cover
Contact Name
Yudi Guntara
Contact Email
guntaray@untirta.ac.id
Phone
+6281327787035
Journal Mail Official
gravity@untirta.ac.id
Editorial Address
Departemen of Physics Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Raya Ciwaru No. 25, Sempu, Kota Serang, Banten, 42117.
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika
ISSN : 2442515X     EISSN : 25281976     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/gravity.vxix
Core Subject : Science, Education,
The focuses of the manuscript received in the Gravity journal is limited to the topic: Physics Education (Media, Educational Policy, Assessment, Learning Model) Theoretical Physics Material Physics Earth and Environmental Physics Astrophysics Medical Physics Computational Physics and Instrumentation
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2016)" : 8 Documents clear
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMA HIDAYATUN NAJAH Suprianto Suprianto; S. Ida Kholida
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan penerapan pendekatan pembelajaran STM terhadap peningkatan hasil belajar siswa serta untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran STM. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang membagi sampel menjadi dua kelompok yaitu kelas X-1 sebagai kelompok eksperimen yang menerapkan pendekatan pembelajaran STM sedangkan kelas X-2 sebagai kelompok kontrol yang menerapkan model model pembelajaran Langsung. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa kelompok eksperimen dengan uji N-gain diperoleh 0,64 sedangkan kelompok kontrol yaitu 0,46. Hasil uji-t peningkatan hasil belajar siswa memperoleh thitung= 2,37 sedangkan ttabel=2,00 dengan taraf signifikansi 0,05. Rata-rata persentase hasil pengamatan aktivitas belajar siswa dengan pembelajaran STM adalah 61,8% sedangkan model pembelajaran Langsung sebesar 45,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penerapan pendekatan pembelajaran sains teknologi masyarakat terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan pendekatan pembelajaran sains teknologi masyarakat dikategorikan sedang, sedangkan aktivitas belajar siswa yang menerapkan pembelajaran STM lebih baik dari pada pembelajaran Langsung.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KOMPETENSI SAINS SISWA Yuvita Oktarisa
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.311 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep dan kompetensi sains siswa melalui penerapan Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman Berbantuan Multimedia (PFBP-BM) serta hubungan diantara keduanya. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan pretest-postest control group design dimana 28 siswa mendapat perlakuan model PFBP-BM sebagai kelas eksperimen dan 28 siswa mendapat perlakuan model PFBP sebagai kelas control. Setelah dilakukan pembelajaran pada topik Momentum Impuls, diperoleh N-gain untuk penguasaan konsep kelas eksperimen 0,56 dan 0,38 untuk kelas kontrol. Untuk kompetensi sains N-gain kelas eksperimen 0,44 dan 0,29 untuk kelas kontrol. N-gain ini membuktikan bahwa model PFBP-BM dapat lebih meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan kompetensi sains dibandingkan dengan model PFBP. Pengujian hipotesa menunjukan, nilai t hitung lebih besar dari t tabel secara berurutan untuk penguasaan konsep dan kompetensi sains yaitu 3,940 dan 5,396 dengan nilai signifikasi α 0.000, sedangkan korelasi antara penguasaan konsep dan kemampuan sains ditunjukan dengan hasil pengujian korelasi pearson dengan nilai r≠0, yaitu 0,396. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hipotesa diterima dan terdapat hubungan dengan kategori cukup antara penguasaan konsep dan kompetensi sains.
PERBANDINGAN KOMPOSIT SERAT ALAM DAN SERAT SINTETIS MELALUI UJI TARIK DENGAN BAHAN SERAT JUTE DAN E-GLASS Rahmat Firman Septiyanto; Akbar Hanif Dawam Abdullah
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.912

Abstract

Penelitian komposit dengan matriks epoksi berpenguat serat jute telah dilakukan dengan penyusunan 3 lapis simetri dengan fraksi volme serat sebesar 33,57%. Komposit epoksi berpenguat serat jute tersebut dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui sifat mekanik. Sifat mekanik tersebut meliputi: kekuatan tarik, pertambahan panjang, dan kekuatan tarik spesifik. Kekuatan tarik komposit epoksi berpenguat serat jute 3 lapis simetri sebesar 45,961%. Pertambahan panjang sebesar 8,9278%. Kekuatan tarik spesifik tertinggi pada komposit epoksi berpenguat serat jute 3 lapis simetri sebesar 42,517 MPa/g.cm-3. Selain itu dibuat komposit epoksi berpenguat serat e-glass sebagai pembanding. Jika dibandingkan komposit epoksi berpenguat serat jute dengan komposit epoksi berpenguat serat e-glass maka kekuatan tarik rata-rata komposit epoksi berpenguat serat e-glass masih belum bisa menyamai. Akan tetapi, kekuatan komposit epoksi berpenguat jute memiliki potensi untuk menggantikan serat sintetis tersebut.
PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENGATASI KESULITAN SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DALAM MEMAHAMI KONSEP KINEMATIKA Rudi Haryadi
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.21 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.920

Abstract

Pembelajaran Jigsaw merupakan salah satu strategi pembelajaran yang kooperatif dan fleksibel.  Dalam pembelajaran Jigsaw, siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok yang anggotanya mempunyai karakteristik heterogen. Masing-masing siswa bertanggung jawab untuk mempelajari topik yang ditugaskan dan mengajarkan pada anggota kelompoknya, sehingga mereka dapat saling berinteraksi dan saling bantu. Kinematika merupakan cabang ilmu fisika  yang mempelajari konsep dasar mekanika untuk memahami konsep-konsep fisika lebih lanjut. Terdapat tiga langkah yang harus dilakukan dalam mengatasi kesulitan siswa memahami kinematika, yaitu: (1) memperbaiki miskonsepsi pada konsep prasyarat siswa dengan model konstruktivisme, (2) menyelesaikan persoalan fisika dengan metode pembelajaran koperatif Jigsaw, (3) memaksimalkan kemampuan matematis siswa menyelesaikan persoalan kinematika dengan sistematis, dan  memperbaiki bahasa matematika yang digunakan menjadi lebih sederhana. Langkah-langkah tersebut, dibagi lagi menjadi beberapa urutan tahapan yang harus dilakukan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
PENGEMBANGAN PENGENDALIAN KELEMBABAN, TEMPERATUR PADA RUMAH KACA DENGAN PENCATATAN DATA OTOMATIS Faisal Faisal; Iwan Sugriwan; Ade Agung Harnawan
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.913

Abstract

Penelitian pengembangan pengendalian kelembaban pada rumah kaca telah selesai dilakukan. Pengembangan alat ini terdiri atas pengukuran kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya dan pengendalian kelembaban udara. Sistem alat ukur terdiri dari power supply DC, sensor SHT11, sensor LDR, relay, mikrokontroler ATMega8535, pengkodisi sinyal, LCD karakter 20x2 dan humidifier. Sensor SHT11 terkalibrasi secara digital melalui port B. Sensor LDR dikarakterisasi menggunakan lampu pijar di dalam chamber tidak tembus cahaya, sehingga menghasilkan persamaan karakteristik sensor v = 0,7595ln(I) – 2,2484 volt. Persamaan karakterisasi tersebut diproses melalui program BASCOM AVR untuk mengisi perintah pada mikrokontroler ATMega8535 dalam proses pengukuran secara terus menerus dan menampilkannya pada LCD karakter 20x2 dalam satuan lux dan data disimpan dalam file dengan format *xlsx. Humidifier dihidupkan oleh relay yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATMega8535 dengan set poin pengukuran kelembaban udara kurang dari 60%. Rumah kaca yang digunakan berukuran panjang 240 cm, lebar 150 cm, tinggi dinding 200 cm dan tinggi atap 50 cm. Uji pengendalian kelembaban udara berhasil dipertahankan pada kelembaban udara kisaran 60% dengan error rata-rata sebesar 1,9% dari pukul 11.00 WITA sampai dengan 16.00 WITA.
PEMBELAJARAN SAVIR (SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL, DAN REPETITION) DALAM MEMPERTAHANKAN RETENSI SISWA POKOK BAHASAN ASAS BLACK DAN PEMUAIAN Dina Rahmi Darman; Firmanul Catur Wibowo; Andi Suhandi; Dadi Rusdiana
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.899 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran daya tahan retensi siswa pada pokok bahasan asas black dan pemuaian dengan menerapkan pembelajaran SAVIR. Penelitian ini juga melihat bagaimana keterlaksanaan pembelajaran SAVIR. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design dengan pemberian posttest sebanyak tiga kali dalam selang waktu antara posttest beberapa hari. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa pada kelas X di salah satu SMA Negeri di Kecamatan Payakumbuh, Sumatera Barat dengan jumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran meningkat pada setiap pertemuan. Diperoleh y= 1,05e-0,01x pada grafik eksponensial daya tahan retensi siswa pada pokok bahasan asas black dan y=e-0,01x. pada pokok bahasan pemuaian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran SAVIR dapat mempertahankan retensi siswa pada pokok bahasan asas black dan pemuaian.
KORELASI ANTARA KEMAMPUAN KOGNITIF MAHASISWA PADA MATA KULIAH TELAAH KURIKULUM FISIKA DAN PENGEMBANGAN PROGRAM PENGAJARAN FISIKA Sohibun Sohibun; Rindi Genesa Hatika; Dwi Noviyanti Rizky
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.914

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi antara kemampuan kognitif mahasiswa pada mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika dan Pengembangan Program Pengajaran Fisika (P3F). Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPP melalui teknik simple sampling jenuh. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel yang diambil adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika semester VI T.A 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik angket/kuisioner. Berdasarkan teknik analisis data pada nilai hasil belajar mahasiswa didapatkan nilai korelasi sebesar 0,96-0,99 dengan nilai determinasi sebesar 92,16%-96,04%. Untuk data persepsi mahasiswa pada mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika dan P3F didapatkan hasil sebesar 80,24%-93,75% dengan kategori sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika dengan Pengembangan Program Pengajaran Fisika (P3F).
ANALISIS MISKONSEPSI KONSEP GAYA MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPON INDEX (CRI) Surya Gumilar
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.394 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi konsep gaya pada calon guru fisika. Sebanyak 24 calon guru fisika diberikan tes standar mengenai konsep gaya yaitu force concept inventory (FCI). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian deskriptif. Hasil data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan Certainty of Respond Index (CRI), dimana analisis terhadap data dibedakan kedalam tiga kategori yaitu tahu konsep, tidak tahu konsep, dan miskonsepsi. Hasil analisis data diperoleh bahwa rataan miskonsepsi 53%, tidak tahu konsep 24%, dan tahu konsep 23%. Analisis lebih lanjut terhadap beberapa butir soal diperoleh beberapa miskonspesi dengan tingkat miskonsepsi lebih dari 40%, yaitu: 1). kecepatan yang besar menimbulkan percepatan yang besar pula, 2). penjumlahan kecepatan dijumlahkan sama seperti penjumlahan biasa tanpa melibatkan arah, 3). kelajuan benda meningkat secara kontinu setelah menerima gaya sesaat, 4). kelajuan benda meningkat kemudian setelahnya menurun pada sistem yang dikenai gaya tetap, 5). gaya gravitasi berkurang dan meningkat pada sistem gerak yang dilempar dan jatuh kembali, 6).  Resultan dua gaya yang membentuk sudut satu sama lain akan mempunyai resultan dengan arah berada tepat ditengah kedua gaya asal. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8