cover
Contact Name
Yuspian Gunawan
Contact Email
yuspian.gunawan_ft@uho.ac.id
Phone
+6281392700119
Journal Mail Official
aminur@uho.ac.id
Editorial Address
Jl. H.E.A. Mokodompit Anduonohu
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25028944     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ENTHALPY memuat artikel hasil penelitian tugas akhir mahasiswa di lingkup Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Entalpy Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin diterbitkan 4 (empat) kali setahun pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 191 Documents
Analisa Kinerja Terowongan Angin melalui Simulasi Computational Fluid Dynamics: Studi Kasus pada Terowongan Angin Subsonik Untuk alat Pratikum Mekanika Fluida Widyantoro, Widyantoro; Wahudin, R.P
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i2.48084

Abstract

Terowongan angin adalah alat vital dalam pengembangan teknologi aerodinamika dan fluida, memungkinkan pengujian dan pemahaman yang mendalam tentang aliran udara. Desain geometri terowongan angin memainkan peran penting dalam memastikan akurasi pengujian aerodinamika dan mendukung inovasi di berbagai bidang. Dalam konteks ini, optimalisasi desain geometri terowongan angin menjadi isu krusial. Namun, pembuatan terowongan angin yang memenuhi spesifikasi memerlukan investasi finansial yang signifikan, dan seringkali hasilnya masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang kinerja terowongan angin sangat penting untuk melakukan perubahan dan penyesuaian desain. Dengan kemajuan teknologi digitalisasi, analisis kinerja terowongan angin dapat dilakukan dengan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD), sebuah metode simulasi komputer untuk memodelkan pola aliran fluida. CFD sangat cocok untuk menganalisis sistem yang kompleks dan sulit dipecahkan dengan perhitungan manual. Studi ini menggunakan metode CFD dengan menggunakan perangkat lunak Solidworks untuk mengoptimalkan desain terowongan angin. Data hasil pengujian, seperti kecepatan udara pada berbagai putaran kipas, digunakan sebagai input untuk analisis CFD. Hasil simulasi menunjukkan profil kecepatan udara pada berbagai putaran kipas, mulai dari 440 rpm hingga 1026,66 rpm. Pada setiap putaran kipas, profil kecepatan berbeda pada bagian inlet, seksi uji, dan outlet, dengan variasi kecepatan yang signifikan. Pentingnya desain terowongan angin dalam konteks pengembangan teknologi aerodinamika dan fluida. Mahasiswa teknik mesin dapat memanfaatkan fasilitas terowongan angin untuk penelitian dan pengembangan, memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang aerodinamika dan desain produk, serta berkontribusi pada pengembangan teknologi terkait. Kata kunci: (Aerodinamika, CFD, kecepatan, RPM, terowongan angin)
Analisis Ketepatan Metode Exponential Smoothing dan Metode Trend dalam Mengestimasi dan Meramalkan Volume Curah Hujan di Kota Kendari Aswani, Aswani; Pimpi, La; Dwiyanto, M. Riski Imam
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i2.49002

Abstract

The importance of information about the weather, especially information about rainfall that is more precise is needed so that research is needed to estimate and predict the occurrence of rain. There have been many studies reporting how to identify rainfall forecasts, but they still have limitations, especially in identifying rainfall in detail in each province in Indonesia. In this study, forecasting rainfall in Kendari City was carried out using two different time series methods, namely the trend method and the exponential smoothing method. The use of these two different methods was carried out with the aim of comparing the accuracy of the two models in predicting time series data, especially rainfall data in Kendari City. This research was conducted from January 2023 to June 2023, using rainfall data from Kendari City. In this study, the following conclusions were obtained: 1) the volume of monthly rainfall in Kendari City fluctuated, which spread in the range of 0 – 578.60 mm with an average of 228.26 mm per month, where on average the highest rainfall occurred in June and the lowest rainfall occurred in October; 2) the Trend method, whether it's Linear Trend, Quadratic Trend or Exponential Growth Trend, is not appropriate for estimating and forecasting Kendari City's monthly rainfall because the resulting estimate has quite high residuals with a relatively low level of accuracy; 3) the Winter's Exponential Smoothing method is quite good for estimating and forecasting Kendari City's monthly rainfall because the resulting estimate has quite low residuals, with a relatively high degree of accuracy; and 4) based on the RMSE, MAE and BIC criteria, it shows that the Winter's Exponential Smoothing model with an alpha (level) parameter value of 0.85, a gamma (trend) of 0.05 and a delta (seasonal) of 0.001 provides a better level of estimation and forecasting accuracy when compared to the Trend model, both Linear Trend and Quadratic Trend. Keywords: Rainfall, exponential smoothing, trend method, time series
Redesign Knuckle Coupler menggunakan Generative Design dan Finite Element Analysis Purnomo, Dhika Aditya; Bisono, Fipka
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i3.49142

Abstract

Coupler adalah peralatan perangkai yang menghubungkan antar sarana yg konstruksinya dapat terpisah atau dalam satu kesatuan. Komponen kereta api seperti sistem bogie termasuk coupler, dan konstruksi gerbong yang terlalu berat berdampak pada penurunan performa kereta api. Penilitian ini bertujuan untuk mengurangi berat coupler tanpa mengurangi kekuatan strukturnya. Pendekatan yang digunakan pada desain dan analisa coupler ini yaitu dengan megkombinasikan teknik Generative Design, Conventional Design dan Finite Element Analysis. Objektif yang digunakan adalah meminimalkan berat dengan safety factor minimum yang di tentukan. Variasi luaran CAD model dari gerative design yang dipilih kemudian di evalusai menggunakan Finite Element Analysis untuk melihat failure regions dan less critical regions. Teknik Conventional Design digunakan untuk memodifikasi desain coupler berdasarkan hasil analisa kemudian di evaluasi lagi menggunakan Finite Element Analysis hingga memenuhi objektif yang ingin dicapai. Dari hasil penelitian didapatkan desain coupler dengan berat 85.5% dari berat desain awal, tanpa mengurangi kekutan strukturnya yang di tunjukan dari hasil Finite Element Analysis yaitu tegangan maksimal pada beban tarik sebesar 511 Mpa dan 474 Mpa pada beban tekan.
Perancangan Rangka Tandon Air Berkapasitas 1200 Liter Untuk Kebutuhan Pelaku Usaha Rumah Kost Lukman, Muh Rahmat; Sudia, Budiman; Samhuddin, Samhuddin; Aminur, Aminur
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i2.47887

Abstract

The increasing public interest in the need for adequate housing, especially the boarding house business, is one of the facilities that has great opportunities every year. The need for clean water in a boarding house environment is a factor that needs to be considered because clean water is an important need in human life. The water reservoir frame design with a capacity of 1200 liters is an optimized solution to meet the daily water needs of boarding house residents. The aim of this research is to design a water reservoir frame for water loads and carry out structural calculations of the water reservoir frame in accordance with applicable safety and strength standards. The research methodology explains in detail the research method which includes time and place of research, tools and materials, research procedures and research flow diagrams. Weight of load to be supported by the structure = weight of tank + weight of water Specify tank Type = Penguin TB, 120 uk Capacity = 1200 Liters = 1.2 m3 Tank mass (mT) = 29 kg Total mass of external load (mtot) = tank mass + water mass Mtot= 29 kg + 1200 kg = 1229 kg Total weight (Wtot) Wtot = (mtot) × g, g= acceleration due to gravity (9.8 m/s2) Kata kunci: Water discharge, Frame Strength, Structural Strength, Steel Selection, Water Reservoir
Design of Bearing Housing JIG and Fixture for Machining Process in Vertical CNC Turning Machine Indrawan, Rizal; Uhaque, Salsabila Diya; Purnomo, Dhika Aditya; Hamzah, Fais; Karuniawan, Bayu Wiro
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i3.49007

Abstract

Bearing housing merupakan salah satu produk yang diproduksi di PT. X, yang memiliki target produksi sebesar 150 pcs/bulan. PT. X adalah salah satu perusahaan manufaktur terbesar di indonesia yang bergerak di bidang pengecoran pengecoran investasi dan permesinan canggih. Proses pembubutan untuk rumah bearing memiliki beberapa kelemahan, yaitu membutuhkan lebih banyak mesin bubut CNC untuk memproses setiap bagian rumah bearing. Hal ini menyebabkan proses bongkar muat yang memakan waktu. Selain itu, ada kelemahan lain yang menyebabkan diameter yang tidak konsentris yang akan dianggap sebagai produk yang tidak baik atau ditolak. Mesin ini menggunakan fixture dan penjepit sebagai penghenti untuk membantu dalam pemrosesan produk pengecoran secara massal. Untuk membantu proses finishing produksi rumah bearing dengan cepat, maka dibuatlah alat bantu seperti jig dan fixture, sehingga dapat mempercepat proses pengerjaan produk dan mengurangi waktu pengerjaan. Desain jig dan fixture bearing housing menggunakan Autodesk Fusion 360. Penelitian ini menggunakan metode Ulrich untuk membantu proses perancangan dan pengembangan produk dengan membandingkan 3 konsep yang berbeda. ketiga konsep tersebut dipilih karena sesuai dengan kebutuhan biaya yang murah, perawatan yang mudah, pengoperasian yang mudah, dan produksi yang mudah. Kata kunci: Jig, Fixture, Jig dan Fixture, Bearing Housing, CNC Bubut Vertikal, Bubut, Metode Ulrich
Perancangan dan Pengujian Performansi Kondensor Tiga Tingkat Pada Alat Pirolisis Plastik Hanur, Hanur; Dwi Saputra, Gusti Made; Sudia, Budiman; Sisworo, Raden Rinova
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i3.49021

Abstract

Plastic is now a very important material and is widely used in modern life, but plastic processing is still a problem because the amount continues to increase, and pyrolysis is one solution. This research aims to design and test the performance of a three-level condenser on a plastic pyrolysis device and determine the results of the products produced.To find out the pyrolysis product from this design, a test was carried out, namely by heating the material (polypropylene/PP type plastic) in the design tool to a temperature of 450℃ and taking the data obtained after carrying out experiments on the design tool.Research shows that this three-condenser plastic pyrolysis device is effective in converting plastic into oil, with the best performance on larger plastic masses. The resulting oil has varying physical characteristics but is generally flammable at high temperatures, although it produces thick smoke and a strong odor.
Perancangan Mesin Pemotong Stick Kentang (French Fries) Kontruksi Vertikal Semi Otomatis Anderson, Sir; Amri, Khairul; Nofriadi, Nofriadi; Ahmad, Fahdatul; Hanum, Latifa
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i2.47632

Abstract

The potato stick-cutting machine is a device that cuts potatoes into long pieces (sticks). This machine can achieve consistent cutting outcomes and rapid cutting times. This is certainly difficult to accomplish manually using hands and knives, especially if the person is inexperienced. This machine's components include a frame, a blade, a knife nest, a cutting disc, a pulley, a V-belt, a pressing lever, a speed regulator, and an electric motor. The potato stick-cutting machine measures 500 mm in length, 300 mm in width, and 700 mm in height. It is driven by a 1 HP motor that is linked to a speed controller to limit its speed. The motor can produce 135 kg of potato sticks per hour using a 2-inch and an 8-inch pulley. The manufacturing cost of this machine is Rp. 4,827,488.00.
Analisis Perbandingan Sifat Mekanik dari Variasi Kandungan Filler Serbuk Cangkang Kerang Darah dan Serbuk Cangkang Telur dengan Pengikat Karet Alam Hisyam, Hafiz Hade; Listijorini, Erny; Dwinanto, Dwinanto
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i3.49018

Abstract

Technological advancements drive innovation in environmentally friendly material science. Environmental issues, such as pollution from toxic substances, motivate research into sustainable biocomposites. One of the widely studied biocomposites is a natural rubber-based composite with fillers that enhance its mechanical properties. Calcium carbonate (CaCO3) is a popular inorganic filler. Marine shell waste, especially cockle shells (Anadara granosa) and eggshells, pose serious environmental problems. Cockle shells contain 95.7% calcium carbonate. Eggshells also have the potential to improve the mechanical properties of elastomer composites. This study aims to compare the effects of cockle shell and eggshell fillers on the mechanical properties of natural rubber through tensile testing, to determine the more effective filler in improving the mechanical performance of the composite. Test results show that cockle shells have a higher ultimate tensile strength (UTS) (up to 20.3 MPa) and a higher Young's modulus (up to 3.4 GPa) compared to eggshells, which have the lowest UTS of 17.94 MPa and the lowest Young's modulus of 1.8 GPa. This indicates that cockle shells are stiffer. However, eggshells have a higher yield strength (up to 15.2 MPa), indicating better elasticity. Overall, cockle shells enhance strength and stiffness, while eggshells excel in elasticity
Pengaruh Temperatur dan Waktu Tahan Pemanasan Terhadap Nilai Kekerasan Komposit Mo/Al2O3 Indrawan, Rizal; Bisono, Fipka; Purnomo, Dhika Aditya
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i2.48250

Abstract

Sifat kekerasan logam sangatlah penting pada dunia manufaktur. Hal ini dibuktikan pada banyaknya penelitian yang menganalisa sifat kekerasan pada suatu logam. Penelitian ini menggunakan Metal Matrix Composites, dimana proses pembuatannya menggunakan logam sebagai matrik dan keramik sebagai penguat dengan metode pembuatan metalurgi serbuk. Dimana serbuk dari dua material komposit dipadatkan dan dipanaskan pada temperatur tertentu sehingga membentuk suatu material komposit yang padat. Tujuan dari penelitian ini diharapkan agar sifat mekanik dari komposit Mo/Al2O3 lebih besar dari material pembentuknya. Pada penelitian ini menggunakan material serbuk Molibdenum sebagai material matrik dan Alumina sebagai material penguat. Mo mempunyai sifat mekanik yang sangat baik yaitu sifat yang keras dan ketahanan aus sangat baik. Al2O3 mempunyai sifat kekerasan yang sangat baik. Variabel penelitian meliputi temperatur pemanasan sebesar 900, 1000, 1100°C dan waktu tahan proses pemanasan selama 0.5, 1, 1.5 jam dengan tekanan kompaksi sebesar 125 MPa dan fraksi berat Mo sebesar 80% dan Al2O3 sebesar 10%. Berdasarkan hasil pengujian, sinter density paling tinggi terdapat pada temperatur sintering 1100oC dan waktu tahan proses sintering selama 1,5 jam sebesar 6,831g/cm3. Nilai kekerasan tertinggi didapatkan pada temperatur 1100oC dengan waktu tahan pemanasan 1.5 jam yaitu 24.6 HVN. Kata Kunci: komposit Mo/Al2O3, temperatur, waktu tahan temperatur, kekerasan
Analisis Pengaruh Debit Air terhadap Kinerja Turbin pada Pembangkit Listrik Nano Hidro (PLNH) Widyantoro, Widyantoro; Malik, Mochamad Irlan; Nurwahid, Nurwahid; Junaedi, Deden
Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/enthalpy.v9i3.49128

Abstract

Pembangkit Listrik Nano Hidro (PLNH) adalah teknologi yang memanfaatkan energi kinetik aliran air untuk menghasilkan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja turbin dalam PLNH dengan memvariasikan debit air yang masuk ke sistem. Data yang diukur meliputi kecepatan putaran (RPM), tegangan listrik (Volt), arus listrik (Ampere), dan daya listrik (Watt). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan debit air secara signifikan mempengaruhi keempat parameter tersebut. Ketika debit air berkurang dari 0.9 L/s menjadi 0.18 L/s, terjadi penurunan pada RPM dari 445 menjadi 136, tegangan dari 4.32 V menjadi 1.29 V, arus dari 1.22 A menjadi 0.28 A, dan daya dari 1.4884 W menjadi 0.084 W. Hal ini menunjukkan bahwa debit air merupakan faktor utama yang menentukan efisiensi dan output listrik dari PLNH. Penelitian ini mengindikasikan potensi PLNH sebagai sumber energi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan, terutama di daerah-daerah terpencil dengan akses terbatas pada sumber energi konvensional

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2024): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 8, No 4 (2023): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2023): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2023): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2023): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 7, No 4 (2022): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2022): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2022): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2022): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 6, No 4 (2021): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 6, No 3 (2021): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2021): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2021): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 5, No 4 (2020): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2020): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 5, No 2 (2020): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 5, No 1 (2020): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 4, No 4 (2019): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 4, No 3 (2019): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 4, No 2 (2019): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 4, No 1 (2019): Enthalpy-Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 3, No 4 (2018): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 3, No 3 (2018): ENTHALPY-Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 3, No 3 (2018): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 3, No 2 (2018): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2018): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 2, No 4 (2017): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 2, No 3 (2017): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2017): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 2, No 1 (2017): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2016): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Vol 1, No 1 (2016): Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin More Issue