cover
Contact Name
Muhamad Fitri
Contact Email
muhamad.fitri@mercubuana.ac.id
Phone
+6281266023970
Journal Mail Official
muhamad.fitri@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Jurnal Teknik Mesin (JTM), Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana. Jl. Meruya Selatan No. 01, Kembangan, Jakarta Barat 11650, Indonesia. Email: mesin@mercubuana.ac.id, Telp.: 021-5840815/ 021-5840816 (Hunting), Fax.: 021-5871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 20897235     EISSN : 25492888     DOI : https://doi.org/10.22441/jtm
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin (JTM) adalah Peer-reviewed Jurnal tentang hasil Penelitian, Karsa Cipta, Penerapan dan Kebijakan Teknologi. JTM tersedia dalam dua versi yaitu cetak (p-ISSN: 2089-7235) dan online (e-ISSN: 2549-2888), diterbitkan 3 (tiga) kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Focus and Scope: Acoustical engineering concerns the manipulation and control of vibration, especially vibration isolation and the reduction of unwanted sounds; Aerospace engineering, the application of engineering principles to aerospace systems such as aircraft and spacecraft; Automotive engineering, the design, manufacture, and operation of motorcycles, automobiles, buses, and trucks; Energy Engineering is a broad field of engineering dealing with energy efficiency, energy services, facility management, plant engineering, environmental compliance, and alternative energy technologies. Energy engineering is one of the more recent engineering disciplines to emerge. Energy engineering combines knowledge from the fields of physics, math, and chemistry with economic and environmental engineering practices; Manufacturing engineering concerns dealing with different manufacturing practices and the research and development of systems, processes, machines, tools, and equipment; Materials Science and Engineering, relate with biomaterials, computational materials, environment, and green materials, science and technology of polymers, sensors and bioelectronics materials, constructional and engineering materials, nanomaterials and nanotechnology, composite and ceramic materials, energy materials and harvesting, optical, electronic and magnetic materials, structure materials; Microscopy: applications of an electron, neutron, light, and scanning probe microscopy in biomedicine, biology, image analysis system, physics, the chemistry of materials, and Instrumentation. The conference will also present feature recent methodological developments in microscopy by scientists and equipment manufacturers; Power plant engineering, the field of engineering that designs, construct, and maintains different types of power plants. Serves as the prime mover to produce electricity, such as Geothermal power plants, Coal-fired power plants, Hydroelectric power plants, Diesel engine (ICE) power plants, Tidal power plants, Wind Turbine Power Plants, Solar power plants, Thermal engineering concerns heating or cooling of processes, equipment, or enclosed environments: Air Conditioning; Refrigeration; Heating, Ventilating, Air-Conditioning (HVAC) and Refrigerating; Vehicle engineering, the design, manufacture, and operation of the systems and equipment that propel and control vehicles.
Articles 326 Documents
TINJAUAN PENELITIAN TENTANG SIMULASI PENURUNAN TEKANAN AKIBAT RUGI – RUGI ALIRAN PADA INSTALASI PIPA Wibowo, Agus Setiawan; Mahendra, Tito Syahril Sobarudin Izha; Fitri, Muhamad; Romahadi, Dedik
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16957

Abstract

Abstrak-- Pipa merupakan komponen yang banyak digunakan untuk pendistribusian fluida dan relatif murah digunakan karena banyak jenis, bentuk serta ukurannya. Fluida yang dialirkan menentukan jenis dan bentuk dari instalasi pipa yang dibutuhkan dan pendistribusian jaringan pipa sering menggunakan sambungan pipa (fittings), pipa lengkung (elbow), maupun flange. Pengunaan sambungan akan menimbulkan permasalahan kompleks pada instalasi pipa yaitu rugi-rugi aliran dalam pipa yang berupa rugi-rugi mayor maupun minor. Penelitian dilakukan dengan tinjauan literatur rugi-rugi aliran pipa dengan merekapitulasi metode–metode yang digunakan untuk mendeteksi terjadinya penurunan tekanan maupun rugi mayor dan minor, serta merekapitulasi faktor-faktor yang menjadi penyebab penurunan tekanan pada instalasi pipa. Setelah dikumpulkan jurnal terkait kemudian dipelajari lebih lanjut sehingga dihasilkan sebuah peluang pengembangan dan inovasi yang berkaitan dengan simulasi penurunan tekanan pada  uji rugi-rugi aliran dalam instalasi pipa. Pengembangan dan inovasi ini dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan penelitian lebih lanjut untuk diwujudkan menjadi rancangan alat uji rugi-rugi aliran.Kata kunci: Penurunan tekanan, mayor losses, minor losses, pipa
Analisis Service Life Baterai Pada Kendaraan E-Niaga Roda Tiga Geni Biru Muntir, Ubaydillah
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16093

Abstract

Salah satu pembahasan dalam penelitian mobil listrik adalah sumber tenaga atau baterai. Baterai mobil listrik memiliki kapasitas yang terbatas, sehingga harus diisi ulang agar mobil tetap berjalan dalam waktu dan jarak yang diinginkan. Situasi ini, jika tidak segera diketahui, dapat menyebabkan baterai terkuras secara tiba-tiba di tengah perjalanan. Tentu saja hal ini membuat pengguna kendaraan listrik resah dan tidak nyaman. Oleh karena itu diperlukan analisis service life baterai, agar diketahui berapa lama dan kapan waktunya untuk mengisi ulang baterai atau bahkan menggantinya. Dengan analisis service life, maka akan berdampak pada lifetime dari baterai, mengingat harga baterai kendaraan listrik hampir separuh dari harga kendaraan listrik. Penelitian ini membahas service life baterai pada kendaraan listrik E Niaga tiga roda Geni Biru berdasarkan analisis saat pemakaian dan penambahan daya dengan data daya dan waktu yang dibutuhkan. Pengujian pemakaian daya menggunakan tiga kondisi yaitu kecepatan konstan 30 Km/jam di jalan datar, kecepatan berhenti hingga 30 Km/jam di jalan datar, dan kecepatan konstan 30 Km/jam di jalan miring 15º. Untuk penambahan daya menggunakan catu daya 5A, 10A, dan 15A. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Jarak tempuh terjauh didapatkan oleh kondisi kecepatan konstan 30 Km/jam di jalan datar, yaitu sejauh 38,61 Km dan pengisian daya dengan waktu tercepat adalah catu daya 15A dengan waktu 4,5 jam.
Tinjauan Penelitian Tentang Rancang Bangun Alat Uji Rugi-Rugi Aliran Pada Instalasi Pipa Ardian, Rifky Dwi; Wermasaubun, Hendrikus; Fitri, Muhamad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16959

Abstract

Pipa merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan fluida. Di dalam proses penggunaanya terdapat rugi-rugi aliran yang terjadi. Kerugian tersebut dapat diakibatkan oleh berbagai variasi desain yang berkaitan dengan ukuran dan jalur alirannya. Rugi-rugi yang terdapat pada aliran pipa dikenal dengan rugi mayor dan rugi minor. Rugi mayor terjadi karena terdapat gesekan aliran fluida dengan dinding pipa, sedangkan rugi minor terjadi karena adanya belokan ataupun percabangan aliran. Bukan hanya pada desain aliran saja, Kerugian yang telah disebutkan diatas tentunya mempengaruhi kinerja pompa sebagai pemasok aliran fluida. Apabila gesekan terlalu besar kemungkinan besar pompa tidak akan maksimal dalam menjalankan tugasnya. Permasalahan terebut menyebabkan kasus rugi-rugi aliran dalam instalasi pipa terus dipelajari dan dilakukan pembaharuan. Dalam penelitian ini  dilakukan peninjauan penelitian terdahulu mengenai rancang bangun alat uji rugi-rugi aliran pada instalasi pipa. Dalam tinjauan ini metode, desain, dan aspek lainnya yang mempengaruhi rugi-rugi dalam aliran dipelajari dan disatukan menjadi rangkuman penelitian. Setelah dikumpulkan materi-materi tersebut kemudian dipelajari lebih lanjut sehingga didapatkan hasil yang berupa peluang pengembangan dan inovasi yang berkaitan dengan rancang bangun alat uji rugi-rugi aliran dalam instalasi pipa. Pengembangan dan inovasi terbaru kemudian dituangkan dalam bentuk jurnal tinjauan tentang rancang bangun alat uji rugi-rugi aliran pada instalasi pipa
ANALISIS EFISIENSI KONSUMSI ENERGI LISTRIK PANEL SURYA UNTUK WARUNG UMKM DENGAN METODE INSTALASI ATAP LANGSUNG Saputra, Agung; Sudarma, Andi Firdaus
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16248

Abstract

Energi listrik sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari. Pemakaian peralatan elektronik pada saat ini terus meningkat, maka sangat berpengaruh terhadap konsumsi daya listrik yang besar. Dibutuhkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, bersih, dan tidak terbatas, salah satunya yaitu energi surya. Pada penelitian ini akan menerapkan pembangkit listrik tenaga surya sebagai atap langsung pada warung UMKM, kemudian dilakukan tahapan perhitungan komponen PLTS, terlebih dahulu mengetahui beban yang digunakan pada warung UMKM. Selanjutnya melakukan analisis efisiensi dari masing-masing komponen PLTS termasuk efisiensi beban, dan analisis ekonominya. Parameter yang digunakan dalam pengambilan data yaitu input dan output tegangan, arus dari produksi PLTS, konsumsi beban, kemudian menghitung biaya Life Cycle Cost (LCC), biaya tarif listrik sistem Levelized Cost of Energy (LCOE), Pay Back Period (PBP), dan kriteria kelayakan investasi Net Present Value (NPV). Hasil dari perhitungan didapatkan total beban pada warung UMKM sebesar 1710 Wh, maka dibutuhkan panel surya sebanyak 6 buah dengan kapasitas 100 Wp jenis Polycrystalline, SCC tipe PWM dengan kapasitas 60 A, baterai dengan jenis VLRA 12V 200 Ah, dan Inverter jenis pure sine wave 1000 W. Pengujian selama 7 hari didaptakan efisiensi dari panel surya sebesar 7,92 %, SCC sebesar 69,99 %, baterai 72,35 %, inverter 95,92 %, dan produksi total energi listrik yang dihasilkan PLTS selama 7 hari didapatkan rata-rata sebesar 1,362 kWh dengan konsumsi beban harian rata-rata sebesar 1,392 kWh. Analisis ekonomi didapatkan biaya investasi (LCC) untuk lifetime sistem selama 20 tahun sebesar Rp.27.645.000, tarif LCOE harga listrik sebesar Rp. 2.781,14/kWh, dengan (PBP) selama 20 tahun, dan nilai dari NPV positif maka investasi yang dilakukan dapat dikatakan layak.
ANALISIS JUMLAH BEBAN PENDINGIN PADA RUANGAN TEST STAND MENGGUNAKAN METODE CLTD (COOLING LOAD TEMPERATURE DIFFERENCE) Fadilla, Muhammad Riza; Biantoro, Agung Wahyudi
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.15939

Abstract

PT GMF Aeroasia adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang perawatan pesawat terbang atau MRO (Maintenance Repair Overhaul) terbesar di Asia dan salah satu jasa yang disediakan adalah jasa perawatan untuk komponen pesawat terbang. Salah satu komponen yang dikerjakan di PT GMF Aeroasia adalah IDG (Integrated Drive Generator) dan APU (Auxiliary Power Unit) Generator. Untuk menjamin IDG dan APU Generator dapat berfungsi dengan aman dalam beroperasi, maka diperlukan pengetesan secara berkala menggunakna test stand di workshop component. Permasalahan yang ditemukan yaitu pada saat pengetesan dilakukan, meningkatnya suhu pada ruangan test stand mencapai 45°C, sehingga beban pendingin pada ruangan tidak optimal, dan  dapat mengganggu sistem elektronik pada test stand tersebut. Maka dilakukan perhitungan beban pendingin yang sudah ada menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference). Hasil perhitungan yang dilakukan, di dapatkan beban pendingin total yang dibutuhkan untuk ruangan test stan IDG dan APU Generator sebesar 42225,37 Btu/h, dan ditemukan selisih beban pendingin yang sudah ada dengan perhitungan ulang yang dilakukan sebesar 15225,37 Btu/h, dimana beban pendingin yang sudah ada tidak dapat memenuhi suhu rancangan yang ideal pada ruangan. Maka dibutuhkan penambahan mesin beban pendingin sebesar 1.69 PK atau 2 PK agar suhu rancangan ideal yang diinginkan tercapai.  
ANALISIS AIR MODE PADA EXHAUST GAS TEMPERATURE MARGIN TERHADAP HIGH PRESSURE COMPRESSOR CLEARANCE CONTROL MESIN TURBOFAN CFM 56-3C PESAWAT BOEING 737 CLASSIC DENGAN METODE FMEA Fauzi, Ahmad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.15980

Abstract

Mesin pesawat merupakan bagian dimana sistem mesin turbin gas akan bekerja untuk mendapatkan gaya dorong pesawat. Agar tidak terjadi kegagalan mesin pada saat take-off perlu diperhatikan salah satu parameter kualitas mesin yakni exhaust gas temperature (EGT). High EGT dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada part mesin pesawat serta mengancam keselamatan penerbangan. EGT sangat mempengaruhi nilai Exhaust gas temperature margin (EGTM) dalam  menentukan kelaikan mesin tersebut untuk dapat beroperasi. Selain itu uji kelaikan mesin pesawat merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan nilai EGTM. Mesin yang baru selesai dilakukan perbaikan overhaul, dengan keadaan semua part diganti baru tetapi pada saat uji kelaikan mengalami penurunan nilai EGTM sebesar -29,6 dan turunnya pressure pada saat kompresi sebesar 290 psig. FMEA dilakukan untuk melihat hipotesis yang mungkin terjadi pada saat terjadinya kegagalan sehingga didapatkan kerusakan pada High pressure turbine clearance control air tubing (HPTCC air tubing), High pressure turbin, High pressure compressor rear stator case (HPCnrear stator case), High pressure compressor front stator case (HPC front stator case), dan High pressure compressor rotor blade (HPC rotor blade). Analis air mode  untuk mengetahui penyebab terjadinya penurunan nilai EGTM. Pada air mode, perhitungan ini memiliki 3 mode yaitu tested mode, nominal mode standard day dan nominal mode hot day, ketiga mode ini akan diperhitungkan, hasil kalkulasi dari air mode akan mengetahui nilai EGTM yang diperbolehkan. Komputer LX 2000 digunakan untuk memperoleh data perhitungan air mode. Hasil penelitian ini memberikan  instruksi uji penerimaan dan kelaikan mesin dengan proses perhitungan air mode untuk mengetahui nilai EGTM terhadap standarisasi  original equipment manufacturer (OEM) serta mengetahui penyebab kerusakan part pada mesin turbofan berdasarkan hasil FMEA akibat tingginya EGT 937,6  yang dihitung dengan air mode.
PERENCANAAN PERHITUNGAN BEBAN PENDINGINAN RUANG FROZEN DENGAN KAPASITAS 100 TON PER HARI PADA PERGUDANGAN PENYIMPANAN BERPENDINGIN Purbatin, Hari; Biantoro, Agung Wahyudi
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.15990

Abstract

Perencanaan beban pendinginan pada ruang Frozen untukproduk daging sapi dengan kapasitas 100 ton/hari. Beban pendinginan yang dihitung antara lain: beban transmisi, beban infiltrasi, beban produk, beban orang dan beban peralatan. Setelah menghitung semua beban pendinginan, maka total beban pendinginan ruang Frozen di Cold Storage adalah 243.222,57 W. Total beban pendinginan tersebut dengan kondisi suhu rancangan ruang Frozen adalah -25 oC,  volume ruang Frozen 16.875 m3.
Design of Temperature Control System on UV Weathering Chamber Based on PID Zakaria, Zakaria; Romahadi, Dedik; Fitri, Muhamad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.16505

Abstract

The influence of high temperature and exposure to ultraviolet (UV) radiation from sunlight, rain, and humidity causes damage to the composite material and consequently, reduces its mechanical performance. Weathering experiments can be carried out outdoors or under laboratory conditions. Material degradation tests can be carried out directly using natural conditions or laboratory test equipment that artificially simulates natural conditions. An automatic temperature control system is needed to keep the setpoint stable during the degradation test. The controller on the system uses Arduino based on Proportional, Interval, and Derivative (PID). The test was carried out by running the system with different PID parameter values three times to obtain the most optimize-tingling results in maintaining the setpoint at steady state conditions. Based on the results of tests that have been carried out with a setpoint of 40⁰C, the most optimal results are obtained with values of Kp=10, Ki=20, and Kd=30. The average temperature is 40.02⁰C with an average error percentage of 2% and an average accuracy rate of 98%.
ANALISIS PENGARUH PROSES PERLAKUAN PANAS PADUAN ALUMINIUM 7075 PADA STRUKTUR PESAWAT BOEING 747 Malau, Jefri Lamhot; Pratiwi, Swandya Eka; Wahyudi, Haris
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.18562

Abstract

Abstrak-- Paduan aluminium 7075 adalah paduan seri 7xxx yang banyak digunakan sebagai material peyusun utama struktur pesawat terbang karena memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi. Proses peningkatan nilai kekerasan dan kekuatan yang umum dilakukan pada material ini adalah proses perlakuan panas. Sifat-sifat mekanik yang dihasilkan setelah proses perlakuan panas ini dipengaruhi oleh beberapa parameter seperti media quench, temperatur media quench, dan proses aging yang digunakan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses perlakuan panas pada proses pengerasan material aluminium alloy 7075 terhadap sifat kekerasan dan sifat kekuatan aluminium alloy 7075. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode experimental. Hasil penelitian ini akan didapatkan dari hasil pengujian material sampel uji dengan cara pengujian nilai kekerasan dan pengujian nilai kekuatan tarik pada material sampel uji.Berdasarkan uji kekerasan dan uji tarik yang telah dilakukan didapatkan bahwa perlakuan artificial aging dengan suhu 125°C selama 24 jam merupakan suhu dan waktu perlakuan panas yang paling optimal untuk mencapai nilai kekerasan dan kekuatan tarik yang paling mendekati dengan nilai kekerasan dan kekuatan tarik aluminium alloy 7075-T6. Nilai kekerasan rata-rata dan nilai kekuatan tarik dengan artificial aging pada suhu 125°C selama 24 jam didapatkan nilai kekerasan rata-rata sebesar 87,87 HRB dan nilai kekuatan tarik sebesar 573,41 MPa. Kemudian didapatkan nilai terendah dari nilai kekerasan dan nilai UTS pada material sampel uji dengan suhu artificial aging 115°C selama 22 jam didapatkan nilai kekerasan rata-rata sebesar 83,10 HRB dan nilai UTS sebesar 517,05 MPa. Kata kunci: Perlakuan Panas, Uji Tarik, Uji Kekerasan, Struktur Mikro, Aluminium Alloy
PEMROGRAMAN SISTEM KONTROL PADA ALAT LABELLING BOTOL SEMI OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO Prianto, Aan; Indah, Nur
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.15919

Abstract

Abstrak-- Proses pelabelan botol secara manual kurang efisien dari segi waktu dan tenaga. Penggunaan alat lebelling botol manual juga mengakibatkan hasil produksi tidak dapat terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat labelling botol manual menjadi alat labelling semi otomatis dengan cara membuat sistem kontrol yang dapat mengendalikan alat tersebut. Sistem kontrol alat yang akan dibuat berbasis mikrokontoler arduino uno. Penggunaan mikrokontroler arduino uno dapat mempermudah dalam mengontrol beberapa komponen elektronika yang dibutuhkan dalam pembuatan sistem kontrol. Mikrokontroler arduino di program dengan menggunakan software arduino IDE dengan bahasa C++. Pada penelitian ini logika pemrogaman yang di gunakan adalah logika fungsi if else condition. Logika pemrograman if else condition digunakan mengacu pada sistem kontrol yang akan dibuat banyak memuat pernyataan pengambilan keputusan dari suatu kondisi.  Sebelum dilakukan pengembangan alat, penelitian ini dimulai dari proses observasi yang bertujuan untuk mengetahui prinsip dasar kerja dari alat labelling botol manual. Selanjutnya dari hasil observasi tersebut dilakukan pembuatan program atau pembuatan sistem kontrol yang bertujuan untuk memperoleh hasil alat yang bekerja secara semi otomatis. Hasil dari penelitian ini adalah program arduino yang dapat mengontrol sensor ultrasonik, sensor warna TCS3200 dan stepper motor pada alat labelling botol semi otomatis. Rata-rata waktu pelabelan alat semi otomatis adalah 3,262 detik dan rata-rata waktu pelabelan alat manual adalah 5,088 detik. Berdasarkan perhitungan hasil produksi yang dilakukan, alat labelling botol manual mampu menghasilkan 707 botol per jam dan alat labelling botol semi otomatis mampu menghasilkan 1.103 botol per jam. Abstract-- Manual bottle labeling process is less efficient in terms of time and effort. The use of a manual bottle labelling tool also results in the production results being unmeasurable. This study aims to develop a manual bottle labeling tool into a semi-automatic labeling tool by creating a control system that can control the tool. The tool control system that will be made is based on the Arduino Uno microcontroller. The use of the Arduino Uno microcontroller can make it easier to control some of the electronic components needed in the manufacture of control systems. Arduino microcontroller is programmed using Arduino IDE software with C++ language. In this study the programming logic used is the logic of the if else condition function. The programming logic of the if else condition is used to refer to the control system that will be made to contain many decision-making statements from a condition. Before developing the tool, this research started from the observation process which aims to find out the basic working principle of the manual bottle labeling tool. Furthermore, from the results of these observations, a program or control system is made which aims to obtain the results of tools that work semi-automatically. The result of this research is an Arduino program that can control ultrasonic sensors, TCS3200 color sensors and stepper motors on semi-automatic bottle labeling tools. The average time for labeling semi-automatic tools is 3.262 seconds and the average time for labeling manual tools is 5.088 seconds. Based on the results of the production carried out, the manual bottle labeling device is capable of producing 707 bottles per hour and the semi-automatic bottle labeling device is capable of producing 1,103 bottles per hour.