cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019)" : 16 Documents clear
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EKOWISATA DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN DI EMBUNG PATEMON KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Melati, Inaya Sari; Raeni, Raeni; Harnanik, Harnanik
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.335 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4841

Abstract

Abstract. The objective of this service is the first to empower tourism Embung Patemon Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang through the concept of ecotourism with an environmental approach. The second objective is to contribute positively to the existence of ecotourism empowerment with the environment approach in Embung Patemon, so that it can provide more value not only to the welfare of the local community, but also to environmental sustainability. The method of implementing community service activities in the form of empowerment and development of ecotourism for Embung Patemon with environmental approaches is carried out with training that produces skills, lecture methods, question and answer, discussion, simulation and mentoring. The results of community service activities that have been carried out are (1) The potentialof the village mapping and coordination activities, (2) identification of the potential of tourism in Embung Patemon as a basis for implementing ecotourism programs, (3) development of the potential tourism of Embung Patemon. The next stage of the plan is training in tourism marketing, evaluation of service programs, preparation of final service reports, and preparation and publication of articles / manuscripts to accredited national journals.Abstrak. Tujuan kegiatan pengabdian ini yang pertama adalah untuk memberdayakan wisata Embung Patemon Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang melalui konsep ekowisata dengan pendekatan lingkungan. Tujuan kedua adalah memberikan kontribusi positif dari adanya pemberdayaan ekowisata dengan pendekatan lingkungandi Embung Patemon, sehingga mampu memberikan nilai lebih tidak hanya pada kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga pada kelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberdayaan dan pengembangan ekowisata Embung Patemon dengan pendekatan lingkungandilakukan dengan pelatihan yang menghasilkan keterampilan, metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi serta pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah terlaksana adalah (1) kegiatan kordinasi dan pemetaan potensi kelurahan, (2) identifikasi potensi wisata di Embung Patemon sebagai dasar dalam pelaksanaan program ekowisata, (3) pengembangan potensi wisata Embung Patemon. Rencana tahapan berikutnya adalah pelatihan pemasaran wisata, evaluasi program pengabdian, penyusunan laporan akhir pengabdian, serta penyusunan dan publikasi artikel/ manuskrip ke jurnal nasional terakreditasi.
PELATIHAN WIRAUSAHA DIGITAL DENGAN SISTEM BLENDED LEARNING PADA KOMUNITAS BELAJAR DARON LABS DI KOTA PADANG Rahmi, Ulfia; Bentri, Alwen; Azrul, Azrul
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.196 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4798

Abstract

Abstract. Nowadays, Indonesia is preparing for a crucial and profitable period, namely the demographic bonus which is expected to reach the point in the years of 2025-2030, but the number of unemployed are increase every year. Regarding the problem, the government has also encouraged the public to open employment opportunities with entrepreneurship. Daron Labs is a group of people who form a learning community to develop beginner entrepreneurial skills. Entrepreneurial skills transmitted by Daron Labs to prepare the community to become digital entrepreneurs, including: video makers, web designers, graphic design, and programmers. Members of this learning community are free to choose the material of interest according to the needs of each member. In this Community Service, the learning community of Daron Labs chose the location of Padang City with the consideration that the city of Padang represented the people of West Sumatra. The Daron Labs Padang community accepts members of the learning community from all community groups to develop their entrepreneurial skills. The methods offered for organizing the Daron Labs learning community through a blended learning for three months. Face-to-face meetings are twice a month and material is sent every week. Participants' responses indicate that this program is expected to continue and provide debriefing in other fields of digital entrepreneurship. Abstrak. Indonesia pada saat ini mempersiapkan diri untuk masa yang krusial sekaligus menguntungkan yaitu bonus demografi yang diperkirakan akan terjadi puncaknya pada tahun 2025-2030, namun jumlah pengangguran terus meningkat. Terkait masalah tersebut, pemerintah mendorong masyarakat membuka lapangan pekerjaan dengan berwirausaha. Daron Labs merupakan sekelompok masyarakat yang membentuk komunitas belajar untuk mengembangkan keterampilan wirausaha. Keterampilan berwirausaha yang dilakukan oleh Daron Labs untuk mempersiapkan wirausahawan digital meliputi videomaker, webdesigner, desain grafis, dan programer. Anggota komunitas belajar ini bebas memilih materi yang diminati sesuai dengan kebutuhan anggota. Pada Pengabdian kepada Masyarakat ini komunitas belajar Daron Labs memilih lokasi Kota Padang dengan pertimbangan bahwa kota Padang merepresentasikan masyarakat Sumatera Barat. Komunitas Daron Labs Padang menerima anggota komunitas belajar dari seluruh kalangan masyarakat. Metode yang ditawarkan untuk penyelenggaraan komunitas belajar Daron Labs melalui sistem blended learning yang diselenggarakan selama tiga bulan. Pertemuan tatap muka diselenggarakan dua kali dalam satu bulan dan setiap minggunya dikirimkan materi kepada peserta belajar. Respon peserta menunjukkan bahwa program ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan pembekalan pada bidang wirausaha digital lainnya.
PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN IT BAGI GURU MATEMATIKA MENGGUNAKAN GEOGEBRA Priwantoro, Soffi Widyanesti; Fahmi, Syariful; Ariesta Y., Dian
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.521 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4847

Abstract

Abstract. The developments of technology give a contribution in education. Technology on education field is used to develop a learning media, as well as in mathematics lesson using meida based on geogebra software. The use of media in learning process very useful so that the material of mathematics can be understand by students more easily. Matematics teachers in SMP Muhammadiyah area on Mlati Sleman still has limitation on using computers as a tools for develop a learning media based on mathematics software. The workshop activities for mathematics teachers using technology very needful so that the teachers can follow the current development. The method of workshop which held are training about Geogebra, practice directly and accompaniment developing of learning media based on Geogebra. This activites of society dedication is produce mathematics learning media based on geogebra who made by the mathematics teachers of SMP Muhammadiyah in area of Mlati SLeman..  Abstrak. Perkembangan teknologi memberikan konttribusi dalam bidang pendidikan. Teknologi di bidang pendidikan digunakan untuk mengembangakn media pembelajaran, seperti halnya di pembelajaran matematika menggunakan media dengan bantuan software geogebra. Penggunaan media dalam proses belajar mengajar sangat bermanfaat agar materi matematika dapat dipahami oleh siswa dnegan lebih mudah. Guru matematika di SMP Muhammadiyah wilayah Mlati, Sleman masih memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan komputer sebagai alat untuk membuat media pembelajaran dengan bantuan software-software matematika. Kegiatan workshop untuk guru matematika dengan menggunakan IT sangat diperlukan agar guru matematika dapat ,mengikuti perkembangan zaman. Metode workshop dan pelatihan yang dilaksanakan adalah dengan ceramah mengenai Geogebra, praktek secara langsung dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis geogebra. Pengabdian masyarakat ini telah menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis geogebra yng dibuat oleh guru matematika di SMP Muhammadiyah wilayah Mlati Sleman.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PENDIDIK PAUD MELALUI DIKLAT KOMPETENSI SOSIAL Lestariningrum, Anik; Prastihastari W, Intan; Iswantiningtyas, Veny; Yulianto, Dema; Lailiyah, Nur; Kuntjojo, Kuntjojo
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.632 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4804

Abstract

Abstract. The objectives to be achieved through this activity are developing the competence of PAUD educators especially their social competencies. This is done in relation to the amount of input from PAUD educators who have difficulties in dealing with the work environment, communicating with colleagues as well as student guardians regarding the presence of PAUD educators who are considered young and have just graduated. The method that will be used in this activity is in the form of training, where participants will be provided with knowledge and learn to practice indicators that hold on to social competence. The training was held for 2 days, this was intended to enable participants to absorb knowledge and implement indicators of social competence through direct practice and independent assignments. Training results were analyzed by questionnaire showing very effective results of 3003, effective 2310, ineffective 1617, and very ineffective 924. Based on the results of the questionnaire calculation the total value was 3212 so it can be said that the implementation of training was very effective. In addition, there were many participants who wrote their suggestions and hopes so that the educator's competency training activities continued continuously. Abstrak. Tujuan yang akan dicapai melalui kegiatan ini yaitu mengembangkan kompetensi pendidik PAUD khususnya kompetensi sosialnya. Hal ini dilakukan terkait banyaknya masukan dari pendidik PAUD yang mengalami kesulitanm dalam hal berhubungan dengan lingkungan kerja, berkomunikasi dengan sejawat juga dengan wali murid terkait adanya pendidik PAUD yang dianggap masih muda dan baru lulus sarjana. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini berupa diklat dimana peserta akan dibekali pengetahuan dan belajar mempraktekan indikator yang ada berpegangan dengan kompetensi sosial.  Diklat ini dilaksanakan selama 2 hari, hal ini dimaksudkan agar peserta mampu menyerap pengetahuan dan mengimplementasikan indikator kompetensi sosial melalui praktek langsung serta tugas mandiri. Hasil diklat dianalisis dengan angket menunjukkan hasil sangat efektif 3003, efektif 2310, tidak efektif 1617, dan sangat tidak efektif 924. Berdasarkan hasil penghitungan angket nilai total sebesar 3212 sehingga dapat dikatakan bahwa pelaksanaan diklat sangat efektif. Selain itu banyaknya peserta yang menuliskan saran serta harapannya supaya kegiatan diklat kompetensi pendidik terus dilakukan secara kontinyu.
ALIH TEKNOLOGI PEMBUATAN ALAT PENETAS TELUR SEDERHANA DI DESA ORO-ORO BULU PASURUAN Mauliana, Metatia Intan; Hasanah, Fitria Nur; Azizah, Nuril Lutvi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.539 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4842

Abstract

Abstract. Indonesia is one of the countries with the most consumption of processed chicken in Asia. This causes businesses and UKM in the field of chicken farming to be quite attractive. Oro-oro Bulu village is one of the villages located in the Rembang district. This village with the area and population density have the potential of developing chicken farming business. Chicken farms in the village of Oro Bulu although still relatively small but quite promising. It's just that chicken farmers in this village are still unable to produce their chicken seeds. Chicken seeds are usually imported by farmers from the Mojosari and Kediri regions. This is due to a lack of understanding of breeders on nurseries and lack of knowledge and maintenance of the hatchery equipment needed.Therefore, the researchers took the initiative to socialize understanding of chicken breeding and develop a simple egg incubator to help Oro Bulu farmers to produce chickens / DOC independently. The methods of implementation in IbM activities include using methods with counseling to deliver material that is theoretical and motivational, demonstration of assembling simple egg incubators directly. The entire socialization process is carried out by the implementing team of activities involving lecturers and students with areas of expertise that are by the needs of the field. Based on the results of respondents' questionnaire data processing, it was obtained that the average 71.8% stated that there was an increase in motivation and 77.5% stated the success of technology transfer by respondents after participating in the socialization activities. So that it can be said that this IbM activity has been successfully implemented. Abstrak. Indonesa merupakam salah satu Negara dengan pengkonsumsi olahan ayam terbanyak di Asia. Hal ini menyebabkan bisnis dan UKM bidang peternakan ayam cukup diminati. Desa Oro-oro bulu merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Rembang. Desa dengan Luas dan kepadatan penduduk ini memiliki potensi usaha peternakan ayam yang sedang berkembang. Peternakan ayam di desa Oro bulu meskipun masih terbilang kecil namun cukup menjanjikan. Hanya saja peternak ayam di desa ini masih belum mampu menghasilkan bibit ayam sendiri. Bibit ayam biasanya didatangkan oleh peternak dari wilayah Mojosari dan Kediri. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman peternak akan pembibitan dan minimnya pengetahuan dalam penggunaan dan perawatan peralatan penetasan telur yang dibutuhkan. Oleh karena itu, peneliti berinisiatif untuk melakukan sosialisasi pemahaman mengenai pembibitan ayam dan mengembangkan alat penetas telur sederhana untuk membantu peternak desa Oro bulu dalam menghasilkan bibit ayam/DOC secara mandiri. Metode pelaksanaan pada kegiatan IbM antara lain menggunakan metode dengan penyuluhan untuk penyampaian materi yang bersifat teori dan motivasi, demonstrasi perakitan alat penetas telur sederhana secara langsung. Keseluruhan proses sosialisasi dilaksanakan oleh tim pelaksana kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Berdasarkan hasil pengolahan data angket responden diperoleh sebanyak rerata 71.8% menyatakan adanya kenaikan motivasi dan 77.5% menyatakan keberhasilan alih teknologi oleh responden setelah mengikuti kegiatan sosialisasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan IbM ini telah berhasil dilaksanakan.
PKU BAGI GURU BK SMK KABUPATEN MAGELANG UNTUK OPTIMALISASI KOMPETENSI, KINERJA DAN LAYANAN GURU BK BERBASIS FLOP SMART Putro, Hijrah Eko; Tawil, Tawil
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.428 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4799

Abstract

Abstract. University partnership program aims to: (1) enhance the quality, performance and service teacher BK in the school environment; (2) Improving the competence of teachers BK in carrying out guidance and counseling services to students; (3) Increase of innovations in managing the administration of BK-based smart flop.University partnership program was conducted in the laboratory of the Faculty of Economics and business Internet Muhammadiyah University of Magelang, on December 13-14 March 2019. Trainees are teachers BK CMS in Magelang Regency. In order to achieve the goals that have been mentioned before, then taken steps as follows: (1) contact the headteacher and Chair of guidance counseling Teacher Magelang to know the extent to which teachers utilize smart looking and flop analysis data related training needed in increasing competence, service and performance teacher BK through the analysis of a smart flop; (2) organized a training program that includes the stage introduction, the training phase, and the phase of evaluation results; (3) the stage of introduction and training is done in groups.Based on the results of the University partnership program can be concluded: (1) this activity can improve the understanding and skill in the use of a smart flop analysis; (2) these activities are able to improve and optimize the performance of teacher competence, BK in providing guidance and counselling services in particular related patterns service BK to the students; (3) the activity is able to foster a spirit of improvements to independently by utilizing technology-based smart flop. Abstrak. Program kemitraan universitas ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan layanan, kinerja dan kualiatas guru BK di lingkungan sekolah; (2) Meningkatkan kompetensi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling kepada siswa; (3) Menambah inovasi dalam mengelola administrasi BK berbasis flop smart (from laptop to smartphone).Program kemitraan universitas ini dilaksanakan di Laboratorium Internet Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang, pada tanggal 13-14 Maret 2019. Peserta pelatihan adalah guru BK SMK di Kabupaten Magelang. Dalam rangka mencapai tujuan yang telah disebutkan sebelumnya, maka ditempuh langkah-langkah sebagai berikut: (1) Menghubungi Kepala Sekolah dan Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling untuk mengetahui sejauh mana guru memanfaatkan analisis flop smart (from laptop to smartphone). dan mencari data terkait  pelatihan yang dibutuhkan dalam peningkatan kompetensi, layanan dan kinerja guru BK melalui analisis flop smart (from laptop to smartphone); (2) Menyelenggarakan program pelatihan yang meliputi tahap pengenalan, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi hasil; (3) Tahap pengenalan dan pelatihan dilakukan secara kelompok.Berdasarkan hasil program kemitraan universitas dapat disimpulkan: (1) Kegiatan ini dapat meningkatan pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan analisis flop smart (from laptop to smartphone), (2) Kegiatan ini mampu meningkatan dan mengoptimalkan kompetensi, kinerja guru BK dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling khususnya terkait pola pelayanan BK kepada siswa. (3) Kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat dalam peningkatan kinerja secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi berbasis flop smart (from laptop to smartphone).

Page 2 of 2 | Total Record : 16