cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2020)" : 33 Documents clear
PENERAPAN KONSEP ECO-LIVING PADA GEDUNG PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA KENDARI Wahyuni, Nita; Santi, Santi; Rianty, Hapsa
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPusat perbelanjaan yang ada pada zaman ini tentunya harus mengikuti tren perilaku berbelanja masyarakat, dimanamasyarakat menginginkan sebuah Pusat Perbelanjaan yang memiliki fungsi sebagai tempat berbelanja, berkumpulsekaligus rekreasi. Untuk dapat menunjang kenyamanan pengunjung, wujud rancangan bangunan harus memberikansesuatu dampak yang positif bagi para pelaku kegiatan pusat perbelanjaan dan lingkungan sekitar, seperti sirkulasi udarayang mengalir dengan baik dan sejuk, pemenuhan pencahayaan ruang yang memadai, utilitas bangunan sesuai denganstandard. Konsep Eco-Living adalah sebuah gerakan berkelanjutan yang mencita-citakan terciptanya perancangan daritahap perencanaan, pelaksanaan dan pemakaian material yang ramah lingkungan serta penggunaan energi dan sumber dayayang efektif dan efisien. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan dan studi pustaka maupun studiliteratur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, serta maket.Penerapan Eco-Living dalam bangunan yaitu dengan menghadirkan suasana alam yang kental, dan bertujuan agarmasyarakat lebih menikmati kegiatan yang dilakukan. Penerapan pendekatan Eco-Living dalam perencanaan pusatberbelanja diharapkan mampu memenuhi kegiatan berbelanja, berkumpul dan berekreasi yang nyaman bagi masyarakat dandapat menjadi daya tarik bagi para pengunjung.Kata kunci: Pusat Perbelanjaan, Eco-Living, Berbelanja, Berkumpul, RekreasiABSTRACTCertainly in this era a shopping mall must follow people’s trend of shopping behavior, where people want a shoppingmall which has a place for shopping, gathering and recreation. The design form of building must give a positive value tosupport the luxury for shopping mall’s visitors and surrounding environment, such as a comfortable and proper aircirculation flows, a satisfying space lighting for a whole space, building’s utilities in accordance with the standards. Theconcept of Eco-Living is a sustainable movement that aspires to the creation of design from the stage of planning,implementation and use of friendly environmental materials as well as an effective and efficient usage of energy andresources. The design is done with a field data collection and literature review nor study of literature. Data analysis isdone next which results in planning, design and mock-up. The implementation of Eco-Living in building is by presenting astrong natural atmosphere and intends to give people comfort in doing activities. The implementation of Eco-Livingapproach in the shopping mall design is expected to give a comfortable activity of shopping, gathering and recreation forpeople and can be an allure for visitors.Keywords: Shopping Mall, Eco-Living, Shopping, Gathering, Recreation.
PENERAPAN ARSITEKTUR POST MODERN PADA SEKOLAH TINGGI DESAIN MULTIMEDIA DI KOTA KENDARI Rozi, Muhammad; Ramadhan, Sachrul; Umar, Muhammad Zakaria
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFenomena desain multimedia mulai menunjukkan perkembangan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Disisi lain,masihterbatasnya institusi pendidikan tinggi di bidang desain multimedia di Kota Kendari maka perlu direncanakan sebuahwadah desain berupa Sekolah Tinggi Desain Multimedia yang diharapkan minat dan potensi masyarakat kota Kendari dibidang desain multimedia bisa teraktualisasi. Disaat yang sama, perlu adanya upaya peningkatan kualitas bangunan denganmenerapkan konsep arsitektur Post Modern. Arsitektur Post Modern mempunyai gaya yang hybrid (perpaduan dua unsur)dan bermuka ganda atau sering disebut sebagai double coding. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghadirkan sebuahgambaran Sekolah Tinggi Desain Multimedia berbasis arsitektur Post Modern yang dapat menunjang pengembangan dibidang pendidikan dan penelitian. Adapun penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan studi literaturdengan hasil penelitian sebagai berikut: 1.) Dalam merencanakan wadah kegiatan guna menjawab kebutuhan ruang padaSekolah Tinggi Desain Multimedia di Kota Kendari dimulai dari mengidentifikasi pelaku, aktifitas, serta alur kegiatan yangdilakukan dalam bangunan; 2.) Beberapa prinsip arsitektur post modern yang diterapkan pada perancangan sekolah tinggidesain multimedia di Kota Kendari yaitu dengan menerapkan elemen-elemen terbaik yang bersangkutan denganmultimedia yang dijadikan sebagai objek pada desain yang kemudian di gabungkan dengan gaya arsitektur post modernsehingga tercipta gaya baru.Kata kunci: Multimedia, post modern, Kendari.ABSTRACTThe phenomenon of multimedia design has arise in Southeast Sulawesi Province.. On the other hand,higher education institutions in the field of multimedia design in Kendari City is very limited, thus it isnecessary to plan a design forum in the form of a Multimedia Design College which is expected to actualizethe interest and potential of Kendari city people in the field of multimedia design. At the same time, there is aneed for efforts to improve the quality of buildings by applying the Post Modern architectural concept. PostModern architecture has ahybrid style (combination of two elements) and double-faced or often referred asdouble coding. The purpose of this research is to present an overview of Post Modern Architecture-basedMultimedia Design Colleges which can support development in the field of education and research. Thisresearch uses observation, interview and literature study research methods with the following results: 1.) Inplanning a forum for activities to answer space needs at the Multimedia Design College in Kendari City, itstarts from identifying actors, activities, and the flow of activities carried out in the building ; 2.) Some of theprinciples of post modern architecture that are applied to the design of multimedia design high schools inKendari City are by applying the best elements related to multimedia which are used as objects in the designwhich are then combined with post modern architectural styles to create a new style.Keywords: Multimedia, post modern, Kendari.
PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA GEDUNG PUSAT TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA KENDARI Astriana, Riska; Santi, Santi; Ikhsan, Ainussalbi Al
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasa kanak-kanak adalah masa yang penting bagi pertumbuhan dan masa depan seorang anak, karena padausia itulah terbentuk dasar-dasar pemikiran yang nantinya akan membentuk kepribadian dan perilaku mereka.Dalam suatu fasilitas pendidikan anak usia dini, ada hal yang penting yang harus diperhatikan yaitu kondisidan perilaku anak. Sebagian besar Taman Kanak-kanak di Kota Kendari masih jauh dari kata layak, dari segiarsitektur, desain taman kanak-kanak yang ada di kota Kendari sebagian besar belum peka terhadap perilakudan kebutuhan anak-anak tersebut. Proses desain taman kanak-kanak ini adalah bagaimana menciptakan ruangyang nyaman dan menyenangkan sesuai dengan konsep Arsitektur perilaku sehingga anak dapatmengekspresikan gagasan, bereksplorasi, dan berkreasi secara bebas tanpa rasa tertekan sehinggamenghambat perkembangan kreativitasnya. Tujuan utama dari perencanaan ini adalah mewujudkan saranapendidikan anak usia dini yang dapat mewadahi kegiatan edukasional bagi anak- anak yang didesain denganmemperhatikan perilaku, kebutuhan serta preferensi anak-anak yang akan menggunakannya.Kata kunci: Taman Kanak-kanak, arsitektur perilakuABSTRACTChildhood is an important period for the growth and future of a child, because it is at that age that thefoundations of thought are formed which will shape their personality and behavior. In an early childhoodeducation facility, there are important things that must be considered, namely the condition and behavior ofchildren. Most of the kindergartens in Kendari City are still far from proper. In terms of architecture, thedesign of kindergartens in Kendari City is largely insensitive to the behavior and needs of these children.This kindergarten design process is how to create a comfortable and pleasant space in accordance with theconcept of behavioral architecture so that children can express ideas, explore, and create freely withoutfeeling pressured so that it hinders the development of their creativity. The main purpose of this planning isto create early childhood education facilities that can accommodate educational activities for childrendesigned with attention to the behavior, needs and preferences of the children who will use themKeywords: Kindergarten, behavior of architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR HIGH TECH PADA GEDUNG ROBOTIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO Suwardin, La Ode; Said, Burhan; Ihksan, Ainussalbi Al
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan utama dari perencanaan ini adalah untuk mewujudkan sarana pendidikan Perguruan Tinggi yangdapat mewadahi kegiatan edukasional ,keterampilan dan bakat mahasiswa yang didesain denganmemperhatikan fungsi, kebutuhan dan pelaku kegiatan dalam bangunan yang di rencanakan. Adapun metodeyang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam perelitian ini dengan melakukan wawancaralangsung kepada mahasiswa serta melalui jurnal-jurnal dan artikel yang berhubungan dengan perencanaan ini.Hasil dari penelitian ini adalah peneliti mampu menentukan lokasi tapak , kebutuhan ruang dan besaran ruangserta bentuk dan tampilan bangunan dengan mempertimbangkan visi dan misi perguruan tinggi , standarstandarruang serta pendekatan arsitektur yang di gunakan dalam perencanaan gedung robotika ini. Jadi,dengan perencanaan gedung robotika ini di harapkan perguruan tinggi mampu mencetak mahasiswa yangdapat bersaing dalam Kontes Robot Indonesia yang diadakan oleh Kemenristekdikti.Kata kunci: Perguruan Tinggi, robotika, high techABSTRACTThe main purpose of this planning was to create higher education facilities that can accommodateeducational activities, skills and talents of students designed with due regard to the functions, needs andactors of activities in the planned building. The method used to obtain data and information in this study wasby conducting direct interviews with students and through journals and articles related to this planning. Theresult of the study is that the researcher is able to determine the site location, space requirements and theamount of space as well as the shape and appearance of the building by considering the vision and mission ofthe tertiary institution, space standards and the architectural approach used in planning this roboticsbuilding. Therefore, with this robotics building planning, it is hoped that universities will be able to producestudents who can compete in the Indonesian Robot Contest held by the Ministry of Research, Technology andHigher Education.Keywords: Higher education, robotics, high tech
PENERAPAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA PERENCANAAN SEKOLAH TINGGI ILMU PELAYARAN DI KOTA KENDARI Jumiati, Jumiati; Kadir, Ishak; Tahir, M. Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDewasa ini bidang kelautan saat ini merupakan potensi yang sangat besar dalam pengembangan devisa negara danpemanfaatan sumber daya manusia. Pemanfaatan potensi kelautan tersebut akan tercapai jika ditangani oleh orang-orangyang profesional dan dapat melirik potensi-potensi apa yang dapat dimanfaatkan. Berdasarkan data “Data Pokok PendidikanDasar Menengah Sulawesi Tenggara” terdapat 5 Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran di Sulawesi Tenggara, danJumlah siswa dari 5 Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran yang ada Di Sulawesi Tenggara adalah 1.091siswa, sehinggaadanya potensi untuk merencanakan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Di Kota Kendari.Rancangan dilakukan dengan metodepengumpulan data lapangan melalui studi pustaka maupun studi lit-eratur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yangmenghasilkan konsep perancangan, desain, serta maket. Sekolah tinggi ilmu pelayaran diharapkan mampu menghasilkansumber daya manusia bidang pelayaran yang kompeten serta ahli di bidang kelautan dan pendidikan. Pemilihan tema ArsitekturBioklimatik menjadikan bangunan Perencanaan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Kota Kendari menjadi nyaman,dengan perlakuan – perlakuan khusus seperti diterapkannya bukaan yang cukup banyak sebagai penghawaan alami danuntuk memaksimalkan cahaya masuk ke dalam bangunan. kemudian sun shading dibangunan untuk mereduksi panas yangmasuk ke dalam bangunan tersebut.Kata kunci: sekolah tinggi pelayaran, bioklimatik, pendidikan.ABSTRACTAt present, the maritime sector is currently an huge potential in the development of foreign exchange and the utilizationof human resources. The utilization of the marine potential will be achieved if handled by professional people who can seewhat potentials can be exploited. Based on the data "Southeast Sulawesi Primary Secondary Education Basic Data" thereare 5 Shipping Vocational High Schools in Southeast Sulawesi, and the number of students from 5 Sailing Vocational HighSchools in Southeast Sulawesi is 1,091 students, so that there is a potential to plan a Shipping Science College in the KendariCity. The design is carried out by collecting field data through literature review and literature study. Then proceedwith data analysis that produces design concepts, designs, and models. It is hoped that shipping science colleges will beable to produce competent human resources in the field of shipping as well as experts in marine and education. The choiceof the theme of Bioclimatic Architecture makes the building of the Planning College of Sailing in Kendari City to be comfortable,with special treatments such as the application of sufficient openings as natural ventilation and to maximize lightentering the building. Then, sun shading is constructed to reduce the heat entering the building.Keywords: high school, bioclimatic, education.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA GEDUNG ANOA CONVENTION CENTER DI KOTA KENDARI Salim, Ian Aprian; Santi, Santi; Aspin, Aspin
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAnoa Convention Center dilatar belakangi jumlah kegiatan konvensi seperti seminar, pameran, konsermusik, rapat, dan acara seremonial lainnya yang sangat banyak di tiap hari,minggu,bulan, bahkan tahunan.Namun di kota Kendari belum tersedia bangunan khusus untuk mengadakan kegiatan-kegiatan tersebut.Dalam pelaksanaannya kegatan-kegiatan tersebut selalu di lakukan di hotel-hotel yang menyediakan ruangandengan kapasitas dan fasilitas terbatas dengan jumlah pengguna yang banyak. Berdasarkan hasil pengambilandata di 5 hotel ternama di kota Kendari, faktor lokasi juga mempengaruhi keberadaan aktivitas konvensikaitannya dengan dampak yang diberikan bangunan konvensi terhadap lingkungan sekitar maupun sebaliknyadan kaitannya dengan itu, faktor bentuk dan tampilan bangunan dapat berpengaruh secara visual terhadapKota Kendari dengan menjadikan bangunan sebagai salah satu unsur ikonik bagi Kota Kendari. Sebagaigerbang untuk Kota Kendari dalam memasuki pasar global, maka perencanaan gedung “ Anoa ConventionCenter “ dipilih untuk dikemukakan dan di kembangkan dengan harapan dapat berfungsi sebagai saranapenunjang dan mampu mendukung kegiatan yang bergerak dalam bidang jasa seperti kegiatan pertemuan,pameran dan konser indoorKata kunci: Convention Center, Kota Kendari, Arsitektur KontermporerABSTRACTAnoa Convention Center is set against the backdrop of a large number of convention activities such asseminars, exhibitions, music concerts, meetings, and other ceremonial events in every day, week, month, evenyearly. But in kendari city there are not yet special buildings to hold such activities. In the implementation ofthese activities are always done in hotels that provide space with limited capacity and facilities with a largenumber of users. Based on the results of data collection at 5 well-known hotels in Kendari city, locationfactors also influence the existence of convention activities related to the impact that convention buildingshave on the environment and vice versa and related to that, the shape and appearance factor of the buildingcan visually affect kendari city by making the building as one of the iconic elements for Kendari City. As agateway for Kendari City in entering the global market, the building planning " Anoa Convention Center "was chosen to be put forward and developed in hopes of functioning as a supporting facility and able tosupport activities engaged in services such as meeting activities, exhibitions and indoor concerts..Keywords: Convention Center, Kendari City, Contemporer Architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR MUNA PADA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA ALAM PUNCAK MASALILI DI KABUPATEN MUNA Lasmi, Nur Badiyati; Nurjannah, Irma; Rianty, Hapsa
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPariwisata merupakan suatu perjalanan yang dilakukan seseorang untuk sementara waktu. Pariwisata sendiri terbagimenjadi berbagai macam, contohnya saja pariwisata alam dan pendidikan. Di Sulawesi Tenggara tepatnya di KabupatenMuna, terdapat beberapa wisata alam contohnya saja wisata Alam Puncak Masalili. Namun, wisata ini sudah jarangdikunjungi oleh wisatawan dikarenakan kurangnya pengelolaan pada kawasan. Sementara disekitar kawasan memilikipotensi budaya yaitu tenunan. Karena kurangnya minat wisatawan, perlu dikembangkannya kawasan wisata ini denganmempertimbangkan potensi kawasan yang ada dan budaya setempat. Sehingga kedepannya dapat menjadi wisata alam danpendidikan didalam kawasan wisata ini dengan menyediakan wadah untuk kegiatan tersebut. Rancangan dilakukan denganmetode pengumpulan data lapangan melalui wawancara tidak terstruktur dan studi pustaka maupun studi literatur.Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, dan maket. Hasil daripenelitian disimpulkan bahwa lokasi wisata berada di desa Masalili dimana salah satu potensi budaya di desa ini yaitutenunan khas Kabupaten Muna yang dapat menjadi wisata pendidikan. Dengan mengusung konsep Arsitektur Neo-Vernakular dapat mengembalikan wajah tradisional pada kawasan dalam bentuk modern dengan tidak meninggalkanbentuk tradisionalnya pada bangunan dan begitu juga pada ruang luar. Konsep Arsitektur Neo-Vernakular yang diterapkanpda bangunan yaitu dalam 3 aspek, bentuk, ornamen dan juga material.Kata kunci : Kawasan wisata, Neo-Vernakular, Kabupaten MunaABSTRACTTourism is a trip that a person takes for a while. Tourism itself is divided into various kinds, for example, naturetourism and education. In Southeast Sulawesi, precisely in Muna Regency, there is several natural attractions, for example,the Masalili Peak Nature tour. However, this tour is rarely visited by tourists due to the lack of management in the area.Meanwhile, the surrounding area has cultural potential, namely woven. Due to the lack of tourist interest, it is necessary todevelop this tourist area by considering the potential of the existing area and local culture. So that in the future it canbecome natural and educational tourism in this tourist area by providing a forum for these activities. The design wascarried out by collecting field data through unstructured interviews and literature and literature studies. Then proceed withdata analysis that produces design concepts, designs, and models. The results of the study concluded that the touristlocation is in the village of Masalili where one of the cultural potentials in this village is the typical woven fabric of MunaRegency which can become educational tourism. By carrying out the concept of Neo-Vernacular Architecture, it canrestore the traditional face of the area in a modern form without leaving its traditional form in buildings and also in outerspace. The concept of Neo-Vernacular Architecture applied to buildings, namely in 3 aspects, form, ornament andmaterial.Keywords: Tourist area, Neo-Vernacular, Muna Regency.
PENERAPAN ARSITEKTUR METAFORA PADA GEDUNG PUSAT PELATIHAN INDUSTRI UKM DI KOTA KENDARI Supriyatna, Wawan Jajang; Faslih, Arman; Tahir, M.Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPusat pelatihan industry UKM dilator belakangi bagaimana peran lemabaga pemerintah maupun swastauntuk mengurangi tingkat pengangguran yang ada diera globalisasi ini dengan cara mengadakan pelatihanpelatihanguna meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengasah potensi yang mereka miliki sehinggadapat meningkatkan motivasi dalam bekerja, serta minat berwirausaha. Pendekatan metafora diambil untukmengeksprisksan kode visual dengan maksud mengungkapkan sesuatu yang diangkat sebagai bentuk dasarbangunan yang menjadikan cirri khas dan mudah dikenali dari bangunan disekitarnya, serta menambah kesanestetika. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan dan studi pustaka maupun studiliteratur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, sertamaket. Sebagai gerbang untuk peningkatan sumber daya manusia di Kota Kendari, maka perencanaan gedungPusat Pelatihan Industri UKM dipilih untuk dikemukakan dan di kembangkan dengan harapan dapat berfungsisebagai sarana penunjang dan mampu mendukung kegiatan berwirausaha masyarakat di Kota Kendari.Kata Kunci: Pusat pelatihan industri, Kota Kendari, arsitektur metaforaABSTRACTThe SME industry training center is motivated by the role of government and private institutions to reducethe unemployment rate in this globalization era by holding trainings to improve people's skills in honing theirpotential so that they can increase motivation to work and interest in entrepreneurship. The metaphoricalapproach is taken to express visual codes with the intention of expressing something that is raised as thebasic form of the building which makes the building's distinctive and easily recognizable features, as well asadds to the aesthetic impression. The design was carried out using field data collection methods andliterature study and literature study. Then proceed with data analysis that produces design concepts, designs,and models. As a gateway to increasing human resources in Kendari City, the planning of the SME IndustrialTraining Center building was chosen to be put forward and developed with the hope that it can function as asupporting facility and be able to support community entrepreneurial activities in Kendari City.Keywords : Industrial training center, Kendari City, metaphor architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA KANTOR DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA KENDARI Sumardin, Sumardin; Ma’ruf, Annas; Aulia, Weko Indira Romanti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penulisan ini adalah untuk menetukan lokasi kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari yangstrategis dan mudah diakses oleh masyarakat umum, untuk menciptakan desain ruang Kantor perpustakaan dan kearsipanyang dapat mewadahi fungsi dan kegiatan pengguna perpustakaan. Metode pembahasan yang digunakan dalampembahasan ini adalah menggunakan metode analisis deskriptif dengan mengidentifikasi unsur-unsur yangmenunjang seperti mengumpulkan data terkait, observasi lapangan, wawancara dan media informasi lainnyaberupa internet yang kemudian disimpulkan dan dijadikan titik tolak dalam penyusunan acuan perancangansecara rinci. Metode deskriptif analitis adalah suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberigambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpamelakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Lokasi perencanaan berada di jalan JendralAhmad Yani Kecamatan Kadia kota Kendari. Fungsi bangunan sebagai Kantor Dinas Perpustakaan danKearsipan Kota Kendari dengan Pendekatan Arsitektur Futuristik memiliki luas lahan ±20,000m2(2 Ha).Desain perencanaan ruang-ruang dalam bangunan diwujudkan dengan penataan ruangan perpustakaan yangluas dan penggunaan material fabrikasi untuk ruang dalam seperti dinding, lantai dan perabot yang menunjangkebutuhan pemakai dengan memperhatika konsep ruang dalam, pengkondisian ruang, sertamempertimbangkan aspek aspek yang kemudian menjawab permasalahan arsitektur dan perpustakaan Di KotaKendari.Kata kunci: Perpustakaan, arsitektur futuristik.ABSTRACTThe purpose of this paper is to determine the location of the Kendari City Library and Archives Office which isstrategic and easily accessible to the general public, to create a library and archival office space design that canaccommodate the functions and activities of library users. The discussion method used in this discussion is to use thedescriptive analysis method by identifying supporting elements such as collecting related data, field observations,interviews and other information media in the form of the internet which are then summarized and used as a starting pointin preparing detailed design references. Analytical descriptive method is a method that serves to describe or give anoverview of the object under study through data or samples that have been collected as is without analyzing and makinggeneral conclusions. The planning location is on Jalan Jendral Ahmad Yani, Kadia District, Kendari City. The function ofthe building as the Kendari City Library and Archives Office with a Futuristic Architectural Approach has a land area of ±20,000m2 (2 Ha). The planning design of the spaces in the building is realized with the arrangement of a large libraryroom and the use of fabricated materials for indoor spaces such as walls, floors and furniture that support user needs bypaying attention to the concept of inner space, space conditioning, and considering aspects that then answer architecturalproblems library in Kendari City.Keywords: Library, futuristic architecture.
PENERAPAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA GEDUNG PUSAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KOTA KENDARI Lambau, Putri Meity; Nurjannah, Irma; Rosyidah, Sitti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDisaat ini kesadaran masyarakat terlebih para orang tua dalam memberikan perhatian kepada tumbuh kembang anakanaksangat meningkat. Hal ini tercermin pula dalam peningkatan kesadaran dan kepedulian para orang tua untukmendapatkan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak. Hal ini sudah dimulai dari jenjang pendidikan yang paling awalyaitu play group dan taman kanak-kanak. Dikota kendari khususnya tingginya angka kelahiran anak dan minatanakterhadap Pendidikan Anak Usia Dini, dan sebagian lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dikota kendari masih kurangdalam hal sarana dan prasarana yang tidak berimbang terhadap program layanan yang dibuat. Demikian adanya PusatPendidikan anak usia dini di Kendari ditunjang dengan fasilitas yang memenuhi standar, memadai, dansesuai denganmetode belajar yang ideal bagi anak dengan program layanan terdiridari Taman penitipan anak ( bayi usia 3 bulan-2 tahun),Kelompok bermain (anakusia 2-4 tahun), Taman kanak-kanak (anak usia 4-6 Tahun)Pendekatan Arsitektur Bioklimatikdigunakan sebagai metode pendekatandesain. Konsep arsitektur bioklimatik diharapkan dapat mampu menyatukanruangdan lingkungan fisik yang ramah tehadap anak-anak.Kata kunci: Pendidikan, anak-anak, arsitektur bioklimatikABSTRACTAt this time, public awareness, especially parents in paying attention to the growth of children is greatly increased. Thisis also reflected in the increasing awareness and concern of parents to get the best education for children. This has startedfrom the earliest level of education, namely play groups and kindergartens. In the city kendari especially high child birthrate and children's interest in Early Childhood Education, and some early childhood education institutions in the citykendari still lacking in terms of facilities and infrastructure that are notbalanced against the service program created.Thusthe center of early childhood education in Kendari is supported by facilities that meet standards, adequate, and inaccordance with the ideal learning methods for children with service programs consisting of daycare parks (infants aged 3months-2 years), play groups (children aged 2-4 years), kindergartens (children aged 4-6 years) Bioclimatic ArchitectureApproach is used as a method of design approach. The concept of bioclimatic architecture is expected to be able to unitethe space and physical environment that is friendly to children.Keywords: Education, children, bioclimactic architecture

Page 3 of 4 | Total Record : 33