cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 27 Documents clear
HUBUNGAN STATUS STUNTING DAN PRETASI BELAJAR PADA SISWA-SISWI KELAS 4, 5, DAN 6 DI SD NEGERI 1 MAWASANGKA KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH TAHUN 2017 Idwan, Ismi; Yusran, Sartiah; Nirmala, Fifi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.284 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3922

Abstract

Secara keseluruhan, di Indonesia prevalensi pendek (TB/U) pada anak umur 6-12 tahun, terdapat10.896.629 kasus stunting. Prevalensi pada anak laki-laki sebanyak 5.217.225 kasus stunting dan pada wanitasebanyak 5.679.404 kasus stunting dan Indonedia menduduki peringkat kelima terbanyak kasus stunting di duniasetelah India, Tiongkok, Nigeria, dan Pakistan. Berdasarkan observasi awal di lapangan peneliti menemukan kasusstunting sebanyak 36 kasus dari 98 siswa pada tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitikobservasional yaitu menggunakan desain cross sectional untuk melihat apa ada hubungan antara status stuntingterhadap prestasi belajar pada siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 SD Negeri 1 Mawasangka. Jumlah sampel 78 anak yangdiambil secara stratified random sampling serta memenuhi kriteria inklusi. Pada penelitian ini menggunakan Analisisunivariat yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel pada penelitian danAnalisis Bivariat untuk melihat hubungan yang signifkan diantara kedua variabel yang akan diteliti. Tujuan daripenelitian ini yaitu untuk melihat apa ada hubungan antara status stunting dan prestasi belajar pada anak usiasekolah dasar di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, hasil uji statistik dengan menggunakan uji mannwhitney maka diperoleh nilai p value dengan tingkat kepercayaan 95% (p value = 0,05) diperoleh nilai p value =0,694 ( p value = 0,05), yang demikian maka Ho ditolak dan Ha diterima yang menunjukkan bahwa tidak adanhubungan yang signifikan antara Status Stunting dan Prestasi Belajar pada siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri1 Mawasangka Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah tahun 2017.Kata Kunci : Stunting, Prestasi Belajar, dan Anak Sekolah Dasar.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN, PENGARUH TEMAN SEBAYA, DAN MOTIVASI TERHADAP PENYALAHGUNAAN OBAT PARACETAMOL, CAFFEINE, CARISOPRODOL (PCC) PADA PENGGUNA NARKOBA DI KOTA KENDARI TAHUN 2017 Alin, Aprina; Sety, La Ode Muhamad; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/ bahan berbahaya. Obat PCC merupakan suatu jenis obat-obatan yang mengandung bahan aktif Paracetamol, Caffeine, dan Carisoprodol (PCC). Kandungan aktif tersebutmempunyai mekanisme kerja obat yang berbeda tetapi memiliki efek kerja yang saling mendukung dari kerja obatitu sendiri sehingga bersifat sinergis. Penyalahgunaan PCC menurut data Dinas Kesehatan Provinsi SulawesiTenggara menunjukkan bahwa prevalensi pengguna PCC tahun 2017 sebanyak 90 kasus dimana 3 orang (3,3%)dinyatakan meninggal dunia akibat mengkonsumsi PCC. Kasus PCC tertinggi terdapat di Kota Kendari, yaitusebanyak 80 kasus (88,8%), sedangkan kasus terendah terdapat di Bombana sebanyak 1 kasus (1%). Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan, pengaruh teman sebaya, dan motivasiterhadap penyalahgunaan Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) pada pengguna narkoba di Kota Kendari Tahun2017. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh pengguna narkoba di Sulawesi Tenggara berjumlah 90 orang. Sampel dalam penelitianini sebanyak 43 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel (teknik sampling) Non probability Samplingdengan Sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan (p value = 0,001), pengaruh temansebaya (p value = 0,001), dan motivasi ( p value = 0,000), terdapat hubungan terhadap penyalahgunaan obat PCC diKota Kendari Tahun 2017.Kata Kunci : Penyalahgunaan PCC, Tingkat Kecemasan, Pengaruh Teman Sebaya, Motivasi
RISIKO FAKTOR ORIENTASI SEKSUAL TERHADAP KEJADIAN HIV/AIDS BERDASARKAN PERILAKU SEKSUAL, NARKOBA PARENTERAL, DAN RIWAYAT IMS DI KOTA KENDARI TAHUN 2017 Mardaniah, Mardaniah; Lestari, Hariati; Junaid, Junaid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.378 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3994

Abstract

HIV adalah singkatan dari “Human Immunodeficiency Virus”. HIV menyerang salah satu jenis dari sel-seldarah putih yang bertugas menangkal infeksi. AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndromesuatu kumpulan gejala penyakit yang didapat akibat menurunnya sistem kekebalan t ubuh yang disebabkan olehvirus HIV. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami peningkatan epidemi HIV/AIDS paling pesat didunia. Sulawesi tenggara merupakan provinsi dengan angka kejadian HIV/AIDS yang terus meningkat setiaptahunnya. Homoseksual dan heteroseksual merupakan dua kelompok yang berisiko terhadap kejadian HIV/AIDS.Tujuan penelitian adalah untuk melihat risiko faktor orientasi seksual terhadap kejadian HIV/AIDS berdasarkanperilaku seksual, narkoba parenteral, dan riwayat IMS di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metodeobservasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dengan jumlah sampel 64 orang yanng telah melakukantes VCT. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada perbedaan risiko faktor orientasi seksual terha dap kejadianHIV/AIDS berdasarkan perilaku seksual (p value homoseksual= 0,945, RP=0,950, CI(95%)=0,299-3,945) dan (p valueheteroseksual= 0,262, RP= 2,143 CI(95%)= 0,569-8,063), tidak ada perbedaan risiko faktor orientasi seksualterhadap kejadian HIV/AIDS berdasarkan narkoba parenteral (p value Homoseksual = 0,489, RP= Tidak dapatdihitung) dan (p value Heteroseksual = 1,000, RP= Tidak dapat dihitung), dan tidak ada perbedaan risiko faktororientasi seksual terhadap kejadian HIV/AIDS berdasarkan riwayat IMS (p value homoseksual= 0,081, RP=2,000,CI(95%)= 0,823-4,861) dan (p value heteroseksual= 0,271, RP=0,933, CI(95%)= 0,221- 3,943). Kelompokhomoseksual dan heteroseksual harusnya menghindari perilaku berisiko, dan mengenali parnert seks merekasebelum berhubungan seksual, serta rutin untuk memeriksakan kesehatan.Kata Kunci : HIV/AIDS, Orientasi Seksual, Perilaku Seksual, Narkoba Parenteral, dan Riwayat IMS.
ASPEK SOSIAL BUDAYA SUKU SASAK TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PRELAKTEAL PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMBALE KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2017 Hartinah, Sri Rahayu; La Dupai, La Dupai; Rezal, Farid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.414 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3999

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekskulsif pada bayi masih sangat rendah, hal ini salah satunya di sebabkan olehpemberian makanan prelakteal. Makanan prelakteal yaitu makanan yang diberikan selama 1-3 hari setelahkelahiran atau selama Ibu belum memiliki ASI. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui sosial budayamasyarakaat Suku Sasak terhadap pemberian makanan prelakteal pada bayi di salah satu wilayah kerja P uskemasLambale tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informanberjumlah 7 orang yang terdiri atas 3 informan biasa yaitu Ibu yang memiliki bayi kurang dari 6 bulan dan 4 orangsebagai informan kunci yaitu seorang tokoh adat, tokoh agama, belian atau dukun bayi, dan bidan yangmengetahui dengan jelas tentang sosial budaya masyarakat Suku Sasak di Desa tersebut. Hasil penelitian inimenunjukan perilaku sosial budaya masyarakat Suku Sasak di salah satu Wilayah kerja Puskesmas Lambale masihsangat sering dilakukan karena menganggap hal tersebut sudah menjadi warisan turun temurun dari nene kmoyang mereka terutama yang berkaitan dengan pemberian makanan prelakteal pada bayi yaitu berupa madu,kelapa muda dan nasi pakpak. Sosial budaya masyarakat Suku Sasak yang berkaitan dengan mengadakan upacaraperak api atau upacara pemberian nama pada bayi dengan cara mengayunkan bayi diatas bara api yangmelibatkan semua anggota keluarga dan. Diharapkan bagi petugas Kesehatan Mayarakat di Pskesmas Lambaleagar memberikan penyulahan tentang dampak pemberian makanan prelakteal pada bayi dan menekankan aga rmasyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas lambale khususnya mayarakat Desa Soloy Agung agar tidak member ikanmakan prelakteal pada bayi.Kata Kunci : Makanan Prelakteal, ASI, Perak api, pakpak
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALUOLEO TAHUN 2018 Lawalata, Ferrany Yusuf; Sety, La Ode Muhamad; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Media Sosial adalah sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologydan teknologi web dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran “user -generated content”. Insomniaadalah ketdidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur baik kualitas maupun kuantitas. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media social dengan kejadian insomnia pada mahasiswaFakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Haluoleo tahun 2018. Penelitian ini bersifat survey analitik denganpendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik pengambilan simple random sampling yaitu sebanyak73 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner. Hasil penelitianmenggunakan analisis uji statistik Pearson Chi Square dengan tingkat kepercayaan α = 0,05atau 95%. Hasil ujistatistic didapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak adanya hubungan a ntarajumlah akun media sosial dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UniversitasHaluoleo tahun 2018, adanya hubungan antara intensitas penggunaan sosial media dengan kejadian insomniapada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Haluoleo tahun 2018, dan adanya hubungan antaratingkat kecanduan media sosial dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kesehatan MasyarakatUniversitas Haluoleo tahun 2018. Saran agar mengurangi waktu penggunaan media social dan mampu untukmemenejemen waktu tidur.Kata Kunci : Media Sosial, Mahasiswa, Insomnia
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI PADA DEWASA MUDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA TAHUN 2017 Gasong, Astrid Carolina; Sety, La Ode Muhamad; Yasnani, Yasnani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.153 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3923

Abstract

ABSTRAKPTM menyebabkan 43% beban penyakit global yang mana di indikasikan sebagai sebuah epidemi yang serius dandiperkirakan seluruh kematian akibat PTM akan meningkat antara 60% - 70% di tahun 2020. Berdasarkan data WHOdi seluruh dunia pada tahun 2015, sekitar 972 juta orang atau 26,4% penghuni bumi menderita hipertensi, angkaini kemungkinan akan terjadi peningkatan menjadi 29,2% di tahun 2025 . Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui faktor risiko kejadian penyakit hipertensi pada dewasa muda di wilayah kerja Puskesmas Poasia tahun2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional menggunakan rancangan case control study.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang pernah datang berobat atau berkunjung di PuskesmasPoasia Kota Kendari pada bulan Januari sampai July tahun 2017 yaitu sebanyak 824 pasien, sampel dalam penelitianini berjumlah 102 sampel yakni 34 kasus dan 68 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposivesampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan yang faktor risiko dengan kejadian penyakitHipertensi yakni paparan asap rokok diperoleh nilai OR = 2,453 dengan Lower limit = 1,053 dan Upper limit = 5,712,sedangkan stress diperoleh nilai OR = 4,372 dengan Lower limit = 1,813 dan Upper limit = 10,540 dan untuk konsumsigaram rumah tangga diperoleh OR= 2,469 dengan Lower limit = 1,005,dan Upper limit = 6,064. Bagi masyarakatyang berada di wilayah kerja Puskesmas Poasia yang masih sering terkena paparan asap rokok, mengalami stress,dan juga sering mengkonsumsi makanan yang asin serta mengkonsumsi garam yang berlebih diharapkan untukmenghindari ketiga hal tersebut agar dapat terhindar dari penyakit Hipertensi.Kata Kunci : Penyakit Hipertensi, Paparan Asap Rokok, Stress, Konsumsi Garam Rumah Tangga
PENGARUH REBUSAN DAUN SAMBUNG NYAWA ( GYNURA PROCUMBENS LOUR MERR ) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KATOBU KABUPATEN MUNA TAHUN 2017 Nasir, Asriani; Junaid, Junaid; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Diabetes mellitus adalah Kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat tubuh mengalami gangguan dalammengontrol kadar gula darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh rebusan daun sambung nyawa(Gynura Procumbens Lour Merr) terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes mellitus di Puskesmaskatobu tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperiment dengan desain Pretest-Posttest With ControlGroup. Jumlah subjek penelitian sebanyak 30 penderita diabetes mellitus Kadar gula darah sewaktu kriteria sedang110-199 mg/dl dan kriteria buruk ≥ 200 mg/dl. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dankelompok kontrol dengan dosis 15gr daun sambung nyawa selama 7 hari. Hasil uji statistik menunjukkan adaperbedaan kadar gula darah sebelum dan sesudah perlakuan rebusan daun sambung nyawa selama 7 hari padakelompok perlakuan Berdasarkan hasil uji t sampel bebas penurunan kadar gula darah antara kelompok perlakuandan kelompok kontrol menunjukkan nilai signifikan p= 0,000 dan 0,029. Dimana nilai p value antara penurunankadar gula darah kelompok perlakuan dan kelompok kontrol merupakan nilai yang lebih kecil dari nilai α = 0,05menunjukkan bahwa ada perbedaan penurunan kadar gula darah antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrolsebelum dan sesudah. Sehingga dapat di simpulkan bahwa rebusan daun sambung nyawa (gynura procumbens(lour) merr) berpengaruh terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Saran yangdiajukan yaitu pada penderita diabetes mellitus untuk mengkonsumsi daun sambung nyawa sebagai alternatifdalam menurunan kadar glukosa darah.Kata kunci : Diabetes Mellitus, Kadar Gula Darah, Daun Sambung Nyawa.
ANALISIS FAKTOR RISIKO REMATIK USIA 45-54 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2017 Meliny, Meliny; Suhadi, Suhadi; Sety, La Ode Muhammad
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.188 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3995

Abstract

Penyakit rematik merupakan penyakit yang sering diderita kelompok usia 45-54 tahun seiring denganbertambahnya umur, yang disebabkan oleh adanya pengapuran sendi, sehingga orang dengan jenis penyakit ini,akan mengalami nyeri sendi dan keterbatasan gerak. Selain itu, Penyakit ini menyebabkan inflamasi, kekakuan,pembengkakan, dan rasa sakit pada sendi, otot, tendon, ligamen, dan tulang. rematik dapat menyebabkankecacatan (mordibilitas), ketidakmampuan (disabilitas), penurunan kualitas hidup, dan dapat meningkatkan bebanekonomi penderita maupun keluarga. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah gaya hidup, IMT,pengetahuan, dan pola makan merupakan faktor risiko rematik usia 45-54 tahun di wilayah kerja PuskesmasPuuwatu Kota Kendari Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectionalstudy. Sampel penelitian adalah pasien rawat jalan di Puskesmas Puuwatu selama 3 (tiga) bulan terakhir yaituSeptember, Oktober dan November Tahun 2017, yang dipilih menggunakan metode total sampel yang berjumlah91 orang. Analisis data secara bertahap, yaitu analisis univariat dan bivariat. Uji statistik bivariat menggunakan chisquarepada tingkat kemaknaan 95% (α < 0,05). Hasil penelitian analisis bivariat menunjukkan gaya hidupmerupakan faktor risiko rematik, IMT merupakan faktor risiko rematik, Pengetahuan merupakan faktor risikorematik, Pola makan merupakan faktor risiko rematik. Kepada pengelola program di Puskesmas Puuwatu agarrutin melakukan penyuluhan tentang gaya hidup, IMT, pengetahuan dan pola makan yang merupakan faktor risik orematik pada setiap kegiatan pelayanan kesehatan pada pasien kelompok usia 45-54 tahun.KataKunci: Rematik, gaya hidup, IMT, pengetahuan, pola makan
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT PERIODONTAL PADA USIA DEWASA MUDA (20-44 TAHUN) DI PUSKESMAS POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2017 Afrianti, Afrianti; Sety, La Ode Muhamad; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Penyakit periodontal merupakan penyakit yang mengenai jaringan periodontal seperti gingiva, sementum,ligamen periodontal, serta tulang alveolar. Penyakit periodontal dapat disebabkan oleh beberapa faktor risiko sepertimerokok, penyakit sistemik, obat-obatan seperti steroid, penyakit anti-epilepsi dan obat terapi kanker, gigi berlubang,kehamilan, dan penggunaan kontrasepsi oral. Berdasarkan data dari WHO tahun 2012 penyakit periodontal yangdapat menyebabkan hilangnya gigi, ditemukan pada 15-20% orang dewasa berusia paruh baya (35-44 tahun). Tujuanpenelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar faktor risiko merokok, menyikat gigi dan konsumsi alkoholterhadap kejadian penyakit periodontal pada dewasa muda (20-44 tahun) di Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional menggunakan rancangan case control studydengan pendekatan fixed disease. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang pernah memeriksakan diridi Poli gigi pada Puskesmas Poasia Kota Kendari pada bulan Januari sampai dengan Juli tahun 2017 yakni sebanyak 102sampel yakni 34 kasus dan 68 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitianpada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadian Penyakit Periodontal yakni merokokdiperoleh nilai OR = 3,288 dengan Lower limit = 1,338 dan Upper limit = 7,785; dan menyikat gigi diperoleh nilai OR =3,351 dengan Lower limit = 1,047 dan Upper limit = 10,724, dan konsumsi alkohol diperoleh nilai OR = 2,457 denganLower limit = 1,058 dan Upper limit = 5,705. Bagi masyarakat diharapkan agar bisa menghindari dan mengetahui apasaja yang bisa menjadi faktor risiko penyakit periodontal, sehingga dapat melakukan pencegahan.Kata kunci : Penyakit Periodontal, merokok, menyikat gigi, konsumsi alkohol.
HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN KELUARGA, DUKUNGAN KELUARGA DAN BUDAYA TERHADAP PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAPUNTO KECAMATAN DURUKA KABUPATEN MUNA TAHUN 2017 Samsuri, Wa Ode; Sabilu, Yusuf; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

World Health Oranization (WHO) memperkirakan bahwa sekitar 15% dari seluruh wanita yang hamil akanberkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan kehamilan serta dapat mengancam jiwanya. Antenatalcare (ANC) adalah sebagai salah satu upaya pencegahan awal dari faktor resiko kehamilan. Tujuan utama dariasuhan Antenatal Care (ANC) adalah untuk mempersiapkan ibu dan bayinya dalam keadaan sehat dengan caramembangun hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi tanda bahaya yang mengancam jiwa,mempersiapkan kelahiran dan memberikan pendidikan kepada ibu. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara pendapatan keluarga, dukungan keluarga dan budaya terhadap pemeriksaanantenatal care (ANC) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wapunto Kecamatan Duruka Kabupaten MunaTahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-10 bulan, dari bulan Januarisampai Oktober tahun 2017. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 orang dan teknik pengambilansampel menggunakan simple random sampling. Hasil analisis statistik dengan mengunakan uji Chi-Square padataraf kepercayaan 95% (0,05) menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga (p =0,617), sedangkan dukungan keluarga (p= 0,002), budaya (p = 0,003) terdapat hubungan dengan pemeriksaanantenatal care (ANC) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wapunto Kecamatan Duruka Kabupaten MunaTahun 2017. Di harapkan kepada Puskesmas Wapunto untuk lebih memperhatikan pelayanan kesehatan denganmeningkatkan dan menambah volume pelaksanaan posyandu agar pemeriksaan ibu hamil lebih meningkat.Kata Kunci : pendapatan keluarga, dukungan keluarga, budaya, pemeriksaan antenatal care (ANC)

Page 2 of 3 | Total Record : 27


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue