cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
GAMBARAN KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI TAHUN 2016 Rustiani, Ani; Junaid, Junaid; Farzan, Amrin
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.724 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i5.2086

Abstract

Rendahnya kinerja akan membangun citra bentuk pada puskesmas, dimana pasien yang merasa tidakpuas akan menceritakan kepada rekan-rekannya. Begitu juga sebaliknya semakin tinggi kinerja pelayanan yangdiberikan akan menjadi nilai plus bagi puskesmas, dalam ini pasien akan merasa puas terhadap pelayanan yangdiberikan oleh puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan, gambaransikap, gambaran penampilan, gambaran perhatian, gambaran tindakan dan gambaran tanggung jawab dalamKinerja Pegawai Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatifdengan pendekatan fenomenologis melalui wawancara mendalam dengan informan. Informan dalam penelitianini terdiri dari 1 orang informan kunci dan 3 orang informan biasa yang terlibat langsung pada kinerja pegawaiPuskesmas Wangi-Wangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pegawai puskesmas wangi -wangisesuai dengan profesi masing-masing. Sikap pegawai puskesmas wangi-wangi mulai sopan dalam hal menyapapasien dan belum sopan dalam hal merawat pasien. Penampilan pegawai puskesmas wangi -wangi belum seragamdalam berpakaian di sebabkan karena kurangnya penegakan aturan mengenai penampilan yang rapih. Perhatianpegawai puskesmas cukup mendengarkan keluhan pasien/pengunjung. Tindakan pegawai puskesmas wangiwangi,tidak semua pegawai puskesmas menanggapi keluhan pasien/pengunjung. Tanggung Jawab pegawaipuskesmas wangi-wangi, cukup bertanngung jawab dengan tugas yang diberikan dan menjaga Citra Pus kesmaswangi-wangi. Saran penelitian ini adalah Pihak puskesmas harus lebih meningkatkan pelayanan dan kualitaspegawai yang harus direalisasikan dalam berbagai berntuk pelatihan atau kegiatan sejenis, terutama menanggapipasien/pengunjung, Sebaiknya ada ketentuan dalam SPO (Standar Prosedur Operasional) tentang pelayanan yangbaik terhadap pasien/pengunjung dalam berkomunikasi, bertutur kata, bersikap, ekspresi wajah serta intonasisuara yang diberikan pada saat melayani pasien/pengunjung, Perlu penambahan tenaga kesehatan terutamaperawat sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal di puskesmas wangi -wangi.Kata Kunci: kinerja, pegawai, puskesmas wangi-wangi
GAMBARAN PERILAKU SISWA SMA DALAM UPAYA PENCEGAHAN HIV AIDS DI WILAYAH KOTA KENDARI TAHUN 2016 Haringi, Suhartin; Yuniar, Nani; Jufri, Nur Nashriana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.024 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1238

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) adalah infeksi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga sulit bagi tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) ataukumpulan berbagai gejala penyakit akibat turunnya kekebalan tubuh individu akibat HIV. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui gambaran perilaku siswa SMA dalam upaya pencegahan HIV AIDS di wilayah kotaKendari tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sebagai alatpengumpulan data digunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini sebanyak 2591 siswa. Sampel padapenelitian ini yaitu siswa kelas X dan siswa kelas XI yang tersebar di tiga lokasi sekolah. Teknik pengambilansampel sekolah menggunakan purposive sampling dan teknik pengambilan sampel responden menggunakansimple random sampling. Analisis statistik menggunakan Analisis Univariat. Hasil penelitian menunjukkangambaran pengetahuan, sikap, motivasi, dukungan teman, dan sumber informasi siswa dalam upayapencegahan HIV AIDS adalah baik. Tingkat pengetahuan, sikap, motivasi, dukungan teman, dan sumberinformasi yang baik dalam upaya pencegahan HIV AIDS dapat mengurangi resiko penularan HIV AIDS padasiswa. Disarankan kepada siswa, pihak sekolah, dan orang tua dapat bekerjasama dengan baik dalam upayapencegahan HIV AIDS dan disarankan kepada petugas kesehatan atau instansi pemerintah dari hasil inidiharapkan dapat memberikan informasi berupa penyuluhan kesehatan kepada para siswa agar siswa lebihbaik  lagi dalam perilaku upaya pencegahan HIV AIDS.Kata Kunci : HIV AIDS, pengetahuan, sikap, motivasi, dukungan teman, sumber informasi.
VOL. 2/NO.6/ MEI 2017; ISSN2502-731X , IDENTIFIKASI KEPADATAN LALAT DAN SANITASI LINGKUNGANSEBAGAI VEKTOR PENYAKIT KECACINGAN DI PEMUKIMAN SEKITAR RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) KOTA KENDARI TAHUN 2017 Pebriyanti, Iis Ria; Nirmala, Fifi; Saktiansyah, La Ode Ahmad
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.128 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3029

Abstract

Kecacingan (Helminthiasis) merupakan infestasi satu atau lebih parasit usus golongan nematoda. Jeniscacing yang banyak menyerang adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (AncylostomaDuodenale dan Necator Americanus ), dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan gambaran kepadatan lalat, sanitasi lingkungan, jarak pemukiman dari RPH dan identifikasi telurcacing pada lalat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional. Responden dalampenelitian ini berjumlah 44 rumah.Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi dan penangkapanlalat berdasarkan radius.Hasil penelitian menjelaskan bahwa untuk kategori tinggi, sedang dan rendahberturut-turut 30 (68.19%), 11 (25.00%), dan 3 (5.82%) pada rumah responden.Sanitasi perumahan 44responden (100%) tidak memenuhi syarat.Tingkat kepadatan lalat kategori tinggi dengan jarak perumahandekat (0 - ≤500 m) sebanyak 26 responden, sedangkan jarak perumahan jauh (>500 m - ≤1000 m) sebanyak 4responden. Telur cacing yang di temukan adalah telur cacing jenis Ascaris lumbricoides pada RPH sebanyak 1butir,pada radius 600 m sebanyak 1 butir, dan pada radius 800 m sebanyak 5 butir. Berdasarkan hasil tersebut,kesimpulan yang didapat yaitu kepadatan lalat sebagian besar kategori tinggi, sanitasi perumahan tidakmemenuhi syarat, kepadatan lalat tinggi pada jarak perumahan dekat dan di temukan 7 butir telur cacing jenisAscaris lumbricoides.Kata Kunci: Kecacingan, Kepadatan Lalat, Jarak Perumahan, Sanitasi Perumahan, Telur Cacing, RumahPemotongan Hewan (RPH)
HUBUNGAN LAMA KERJA, GERAKAN REPETITIF DAN POSTUR JANGGAL PADA TANGAN DENGAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA PEKERJA PEMECAH BATU DI KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2016 Sekarsari, Dewi; pratiwi, arum dian; Farzan, Amrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.387 KB)

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu jenis penyakit akibat kerja yang disebabkan gerakan berulangdan posisi yang menetap pada jangka waktu lama yang menyebabkan tertekannya saraf median di pergelangantangan sehingga menimbulkan terjadinya parastesia, mati rasa dan kelemahan otot di tangan. Salah satupekerjaan yang banyak melakukan aktivitas statis dengan gerakan repetitif adalah pemecah batu. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja, gerakan repetitif dan postur janggal pada tangan dengankeluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada pekerja pemecah batu di Kecamatan Moramo Utara KabupatenKonawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian crosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 64 pekerja pemecah batu. Pengumpulan data dengan menggunakankuesioner dan lembar observasi untuk melihat gerakan repetitif dan postur janggal pada tangan serta Phalen’stest untuk mengetahui adanya keluhan Carpal Tunnel Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adahubungan antara lama kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,032), ada hubungan antara gerakanrepetitif dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,020), dan ada hubungan antara postur janggal padatangan dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,014).Kata kunci: lama kerja, gerakan repetitif, postur janggal, carpal tunnel syndrome
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT DESA TANAILANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KANAPA-NAPA KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH TAHUN 2015 Masita, Andriana; Yuniar, Nani; Lisnawaty, Lisnawaty
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.517 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1246

Abstract

Kesehatan merupakan elemen penting dalam kehidupan yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Pemanfaatanpelayanan kesehatan pada masyarakat Desa Tanailandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kanapa-Napa masih tergolongkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanankesehatan pada masyarakat Desa Tanailandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kanapa-Napa Kecamatan MawasangkaKabupaten Buton Tengah Tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatansurvei dan desain penelitian Cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah semua warga masyarakatyang berada di Desa Tanailandu 864 jiwa, sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Keluarga masyarakat DesaTanailandu sebanyak 69 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisisdata menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dangan taraf kepercayaan 95% (α=0,05) denganmenggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara keyakinanterhadap pelayanan kesehatan (p=0.233) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan serta ada hubungan yangsignifikan antara akses (p=0,009), kepemilikan asuransi kesehatan (p=0,002) dengan pemanfaatan pelayanankesehatan.Kata Kunci : pelayanan kesehatan, pemanfaatan pelayanan kesehatan, keyakinan, akses, kepemilikan asuransi  kesehatan
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEBIASAAN MEROKOK, PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET DAN KONSUMSI ANTIOKSIDAN TERHADAP KEJADIAN KATARAK DI POLI MATA RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Yunaningsih, Ayu; Sahrudin, Sahrudin; Ibrahim, Karma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.315 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3035

Abstract

Katarak merupakan keadaan dimana lensa mata yang biasanya jernih dan bening menjadi keruh. Bilalensa mata kehilangan sifat beningnya atau kejernihannya maka penglihatan akan menjadi berkabut atau tidakdapat melihat sama sekali. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), katarak dapat menyebabkankebutaan pada lebih dari 17 juta penduduk di dunia. Kejadian katarak masih menjadi masalah penyakit diSulawesi Tenggara dari data 4 tahun terakhir yang diperoleh dari RSU Bahteramas Kendari jumlah kejadiankatarak berfluktuasi setiap tahunnya dan masuk kedalam 20 besar penyakit di rumah sakit tersebut . Penelitianini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet dan konsumsiantioksidan terhadap kejadian katarak di RSU Bahteramas Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional menggunakan desain casecontrol study dengan prosedur non matching. Populasi dalam penelitian 104 pasien katarak dengan jumlahsampel sebanyak 54 kasus dan 54 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan merokok merupakan faktor risiko katarak dengan OR= 2,845dengan rentan nilai LL 1,175 dan UL 6,891 dan konsumsi antioksidan merupakan faktor risiko terhadap katarakOR=2,430 dengan rentang nilai LL 1,090 dan UL 5,417 pada interval kepercayaan (CI) 95%. Sedangkan paparansinar ultraviolet bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian katarak di RSU Bahteramas Kota KendariProvinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Disarankan untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakatkhususnya lansia mengenai kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet dan konsumsi antioksidan yangmempengaruhi kejadian katarak.Kata kunci :Katarak, Kebiasaan Merokok, Paparan Sinar Ultraviolet, Konsumsi Antioksidan
ANALISIS HUBUNGAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL), AKTIVITAS FISIK DAN KEPATUHAN DIET TERHADAP KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA TAHUN 2017 Sam, Nur; Lestari, Hariati; Afa, Jusniar Rusli
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.466 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i7.3414

Abstract

Kadar gula darah adalah jumlah glukosa (gula) dalam darah. Dalam pemeriksaan gula darah, dikenal duajenis pengukuran yaitu pengukuran gula darah puasa dan pengukuran gula darah sewaktu. Berdasarkan dataDinas Kesehatan Kota Kendari diketahui bahwa wilayah kerja puskesmas Poasia di ketahui memiliki jumlah kasusdiabetes terbanyak. Pada tahun 2013 jumlah rate kasus diabetes sebesar 12 kasus per 1000 penduduk, 2014 10kasus per 1000 penduduk, 2015 16 kasus per 1000 penduduk, dan tahun 2016 sebesar 12 kasus per 1000penduduk. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan activity of daily livi ng, aktivitas fisik,dan kepatuhan diet terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas Poasia tahun2017. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan desain studi crosssectional (potong lintang).populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes mellitus yang beradadi wilayah kerja puskesmas Poasia, yang berjumlah 472 orang. Sampel dari penelitian ini sebanyak 63 orangdengan tehnik pengambilan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan yangsignifikan antara activity of daily living dengan kadar gula darah penderita diabetes dengan nilai value 0,045,Ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah penderita diabetes dengan nilaivalue 0,002. Ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan kadar gula darah pasien diabetesdengan nilai value 0,008.Kata Kunci: Kadar Gula Darah, ADL, Aktivitas Fisik, Kepatuhan Diet.
ANALISIS DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2017 Darwis, Rifka Ekariyani; Majid, Ruslan; ainurafiq, ainurafiq
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.259 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2865

Abstract

Gizi kurang adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.Balita yang mengalami gizi kurang memiliki tingkat morbiditas lebih tinggi dari berbagai penyakit. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat BBLR, riwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakitinfeksi, pendapatan ekonomi keluarga dan pola asuh makan terhadap kejadian gizi kurang pada balita usia 1259bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari 2017. Penelitian ini menggunakan rancanganpenelitian epidemiologi analitik observasional dengan desain case control dan prosedur non matching.Populasi dalam penelitian ini 2.427 balita dengan jumlah sampel sebanyak 40 kasus dan 40 kontrol,pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balitadengan riwayat BBLR memiliki risiko 7 kali lebih besar menderita gizi kurang dibandingkan balita denganriwayat BBLN (OR= 7,400; 95%CI= 1,939 – 28,245; P-value = 0,003). Tidak ada hubungan yang signifikan antarariwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, pendapatan ekonomi keluarga dan pola asuh makandengan kejadian gizi kurang. Bagi ibu yang memiliki anak balita dengan berat badan lahir rendah, kedepannyapada saat hamil agar mengkonsumsi makanan yang bergizi sehingga ibu tidak berisiko kekurangan energikronik (KEK) karena berisiko melahirkan anak BBLR dengan pertumbuhan yang t erhambat.Kata kunci : balita, gizi kurang, determinan
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) KUNJUNGAN 1 – KUNJUNGAN 4 (K1 – K4) PADA IBU HAMIL DI RSUD KOTA KENDARI TAHUN 2016 Susanto, Jepri; Ahmad, La Ode Ali Imran; Ismail, Cece Suriani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.467 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1252

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator yang peka terhadap kualitas danaksesibilitas fasilitas pelayanan kesehatan. Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilanuntuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil, sehingga mampu menghadapipersalinan, kala nifas, persiapan pemberian ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar.Beberapa faktor dapat mempengaruhi pemeriksaan Antenatal Care Kunjungan 1 – Kunjungan 4,seperti yang dilakukan dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan survey analitik denganrancangan cross sectional study. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antaradukungan petugas kesehatan dengan pemeriksaan Antenatal care dengan analisis statistik Chi Squarediperoleh nilai p value 0,57. p>α sehingga hipotesis nol diterima. Pada variabel status pekerj aandiperoleh pvalue0,50. pvaluevalue>α sehingga hipotesis nol diterima. Pada variabel dukungan keluargadiperoleh pvalueatau nilai signifikansi adalah 0,3 dan α adalah 0,5. p<α, sehingga hipotesis nolditolak dan hipotesis 1 diterima atau ada hubungan dukungan keluarga dengan pemeriksaanAntenatal Care dan uji hubungan diperoleh nilai RØ = 0,12 dan variable kepercayaan diperoleh patau nilai signifikasi adalah 0,62 dan α adalah 0,5. Pvaluevalue>α, maka hipotesis nol diterima atau tidak adahubungan antara kepercayaan dengan pemeriksaan antenatal care.Kata kunci: dukungan petugas kesehatan, status pekerjaan, dukungan keluarga, kepercayaan,value
STUDI TENTANG PENGELOLAAN PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DI PUSKESMAS KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2017 Susianti, Susianti; Lisnawaty, Lisnawaty; Andisiri, Wa Ode Sitti Nur Zalmariah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.309 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i7.3419

Abstract

BOK merupakan bantuan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mendukung operasional Puskesmasdalam rangka pencapaian program kesehatan prioritas nasional, khususnya kegiatan promotif dan preventif sebagaibagian dari upaya kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenaipengelolaan dana BOK di Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara tahun 2017. Jenis penelitian ini adalahpenelitian kualitatif dengan indepth interview dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini dilaksanakan bulanMaret Sampai April 2017. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam ( indepth interview) pada informankunci (Kepala Puskesmas sekaligus bendahara BOK) yang terlibat secara langsung dalam pengelolaan dana BOK, daninforman biasa (programmer yaitu tenaga kesehatan yang berjumlah 5 orang) yang mengamati serta terlibat dalampelaksanaan pengelolaan dana BOK. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari aspek perencanaan yang disesuaikandengan hasil kesepakatan yang dibahas dalam rapat Mini Lokakarya, kemudian dari aspek pelaksanaan kegiatannyasesuai dengan POA yang telah disusun berdasarkan Petunjuk Teknis kemudian dibuatkan laporan pertanggungjawaban untuk pencairan dana. Pengawasan pengelolaan dana BOK di Puskesmas Kulisusu dilakukan oleh masing masingProgrammer, Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan serta dari BPK dan Inspektorat. Namun dalampelaksanaannya masih ada beberapa hal yang menjadi masalah yaitu kurangnya pelatihan pengelolaan programBOK, kurangnya sarana transportasi untuk turun kelapangan, keterlambatan programmer dalam menyetor laporanpertanggung jawaban, dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program.Kata kunci: Perencanaan, Pelaksanaan, Pencatatan dan Pelaporan pengelolaan BOK, Puskesmas

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue