cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 610 Documents
Membangun Sistem Cloud Computing Dengan Implementasi Load Balancing dan Pengujian Algoritma Penjadwalan Linux Virtual Server Pada FTP Server Yoppi Lisyadi Oktavianus
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1956.305 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.94.2013

Abstract

Cloud computing adalah teknologi baru yang sedang hangat dibahas oleh pakar teknologi informasi. Teknologi cloud computing hadir untuk menjawab tantangan akan kebutuhan teknologi komputasi yang semakin efisien. Banyak hal yang dapat diimplementasikan dengan teknologi cloud computing seperti layanan penyimpanan, aplikasi dan lain-lain. Dalam Penelitian ini teknologi cloud computing diimplementasikan dengan layanan aplikasi FTP (File Transfer Protocol). Melalui proses teknologi virtualisasi, 3 server FTP dibangun dalam bentuk virtual didalam satu komputer server hypervisor yang dapat diakses melalui jaringan. Demi terciptanya ketersediaan layanan FTP yang handal, maka digunakan teknologi load balancing high availability dengan aplikasi LVS (Linux Virtual Server) dan memakai metode direct routing. Algoritma penjadwalan yang digunakan, yaitu : least connection (LC),weighted least connection (WLC), source hashing (SH), shortest expected delay (SED), dan never queue (NQ). Berdasarkan hasil pengujian, sistem cloud computing memiliki tingkat efisiensi pemanfaatan resource yang lebih efisien dari sistem konvensional dengan pemanfaatan processor sampai 51% dan memori 53%, serta peformansi yang lebih baik dari sistem konvensional dengan response time rata-rata 0,998787 ms dan throughput rata-rata 10789997,75 Bps. Algoritma never queue (NQ) dipilih sebagai algoritma terbaik dari 4 algoritma lainnnya pada sistem load balancing berdasarkan response time rata-rata yang paling kecil yaitu 0,926667 ms dan throughput  rata-rata yang  paling  besar yaitu 10862038 BpsKata kunci : Cloud computing, hypervisor, virtual, load balancing high availability , Linux Virtual Server (LVS), FTP server, response time dan throughput.
Pengenalan Ucapan Metoda MFCC-HMM Untuk Perintah Gerak Robot Mobil Penjejak Identifikasi Warna Fitrilina .; Rahmadi Kurnia; Siska Aulia
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.147 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.95.2013

Abstract

Dewasa ini, teknologi human machine cukup berkembang dan mendapatkan perhatian.. Dua bidang yang cukup berperan dalam perkembangan teknologi human machine adalah pemrosesan suara dan pemrosesan image. Penelitian ini mengimplementasikan pemrosesan suara dan image pada sistem robot mobil sehingga robot dapat mendengar, melihat, memberi  respon dan diperintah berdasarkan ucapan. Sistem pengenalan ucapan menggunakan Mel Frequency Cepstrum Coefficient (MFCC) dan Hidden Markov Model (HMM). Robot mobil melakukan tracking objek berdasarkan empat jenis warna  yaitu merah kuning, hijau dan biru. Pada penelitian ini segmentasi menggunakan metode multilevel color thresholding pada ruang warna HIS. Keluaran dari sistem robot mobil dihubungkan ke motor servo standar sebagai penggerak kamera dalam proses tracking objek. Keluaran sistem berupa gerakan horizontal kamera dan respon maju yang dilakukan robot mobil berdasarkan ucapan yang dikenali. Hasil pengujian untuk pengenalan ucapan sumber terlatih 83,33% dan untuk sumber tidak dilatih sebesar 80,25%. Sedangkan pengujian untuk objek tracking berdasarkan ucapan yang dikenali mencapai keberhasilan 100%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa robot dapat mentracking dan merespon objek.Kata kunci : pengenalan ucapan, segmentasi, tracking objek
Perbandingan Konstanta Dielektrik Dan Permitivitas Relatif Minyak Sawit Dengan Minyak Isolasi Mineral Pasca Penuaan Termal Abdul Rajab
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.862 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.96.2013

Abstract

Sifat ramah lingkungan, dalam arti mudah terbiodegradasi, dan faktor ketersediaan yang melimpah membuat minyak sawit diusulkan menjadi alternatif minyak isolasi. Dengan demikian maka karakteristik dielektrik minyak sawit akibat tekanan termal perlu dievaluasi. Makalah ini memaparkan konstanta dielektrik dan permitivitas relatif minyak sawit pasca penuaan termal. Hasilnya dibandingkan dengan minyak mineral pada kondisi perlakuan dan pengujian yang sama. Minyak dipanaskan selama 1 hingga 7 hari dalam sebuah oven listrik sebelum faktor disipasi dan konstanta dielektriknya diuji. Viskositas minyak juga turut dievaluasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya degradasi molekul minyak pasca penuaan. Perlakuan penuaan termal dilakukan mengacu pada standar IEC-61125, sedangkan prosedur pengujian dilakukan dengan mengacu pada standar IEC247. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor disipasi kedua minyak naik dengan naiknya durasi penuaan termal. Hal ini ditengarai sebagai akibat dari semakin banyaknya pembawa muatan hasil degradasi minyak maupun degradasi kontaminan. Konstanta dielektrik minyak sawit dan minyak mineral juga mengalami kenaikan yang diduga diakibatkan oleh kehadiran senyawa polar hasil hidrolisis minyak sawit dan oksidasi minyak mineral.                                                                                                                                                Kata Kunci : Minyak isolasi, penuaan termal, faktor disipasi, konstanta dielektrik
Perilaku Tegangan Sistem Eksitasi Generator Dengan Metoda Penempatan Kutub Dalam Domain Waktu Heru Dibyo Laksono; Noris Fredi Yulianto
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.411 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.97.2013

Abstract

Dalam sistem tenaga listrik, perilaku tegangan sistem eksitasi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mempengaruhi kestabilan tegangan sistem tenaga listrik.  Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan performansi perilaku tegangan sistem eksitasi generator yang kurang memuaskan pada titik operasinya. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan suatu studi dinamik mengenai perilaku tegangan pada sistem eksitasi generator dengan metoda penempatan kutub menggunakan algoritma Bass-Gura, algoritma Ackerman, algoritma Robust Pole Placement dan stabilizer sebagai pembanding nantinya. Dengan menggunakan perangkat lunak Matlab diperoleh bahwa dengan menggunakan metoda penempatan kutub, perilaku tegangan sistem eksitasi generator menunjukkan performansi yang lebih baik dibandingkan performansi perilaku tegangan sistem eksitasi  tanpa metoda penempatan kutub dan dengan stabilizer.Kata Kunci : sistem eksitasi generator,  metoda penempatan kutub, bass-gura, ackerman, robust pole placement, stabilizer 
Perancangan Penguat Awal Menggunakan Tabung Hampa Pada Aras Tegangan Rendah Matias H.W. Budhiantho; Gunawan Dewantoro; Demas Sabatino
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4 No 1: Maret 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.105 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n1.98.2015

Abstract

Vacuum tube amplifiers have been known as softly-cliping audio amplifiers, as opposed to solid-state based amplifiers which exhibit hard-cliping properties. However, vacuum tubes are operated in high voltage level. Meanwhile, in order to work in low voltage level, a vacuum tube amplifier must employ step down transformers that leads to complexity. This study aims to make use of vacuum tubes in a pre-amplifier working on 12 VDC level. First, several measurements were done to obtain graphics of characteristic of triode 12AT7 in low voltage level. Common-cathode topology was cascaded with a common-anode topology to realize such amplifier. The results show that the preamplifier has an input impedance of 1.11 MΩ, output impedance of 3.5 kΩ for the right channel and 3.2 kΩ for the left channel. Maximum Total Harmonic Distortion of 1.7% occurs on frequency of 4 kHz. Voltage gains of 20.08 dB and 20 dB were obtained for the right and left channels, respectively. This pre-amplifier also shows sensitivity of 212 mVrms, maximum output level of 2 Vrms, and relatively flat frequency response within 60 Hz–20 kHz with ripple of ± 0.5dB. This pre-amplifier can be alternatively used in two modes, namely linear mode and distorted mode.Keywords : Pre-amplifier, Vacuum Tube, Linear Mode, Distorted ModeAbstrakPenguat tabung hampa telah dikenal sebagai penguat audio dengan sifat soft-clipping, dan tidak seperti penguat transistor yang bersifat hard-clipping. Tabung hampa umumnya merupakan suatu komponen aktif yang bekerja pada aras tegangan tinggi (ratusan volt), namun pada aras tegangan tinggi penguat tabung membutuhkan transformator keluaran untuk menurunkan aras tegangan isyarat keluaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penguat awal dengan menggunakan tabung hampa pada tegangan kerja 12 VDC. Untuk merancang untai tabung hampa pada aras tegangan rendah, telah dilakukan pengukuran untuk mendapatkan grafik karakteristik trioda 12AT7. Untai tabung hampa direalisasikan dengan topologi katoda bersama yang dikaskade dengan anoda bersama. Dari hasil pengukuran didapatkan spesifikasi penguat awal yaitu impedansi masukan sebesar 1.11 MΩ, impedansi keluaran 3.5 kΩ pada kanal kanan dan 3.2 kΩ pada kanal kiri, THD maksimal terjadi pada frekuensi 4 kHz di kanal kanan yaitu sebesar 1.7%, bati tegangan 20,08 dB pada kanal kanan dan 20 dB pada kanal kiri, sensitivitas 212 mVrms, aras keluaran maksimal 2 Vrms, tanggapan frekuensi yang rata pada rentang 60 Hz – 20 kHz dengan fluktuasi ± 0.5 dB. Penguat awal ini dapat digunakan secara bergantian dalam dua ragam, yaitu ragam linier dan ragam cacat berupa efek flanger.Kata Kunci : Penguat Awal, Tabung Hampa, Mode Linear, Mode Distorsi//
Rancang Bangun Inverter SVM Berbasis Mikrokontroler PIC 18F4431 Untuk Sistem VSD Tarmizi .; Muyassar .
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1924.066 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.99.2013

Abstract

Sebuah sistem pengaturan kecepatan motor disebut dengan sistem Variable Speed Drives (VSD). Sistem VSD motor induksi menggunakan inverter untuk mengatur frekuensi suplai motor. Untuk mendapatkan frekuensi suplai motor yang mendekati sinusoidal, inveter perlu di switching dengan metode tertentu. Pada penelitian ini,  switching inverter 3 fasa menggunakan metode SVM (Space Vector Modulation) yang dikontrol oleh Mikrokontroler PIC18F4431. Sebelum dilakukan ekperimen, inverter SVM ini  lakukan simulasi terlebih dahulu dengan software PSIM.  Keluaran inverter dari hasil simulasi diperoleh gelombang sinusoidal dengan THDi 4,8%, sedangkan hasil ekperimen diperoleh keluaran inverter mendekati sinusoidal dengan  THDi 9,2 %. Kecepatan motor dapat diatur baik pada simulasi maupun pada eksperimen dari kecepatan 300 – 1500 RPM.                                                                                                                Kata Kunci : Inverter VSM, Motor Induksi driver IR21362  
Studi Peramalan (Forecasting) Kurva Beban Harian Listrik Jangka Pendek Menggunakan Metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) Syafii .; Edyan Noveri
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2353.943 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.100.2013

Abstract

Prakiraan kebutuhan energi listrik merupakan langkah mula yang penting dalam perencanaan dan pengembangan penyediaan tenaga elektrik setiap saat secara cukup, baik dan  terus menerus. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode permalan beban yang akurat dan mudah di implementasikan berdasarkan ketersediaan data yang ada.Metode ARIMA (Box-Jenkins) merupakan metode yang cocok digunakan untuk menjembatanipermasalahan tersebut, karena terbukti akurat untuk peramalan beban jangka pendek. Penentuan model untuk peramalanARIMA terdiri dari beberapa tahap yaitu : pengecekan pola  data, identifikasimodel yang terdiri dari uji stasioneritas varians dan means, estimasi parameter dan pengukuran tingkat keakuratan model yang akan digunakan untuk peramalan dengan MAPE sebagai indikatornya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series beban harian listrik per-jam (24jam) dari tanggal 1 Juli-31Oktober 2012. Hasil penelitian memperlihatkan model terbaik yang diperoleh adalah (0,1,0)(0,1,1)24 dengan MAPE terkecil yaitu 2,975% untuk pengujian pertama  dan MAPE kedua sebesar 3,08%Kata kunci :   Peramalan beban, ARIMA, data time series, stasioneritas, penentuan model, dan MAPE
Optimalisasi Desain Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Diesel Generator - Photovoltaic Array Menggunakan Homer (Studi Kasus : Desa Sirilogui, Kabupaten Kepulauan Mentawai) Dewi Purnama Sari; Refdinal Nazir
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4 No 1: Maret 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1476.302 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n1.104.2015

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan pasokan listrik di daerah tertinggal dan terisolir yang tidak terjangkau oleh jaringan listrik PLN, dikarenakan daerah tertinggal pada umumnya memiliki letak geografi dan topografi yang tidak memungkinkan adanya perluasan jaringan listrik PLN. Integrasi dua pembangkit listrik yaitu pembangkit listrik tenaga konvensional (diesel generator) yang bersumber dari bahan bakar minyak (BBM) dengan pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan (photovoltaic array) merupakan suatu solusi yang menguntungkan untuk memenuhi kebutuhan beban listrik harian di daerah terpencil seperti Desa Sirilogui yang terletak di Kecamatan Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, karena dengan integrasi diesel generator-photovoltaic array ini dapat memberikan solusi penerangan 24 jam bagi 310 kepala keluarga (KK) di Desa Sirilogui yang pada mulanya hanya menikmati penerangan selama 4 jam, itupun hanya di malam hari yaitu dari pukul 18.00-22.00 WIB yang bersumber dari 3 unit diesel generator. Dengan adanya integrasi dua pembangkit listrik ini, pengoperasian diesel generator dapat diminimalisir sehingga menghemat pemakaian BBM dan mengurangi emisi CO2 yang ditimbulkan akibat pengoperasian diesel generator. Penelitian ini memfokuskan pembahasan mengenai Optimalisasi Desain Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Diesel Generator-Photovoltaic Array dengan menggunakan HOMER sebagai alat bantu simulasinya. HOMER merupakan perangkat lunak yang dipergunakan untuk membantu menyederhanakan tugas modeler dalam mengevaluasi desain sistem pembangkit listrik tenaga hybrid yang memungkinkan dengan mengurutkan berdasarkan pada total net present cost (TNPC) terendah untuk mendapatkan sistem yang paling optimal. Pada penelitian ini, hasil desain untuk sistem dengan beban listrik harian sebesar 479,280 kWh yang paling optimal berdasarkan hasil simulasi menggunakan HOMER yaitu photovoltaic berkapasitas 65 kW, 3 unit diesel generator masing-masing berkapasitas 15 kW, 156 unit battery dan bidirectional converter berkapasitas 78 kW dengan TNPC sebesar $ 1.362.474 dan cost of energy (COE) sebesar 1,485 $/kWh. Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Diesel Generator-Photovoltaic Array diusulkan dapat mengurangi emisi CO2 0,06% per tahun dibandingkan dengan penggunaan diesel generator saja.           Kata Kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid, Diesel Generator, Photovoltaic Array, HOMER, Optimalisasi, TNPC Abstract—Hybrid Power Plant is one of the solutions to overcome the shortage of electricity in underdeveloped and isolated areas not covered by PLN electricity network, due to underdeveloped regions generally have the geography and topography that does not allow for expansion of PLN electricity network. Integration of the two power plants is a conventional power plant (diesel generator) that comes from fuel oil (BBM) with power plants sourced from renewable energy (photovoltaic arrays) is an advantageous solution to meet the needs of daily electricity load in remote areas such as the Village Sirilogui located in the District of North Siberut Mentawai Islands, because the integration of photovoltaic arrays diesel generator can provide 24 hour lighting solution for 310 households (families) in the village Sirilogui which at first only enjoy the lighting for 4 hours, and even then only at night days, from 06.00 to 10.00 pm o'clock sourced from 3 units of diesel generator. With the integration of these two power plants, diesel generator operation can be minimized so it saves fuel consumption and reduce CO2 emissions caused by the operation of the diesel generator. This study focuses the discussion on Design Optimization of Hybrid Power Plant System Diesel Generator-Photovoltaic Array by using HOMER as a tool for simulation. HOMER software is used to help simplify the task of the modeler in evaluating the design of hybrid power plant system that allows to sort based on the total net present cost (TNPC), the lowest for the most optimal system. In this study, the results of the design for the system with the daily electricity load of 479,280 kWh most optimal based on the simulation results using HOMER ie photovoltaic capacity of 65 kW, 3 units of diesel generators with a capacity of each 15 kW, 156 units of battery and bidirectional converter with a capacity of 78 kW TNPC amounted to $ 1.362.474 and the cost of energy (COE) of $ 1,485/kWh. Hybrid Power Plant System Diesel Generator-Photovoltaic Array proposed can reduce CO2 emissions by 0,06% per year compared with the use of diesel generators only.Keywords: Hybrid Power Plant, Diesel Generator, Photovoltaic Array, HOMER, Optimization, TNPC  
Sistem Deteksi Petir Multistation Dengan Metode Time Of Arrival Dasrinal Tessal; Primas Emeraldi; Ariadi Hazmi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4 No 1: Maret 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.49 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n1.105.2015

Abstract

This study was done at ligtning detection system in Padang. The systems was consist of 3 electric field sensors with synchronous satelite GPS. Time of arrival and sensors coordinate was taken from each sensors. This data was used to calculate ligtning location by Time of Arrival Linear Spherical method. Then the distances between lighting and sensor can be calculated. The distances will compared with electric field waveforms recorded at lightning sensor to testing validity our results. After validity, lightning current peak can be calculated. 8 of 20 data sample are valid with lowest lightning current peak is -1,001 kA dan highest value is -2,661 kA. Keywords : Lightning, Lightning Detection System, Time of Arrival Ligtning Current Peak. AbstrakPenelitian ini dilakukan pada sistem deteksi petir yang dibangun di kota Padang. Sistem terdiri dari 3 sensor medan listrik dan GPS yang tersinkronisasi. Perbedaan waktu datang dan koordinat sensor didapatkan dari masing-masing sensor. Data ini digunakan untuk mendapatkan lokasi kejadian petir dengan metode Time of Arrival Linear Spherical. Setelah lokasi petir didapatkan maka jarak antara stasiun dengan lokasi kejadian petir dapat diketahui. Jarak sensor dengan petir dibandingkan dengan parameter gelombang medan listrik yang terekam sehingga dapat diketahui validnya hasil perhitungan. Setelah hasil perhitungan valid maka arus puncak dapat ditentukan. Dari 20 data  tersebut terdapat 8 data yang bentuk gelombang medan listriknya sesuai dengan jarak antara sensor dengan lokasi petir dengan arus puncak petir yang terendah  berada  pada  nilai -1,001 kA dan tertinggi berada pada nilai -22,661 kA.  Kata Kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid, Diesel Generator, Photovoltaic Array, HOMER, Optimalisasi, TNPC  
Optimalisasi PID Power System Stabilizer Menggunakan Fire Fly Algorithm Pada Sistem Pembangkit Listrik Jawa-Bali Adi Kurniawan
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4 No 1: Maret 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.908 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n1.112.2015

Abstract

Perubahan nominal beban menyebabkan terjadinya osilasi frekuensi dan tegangan generator pada sistem pembangkit multi mesin. Oleh sebab itu, perlu adanya kompensator yang dapat memperbaiki kestabilan frekuensi dan tegangan sehingga osilasi terjadi hanya dalam waktu yang singkat dan dengan amplitudo yang kecil. Pada makalah ini, dirancang kontroler untuk meningkatkan kestabilan dinamik pada sistem pembangkit listrik Jawa-Bali. Kontroler yang diusulkan adalah PID Power System Stabilizer (PSS) yang dituning dengan Fire Fly Algorithm (FFA). Hasil simulasi penerapan kontroler pada sistem pembangkit listrik Jawa-Bali menunjukkan bahwa kontroler yang diusulkan dapat meredam osilasi secara cepat dan dengan amplitudo yang rendah bila dibandingkan dengan sistem tanpa kontroler