cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA UMUR 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA TAHUN 2016 Sukardi, Sukardi; Yusran, Sartiah; Tina, Lymbran
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.298 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1361

Abstract

Hingga saat ini, diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia terutama di negara-negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konsumsi air minum, riwayatpemberian ASI eksklusif, kebiasaan mencuci tangan dan penggunaan botol susu dengan kejadian diare padabalita umur 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia. Penelitian ini adalah penelitian analitikobservasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 3084 balitadengan besar sampel 34 balita. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan ujistatistic chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi air minumdengan kejadian diare pada balita (p value (0,422) > α), terdapat hubungan yang bermakna antara riwayatpemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada balita (p value (0,024) < α), terdapat hubungan yanglemah antara kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian diare pada balita (p value (0,066) < α), terdapathubungan yang bermakna antara penggunaan botol susu dengan kejadian diare pada balita (p value (0,041) <α). Kesimpulan yang di dapatkan yaitu terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif, kebiasaanmencuci tangan dan penggunaan botol susu dengan kejadian diare pada balita yang dipengaruhi oleh tidakdiberikannya ASI eksklusif pada balita sejak umur 0-6 bulan, kebiasaan mencuci tangan yang buruk danpenggunaan botol susu yang tidak steril. Untuk itu rekomendasi dari penelitian ini kepada ibu yaitu selalumemperhatikan zat gizi anak agar imunitas anak selalu baik, selalu membiasakan mencuci tangan dengan bai kdan benar  dan selalu memperhatikan kesterilan botol susu anak guna menghindari anak dari resiko kejadiandiare. Kepada tenaga kesehatan, perlu memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnyapencegahan diare pada balita.Kata kunci :air minum, asi eksklusif, cuci tangan, botol susu, diare pada balita
DETERMINAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH PESISIR PUSKESMAS LALOWARU KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2017 Yadin, Jufri; Junaid, Junaid; Sety, La Ode Muhammad
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.687 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i7.3434

Abstract

Penyakit Diare sampai saat ini masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian terbesar di dunia. Menurutdata United Nation Children’s Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO) tahun 2013 diare merupakanpenyebab kematian nomor 2 pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penyediaan airbersih, ketersediaan jamban keluarga, pengolahan sampah, sarana pembuangan air limbah, dan perilaku mencucitangan dengan kejadian diare di wilayah pesisir Puskesmas Lalowaru Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2017. Jenispenelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan Cross Sectional Study.Populasi dalam penelitian ini berjumlah 386 balita dengan besar sampel sebanyak 61 balita. Analisis datamenggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa tidak ada hubungan penyedian air bersih dengan kejadian diare pada balita (ρValue= 1,00), ada hubunganketersediaan jamban keluarga dengan kejadian diare pada balita (ρValue= 0,028), ada hubungan pengolahan sampahdengan kejadian diare pada balita (ρValue= 0,005), ada hubungan sarana pembuangan air limbah dengan kejadiandiare pada balita (ρValue= 0,015), tidak ada hubungan perilaku mencuci tangan dengan kejadian diare pada balita(ρValue= 0,860). Kesimpulan dari penelitian tidak ada huhungan penyediaan air bersih dan perilaku mencuci tangandengan kejadian diare pada balita, serta ada hubungan ketersediaan jamban keluarga, pengolahan sampah, s aranapembungan air limbah dengan kejadian diare pada.Kata Kunci : air bersih, jamban keluarga, SPAL, mencuci tangan, diare balita
ANALISIS FAKTOR RISIKO BBLR, PANJANG BADAN BAYI SAAT LAHIR DAN RIWAYAT IMUNISASI DASAR TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KANDAI KOTA KENDARI TAHUN 2016 Swathma, Dandara; Lestari, Hariati; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.527 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1088

Abstract

Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial danekonomi di masyarakat. Ada bukti jelas bahwa individu yang stunting memiliki tingkatkematian lebih tinggi dari berbagai penyebab dan terjadinya peningkatan penyakit. Banyakfaktor yang dapat memicu seorang balita dapat menjadi stunting yaitu BBLR, panjang badanbayi saat lahir dan riwayat imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiberapa besar faktor risiko BBLR, panjang badan bayi saat lahir dan riwayat munisasi dasarterhadap kejadian stunting pada balita usia 12-36 bulan di wilayah kerja puskesmas Kandaikota Kendari tahun 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian epidemiologianalitik observasional menggunakan desain case control. Populasi dalam peneliti an ini 726dengan jumlah sampel sebanyak 51 kasus dan 51 kontrol, pengambilan sampelmenggunakan teknik purposive sampling dengan pendekatan fixed disease pada sampelkasus maupun kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan BBLR (OR= 5,250; 95%CI= 1,897–14,532), panjang badan bayi saat lahir (OR= 4,078; 95%CI= 1,599-10,400) dan riwayatimunisasi dasar (OR= 6,044; 95%CI= 2,295-15,916).Kata kunci : stunting, bblr, panjang badan bayi saat lahir dan riwayat  imunisasi dasar
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KATOBU KABUPATEN MUNA TAHUN 2016 Heron, Helvyra Anastasya; Majid, Ruslan; rasma, rasma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.716 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2889

Abstract

Menurut World Health Organization (2014), rasio kematian ibu hamil di negara berkemba ng adalah 230 per100.000 kelahiran sedangkan di negaran maju, rasio kematian ibu hamil adalah 16 per 100.000 kelahiran. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan antenatalcaredi wilayah kerja Puskesmas Katobu Kabupaten Muna Tahun 2016. Jenis penelitian bersifat observasional analitikdengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 minggu, dimana dari tanggal 9sampai tanggal 22 November 2016 di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu dan populasi yang diambil adalah semuaibu hamil yang memeriksakan kehamilannya yang berjumlah 240 ibu dengan jumlah sampel penelitian sebanyak52 ibu. Hasil Penelitian menunjukkan Ada hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Pemanfaatan Antenatal Care(nilai p value = 0,032), Tidak Ada hubungan antara Keluhan Ibu Hamil dengan Pemanfaatan Antenatal Care (nilai pvalue = 0,063), Ada hubungan antara Ketersediaan pelayanan (Layanan 5T) dengan Pemanfaatan Antenatal Care(nilai p value = 0,005). Peneliti menyarankan kepada Puskesmas Katobu untuk lebih giat memberikan pemahamankepada masyarakat tentang pentingnya memeriksakan kehamilannya.Kata Kunci : Antenatal Care, Pengetahuan, Keluhan Ibu Hamil, ketersediaan Pelayanan ( Layanan 5T ).
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALUOLEO TAHUN 2018 Lawalata, Ferrany Yusuf; Sety, La Ode Muhamad; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Media Sosial adalah sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologydan teknologi web dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran “user -generated content”. Insomniaadalah ketdidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur baik kualitas maupun kuantitas. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media social dengan kejadian insomnia pada mahasiswaFakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Haluoleo tahun 2018. Penelitian ini bersifat survey analitik denganpendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik pengambilan simple random sampling yaitu sebanyak73 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner. Hasil penelitianmenggunakan analisis uji statistik Pearson Chi Square dengan tingkat kepercayaan α = 0,05atau 95%. Hasil ujistatistic didapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak adanya hubungan a ntarajumlah akun media sosial dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UniversitasHaluoleo tahun 2018, adanya hubungan antara intensitas penggunaan sosial media dengan kejadian insomniapada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Haluoleo tahun 2018, dan adanya hubungan antaratingkat kecanduan media sosial dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kesehatan MasyarakatUniversitas Haluoleo tahun 2018. Saran agar mengurangi waktu penggunaan media social dan mampu untukmemenejemen waktu tidur.Kata Kunci : Media Sosial, Mahasiswa, Insomnia
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN PSIKOLOGIS AKIBAT KEBISINGAN PADA TEKNISI DI PERSEROAN TERBATAS PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA SEKTOR PEMBANGKIT KENDARI UNIT POASIA TAHUN 2016 Nicolas, irman Anugrah; Asfian, Pitrah; pratiwi, arum dian
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.718 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i4.1738

Abstract

Gangguan psikologis akibat kebisingan tergantung pada intensitas, frekuensi, periode, saat dan lamakejadian, kompleksitas spektrum kegaduhan dan tidak teraturnya suara kebisingan. Dari observasi awal, terdapatindikasi gangguan psikologis seperti perasaan tidak nyaman,gangguan pola tidur kura ng fokus serta emosimemuncak, gangguan komunikasi seperti berteriak saat berbicara dan kesalahan komunikasi yang dapatmembahayakan pekerja, serta ditemukan ada beberapa pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung telingapada saat bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengangangguan psikologis akibat kebisingan pada teknisi di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Unit Poasia kota kendari.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitianini semua teknisi operator yang berjumlah 52 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan total samplingsehingga semua populasi dijadikan sampel yakni 52. Tidak Ada hubungan umur dengan gangguan psikologis akiba tkebisingan (χ2hitung = 0,240 dan ρValue = 0,624). Tidak ada hubungan masa kerja dengan gangguan psikologisakibat kebisingan (χ2hitung = 7,520 dan ρValue = 0,023). Ada hubungan antara intensitas kebisingan dengangangguan psikologis akibat kebisingan(ρValue = 0,008). Ada hubungan yang bermakna antara penggunaan alatpelindung telinga dengan gangguan psikologis akibat kebisingan (χ2hitung = 10,505 dan ρValue = 0,001). Sarandalam penelitian ini adalah Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara Sektor Pembangkit Kendari Unit Poasiamelakukan pengendalian kebisingan, baik secara teknis, administratif maupun medis, Diharapkan kepadakaryawan agar menggunakan alat pelindung telinga pada saat bekerja.Kata Kunci: Gangguan Psikologis, Umur, Masa Kerja, Tingkat Kebisingan, Alat Pelindung Telinga.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT LAMBAKARA TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2017 Samsinar, Samsinar; Majid, Ruslan; Rasma, Rasma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.697 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i8.3898

Abstract

Pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain:menurunnya daya beli masyarakat, kurangnya minat masyarakat untuk berobat ke Puskesmas, aksesgeografis ke sarana pelayanan kesehatan sulit. Masalah kurangnya pemanfaatan Puskesmas antara lainterkait dengan pendidikan masyarakat yang rendah yang juga mempengaruhi kurangnya pengetahuanmasyarakat tentang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungandengan perilaku masyarakatLambakara terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan di PuskesmasLainea Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik denganrancangan cross sectional study. Populasi yaitu jumlah penduduk Desa Lambakara yang berjumlah 199KK. Sampel penelitian yaitu penduduk DesaLambakara sebanyak 35 responden. Berdasarkan hasilpenelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden yang memanfaatkan sebanyak 16 responden (45,7%)dan tidak memanfaatkan sebanyak 19 responden (54,3%).Dari hasil uji statistic menggunakan chi squarepengetahuan (0,012) sikap (0,004), aksespelayanan (0,030). Berhubungan dengan pemanfaatanpelayanan kesehatan oleh masyarakat Desa Lambakara Di Puskesmas Lainea Kabupaten Konawe SelatanTahun 2017.Kata Kunci :Pengetahuan, Sikap, AksesPelayanan
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PROGRAM INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI PUSKESMAS POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2016 Rusada, Devi Anggraeni; Yusran, Sartiah; Jufri, Nur Nashriana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.792 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1207

Abstract

Data Riskesdas 2013 menunjukkan persentase ibu mulai menyusui kurang dari satu jam setelah bayi lahir adalah 34,5 % dan terendah di Papua Barat 21,7%, sebagian besar proses mulai menyusui dilakukan pada kisaran waktu1-6 jam setelah lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pelaksanaanInisiasi Menyusu Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitiankuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 86 orang, sedangkanjumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 responden dan ditetapkan dengan menggunakan teknik simplerandom sampling. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pelaksanaan IMD (χ2hitung = 19,806 dan ρValue =0,000), Ada hubungan antara sikap ibu dengan pelaksanaan IMD (χ2hitung = 38,474 dan ρValue = 0,000), Adahubungan antara tindakan ibu dengan pelaksanaan IMD (χ2hitung = 30,217 dan ρValue = 0,000), Ada hubungan antaradukungan suami dengan pelaksanaan IMD (χ2hitung = 13,411 dan ρValue = 0,000), Ada hubungan antara dukunganpetugas kesehatan dengan pelaksanaan IMD (χ2hitung = 21,069 dan ρValue = 0,000). Bagi Dinas Kesehatan KotaKendari untuk lebih meningkatkan upaya promosi kesehatan mengenai inisiasi menyusu dini (IMD) bagi calon ibu,ibu hamil dan suami agar mendapatkan informasi mengenai IMD sehingga dapat menambah pengetahuan ibu,mengubah sikap ibu terkait IMD dan ibu dapat mempersiapkan kondisi fisik dan mentalnya untuk melaksanakanIMD.Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Dukungan  Suami, Dukungan Petugas Kesehatan
HIGIENE DAN SANITASI MAKANAN JAJANAN DI KANTIN SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BUKE KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2016 Ramadani, Erin Rahmi; Nirmala, fifi; Mersatika, Agnes
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.704 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2899

Abstract

Higiene merupakan usaha kesehatan preventif yang menitik beratkan kegiatannya kepada usaha kesehatanindividu. Sedangkan sanitasi diartikan sebagai usaha pencegahan penyakit dengan cara mengatur faktor -faktorlingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit. Faktor -faktor yang mempengaruhi higiene dansanitasi makanan jajanan, yaitu: pengetahuan, penjamah makanan, sanitasi peralatan, sanitasi penyajian dansanitasi sarana penjajah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengetahuan penjamah makanan,serta untuk mengetahui gambaran higiene dan sanitasi makanan jajanan di kantin Sekolah Dasar di KecamatanBuke Kabupaten Konawe Selatan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif survei observasional untukmemperoleh gambaran tentang higiene dan sanitasi makanan jajanan di kantin Sekolah Dasar di KecamatanBuke Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2017. Subjek penelitian ini adalah Sekolah dasar di Kecamatan BukeKabupaten Konawe Selatan pada tahun 2017 terdiri dari 16 sekolah dasar dengan jumlah populasi 28 kantin disekolah dasar. Dalam penelitian ini memakai total sampling dimana mengambil semua sampel dari jumlahpopulasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan penjamah di kantin sekolah dasar di Kecamatan Bukesudah baik, sedangkan higiene penjamah dan sanitasi makanan jajanan di Kecamatan Buke Kabupaten KonaweSelatan belum memenuhi syarat.Kata Kunci : Higiene, Sanitasi, Kantin, Makanan Jajanan
Analisis Kebutuhan Dokter Umum Menggunakan Metode Workload Indicator Staffing Needs (Wisn) di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna Tahun 2016 Arifuddin, Desy Setiani; sakka, ambo; Saptaputra, Syawal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.6 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i4.1743

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan rumah sakit yang efektif dan efisien adalah tersedianya SDMyang cukup dengan kualitas yang tinggi, profesional sesuai dengan fungsi dan tugas setiap personel. Salahsatu metode dalam perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di instansi adalah dengan menghitungbeban kerjanya. Perhitungan beban kerja dapat dilakukan dengan metode Workload Indicators ofStaffing Needs (WISN) didasarkan pada beban kerja personel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikebutuhan dokter umum dengan menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) diRumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna tahun tahun 2016. Penelitian ini merupakan jenispenelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Penelitian ini dilakukan pada bulanApril-Mei 2016. Sampel penelitian ini adalah seluruh dokter umum di Rumah Sakit Umum DaerahKabupaten Muna. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Waktu kerja tersedia bagi dokter umum diRumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna adalah 1602 jam/tahun di Poli Umum Dan Poli Bedah dan6408 jam/tahun di UGD. Dengan kegiatan dan standar beban kerja dokter umum di Poli Umum per tahunsebesar 24030 pemeriksaan pasien baru, 48060 pemeriksaan pasien lama dan 96120 pemeriksaankesehatans, Poli Bedah sebesar 19224 pemeriksaan pasien baru, 32040 pemerik saan pasien lama, 8010tindakan medis kecil, dan 3204 tindakan medis sedang dan UGD sebesar 42720 pemeriksaan pasien.Standar 0.392 atau 33% dan 0.47 atau 47% sehingga kebutuhan dokter umum sebanyak 3-4 dokterumum. Diperlukan analisis beban kerja lebih lanjut untuk menagani kelebihan dokter umum di RumahSakit Umum Daerah Kabupaten Muna sehingga terjadi peningkatan pelayanan di Rumah Sakit UmumDaerah Kabupaten Muna khususnya pada Poli Umum, Poli Bedah, UGD dan Ruang Perawatan Kelas I, IIdan III oleh dokter umum.Kata kunci: Waktu Kerja Tesedia, Kegiatan Pokok, Standar Beban Kerja, Standar Kelonggaran,Kebutuhan Dokter Umum.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue