cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023):" : 5 Documents clear
ANALISIS HUBUNGAN DISTRESS KERJA DENGAN DISMENORE PADA PEKERJA OPERATOR MESIN JAHIT Melakasi, Devvy Chaesya Amni; Erwandi, Dadan
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i2.38113

Abstract

AbstrakDistress terkait pekerjaan didefinisikan sebagai reaksi berbahaya yang dimiliki orang terhadap tekanan dan tuntutan yang tidak semestinya yang dibebankan pada orang tersebut di tempat kerja. Distress kerja yang dialami seseorang dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan psikologis, penyakit fisik, dan penyakit mental. Stress kerja merupakan salah satu faktor resiko terjadinya dismenore. Depresi dan dismenore yang terjadi secara bersama-sama akan meningkatkan keparahan nyeri serta dapat mengurangi respons terhadap pengobatan. Pasien dengan dismenore berat dapat mengalami peningkatan sensitivitas nyeri. Dismenore dapat menjadi stressor dan memperburuk gejala depresi dan kecemasan. Penelitian yang akan dilakukan ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan distress kerja dengan dismenore, dimana sampel penelitian ini adalah karyawati operator mesin jahit di PT. Y. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain potong lintang atau scross sectional. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis chi-square. Hasil dari penelitian ini adalah, data demografi berupa status pernikahan berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian dismenore, sedangkan usia, jenjang pendidikan, dan riwayat melahirkan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dismenore. Gangguan terhadap psikologis seseorang berupa distress, cemas, dan depresi memiliki hubungan dua arah dengan kejadian dismenore. Artinya apabila nyeri haid terjadi secara berulang akan meningkatkan risiko stress, cemas, dan depresi, dan begitu pula sebaliknya. Pada faktor umur yang lebih lanjut, pengalaman kerja dan pengetahuan serta rasa tanggung jawab jauh lebih besar sehingga dapat menutupi stres, dan rentang usia akhir 20-an atau awal 30-an dismenorea dapat mulai menghilang. Sedangkan factor lain seperti pendidikan, status perkawinan, pekerjaan, dan aktivitas fisik, menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Pada faktor umur yang lebih lanjut, pengalaman kerja dan pengetahuan serta rasa tanggung jawab jauh lebih besar sehingga dapat menutupi stres, dan rentang usia akhir 20-an atau awal 30-an dismenorea dapat mulai menghilang. Sedangkan factor lain seperti pendidikan, status perkawinan, pekerjaan, dan aktivitas fisik, menunjukkan hasil yang tidak signifikan.Kata Kunci : Stress Kerja, Dismenore.
PENGARUH MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP PENGURANGAN RASA NYERI PADA IBU BERSALIN Sembiring, Julina Br.; Kadir, Dalimawaty; Pratiwi, Debby
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i2.38114

Abstract

 AbstrakPendahuluan : Posisi persalinan, perubahan posisi dan pergerakan yang tepat akan membantu meningkatkan kenyamanan atau menurunkan rasa nyeri, meningkatkan kepuaasan akan kebebasan untuk bergerak, dan meningkatkan kontrol diri ibu. Tujuan : Mengetahui pengaruh massase punggung terhadap pengurangan rasa nyeri pada proses persalinan di Klinik Wanti Tahun 2021. Metode : Jenis penelitian menggunakan metode Quasi Experimen dengan one group pretest dan post test without control design. Populasi adalah 20 responden ibu bersalin. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Paired T-Test. Hasil : Menunjukkan dari 20 responden, rata- rata rasa nyeri sebelum diberi Massage punggung di Klinik Bidan Wanti adalah 2,80. Rata- rata  rasa nyeri sesudah diberi Massage punggung di Klinik Bidan Wanti adalah  1,85. Berdasarkan hasil uji statistik paired T Test didapatkan nilai p-value 0,000(<0,05) berarti terdapat pengaruh Massage punggung terhadap pengurangan rasa nyeri pada ibu bersalin. Kesimpulan : Adanya pengaruh antara tingkat rasa nyeri sebelum dan sesudah dilakukan masasae punggung pada ibu bersalin di Klinik Bidan Wanti Medan. Disarankan kepada bidan untuk meningkatkan keterampilan (mengikuti pelatihan dan seminar) dalam upaya pertolongan persalinan dengan menggunakan metode Massage punggung. Kata Kunci  : Massage Punggung, Pengurangan Rasa Nyeri, Persalinan
GAMBARAN PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA PETANI SAYUR DI PERTANIAN SUMBER MATA AIR OELON KELURAHAN SIKUMANA KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG Lende, Serliana; Berek, Noorce Ch.; Salmun, Johny A. R.
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i2.38124

Abstract

AbstrakPetani sayur merupakan kelompok yang cukup berisiko mengalami penyakit akibat kerja. PAK atau Penyakit akibat kerja adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan, alat kerja, bahan, proses maupun lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penyakit akibat kerja pada petani sayur. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di pertanian sumber mata air oelon, sampel berjumlah 60 petani sayur dengan pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan faktor pekerja, Umur berisiko ≥ 30 tahun yang mengalami PAK sebanyak 51 orang (85%). Laki-laki berada pada proporsi terbesar mengalami PAK sebanyak 35 orang (58,3%). Masa kerja lama >10 tahun berada pada frekuensi terbesar mengalami penyakit akibat kerja yaitu sebanyak 40 orang (66,7%). Faktor pekerjaan, Lama kerja ≤8 jam berada pada frekuensi terbesar mengalami PAK yaitu 42 orang (70,0%). Beban kerja fisik sebanyak 6 petani sayur (10%) memerlukan perbaikan. Faktor lingkungan kerja, PAK karena suhu tinggi dialami 41 orang (68,3%). Sakit pada tangan akibat getaran dialami 42 orang (70%). Gangguan penglihatan dialami 39 orang (65%). Terhirup dan terkena pestisida dialami sebanyak 52 orang (86,7%). Gejala keracunan pestisida dialami 47 orang (78%). Penyakit kulit di kaki dialami 45 orang (75%). Sakit karena binatang dialami 49 orang (82%). Keluhan muskuloskletal berada pada klasifikasi tingkat risiko sedang sebanyak 26 orang (43,3%). Keluhan muskuloskletal berada pada risiko sedang yaitu sebanyak 26 responden (43,3%). Disarankan petani sayur memperhatikan kesehatan kerja; melakukan peregangan di sela-sela waktu kerja, mengonsumsi obat cacing sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Kata Kunci : Penyakit Akibat Kerja, Petani Sayur
STATUS GIZI DAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS AMONDO KABUPATEN KONAWE SELATAN Aswita, Aswita; Malahayati, Andi; Yustiari, Yustiari; Halijah, Halijah; Asi, Melania
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i2.38125

Abstract

AbstrakKehamilan merupakan proses yang fisiologis dan alamiah. Kehamilan merupakan salah satu kejadian besar bagi seorang ibu, banyak ibu hamil dapat melalui proses kehamilannya secara normal. Meskipun kehamilan digolongkan sebagai suatu keadaan fisiologi normal, namun kehamilan normal dapat berubah menjadi patologi/komplikasi atau yang sering dikenal dengan kehamilan dengan risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan status gizi dan aktifitas fisik dengan kadar gula darah ibu hamil. Desain penelitian yang digunakan ialah cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Amondo pada bulan Mei 2018. Sampel penelitian adalah semua ibu hamil berjumlah 36 ibu hamil secara total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tentang status gizi dan aktifitas fisik dengan kadar gula darah ibu hamil. Analisis data mengunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan Status gizi ibu hamil lebih banyak pada status gizi lebih sebanyak 16 orang (44,4%). Aktifitas fisik pada ibu hamil lebih banyak pada aktifitas fisik ringan sebanyak 21 orang (58,3%). Kadar gula darah ibu hamil lebih banyak pada kadar gula darah normal sebanyak 22 orang (61,1%). Ada hubungan status gizi dengan kadar gula darah ibu hamil (X2=17,299; pvalue=0,000). Ada hubungan aktifitas fisik dengan kadar gula darah ibu hamil di Puskesmas Amondo Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan (X2=7,474; pvalue=0,024).Kata Kunci : Gizi ibu hamil, aktifitas fisik, Kadar gula darah ibu hamil
MEKANISME KOPING PERILAKU PASANGAN PERNIKAHAN USIA DINI DI KEPULAUAN SELAYAR Ningsih, Andi Pramesti; Wardani, Ayunytyah Eka
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i2.38129

Abstract

AbstrakKoping merupakan upaya yang berorientasi pada kegiatan dan intrapsikis untuk mengelola tuntutan serta konflik yang ada. Tiap individu memiliki upaya koping yang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh sumber dukungan dan kepribadian. Pernikahan di usia dini berdampak pada psikis remaja. Pernikahan di usia dini berdampak terhadap remaja, khususnya psikis. Remaja belum siap secara mental untuk bertanggungjawab terhadap keluarga, pekerjaan yang belum mapan dan munculnya kesalahpahaman antar pasangan yang masih labil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme koping perilaku yang dilakukan oleh pasangan pernikahan usia dini di Kepulauan Selayar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh dengan cara wawancara mendalam, focus group discussion, observasi tidak terstruktur dan dokumentasi pada 12 informan yang terdiri dari remaja yang menikah di usia dini, remaja yang belum menikah, orangtua, petugas kesehatan dan penyuluh keluarga berencana. Analisis domain digunakan untuk mengidentifikasi hubungan semantik dalam data yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan ada dua upaya koping yang digunakan yaitu problem-focused coping dan emotional-focus coping. Bentuk emotional-focused coping yang ada dalam penelitian ini adalah self-controlling, escape-avoidance, dan positive appraisal. Sedangkan bentuk problem-focused coping dalam penelitian ini adalah seeking social support dan planful problem solving. Olehnya itu, penting untuk memberikan konseling pada remaja yang menikah di usia dini. Kata Kunci : Mekanisme Koping, Perilaku, Pernikahan, Remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue