cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
GAMBARAN DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA DI PEMUKIMAN TPA PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2018 Harcidar, Desti; Sabilu, Yusuf; Lestari, Hariati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.249 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah status gizi menjadi masalah penting yang dihadapi dunia dan beberapa negara, salah satunya ialah Indonesia. Kuranglebih satu dari tiga orang anak atau 37,2% anak di Indonesia menderita gizi buruk. Hal itu berarti 9,5 juta anak-anak di bawah umurlima tahun menderita kurang gizi (WFP, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran determinan yangmempengaruhi status gizi balita di pemukiman TPA Puuwatu Kota Kendari Tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakanobservasional deskriptif dengan rancangan studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampelexhaustive sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakualitas pengasuhan pada balita di pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah cukup baik. Frekuensi sakit ISPA pada balitadi pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah tidak berulang. Frekuensi sakit diare pada balita di pemukiman TPA Puuwatusebagian besar adalah tidak berulang. Sanitasi lingkungan di pemukiman TPA Puuwatu sebagian besar adalah tidak memenuhisyarat. Kata kunci: kualitas pengasuhan ibu, frekuensi sakit, sanitasi lingkungan, status gizi balita 
HUBUNGAN HIGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI BAKTERI COLIFORM PADA AIR MINUM ISI ULANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO KOTA KENDARI TAHUN 2018 Ayathollah, Ahmed; La Dupai, La Dupai; Yasnani, Yasnani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.774 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5779

Abstract

Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dandapat langsung diminum. Adapun persyaratan kualitas air minum sampai pengawasan harus berdasarkan pada Permenkes RI No492/MENKES/PER/IV/2010. Berdasarkan survey lapangan diketahui bahwa ada beberapa depot air minum tidak terdaftar diDinas Kesehatan sehingga kemungkinan besar terjadi pencemaran bakteri seperti coliform karenan tidak ada pengawasan daripihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi hubungan higiene sanitasi dengan kontaminasi bakteri coliform pada airminm isi ulang di wilayah kerja puskesmas lepo-lepo. Metode penelitian cross sectional dengan sampel 30 depot dan teknikpengambilan sampel adalah total sampling pengumpulan data melalui observasi dan pemeriksaan laboratorium menegnai adatidaknya bakteri coliform pada air minum isi ulang. Hasil penelitian ini menunjukkan uji laboratorium didapatkan 46,7% depot airminum yang tidak memenuhi syarat dan ditemukan bakteri coliform. Setelah dilakukan analisis diperoleh faktor yangberhubungan dengan kontaminasi bakteri coliform pada air minum isi ulang yaitu higiene sanitasi (p = 0,5333) yaitu tidak adahubungan antara higiene sanitasi dengan kontaminasi bakteri coliform pada air minum isi ulang di wilayah kerja PuskesmasLepo-lepo. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat 16 depot yang memenuhi syarat dan tidak ditemukan bakteri coliform,kemudian terdapat 14 depot air minum yang tidak memenuhi syarat dan ditemukan bakteri coliform. Terdapat 29 depot airminum yang memenuhi syarat higiene sanitasi dan 1 depot air minum yang tidak memenuhi syarat higiene sanitasi.Kata Kunci : Depot, higiene sanitasi, coliform
ANALISIS PENINGKATAN MUTU DAN PENERAPAN PERBAIKAN KINERJA PUSKESMAS DALAM PENGELOLAAN DAN PELAKSANAAN KEGIATAN DALAM KESIAPAN PELAKSANAAN AKREDITASI PUSKESMAS DI WILAYAH KOTA KENDARI TAHUN 2018 Halifa, Halifa; Yuniar, Nani; Ahmad, La Ode Ali Imran
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.432 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5785

Abstract

Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit3 (tiga) tahun sekali. BPJS akan menghentikan kerjasama kemitraan dengan puskesmas yang belum terakreditasisampai tahun 2019. Di Kota Kendari Puskesmas yang belum terakreditasi berjumlah 9 unit Puskesmas. Tujuanpenelitian untuk mengetahui kesiapan akreditasi berdasarkan peningkatan mutu dan penerapan perbaikankinerja Puskesmas dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan dalam Pelaksanaan Akreditasi Puskesmas diWilayah Kota Kendari Tahun 2018. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi dengan jenis penelitiankualitatif, jumlah informan sebanyak 8 orang pada 4 Puskesmas yaitu informan kunci ketua peningkatan mutuPuskesmas (PMP) dan informan biasa anggota PMP. Hasil penelitian menunjukan bahwa ke 4 Puskesmas diWilayah Kota Kendari Tahun 2018 telah siap akreditasi berdasarkan hasil wawancara dan didukung dengaankesiapan dokumen berdasarkan pelaksanaan peningkatan mutu dan penerapan perbaikan kinerja Puskesmasdalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan. Tetapi dari 4 Puskesmas yang sangat siap akreditasi berdasarkankelengkapan dokumen dan sumber daya manusia yaitu Puskesmas Mekar, Labibia, dan Perumnas, sedangkanuntuk Puskesmas Mata masih kurang sumber daya manusia. Disarankan pada peneliti selanjutnya untukmelakukan penelitian lebih lanjut terkait peningkatan mutu dan penerapan perbaikan kinerja Puskesmas yangmembandingkan Puskesmas yang sudah akreditasi dengan yang belum pernah akreditasi dengan pendekatanfenomenologi. Kata Kunci : Akreditasi, Peningkatan Mutu dan Perbaikan Kinerja, Puskesmas 
ANALISIS LOYALITAS PASIEN DALAM MENGGUNAKAN PELAYANAN RAWAT JALAN DI POLIKLINIK UMUM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI TAHUN 2018 Reski, Elpita; Suhadi, Suhadi; Lisnawaty, Lisnawaty
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.457 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5790

Abstract

Era globalisasi telah menciptakan tantangan bagi semua jenis usaha untuk berkompetisi, termasuk usaha di bidangkesehatan. Pihak penyedia jasa pelayanan kesehatan harus bisa memberikan informasi dan kebutuhan pasiensupaya keinginan pasien dapat terpenuhi dan meningkatkan kepuasan pasien tersebut agar mampu meningkatkanloyalitas yaitu pembelian berulang secara teratur, mereferensikan kepada orang lain dan menunjukkan kekebalanterhadap daya tarik pesaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Akses, Hambatan Pindah,kualitas layanan dengan loyalitas pasien. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan crosssectional. Penelitian ini dilakukan pada akhir bulan September-Oktober 2018 dengan lokasi penelitian di PoliklinikUmum Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari dengan jumlah responden 154 orang dengan menggunakanpersamaan slovin dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis chi squaremenunjukkan terdapat hubungan antara akses ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari dengan loyalitas pasien(nilai p value = 0,040), terdapat hubungan antara hambatan pindah dengan loyalitas pasien (nilai p value = 0,039),terdapat hubungan antara dimensi kualitas layanan berupa reliability, responsiveness, assurance dengan loyalitaspasien dengan masing-masing (nilai p value = 0,00), (nilai p value = 0,014), (nilai p value = 0,005), dan tidak terdapathubungan antara dimensi kualitas pelayanan berupa tangible dan emphaty dengan loyalitas pasien (nilai p value =0,248) dan (nilai p value = 0,093). Diharapkan pihak rumah sakit menjaga loyalitas pasien yang sudah ada, perludilakukan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Kata kunci : Loyalitas Pasien, Kualitas Layanan, Akses, Hambatan Pindah 
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA LAS LISTRIK DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Fitriani, Sri; Yasnani, Yasnani; Pratiwi, Arum Dian
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.863 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5795

Abstract

Kelelahan mata adalah ketegangan pada mata dan disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yangmemerlukan kemampuan untuk melihat dalam jangka waktu yang lama dan biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidaknyaman (Pheasant, 1991 dalam Simarmata J.A., 2017). Berdasarkan potensi terjadinya kelelahan mata, perlu dilakukan ujihubungan untuk melihat faktor apa saja yang berhubungan dengan kelelahan mata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktoryang berhubungan dengan kelelahan mata pada pekerja las listrik di Kecamatan Poasia Kota Kendari dengan jenis penelitiankuantitatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional serta menggunakan teknik total sampling sebanyak 50 orang.kelelahan mata diukur dengan menggunakan kuesioner Visual Fatigue Index. Hasil penelitian dengan uji analisis bivariat, diperolehfaktor intensias cahaya, jarak pengelasan, masa kerja dan penggunaan Alat Pelindung Mata berhubungan dengan kelelahan mata.Hubungan intensitas cahaya dengan kelelahan mata p=0.031, hubungan jarak pengelasan dengan kejadian kelelahan mata p=0.010,hubungan masa kerja dengan kelelahan mata p=0,059 dan hubungan penggunaan Alat Pelindung Mata dengan kelelahan matap=0,050. Simpulan penelitian ini, ada hubungan yang signifikan antara intensitas cahaya las, jarak pengelasan, penggunaan AlatPelindung Mata dengan kelelahan mata dan tidak ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kelelahan mata. Adapunsaran yang menjadi rekomendasi pada pihak industri yakni memberikan pengetahuan tentang cara mengelas yang aman,penerapan SOP yang jelas untuk area bengkel pengelasan, dan melakukan pengawasan pada pekerja yang tidak menggunakan alatpelindung diri serta memperhatikan jarak pengelasan sesuai standar yang ditetapkan.Kata kunci: Kelelahan mata, pekerja las listrik. 
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI TAHUN 2018 Asmuliatin, Sri; sakka, ambo; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.953 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i3.5439

Abstract

Perawat adalah merupakan tenaga profesional yang mempunyai kemampuan baik intelektual, teknikal ,interpersonal dan moral, bertanggung jawab serta berwenang melaksanakan asuhan keperawatan pelayanankesehatan. Motivasi dapat mempengaruhi dan meningkatkan kinerja seseorang. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan studi potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 101responden dengan populasi sebanyak 136 perawat. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner danlembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkanhasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna antara variabel insentif, kondisi kerja, promosi kerja dantanggung jawab kerja dengan kinerja perawat di RSUD Kota Kendari tahun 2018. Setelah dilakukan penelitianmotivasi kerja dengan kinerja perawat di RSUD Kota Kendari semua variabel kinerja perawat berhubungan yangperlu diperhatikan dan dijadikan tolak ukur dalam pengambilan kebijakan kedepannya di institusi rumah sakitKata Kunci : Kinerja, Motivasi, Perawat, Rumah Sakit
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA PEKERJA PENGGILINGAN PADI DI DESA WONONGGERE KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2016 Asfian, Pitrah; Lantong, Jein Frilly
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.403 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.5447

Abstract

ISPA merupakan penyakit infeksi saluran nafas yang secara anatomi dibedakan atas saluran nafas atas mulaidari hidung sampai dengan faring dan saluran nafas bawah mulai dari laring sampai dengan alveoli besertaadneksanya yang terjadi akibat invasi infecting agents yang mengakibatkan reaksi inflamasi saluran nafas yangterlibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada pekerjapenggilingan padi di Desa Wononggere, Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kola ka, Sulawesi Tenggara2016. Jenis penelitian ini merupakan observasional analitik dengan rancangan penelitian menggunakan desaincross sectional study. Lokasi pada penelitian ini dilakukan di Desa Wononggere Kecamatan polingggonaKabupaten Kolaka. Sampel dalam penelitian ini adalah 48 pekerja penggilingan padi. Pengumpulan datadengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang berisi daftar pertanyaan tentang faktor yangberhubungan dengan kejadian ISPA pada pekerja penggilingan padi. Faktor -faktor yang berhubungan dengankejadian ISPA dianalisis dengan uji statistik Chi -Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antarakebiasan merokok dengan kejadian ISPA (p = 0,019), ada hubungan antara penggunaan APD dengan kejadianISPA (p = 0,000), ada hubungan antara masa kerja dengan kejadian ISPA (p = 0,000) dan ada hubungan antarapaparan debu dengan kejadian ISPA (p = 0,039). Saran untuk pekerja penggilingan padi di Desa Wononggereadalah agar dapat mengubah perilaku mereka seperti mengurangi mengisap rokok dan selalu menggunakan APDsaat bekerja agar terhindar dari paparan debu.Kata Kunci: ISPA, Kebiassan Merokok, Penggunaan APD, Masa Kerja,Paparan Debu Dan Pekerja PenggilinganPadi.
GAMBARAN KEPADATAN LALAT DI PASAR BASAH MANDONGA DAN PASAR SENTRAL KOTA KENDARI TAHUN 2018 Noviyani, Eva; La Dupai, La Dupai; Yasnani, Yasnani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.629 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5559

Abstract

Kepadatan lalat merupakan parameter keberhasilan dalam pengelolaan sampah. Kepadatan lalat yang tinggi pada TPS/TPA, menandakan bahwa pengelolaan sampah tidak berhasil. Menghitung angkakepadatan lalat pada suatu lokasi bertujuan untuk menilai baik buruknya lokasi tersebut. Semakin tinggiangka kepadatan lalat yang diperoleh artinya semakin buruk kondisi lokasi yang dinilai, begitupunsebaliknya semakin kecil angka kepadatan lalat artinya semakin baik kondisi lokasi tersebut. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui Gambaran Kepadatan Lalat di Pasar Tradisional Kota Kendari Tahun 2018.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Carapengukuran kepadatan lalat yaitu dilakukan pemetaan lokasi pengukuran kepadatan lalat untukmenentukan titik lokasi pengukuran, letakkan Fly Grill horizontal pada tempat yang rata pada lokasi titiktersebut, hitung jumlah lalat yang hinggap di Fly Grill selama 30 detik, dan setiap titik lokasi dilakukan 10kali perhitungan dan 5 perhitungan tertinggi dijumlahkan kemudian dibagi 5. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa dari pengukuran kepadatan lalat berdasarkan tempat pengukuran di Pasar BasahMandonga dan Pasar Sentral Kota Kendari tahun 2018, angka kepadatan lalat paling tinggi terdapat di Pasarsentral Kota Kendari dengan rata-rata yaitu 38,8 (39) ekor/blok grill, sedangkan kepadatan lalat palingrendah terdapat di Pasar Basah Mandonga dengan rata-rata yaitu 24,7 (25) ekor/blok grill. Diharapkanpengelola pasar dapat dengan rutin melakukan pembasmian vektor lalat tersebut dan membuat TPS yangmemenuhi syarat.Kata kunci: vektor, lalat, kepadatan lalat
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, KEBUTUHAN, MOTIVASI, EMOSI, DAN BUDAYA DENGAN PERSEPSI KELUARGA SKIZOFRENIA (GANGGUAN JIWA BERAT) DI RSJ PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2018 Afrina, Yana; Lestari, Hariati; Jumakil, Jumakail
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.661 KB)

Abstract

Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan,dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. Gangguan jiwayang menjadi salah satu masalah utama di negara-negara berkembang adalah skizofrenia. Menurut dataWHO terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkenaskizofrenia, serta 47,5 juta terkena dimensia. Jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia sebesar 0,17%dari jumlah penduduk berusia diatas 15 tahun, atau sekitar 37 ribu penduduk. Prevalensi penderitagangguan jiwa berat atau skizofrenia sebesar 1,7 per 1000 penduduk atau sekitar 400.000 penduduk.Prevalensi penderita skizofrenia di Sulawesi Tenggara sebesar 1,1 permil. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan antara pengetahuan, kebutuhan, motivasi, emosi, dan budaya dengan persepsikeluarga skizofrenia di RSJ Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakanadalah analitik observasional menggunakan rancangan cross sectional study. Penelitian ini menggunakanteknik penarikan sampel nonprobability sampling dengan teknik accidental sampling. Populasi dalampenelitian ini berjumlah 324 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 100 orang. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan persepsi keluargaskizofrenia (pValue=1,000> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara kebutuhan dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,349> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara motivasi dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,051> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara emosi dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,262> 0,05), serta tidak ada hubungan bermakna antara budaya denganpersepsi keluarga skizofrenia (pValue=0,527> 0,05). Kata kunci: Pengetahuan, Kebutuhan, Motivasi, Emosi, Budaya, dan Persepsi Keluarga Skizofrenia.
GAMBARAN KESIAPAN AKREDITASI PADA POKJA ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN DI PUSKESMAS SAMPARA KABUPATEN KONAWE TAHUN 2018 Dasrun, Dasrun; Ahmad, La Ode Ali Imran; Jumakil, Jumakail
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.269 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5781

Abstract

Akreditasi Puskesmas merupakan pengakuan terhadap Puskesmas yang diberikan oleh lembagaindependen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh menteri Kesehatan setelah dinilai bahwaPuskesmas telah memenuhi standar pelayanan Puskesmas untuk meningkatkan mutu pelayanan Puskesmassecara berkesinambungan. Dalam pelaksanaannya, setiap pelaksana pelayanan kesehatan wajib untukmelakukan akreditasi guna mewujudkan jaminan kualitas pelayanan kesehatan. Puskesmas Samparamerupakan salah satu puskesmas di Kabupaten Konawe yang sedang mempersiapkan diri untuk melakukanakreditasi. Sesuai peraturan, Puskesmas Sampara harus mulai mempersiapkan akreditasi untuk puskesmastingkat pertama guna mewujudkan penjaminan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengetahuigambaran kesiapan Puskesmas Sampara dalam menghadapi penilaian akreditasi pada pokja administrasi danmanajemen. Informan pada penelitian ini yaitu Kepala Puskesmas Sampara, Ketua Koordinator PokjaAdministrasi dan Manajemen sebagai informan kunci serta 3 anggota Pokja Administrasi dan Manajemensebagai informan biasa. Metode penelitian yang di gunakan yaitu kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.Data diperoleh dengan melakukan telaah dokumen dan wawancara mendalam kepada semua informan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kesiapan akreditasi di Puskesmas Sampara untuk Pokja Administrasi danManajemen yang ditinjau dari Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas telah siap untuk akreditasi dan PokjaAdministrasi dan Manajemen yang ditinjau dari Kepemimpinan Manajemen Puskesmas (KMP) telah siap Sertauntuk Pokja Administrasi dan Manajemen Puskesmas yang ditinjau dari Peningkatan Mutu Puskesmas (PMP)telah siap untuk akreditasi berdasarkan standar dan kriteria akreditasi Puskesmas.Kata kunci : Puskesmas, Akreditasi, Administrasi dan Manajemen.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue