantangan yang mungkin dihadapi dalam mengimplementasikan SMK3 pada proyek konstruksi gedung tingkat rendah dan menengah, seperti perubahan dinamika proyek dan integrasi kebijakan keselamatan dengan manajemen proyek. Dengan memahami dan mengatasi tantangan yang mungkin muncul, industri konstruksi dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Evaluasi Kekuatan Perkerasan Sisi Udara (Runway, Taxiway, Apron) Bandara Matahora Kabupaten Wakatobi dengan Metode Perbandingan ACN-PCN Seto, Gentur Ari; Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad; Soeparyanto, Try Sugiyarto
MEDIA KONSTRUKSI Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i4.40676

Abstract

Matahora Airport now has a runway length of 2000 meters x 45 meters with a runway hardness (PCN) of 33 F/B/X/T that can accommodate the largest aircraft, namely ATR 72-500/600. In addition, other airside facilities are owned, such as a taxiway 107 meters x 23 meters, an apron 110 meters x 85 meters. This study aims to determine the ACN value of aircraft operating against the PCN value of the air side pavement, determine the overload load on the air side pavement and determine the overload load on the air side pavement. The steps taken in this study were collecting data on PCN runways, taxiways, aircraft landing gear pressure aprons, and the frequency of aircraft movements which were then calculated by the aircraft manufacturers using COMFAA software and then determined the value of the ACN-PCN ratio. From the results of ACN and PCN calculations using comfaa software on the An-124, B737-900ER, B737-800, and A320 aircraft types, the PCN value is greater than the ACN value of the four aircraft An-124, B737-900ER, B737 -800, and A320 which have PCN values including 60.2, 74.9, 64.1, and 54.1 so while the ACN values of 58., 56.0, and 44.4 Bandara Matahora kini memiliki panjang landasan 2000 meter x 45 meter dengan kekekerasan landasan (PCN) 33 F/B/X/T yang mampu didarati pesawat terbesar yaitu ATR 72-500/600. Selain itu, fasilitas sisi udara lainnya yang dimiliki seperti, taxiway 107 meter x 23 meter, apron 110 meter x 85 meter. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui nilai ACN dari pesawat-pesawat yang beroperasi terhadap nilai PCN dari perkerasan sisi udara, menentukan beban overload pada perkerasan fasilitas sisi udara. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data PCN Runway, Taxiway, Apron tekanan roda pendaratan pesawat, dan frekuensi pergerakan pesawat yang kemudian dihitung produsen peswatnya menggunakan software COMFAA kemudian ditentukan nilai perbandiongan ACN-PCNnya. Dari hasil ACN dan PCN menggunakan software comfaa pada jenis pesawat An- 124, B737-900ER, B737-800, dan A320 memiliki nilai PCN lebih besar dari nilai ACN yang dimiliki oleh ke empat pesawat tersebut An- 124, B737-900ER, B737-800, dan A320 yang memiliki nilai PCN diantaranya 60.2, 74.9, 64.1, dan 54.1 jadi sedangkan nilai ACN dari ke tiga jenis pesawat tersebut B737-900ER, B737-800, dan A320 diantaranya memiliki nilai ACN sebesar 58.8, 56.0, 50.3, dan 44.4.