cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
DAMPAK PEMEKARAN DAERAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI BIDANG KESEHATAN ( STUDI KASUS DI KABUPATEN MUNA BARAT) Rasyidin, Muhamad; Ahmad, La Ode Ali Imran; Farzan, Amrin
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.46 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i8.3895

Abstract

Pelayanan publik dibidang kesehatan adalah segala bentuk kegiatan dalam rangka pengaturan, pembinaan,bimbingan, penyediaan fasilitas, jasa dan lainnya yang dilaksanakan oleh aparatur pemerintah sebagai upayapemenuhan kebutuhan kepada masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dibidangkesehatan. Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik dibidang kesehatan adalah bukti langsung,kehandalan daya tanggap, jaminan dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bukti langsung,kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati daerah pemekaran baru kabupaten Muna Barat terhadapkualitas pelayan publik dibidang kesehatan tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitiankualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Informan kunci terdiri dari 4 orang yakni 1 orang dari pemerintahdaerah, 1 orang dari dinas kesehatan serta 2 orang dari puskesmas dan informan biasa terdiri dari 8 orang yakni4 orang masyarakat diwilayah kerja puskesmas Guali dan 4 orang masyarakat diwilayah kerja puskesmasKombikuno. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterangan dari semua informan, dinas kesehatan, puskesmasGuali, dan puskesmas Kombikuno serta Masyarakat mengungkapkan bahwa bukti langsung berupa fasilitaskesehatan kabupaten Muna Barat belum lengkap. Kehandalan menurut informan kunci dari dinas kesehatanmengungkapkan bahwa kabupaten muna barat kekurangan tenaga dokter dan ahli labolatorium. Keternaganinforaman kunci dari puskesmas Guali dan Kombikuno sama dengan keterangan dari informan biasa bahwapetugas kesehatan telah melakukan pelayan kesehatan sesuasi dengan keahliannya. Daya tanggap dari informankunci pihak puskesmas dan informan biasa mengungkapkan bahwa setiap kebutuhan masyarakat penggunalayanan terpenuhi. Jaminan, menurut keterangnan dari semua informan mengungkapkan bahwa tenagakesehatan telah bekerja sesuai dengan kode etik profesi. Empati, menurut keterangan dari semua informanmengungkapkan bahwa semua petugas kesehatan telah memberikan empati pada pengguna layanankesehatan.Kata Kunci : bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, kualitas pelayanana kesehatan.
POLA MAKAN DAN POLA PENCARIAN PENGOBATAN IBU HAMIL DALAM PERSEPSI BUDAYA SUKU MUNA KABUPATEN MUNA Darmina, Darmina; Bahar, Hartati; Munandar, Sabril
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.302 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola makan dan pola pencarian pengobatan ibu hamildalam persepsi budaya Suku Muna Kabupaten Muna. Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif dengan metode pendekatan eksploratif. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Muna.Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan snowball sampling berdasarkan kriteria inklusipada informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa makanan yang menjadi pantangan selamaproses kehamilan adalah mangga macan, nenas, nangka, papaya, buah asam, terong dan jantungpisang. Makanan yang dianjurkan selama proses kehamilan adalah ikan, kacang-kacangan,sayuran hijau, buah-buahan, air kelapa muda, pisang dan jambu merah. Setelah melahirkan tidakboleh makan garam, ikan basah, ikan asin, pepaya, kelor, ubi jalar, ikan pari, yang mengandungsantan, ikan hiu, terong dan kangkung selama 44 hari dan hanya dianjurkan ikan bakar, nasitanpa garam, sayur bening tanpa garam. Tujuan ibu hamil melakukan pemeriksaan danpengobatan pada dukun yaitu faktor kepercayaan, untuk mendapatkan perawatan danpengobatan selama kehamilan, untuk mengontrol letak posisi bayi dan untuk mendapatkannasehat perawatan dalam kehamilan sedangkan tujuan ibu hamil melakukan pemeriksaan padatenaga kesehatan yaitu untuk memastikan kehamilan, mendapatkan perawatan karena adakeluhan dan mengalami gangguan kesehatan serta adanya posyandu yang dilakukan secara rutinsetiap bulan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu nilai dan norma dalam sosial budayaberkaitan dengan kepercayaan tertentu terhadap makanan, baik makanan yang dianjurkanmaupun makanan yang dipantang selama kehamilan serta pencarian pengobatan baik dalammengobati sendiri, pengobatan tradisional maupun pengobatan professional. Disarankan kepadaibu hamil tentang kehamilan, pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim, serta tandabahaya perlu diwaspadai dan tenaga kesehatan memberikan penyuluhan tentang jenis danmanfaat makanan bagi ibu hamil dan juga peranan pemerintah dan toko masyarakat untukmeyakinkan pada masyarakat akan pentingnya makanan yang bergizi untuk memelihara kondisikesehatan ibu hamil.Kata Kunci: Ibu Hamil, Pola Makan, Pola Pencarian Pengobatan, Budaya Suku Muna.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016 Kalsum, Umi; Ahmad, La Ode Ali Imran; Andisiri, Wa Ode Sitti Nur Zalmariah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.812 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2896

Abstract

Budaya organisasi (corporate culture) sering diartikan sebagai nilai -nilai, simbol-simbol yang dimengerti dandipatuhi bersama, yang dimiliki suatu organisasi sehingga anggota organisasi merasa satu kel uarga danmenciptakan suatu kondisi anggota organisasi tersebut merasa berbeda dengan organisasi lain . Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap RSUBahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian menggunakan pendekatan metode survey dengananalisis regresi ordinal Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara.Populasi dari penelitian adalah seluruh perawat PNS yang aktif dan bekerja dengan shift kerja di Rumah SakitUmum Bahteramas Tahun 2016. Berjumlah 244 orang dengan sampel sebanyak 74 responden denganmenggunakan teknik Stratified Random Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan, ada pengaruh signifikan antarabudaya organisasi berdasarkan keterlibatan terhadap kinerja perawat (p value = 0,040), ada pengaruh signifikanantara budaya organisasi berdasarkan penyesuaian terhadap ki nerja perawat (p value = 0,004), ada pengaruhsignifikan antara budaya organisasi berdasarkan konsistensi terhadap kinerja perawat (p value =0,003), adapengaruh signifikan antara budaya organisasi berdasarkan misi organisasi terhadap kinerja perawat (p va lue=0,002). Diharapkan Rumah Sakit dapat meningkatkan kualitas budaya organisasi keperawatan secara menyeluruhdan berkesinambungan agar terciptanya kerja sama yang baik untuk meningkatkan kinerja sesuai dengan standarasuhan keperawatan yang komperehensi f;Kata Kunci : Budaya Organisasi, Keterlibatan, Penyesuaian, Konsistensi, Misi Organisasi, Kinerja.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT CAMPAK PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LASALEPA KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA TAHUN 2016 Agustina, Tasa; Sety, La Ode Muhamad; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Penyakit campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus campak. Penyakit ini sangat efektifdicegah dengan imunisasi campak yang bertujuan untuk menambah kekebalan tubuh. Imunisasi campak diberikanpada umur sembilan bulan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadiancampak pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lasalepa Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna tahun 2016. Jenispenelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasidalam penelitian adalah seluruh balita usia 0-59 bulan yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas LasalepaKecamatan Lasalepa Kabupaten Muna adalah sebanyak 1.030 balita usia 0-59 bulan. Sampel dalam penelitiansebanyak 68 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Hasil analisisstatisitik dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) menunjukkan bahwa statusimunisasi dengan nilai (p value = 0,003), status gizi dengan nilai (p value = 0,002), riwayat kontak dengan nilai (pvalue = 0,000), terdapat hubungan dengan kejadian penyakit campak pada balita di wilayah kerja PuskesmasLasalepa Kecamatan Lasalepa Tahun 2016. Sedangkan riwayat pemberian vitamin A dengan nilai (p value = 0,126)tidak terdapat hubungan dengan kejadian penyakit campak pada balita di wilayah kerja Puskesmas LasalepaKecamatan Lasalepa Tahun 2016. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan/Puskesmas untuk memberikan penyuluhanterkait imunisasi campak dan para ibu balita diharapkan melakukan imunisasi campak pada waktunya danmemperhatikan status gizi balita agar penyakit campak dapat dicegah.Kata kunci: Penyakit Campak, status imunisasi, status gizi, riwayat kontak, riwayat pemberian vitamin A.
PERAN POSYANDU DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KONDA KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2016 Mardiana, Nurul; Yusran, Sartiah; Erawan, Putu Eka
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.508 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i4.1740

Abstract

ABSTRAKPosyandu adalah program yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan Anak, salah satupelayanan yang ada di Posyandu untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak adalah pelayanan Antenatal Care(ANC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Posyandu dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anakdiwilayah kerja puskesmas Konda Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan tahun 2016. Penelitian inimerupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologis. Penelitian ini dilaksanakan diKabupaten Konawe Selatan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive random sampling ataupenentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Data penelitian berupa data primer yang dikumpulkan de nganmenggunakan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Posyandu sudah menerapkansistem lima meja dengan benar, namun program ANC menurut sebagian dianggap sudah bagus dan beberapaorang lainnya menganggap lumayan bagus. Hal ini dikarenakan pelayanan yang diterima ibu hamil masihdianggap belum lengkap, dan belum sesuai dengan kebutuhan Ibu diwilayah kerja Puskesmas Konda. Sikap ibudiwilayah kerja Puskesmas Konda terhadap perilaku mengikuti posyandu setiap bulan adalah positif, namun tidaksemua ibu memiliki norma subyektif yang mendukung untuk mengikuti posyandu setiap bulan. Sebagian besar ibudiwilayah kerja Puskesmas Konda memiliki niat untuk mengikuti posyandu agar bisa memeriksakan kehamilannyadi posyandu setiap bulan. Namun, niat ini belum terwujud dalam perilaku nyata, karena keyakinan ibu terhadappelaksana Posyandu dalam hal ini adalah petugas kesehatan masih kurang disiplin. Mereka selalu datangterlambat sehingga terjadi antrian panjang terkadang membuat ibu hamil merasa jenuh. Dapat disimpulkanbahwa peran Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Konda Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan belumefektif. Untuk itu disarankan kepada para petugas yang memberikan pelayanan kesehatan harus lebihmemperhatikan waktu kehadirannya di Posyandu.Kata Kunci: Ibu Balita, Posyandu, Antenatal Care, Sikap, Niat.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) PADA PASIEN RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Kholifah, Nur; Junaid, Junaid; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angkamortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) saat ini berisiko untuk semuakalangan, terutama usia dewasa dan lansia. Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan PPOK yakni genetik,riwayat penyakit infeksi pernapasan, jenis kelamin, usia, gizi, asap rokok, polusi udara dalam dan luar ruangan,serta gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar faktor risiko paparan asap rokok,paparan asap obat nyamuk bakar dan konsumsi minuman ringan terhadap kejadian penyakit paru obstruktifkronik (PPOK) pada pasien Poli Paru RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Jenis penelitianyang digunakan adalah analitik observasional menggunakan rancangan case control study dengan pendekatanfixed disease. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Poli Paru RSUD Bahteramas sejak bulan januarisampai dengan oktober tahun 2017, sampel dalam penelitian ini berjumlah 105 sampel yakni 35 kasus dan 70kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadian PPOK yakni paparan asap rokok diperoleh nilai OR = 3,188 denganLower limit = 1,273 dan Upper limit = 7,980; dan paparan asap obat nyamuk bakar diperoleh nilai OR = 2,411dengan Lower limit = 1,039 dan Upper limit = 5,599, sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko PPOK yaknikonsumsi minuman ringan diperoleh nilai OR = 2,016 dengan Lower limit = 0,278 dan Upper limit = 15,281. Bagimasyarakat diharapkan agar selalu menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, sertamenghindari paparan asap rokok dan asap obat nyamuk bakar, dan menjaga pola makan dengan menerapkan giziseimbang.Kata kunci : Penyakit paru obstruktif kronik, asap rokok, asap obat nyamuk bakar, konsumsi minuman ringan.
ANALISIS RISIKO KESEHATAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) MELALUI JALUR INHALASPADA OPERATOR DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) DI KOTA KENDARI TAHUN 2016 (STUDI DI SPBU TIPULU, WUA-WUA, ANDUONOHU DAN SPBU LEPO-LEPO). Almunjiat, Ece; sabilu, yusuf; ainurrafiq, ainurrafiq
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.946 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1209

Abstract

Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) merupakan kelompok pekerja yang memiliki risiko terpapar dengan bahan kimia yang berbahaya, khususnya timbal dari bensin danemisi gas kendaraan bermotor yang sedang menunggu antrian pengisian bahan bakar ataupunkendaraan yang akan berangkat setelah selesai mengisi bensin. Posisi SPBU yang berada  dekatjalan raya memudahkan petugas terpapar dengan polutan timbal dari asap kendaraan yangmelaju di jalan raya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik tingkat risiko pajanantimbal (Pb) terhadap kesehatan operator di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tipulu,Wua-Wua, Anduonohu dan SPBU Lepo-Lepo Kota Kendari Tahun 2016. Jenis penelitian inimerupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan(ARKL), yang digunakan untuk menilai dan melakukan prediksi yang akan terjadi akibat adanyapajanan zat berbahaya, dalam hal ini adalah timbal (Pb) yang digunakan sebagai salah satukomponen dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pengambilan sampel secara total sampling.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang operator yang bekerja di 4 SPBU kota Kendariyaitu SPBU Tipulu, Wua-Wua, Anduonohu dan SPBU Lepo-Lepo. Data sekunder terkait dengankonsentrasi timbal (Pb) di 4 lingkungan kerja cenderung sama yaitu 0,003 mg/m3 yang dilakukanpada satu titik pengukuran, nilai ini masih berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) konsentrasitimbal (Pb) di udara yaitu 2,0 mg/m3.  Hasil penelitian menunjukkan dari 56 orang responden(operator SPBU) belum memiliki risiko kesehatan, hal ini dikarenakan besarnya intake yangmasuk kedalam tubuh jauh berada dibawah nilai ambang batas sehingga RQ ≤ 1.Kata Kunci: Logam Berat Timbal (Pb), Operator SPBU, Tingkat Risiko
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH UPTD RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR KELURAHAN ANGGOEYA KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI Nurfifi, Sahida; Jafriati, Jafriati; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.22 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2901

Abstract

Rumah Potong Hewan (RPH) adalah suatu bangunan atau komplek bangunan dengan desain dan konstruksikhusus yang memenuhi persyaratan teknis dan higienis tertentu serta digunakan sebagai tempat pemotonganhewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan limbah UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) dandampaknya terhadap masyarakat sekitar Kelurahan Anggoeya Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif.Sampel pada penelitian ini yaitu masyarakat Kelurahan Anggoeya sebanyak 40 orang. Pengumpulan data denganmenggunakan kuesioner untuk data responden dan pengolahan data dilakukan dengan kalkulator kemudiandisajikan dalam bentuk tabel disertai dengan penjelasan dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masihterdapat dampak negatif yang di timbulkan dari pengeloaan limbah rumah pemotongan hewan terhadapmasyarakat sekitar. Berdasarkan polusi udara (bau) terdapat 23 orang (57,5%) terganggu, bau busuk ini tidak bisaditerima oleh masyarakat dalam intensitas dan konsentrasi yang tinggi karena akan berdampak psikologis padaseseorang, pencemaran air 7 orang (17,5%) terjadi pencemaran, adanya pencemaran oleh limbah peternakansering menimbulkan berbagai protes dari kalangan masyarakat sekitar terutama rasa gatal ketika menggunakanair sungai yang tercemar, serta keluhan kesehatan pada masyarakat terdapat 18 orang (45%) merasakangangguan, keluhan kesehatan yang terjadi sekitar masyarakat kelurahan anggoeya yaitu keluhan pernafasanseperti sesak nafas dan batuk serta keluhan penyakit kulit seperti gatal–gatal, bintik–bintik merah, nyeri dan kulitbersisik. Diharapkan kepada pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terkaitpengelolaan limbah UPTD Rumah Pemotongan Hewan (RPH) sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungankhususnya pada masyarakat Kelurahan Anggoeya Kota Kendari.Kata kunci: dampak terhadap masyarakat, limbah, pemotongan hewan
ANALISIS KUALITATIF PERAN KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA PENYATUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2016 Risdayani, Risdayani; Bahar, Hartati; Nirmala, Fifi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.288 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i4.1921

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB(Mycobacterium tuberculosis) dan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui peran keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita penyakit TB Paru di wilayah kerjaPuskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif denganpendekatan fenomenologis. Informan dalam penelitian ini terdiri atas informan kunci dan informan biasa.Pemilihan informan kunci dan informan biasa dilakukan dengan metode snowball chain sampling. Informan kunciterdiri atas 3 orang yakni keluarga penderita, sedangkan informan biasa terdiri dari 3 orang yakni 2 orangpenderita TB Paru dan 1 orang petugas kesehatan yang menangani pasien TB Paru. Hasil penelitian menunjukkanuntuk Persepsi kerentanan, keluarga mengetahui penyakit TB Paru adalah penyakit menular, sehingga keluargamelakukan pencegahan dengan cara penderita disuruh memakai masker ketika berinteraksi dengan orang lainserta memisahkan alat makan dan minum penderita. Persepsi keseriusan menunjukkan bahwa sebagian besarkeluarga memandang penyakit TB Paru adalah penyakit yang serius dan harus segera diatasi. Persepsi manfaatkeluarga dalam melakukan perawatan adalah agar penderita cepat sembuh serta menjadi pelajaran bagi keluargauntuk menerapkan hidup sehat. Persepsi hambatan menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga tidak memilikihambatan dalam perawatan. Persepsi kepercayaan diri menunjukkan bahwa keluarga melakukan perawatandidasari keinginan yang timbul dari dalam diri demi melihat anggota keluarga segera sehat. Persepsi doronganuntuk bertindak keluarga yakni adanya dukungan dari anggota keluarga lain dan kerabat, arahan dari petugaskesehatan, dan adanya informasi tentang TB Paru melalui media sosial. Peran keluarga dalam merawat anggotakeluarga yang menderita penyakit TB Paru meliputi keluarga menyiapkan makanan bergizi, selalu mengingatkanuntuk minum obat, menyuruh istrahat yang cukup, sering menanyakan keluhan yang dirasakan penderita.Kata kunci: Tuberkulosis paru, peran keluarga, merawat
PENGARUH PEMBERIAN PISANG AMBON (MUSA ACCUMINATACOLLA) TERHADAP TEKANAN DARASISTOLIK DAN DIASTOLIK PENDERITA HIPERTENSI KELOMPOKUMUR >45 TAHUN DIWILAYAH KERJ PUSKESMAS WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE TAHUN 2017 Ulfianti, Risma; Tina, Lymbran; Yunawati, Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

ABSTRAKHipertensi adalah salah satu penyakit yang banyak menyerang lansia yang merupakan salah satu penyakitpembuluhdarah yang dikenal sebagai silentkiller,karena seringtidakmenimbulkan gejala. Tujuan penelitianuntuk mengetahui pengaruh pemberian buah pisang ambon (musa accuminata colla) terhadap penurunantekanan darah sistolik dan diastolik penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wawotobi tahun 2017. Jenispenelitian ini adalah Quasi eksperiment dengan desain Pretest-Posttest With Control Group. Jumlah subjekpenelitian 30 penderita hipertensi yang memiliki tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg.Subjek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan dosis ±280 g buahpisang ambon selama 7 hari. Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan nilai tekanan darah sistolik dandiastolik sebelum dan sesudah perlakuan pemberian buah pisang ambon selama 7 hari pada kelompokperlakuan dengan nilai signifikan p=0,000 (α=0,05) dengan selisih penurunan tekanan darah sistolik sebesar 8,53mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 7,06 mmHg. Sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan adaperbedaan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok kontroldengan nilai signifikan p=0,000 (α=0,05) dengan selisih penurunan tekanan darah sistolik sebesar 5,46 mmHgdan tekanan darah diastolik 2,13 mmHg. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian buahpisang ambon terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik penderita hipertensi. konsumsi buahpisang khususnya pada lansia menjadi alternatif untuk pencegahan penyakit hipertensi.Kata kunci: Hipertensi, Tekanan darah, Lansia, Pisang ambon.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue