cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN DAN KUALITAS UDARA DALAM RUMAH DI KELURAHAN BULUSAN, KECAMATAN KALIPURO, KABUPATEN BANYUWANGI Huwaida, Hafida Yumna
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.767 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i3.4503

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan, terutama penyediaan air bersih,pembuangan tinja, pengelolaan sampah, dan pengelolaan air limbah. Selain itu, kualitas udara dalam rumah jugaharus diperhatikan agar tidak terjadi pencemaran udara dalam rumah yang dapat menyebabkan gangguankesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan dan kualitas udaradalam rumah di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakanpenelitian observasional dengan rancang bangun Cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak67 KK. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwakomponen sanitasi rumah yaitu penyediaan air bersih sebanyak 91% menggunakan sumur gali, pembuangantinja sebanyak 89% menggunakan jamban pribadi, pembuangan sampah sebanyak 71% menggunakan sistempembuangan sampah terbuka, dan pengolahan air limbah sebanyak 64% menggunakan SPAL terbuka.Sedangkan komponen kualitas udara dalam rumah sebagian besar adalah menggunakan kompor LPG sebanyak65%, merokok dalam rumah sebanyak 73%, dan sebanyak 26% menggunakan obat nyamuk.Kata kunci: Sanitasi lingkungan, kualitas udara dalam rumah, Kelurahan Bulusan
PENGARUH PIK REMAJA DALAM MENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN MOTIVASI PENDIDIKAN PENDEWASAAN USIA PERNIKAHAN (PUP) PADA SISWA SMAN 1 LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2017 Khayrunniza, Andini
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.078 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.4741

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), remaja adalah penduduk yang berumur 10-19 tahun.Hasil sensus pada tahun 2015 menunjukkan satu dari empat atau 25% penduduk Indonesia adalahremaja. Hal ini tidak lepas dari permasalahan seks bebas dan kesehatan reproduksi pada remajasehingga menyebabkan pernikahan usia muda. Data dari tahun 2013-2016 menunjukkan bahwasebanyak 10.903 kasus pernikahan terjadi di Kota Kolaka. Berdasarkan data tersebut, pernikahanyang terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Latambaga dari tahun 2013 -2016 sebanyak1.238 kasus dan 239 pernikahan diantaranya dilakukan oleh remaja berusia <19-20 tahun. Tujuanpenelitian ini yaitu mengetahui pengaruh PIK Remaja dalam meningkatkan pengetahuan, sikap danmotivasi pendidikan Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP) pada siswa SMAN 1 Latambaga KabupatenKolaka tahun 2017. Metode penelitian menggunakan Pra Eksperimental dengan rancangan Onegroup pre test-post test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Latambaga KotaKolaka yang berjumlah 210 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability samplingdengan cara simple random sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 138 orang. Datadianalisa menggunakan uji Mc Nemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatanpengetahuan, sikap dan motivasi pada responden yaitu pengetahuan p value (0,000) < α (0,05), sikapp value (0,000) < α (0,05), dan motivasi p value (0,000) < α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwaada pengaruh PIK Remaja dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan motivasi pendidikanPendewasaan Usia Pernikahan (PUP) pada siswa SMAN 1 Latambaga Kabupaten Kolaka tahun 2017.Kata Kunci : PUP, PIK Remaja
ANALISIS PENGISIAN DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN BPJS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DEWI SARTIKA TAHUN 2017 Munsir, Noviani; Yuniar, Nani; Nirmala, Fifi; Suhadi, Suhadi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.543 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.4742

Abstract

Rekam medis merupakan salah satu bagian penting dalam membantu pelaksanaan pemberian pelayanankepada pasien di rumah sakit. Rekam medis digunakan sebagai acuan pasien selanjutnya, terutama pada saatpasien itu berobat kembali, rekam medis pasien harus siap apabila pasien berobat kembali. Kelengkapanpengisian dokumen rekam medis oleh tenaga kesehatan akan memudahkan tenaga kesehatan lain dalammemberikan tindakan atau terapi kepada pasien. Ketidaklengkapan rekam medis akan menyebabkan mutu rekammedis di rumah sakit kurang baik. Selain itu, ketidaklengkapan rekam medis akan mempengaruhi penentuan tarifpelayanan pasien BPJS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan pengisian rekam medispasien BPJS rawat inap di RSU Dewi Sartika tahun 2017 ditinjau dari pengetahuan, ketersediaan dokumen rekammedis, dan prosedur tetap. Penelitian ini menggunakan pola deskriptif dengan pendekatan kualitatif denganrancangan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan yang cukup oleh informan tidak sesuaidengan perilaku kepatuhan dalam pengisian dokumen rekam medis. Faktor yang mempengaruhi kelengkapanrekam medis yaitu dokter yang tidak menetap, petugas rekam medis yang bekerja tidak sesuai dengan spesifikasipendidikan, tidak adanya sosi alisasi prosedur tetap dan pelatihan rekam medis rumah sakit .Kata Kunci: Kelengkapan, Rekam Medis, BPJS, Rawat Inap
PEMETAAN DISTRIBUSI KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2014-2016 Multazam, Ahmad Zakky
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.918 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i4.4986

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian / lebih darisaluran nafas mulai hidung alveoli termasuk adneksanya (sinus rongga telinga tengah pleura). Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit ISPA pada Balita di Wilayah KerjaPuskesmas Soropia Kab. Konawe tahun 2017. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatancross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh balita di Wilayah Kerja Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe yang berjumlah 632 orang dengansampel sebanyak 84 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil Penelitianmenunjukkan bahwa ada hubungan antara kepadatan hunian (p value = 0,007 < α), Luas Ventilasi ( p value = 0,013< α), jenis dinding (p value = 0,015 < α), langit-langit rumah (p value = 0,005 < α), paparan asap rokok (p value =0,019 < α), pemberian ASI Ekslusif (p value = 0,005 < α) dan status imunisasi (p value = 0,019 < α) dengan kejadianISPA pada balita di Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe tahun 2017.Kata Kunci : ISPA, Kondisi Fisik Rumah, Imunisasi Balita, ASI Ekslusif
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN DAN KUALITAS UDARA DALAM RUMAH DI KELURAHAN BULUSAN, KECAMATAN KALIPURO, KABUPATEN BANYUWANGI Islamiyah, Khofifatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan, terutama penyediaan air bersih,pembuangan tinja, pengelolaan sampah, dan pengelolaan air limbah. Selain itu, kualitas udara dalam rumah jugaharus diperhatikan agar tidak terjadi pencemaran udara dalam rumah yang dapat menyebabkan gangguankesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan dan kualitas udaradalam rumah di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakanpenelitian observasional dengan rancang bangun Cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak67 KK. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwakomponen sanitasi rumah yaitu penyediaan air bersih sebanyak 91% menggunakan sumur gali, pembuangantinja sebanyak 89% menggunakan jamban pribadi, pembuangan sampah sebanyak 71% menggunakan sistempembuangan sampah terbuka, dan pengolahan air limbah sebanyak 64% menggunakan SPAL terbuka.Sedangkan komponen kualitas udara dalam rumah sebagian besar adalah menggunakan kompor LPG sebanyak65%, merokok dalam rumah sebanyak 73%, dan sebanyak 26% menggunakan obat nyamuk.Kata kunci: Sanitasi lingkungan, kualitas udara dalam rumah, Kelurahan Bulusan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP SANTRI DALAM MENCEGAH SKABIES DI PONDOK PESANTREN X BANYUWANGI TAHUN 2018 Aslamiyah, Mahmudah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.564 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i4.4989

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit inisering dijumpai di negara yang beriklim tropis. Salah satu faktor penyebab skabies adalah personal hygiene. Skabiesbanyak ditemukan di kampung-kampung, rumah, penjara, asrama dan panti asuhan yang memiliki tingkat sanitasilingkungan buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan santri dengan sikap santriuntuk mencegah skabies di Pondok Pesantren X Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan metode analitikobservasional dengan desain Cross Sectional. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengansyarat inklusi yaitu santri aktif dan telah tinggal di pondok pesantren selama lebih dari 1 tahun. Sehingga didapatkansebanyak 50 santri sebagai responden. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan observasipeneliti. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil dari distribusi frekuensi adalahsebanyak 26 santri (52%) memiliki pengetahuan baik dan 27 santri (54%) memiliki sikap baik dalam mencegahskabies. Sedangkan hasil dari tabulasi silang pengetahuan dengan sikap adalah sebanyak 19 santri memilikipengetahuan dan sikap yang baik dalam mencegah skabies. Uji Chi-Square memberikan hasil nilai p = 0,011 < 0,05,sehingga H0ditolak. Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap santri dalam mencegah skabies diPondok Pesantren X Banyuwangi. Rekomendasi untuk pondok pesantren adalah peningkatan dukungan dari pihakpengelola manajemen pendidikan pondok pesantren kepada tenaga kesehatan terhadap penyampaian pesankesehatan, dengan dukungan pihak pengelola akan memperkuat rasa percaya santri kepada tenaga kesehatan atasinformasi yang disampaikan. Selain itu, kegiatan sosialisasi, mengadaan mading kesehatan dan pelatihan petugasPOSKESTREN perlu diadakan untuk membangun kemandirian santri dalam melakukan pencegahan skabies.Kata Kunci : Skabies, pengetahuan, sikap, pondok pesantren
PENGOMPOSAN METODE TAKAKURA MENGGUNAKAN SAMPAH KEBUN DENGAN STARTER AIR TEBU Maulidai, Renika Cahya
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.864 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i4.5110

Abstract

Direktur Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Tuti Hendrawati Mintarsihmenyebut total jumlah sampah Indonesia akan mencapai 68 juta ton di tahun 2019, dan sampah plastikdiperkirakan akan mencapai 9,52 juta ton atau 14 persen dari total sampah yang ada. Targetpengurangan timbunan sampah adalah 75 persen dengan penanganan sampahnya melalui cara'composting' dan daur ulang bawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Untuk mencapai target tersebut,dapat dilakukan upaya dalam skala kecil meliputi lingkup rumah tangga dengan menerapkan metodepengomposan takakura. Untuk kompos dengan bahan sampah kebun, hasil dapat terlihat setelah 2 bulanpengomposan dengan 12 kali pengamatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kefektifan starter airtebu dalam proses penguraian sampah kebun dalam proses pengomposan. Penelitian ini menggunakanmetode praktikum dengan analisis deskripsif dan statistik melalui pengumpulan data primer pengamatankompos selama proses pengomposan. Pengamatan yang dilakukan menghasilkan angka kondisi suhu,kelembaban, dan pH. Berdasarkan pada SNI 19-7030-2004 tentang spesifikasi kompos dari sampahorganik domestik dijelaskan jika standar kualitas kompos memiliki kelembaban sebesar 50%, pH 6,807,49,dan suhu ≥220C, selain itu warna kehitaman, bau dan tekstur seperti tanah. Jika dibandingkandengan hasil akhir pengukuran kompos yang dibuat oleh peneliti maka menunjukkan jika kelembabansebesar 50%, pH 6,80, dan suhu 290C serta untuk warna kompos sudah menghitam, bau dan tekstur telahmenyerupai tanah, sehingga kompos sudah siap digunakan untuk media tanam.Kata kunci: Sampah Organik, Kompos, Takakura
PENERAPAN TRIAS UKS ASPEK PENDIDIKAN KESEHATAN DI SD NEGERI SOBO, KECAMATAN BANYUWANGI, KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2018 Hariyani, Rizky Putri
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.969 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i4.5112

Abstract

Sekolah termasuk dalam lembaga formal yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa dalammemperoleh pendidikan, keterampilan dan keahlian agar siswa mampu mandiri dalam bermasyara kat.Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu kegiatan sekolah yang bertujuan untukmembentuk siswa agar sehat baik secara fisik, mental, maupun sosial sehingga mampu menjadi sumberdaya manusia yang potensial dalam membangun bangsa. Pendidikan kesehatan merupakan salah satudari 3 pilar UKS yang memiliki tujuan agar terjadinya proses perubahan perilaku yang dinamis, bukanhanya sekedar proses transfer materi atau teori, bukan pula sebuah prosedur, akan tetapi perubahantersebut terjadi karena adanya kesadaran diri dari dalam individu itu sendiri, kelompok dan atau bahkanmasyarakat. Keberadaan SDN Sobo kurang dianggap karena merupakan salah satu sekolah dasar yangterbilang cukup minimalis. Hal ini membuat fungsi dari program UKS yang ada yang ditujuk an untuk jalurutama pembinaan kesehatan terhadap siswa masih belum maksimal , sehingga perlu dilakukan analisismengengai penerapan Trias UKS pada pilar aspek pendidikan kesehatan di SDN Sobo Banyuwangi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Variabel yang dilihat yaitupelaksanaan pendidikan kesehatan dan sarana prasarana pendidikan kesehatan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi di lingkungan SDN Sobo. Hasil menunjukkan bahwa indikatoryang diteliti yang teridi dari 15 indikator, sekolah telah menerapkan 13 indikator yang ada. Perlu adanyainovasi dari pembina maupun pelaksana UKS mengenai pilar pendidikan kesehatan pada Trias UKS dalamrangka memenuhi indikator yang ada.Kata Kunci : UKS, SDN Sobo, Trias UKS, Pendidikan Kesehatan.
GAMBARAN KONDISI SANITASI TERMINAL BRAWIJAYA DI KEBALENAN, KECAMATAN BANYUWANGI, KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2018 Febriawan, Wahyu
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.241 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i4.5114

Abstract

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehatbagi setiap orang sehingga terwujud derajat kesehatan yang setinggi -tingginya. Cara memperbaiki kondisi sanitasilingkungan yang ada di sekitar masyarakat, dengan cara pencegahan dan pemberantasan penyakit salah satunyadi tempat-tempat umum. Sanitasi tempat-tempat umum harus memenuhi persyaratan kesehatan dalam artimelindungi, memelihara, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sanitasi yang buruk diyakini menjadipenyebab utama dalam 280.000 kematian. Sanitasi yang buruk di Indonesia menyebabkan 31% kematian anak(Riskesdas, 2007). Terminal merupakan salah satu contoh dari tempat-tempat umum, Terminal BrawijayaBanyuwangi termasuk dalam terminal penumpang tipe B yang berfungsi melayani kendaraan umum. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi di Terminal Brawijaya Banyuwangi. Metode yang digunakan adalahwawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada petugas dinas perhubungan dan petugas kebersihandengan menggunakan panduan wawancara. Sementara observasi yang dilakukan menggunakan instrumen yangdibuat berdasarkan rujukan teori terkait sanitasi kesehatan di tempat -tempat umum. Berdasarkan hasil penelitianterhadap 5 aspek penilaian yakni yakni fasilitas utama dan bangunan terminal dalam kategori baik, sarana sanitasiterminal dalam kategori baik, ketersediaan lingkungan sehat dalam kategori buruk, fasilitas pemeliharaan termi naldalam kategori baik, ketertiban umum dan fasilitas penunjang lainnya dalam kategori baik. Sehingga dapa di ambilkesimpulan bahwa Terminal Brawijaya Banyuwangi berada pada skor 66% yakni dalam kategori baik, tetapi masihperlu adanya peningkatan pelayanan.Kata Kunci : Sanitasi, terminal, tempat-tempat umum, kategori baik
APLIKASI PROMOSI KESEHATAN DI TAMAN SRITANJUNG BANYUWANGI Ikrima, Nur Azizatul
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.333 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i4.5122

Abstract

Keberadaan RTH (Ruang Terbuka Hijau) sangat berperan dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat.Jika dipandang dari fungsinya, maka ruang terbuka hijau dapat dimanfaatkan sebagai ruagn publik atau ruangtempat berinteraksi manusia. Ruang publik berkebang sejalan dengan kebutuhan manusia dalam melakukankegiatan bersama baik berkaitan dengan sosial, ekonomi, dan budaya (Darmawan, 2006). RTH publik meliputitaman kota, taman pemakamaan umum, dan jalur hijau sepanjang jalan, sungai, dan pantai . Promosi kesehatan ditaman adalah usaha untuk mencegah, mengontrol, mengawasi, dan mengendalikan segala hal yang ada dilingkungan taman terutama yang dapat menularkan terjadinya suatu penyakit. Promosi kesehatan taman meliputikawasan tanpa rokok dan ketersediaan lingkungan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi yangada di Taman Sritanjung melalui sudut pandang promosi kesehatan. Adapun metode pada penelitian ini adalahmenggunakan metode pengamatan atau observasi langsung dan wawancara pada petugas kebersihan TamanSritanjung yang didukung dengan menggunakan instrumen yang dibuat berdasarkan peraturan yang berkaitan.Taman Sritanjung merupakan salah satu Taman Kota yang ada di Kabupaten Banyuwangi yang berada di tempatstrategis tengah kota. Berdasarkan hasil observasi yang di lakukan di Taman Sritanjung dari seluruh aspek yangditeliti sekitar 70% sudah terpenuhi dan termasuk dalam kategori baik. Sebanyak tujuh aspek yang diteliti sudahterpenuhi hanya perlu beberapa tambahan media promosi kesehatan seperti penambahan poster dan ramburambusebagaisaranaedukasikeluarga.Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Taman Kota, Banyuwangi

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue