cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 610 Documents
Sistem Informasi Petir (SIP) Dengan Metode Lightning Distribution (LD) di Wilayah Sumatera Barat Andrew Kurniawan Vadreas; Primas Emeraldi; Ariadi Hazmi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3 No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.812 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.83.2014

Abstract

This paper mapped 200 locations of lightning strikes in West Sumatra province. Mapping the location of lightning strikes as part of Lightning Information System  was designed with the method of Lightning Distribution (LD). To get the location of lightning strikes obtained from the calculation reflection of ionosphere method to determine the distance of a lightning strike from stations of lightning and methods of Magnetic Direction Finding (MDF) to get directions from the lightning strike. Direction data obtained processed to generate a lightning incident location, then that location will be displayed on Google Maps. After that in the process of Lightning Distribution method which is a form of lightning strike density mapping by using the "File Format" grid, where each grid was measured to be 1 x 1 km2 called the Local Density Flash (LFD). If there are multiple point strikes on the grid will change the color that is on the map fit how many number of strikes on the grid which is a Probabilistic computation Flash Density (PFD). The depiction of the scale of danger  lightning in the form of variations color changes at the point where the bolt of green color represents the minimum number density of lightning strikes that contains a single point and the red color represents the maximum number density of strikes which contains more than ten points strike. Based on the color distribution of lightning strikes and Payakumbuh Agam area has the highest rate of lightning strikes in the study period.Key words: reflection ionosphere, magnetic direction finding (MDF), lightning distribution, lightning information system, and google maps API. AbstrakPaper ini memetakan 200 lokasi sambaran petir di daerah Sumatera Barat. Pemetaan lokasi sambaran petir sebagai bagian dari Sistem Informasi Petir (SIP) dirancang dengan metode Lightning Distribution (LD). Lokasi sambaran petir diperoleh menggunakan metode refleksi ionosfer untuk mengetahui jarak sambaran petir dari stasiun pendeteksi petir dan metode Magnetic Direction Finding (MDF) untuk mendapatkan arah dari sambaran petir. Data arah kemudian diproses untuk menghasilkansuatulokasikejadianpetir, kemudian lokasitersebutakan ditampilkan pada Google Maps. Setelah itu di proses dengan metode Lightning Distribution yang merupakan bentuk pemetaan kerapatan sambaran petir dengan menggunakan “Format File grid”, dimana setiap grid diukur sebesar 1 x 1 km2 yang disebut dengan Local Flash Density (LFD). Jika terdapat beberapa titik sambaran pada satu grid akan merubah warna yang ada pada peta sesuai seberapa banyak jumlah sambaran pada satu grid yang merupakan perhitungan Probabilistic Flash Density (PFD). Penggambaran besarnya skala bahaya petir berupa variasi perubahan warna pada titik sambaran dimana warna hijau mewakili jumlah minimum kerapatan sambaran yang berisikan satu titik sambaran dan warna merah mewakili jumlah maximum kerapatan sambaran yang berisikan lebih dari sepuluh titik sambaran. Berdasarkan warna distribusi sambaran petir daerah Kabupaten Agam dan Payakumbuh memiliki tingkat sambaran petir tertinggi pada periode penelitian ini.Kata kunci :          refleksi ionosfer, magnetic direction finding (MDF), lightning distribution, sistem informasi petir, dangoogle maps API
Simulator Posisi Matahari dan Bulan Berbasis Web Dengan WebGL Kamshory .; Syafii .
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3 No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2171.619 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.84.2014

Abstract

Moon as a satellite of the earth has an important role for the life of the earth. Apart from being a source of illumination, moon also has an effect on the earth both on land and at sea. The influence of the moon to the earth relate to the its position. This research aims to create a simulator of the sun and moon position to the earth based on the time and location of the observation. This simulator is web-based and made in 3-dimensional (3D) using webGL technology. The position of the sun and moon expressed by latitude and longitude which is a position that is passed by the line connecting the earth to the sun or the line connecting the earth to the moon. The position of the sun and moon obtained from calculations based on previous research. Once the position is known, the earth, the sun, and the moon then described as a 3-D model. The position of the camera can be moved by dragging a web page so that the sun, earth, and moon can be seen from various positions. The camera always leads to the center of the earth to avoid user errors flipping the camera which causes the object is not visible.Keywords: sun, earth, moon, declination angle, moon phase, time systems, delta T, webGLAbstrakBulan sebagai sebuah satelit bumi mempunyai peranan penting bagi kehidupan bumi. Selain sebagai salah satu sumber penerangan, bulan juga mempunyai pengaruh bagi bumi baik di darat maupun di laut. Pengaruh bulan terhadap bumi berhubungan dengan posisinya. Penelitian ini bertujuan membuat simulator posisi matahari dan bulan terhadap bumi berdasarkan waktu dan lokasi pengamatan. Simulator dibuat berbasis web dalam 3 dimensi (3D) dengan menggunakan teknologi webGL. Posisi matahari dan bulan dinyatakan dengan lintang dan bujur yang merupakan posisi yang dilewati oleh garis yang menghubungkan bumi dengan matahari atau garis yang menghubungkan bumi dengan bulan. Posisi matahari dan bulan didapatkan dari perhitungan berdasarkan penelitian sebelumnya. Setelah posisi tersebut diketahui, bumi, matahari, dan bulan digambarkan sebagai model 3 dimensi. Posisi kamera dapat dipindahkan dengan men-drag halaman web sehingga matahari, bumi, dan bulan dapat dilihat dari berbagai posisi. Kamera selalu mengarah ke pusat bumi untuk menghindari kesalahan pengguna memindah-mindahkan kamera yang menyebabkan objek tidak terlihat.Kata kunci: matahari, bumi, bulan, sudut deklinasi, fase bulan, sistem waktu, delta T, webGL
Aplikasi Plasma Dengan Metoda Dielectric Barrier Discharge (DBD) Untuk Pengolahan Limbah Cair Kelapa Sawit Yulastri .; Ariadi Hazmi; Reni Desmiarti
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.608 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.85.2013

Abstract

The processing of palm oil into crude palm oil (CPO) produced palm oil mill effluent (POME) as many as 2500 l/ton of CPO. POME contains Chemical Oxygen Demand (COD) average of 21,280 mg/l, Biochemical Oxygen Demand (BOD) average of 34,720 mg/l, fatty oils average of 3,075 mg/l and the average pH of 4. Wastewater treatment systems in the palm oil industry is the combination of physical processes such as sedimentation and biological processes, either anaerobic or aerobic. The weaknesses of conventional processing systems is a long processing time (10-90 days) and require extensive land area (± 6 times the total area of the factory). This study aims to provide an alternative method for POME treatment with plasma system through  Dielectric Barrier Discharge (DBD). The results showed removal efficiency for COD, BOD and fatty are 53%, 55 % and 40 % with the processing time of 4 hours, respectively. Beside, consumed energy was 7.2 kWh/l for voltage application of 19 kV.Keywords: oil palm wastewater, DBD plasma, compounds organics, energy consumptionAbstrakProses pengolahan kelapa sawit menjadi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) menghasilkan limbah cair sawit sebanyak 2500 l/ton CPO. Limbah cair kelapa sawit ini mengandung Chemical Oxygen Demand (COD) rata-rata sebesar 21.280 mg/l, Biochemical Oxygen Demand (BOD) rata-rata sebesar 34.720 mg/l, minyak lemak rata-rata sebesar 3.075 mg/l dan pH rata-rata sebesar 4. Sistem pengolahan limbah cair kelapa sawit di industri adalah dengan kombinasi proses fisik seperti sedimentasi dan proses biologi, baik secara anaerob atau aerob. Kelemahan dari sistem pengolahan konvensional adalah waktu pengolahan yang lama (10-90 hari) dan membutuhkan lahan yang sangat luas (± 6 kali dari luas areal pabrik). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif pengolahan limbah cair kelapa sawit dengan sistem plasma melalui metoda Dielectric Barrier Discharge (DBD). Hasil penelitian menunjukan efisiensi penghilangan COD sebesar 53%, BOD sebesar 55% dan minyak lemak 40% dengan waktu pengolahan 4 (empat) jam. Konsumsi energi yang dibutuhkan 7,2 kWh/l untuk tegangan pembangkitan 19 kV.     Keywords: oil palm wastewater, DBD plasma, compounds organics, energy consumption  
Analisis Pengolahan Sinyal Radar Frequency Modulated Continuous Wave untuk Deteksi Target Siska Aulia; Suhartono Tjondronegoro; Rahmadi Kurnia
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.976 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.86.2013

Abstract

On this report has been simulated signal generation Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW) radar to determine the distance and speed of the target. This design FMCW radar system for traffic management applications that monitor ground traffic. FMCW system does not require a large transmit power to obtain sufficient Signal to Noise (SNR)  values for target detection process. FMCW radar system's ability to detect targets depends on the signal SNR beat. Target reflected signal indicates the presence of a moving target motion characteristics and Radar Cross Section (RCS). Beat signal SNR used in this study was 20 dB, where the characteristics of the target RCS fluctuations are modeled by models swerling 5 (without fluctuations) and probability of false alarm is 10-7. Radar system to detect moving targets using the doppler effect.  GNU Radio as Software Defined Radios are used in the telecommunications simulation. Radar front end basically has the same architecture with radio communications in general, software defined radio, can be used to design FMCW radar to reduce the cost and complexity of the calculations. FMCW radar signal processing is simulated in Matlab and GNU radio capable of detecting a single target and five targets. Simulation results obtained with the calculation. Keywords: FMCW radar, GNU Radio, beat signal, doppler effect     AbstrakPenelitian ini mensimulasikan pembangkitan sinyal radar Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW) untuk mendeteksi target dengan informasi jarak dan kecepatan target. Sistem radar FMCW ini didesain untuk aplikasi pengaturan lalu lintas darat yaitu memonitoring lalu lintas. Sistem radar FMCW tidak memerlukan daya pancar yang besar untuk mendapatkan nilai Signal to Noise (SNR) yang cukup untuk proses deteksi target. Kemampuan sistem radar FMCW untuk mendeteksi target tergantung pada SNR sinyal beat. Sinyal yang dipantulkan oleh target bergerak menunjukkan adanya kehadiran suatu target yang memiliki karakteristik gerak dan Radar Cross Section (RCS). SNR sinyal beat yang digunakan pada penelitian ini 20 dB, dimana karakteristik target dimodelkan dengan model fluktuasi RCS swerling 5 (tanpa fluktuasi) dan probabilitas false alarm yaitu 10-7. Sistem radar untuk mendeteksi target bergerak dengan menggunakan efek doppler. Simulasi GNU Radio sebagai Software Defined Radio digunakan dalam simulasi telekomunikasi. Radar front end pada dasarnya memiliki arsitektur yang sama dengan komunikasi radio pada umumnya, software defined radio, dapat digunakan untuk mendesain radar FMCW untuk mengurangi biaya dan kompleksitas dalam perhitungannya. Pengolahan sinyal radar FMCW yang disimulasikan pada Matlab dan GNU radio mampu mendeteksi satu target dan lima target. Hasil simulasi yang diperoleh sama dengan hasil perhitungan.Keywords : FMCW radar, GNU Radio, beat signal, doppler effect  
Konsep Pengaturan Aliran Daya Untuk PLTS Tersambung Ke Sistem Grid Pada Rumah Tinggal Kiki Kananda; Refdinal Nazir
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.346 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.87.2013

Abstract

Utilization of renewable energy is a very important issue in the effort to reduce the use of fossil energy are depleting. Given that the largest user of electrical energy is managed by the household sector PLN to 41.21% of the total electrical energy supplied by PLN. For that,  solar energy is one renewable energy as a convenient alternative to the provision of residential electricity in Indonesia, with a building of solar power generation. For area  available grid (on grid), the use of PLTS through SHS can not be developed because the price of electrical energy more expensive than PLN’s electricity. With solar technology connected to the grid (grid), battery usage can be reduced. This paper proposes a concept of power flow between the solar arrangement, PLN grid and load. Expenses connected with solar systems and grid use the same energy to that supplied by solar power within a specified period. In this case, the grid into storage or temporary lender to meet the load demand. So the application of this concept we only pay costs of the solar system without battery and the cost of leased lines in homes with solar systems. The discussion in this paper includes a series of modeling, modeling with MATLAB and Simulation of the proposed concept.Keyword : PV system, grid, simulink  AbstrakPemanfaatan energy terbarukan merupakan isu yang sangat penting dalam upaya untuk mengurangi penggunaan energy fossil yang makin menipis. Mengingat pengguna terbesar energi listrik yang dikelola oleh PLN adalah sektor rumah tangga hingga 41.21% dari total energi listrik yang disediakan oleh PLN. Untuk itu energi solar merupakan salah satu energi terbarukan sebagai alternatif yang mudah digunakan untuk penyediaan listrik rumah tinggal di Indonesia, dengan membangun pembangkit tenaga surya.Untuk daerah yang tersedia jaringan listrik (on Grid), penggunaan PLTS melalui  SHS tidak dapat dikembangkan karena harga energi listriknya lebih mahal dari listrik PLN. Dengan teknologi PLTS tersambung ke grid (jaringan PLN), penggunaan baterai pun dapat dikurangi. Paper ini mengajukan suatu konsep pengaturan aliran daya antara PLTS, grid PLN dan beban. Beban yang tersambung dengan sistem PLTS dan grid  menggunakan energy yang sama dengan yang disalurkan oleh PLTS dalam jangka waktu tertentu. Dalam hal ini, grid menjadi penyimpan atau pemberi pinjaman sementara untuk pemenuhan permintaan beban. Sehingga dengan penerapan  konsep ini kita hanya mengeluarkan biaya investasi dari sistem PLTS tanpa baterai dan biaya sewa jaringan di sistem rumah tinggal  dengan PLTS. Pembahasan dalam paper ini meliputi rangkaian pemodelan, pemodelan dengan MATLAB dan Simulasi dari konsep yang diajukan. Keyword : PV system, grid, simulink  
Perbaikan Kestabilan Dinamik Sistem Tenaga Listrik Multimesin dengan Metoda Linear Quadratic Regulator Aidil Danas; Heru Dibyo Laksono; Syafii .
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.997 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.88.2013

Abstract

System stability is an inportant part in the planning and operation of electric power systems, especially dynamic stability. The ability of a power system to maintain stability under small disturbances defined as dynamic stability. The small disturbances consist of load variation in generation side in random, slow and cascaded. This condition may change system frequency which effect in system stability and can not work normally. The aim of this research is to design suitable control system via simulation to respond small disturbances in the power system.  The simulation test system is used PT. PLN data Sumbar-Riau system under Linear Quadratic Regulator (LQR) method. The method is used to obtain control value to reach desagn criteria, that are overshoot less then 5 % and steady state time less then 4 second. The simulatino result shows that the system design have reach the criteria of design at 0.65 times basic load to 1.35 times of basic load.  Keywords : Dynamic stability, controller, Linear Quadratic Regulator (LQR)AbstrakPada perencanaan dan operasi sistem tenaga listrik, kestabilan sistem adalah hal yang sangat penting terutama kestabilan dinamik. Kestabilan dinamik adalah kestabilan sistem terhadap gangguan kecil. Gangguan kecil ini berupa perubahan beban pada sisi pembangkit secara acak, pelan, dan bertingkat. Gangguan ini mengakibatkan perubahan frekuensi yang menyebabkan kestabilan sistem berubah sehingga tidak mampu bekerja secara normal. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi perancangan pengendali melalui simulasi untuk memperbaiki kestabilan sistem akibat perubahan beban kecil. Simulasi dilakukan pada sistem tenaga listrik PT. PLN Sumbar-Riau dengan menerapkan metoda Linear Quadratic Regulator (LQR). Metode ini digunakan mendapatkan nilai pengendali agar dapat memenuhi kriteria rancangan yang diinginkan, yaitu lewatan maksimum tidak lebih dari 5 % dan waktu keadaan mantap kurang dari 4 detik. Hasil simulasi menunjukkan rancangan pengendali memenuhi kriteria pada kondisi 0.65 kali beban dasar sampai dengan 1.35 kali beban dasar.Keywords : Dynamic stability, controller, Linear Quadratic Regulator (LQR)  
Konsep Integrasi Pembangkit Berbasis Energi Terbarukan Sebagai Sistem Mikrogrid Di Kabupaten Pesisir Selatan Rosnita Rauf
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.395 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.89.2013

Abstract

Energy grid management systems are the future of many developed countries today was developed called smart grid. Energy management in a smart grid is to use the concept of merging a few plants and a group of users in a particular area or within a certain grid. Generating an initial variable as the giver of energy input while the end users are variable power grid as a user of this hybrid energi. Sistem simulated using HOMER program and perform calculations with MATLAB system. Integration of these variables in a management area network will provide the optimal parameter if it can be supported by computer networks to obtain communications data from the SCADA system. With mikrogrid designed to have two streams, namely electricity and information flow,  SCADA here designed to cover all the flow of  information from the plant to the customer. The basic activity is the activity under taken monitoring and control of activities which aim to balance the grid. Monitoring aims to add to the data on plants and customers in order to assist decision-making at the micro grid system  inside. Control activities aim to maintain a balanced energy intake of multiple power plant priority points toward energy use by multiple end users in the grid.Keywords: Energy, Mikrogrid, HOMER, MATLAB, SCADA AbstrakSistem pengelolaan grid energi masa depan yang banyak dikembangkan negara maju saat ini biasa disebut smart grid. Pengelolaan energi dalam smart grid ini menggunakan konsep penggabungan beberapa pembangkit dan  sekelompok  pengguna  dalam  wilayah  tertentu  atau  dalam  grid tertentu.  Pembangkit merupakan  variabel awal  sebagai  pemberi masukan  energi  sedangkan  pengguna  merupakan  variabel  akhir  grid sebagai  pemakai energi. Sistem tenaga hybrid ini disimulasikan dengan menggunakan program HOMER dan melakukan perhitungan system dengan MATLAB.  Penggabungan  variabel-variabel  tersebut  dalam sebuah  area  network  akan memberikan  pengelolaan parameter yang optimal jika dapat didukung dengan jaringan computer untuk mendapatkan komunikasi data dari system SCADA. Dengan mikrogrid dirancang mempunyai dua  aliran  yaitu  aliran  listrik  dan  aliran informasi,  SCADA  disini dirancang  untuk  mencakup semua aliran informasi dari pembangkit hingga pelanggan. Aktivitas dasar yang dilakukan adalah aktivitas monitoring dan aktivitas  kendali  yang bertujuan  untuk  keseimbangan  grid.  Monitoring  bertujuan  untuk menambah data pada pembangkit dan pelanggan sehingga dapat membantu pengambilan keputusan pada mikro system didalam grid. Aktivitas  pengendalian  bertujuan  untuk  menjaga  pengasupan  energi yang  seimbang  dari multiple power plant menuju titik-titik prioritas penggunaan energi oleh multiple end user didalam grid. Keywords: Energy, Mikrogrid, HOMER, MATLAB, SCADA   
Analisa Proses Charging Akumulator Pada Prototipe Turbin Angin Sumbu Horizontal Di Pantai Purus Padang Melda Latif; Refdinal Nazir; Hamdi Reza
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.42 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.91.2013

Abstract

Tenaga listrik merupakan kebutuhan vital untuk pembangunan ekonomi dan pembangunan sosial. Hampir semua aktifitas sehari-hari dan perindustrian tidak lepas dari penggunaan tenaga listrik. Akan tetapi tidak semua daerah bisa menikmati energi listrik karena keterbatasan jangkauan sumber energi listrik oleh Pembangkit Listrik Negara (PLN). Karena tidak semua daerah menerima pasokan listrik PLN, maka kita bisa mendapatkan energi listrik dari energi angin yang merupakan energi terbarukan dan ramah lingkungan. Energi listrik  yang berasal dari turbin angin sumbu horizontal disimpan di akumulator (baterai). Akumulator merupakan sumber energi listrik portable yang bisa digunakan dimana saja dan kapan saja. Energi listrik pada akumulator juga bisa habis jika digunakan terus menerus dan bisa diisi (charging) kembali dengan input listrik DC yang berasal dari sistem konversi energi angin. Output dari turbin angin sumbu horizontal ini adalah tegangan AC 3 fasa. Dalam penelitian ini digunakan transformator, rectifier, dan dioda sebelum diteruskan ke akumulator. Turbin angin sumbu horizontal dipasang di daerah pantai Purus Padang. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa alat dan rangkaian yang dirancang bisa melakukan proses charging dengan kecepatan angin minimum yang diperlukan untuk menghasilkan tegangan output 12 Volt DC adalah 4,5 m/s atau dengan kecepatan putar generator turbin angin sebesar 450 rpm.Kata kunci: energi terbarukan, angin, turbin angin sumbu horizontal, akumulator, transformator, rectifier, dioda
Evaluasi Daya Terima Sinyal 3G Pada Daerah Sub Urban di Banda Aceh Rizal Munadi; Enni Susanti; Ernita Dewi Meutia; Ardiansyah .
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.91 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.92.2013

Abstract

Dewasa ini, cakupan daerah layanan teknologi generasi ketiga (3G) secara bertahap terus mengalami peningkatan seiring dengan kecenderungan tingginya pemakaian komunikasi data oleh pelanggan. Untuk memberikan layanan yang baik, pembangunan infrastruktur jaringan menjadi penting. Namun, layanan yang ditawarkan dapat dipengaruhi oleh propagasi sinyal terima dimana jaringan dan pelanggan berada. Untuk itu, dalam penelitian ini kualitas sinyal terima pada pelanggan akan diukur dan dievaluasi berdasarkan parameter RSCP. Daerah yang menjadi sasaran pengukuran adalah daerah sub urban di kota Banda Aceh yaitu pada kecamatan Kuta Raja. Pengukuran RSCP ini dilakukan dengan mengintegrasikan perangkat lunak RF Signal Tracker pada handphone dengan sistem operasi Android. Pengukuran dilakukan pada Node B di kecamatan Kutaraja. Hasil yang diperoleh, menunjukkan RSCP yang diterima UE pada jarak 300 meter sebesar -85 dBm. Berdasarkan standar acuan, hasil ini menunjukkan nilai RSCP berada pada kuat sinyal terima dengan kategori cukup baik. Hasil perhitungan berdasarkan teoritis menunjukkan pada jarak 300 meter nilai kuat sinyal berada dalam kategori sangat baik yaitu -68,57 dBm untuk daerah sub urban.Kata Kunci : Node B, RSCP, Kuat Sinyal, Sub Urban, RF Signal Tracker
Kontrol Posisi Robot Manipulator Planar Tiga Derajat Kebebasan Berbasis Visual Darwison .; M. Ilhamdi Rusydi; Bentar .
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1324.729 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.93.2013

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat kontrol posisi robot manipulator planar berbasis visual dengan menggunakan sensor kamera sebagai pendeteksi keberadaan  objek. Dengan menerapkan metoda Jacobian Citra  akan membuat pergerakan robot lebih cepat sampai ke objek yang terdeteksi. Input dari Jacobian citra didapatkan dari tangkapan piksel benda oleh Kamera. Posisi dicapai dengan pengaturan kecepatan sudut dari hasil Jacobian robot untuk masing-masing joint robot yang menggunakan servomotor. Mikrokontroler digunakan sebagai pengontrol pergerakan dan komunikasi antara kamera dengan komputer melalui modul wireless. Metoda Jacobian citra dan Jacobian robot di proses di Komputer. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pergerakan dipengaruhi oleh nilai kedalaman benda terhadap kamera (Z). Dengan nilai Z=1 error piksel terkecil [-1 0] dan waktu pencapaian 6s. Sedangkan untuk Z=10 membuat  tingkat akurasinya menjadi berkurang dengan error piksel terkecil [-9 -1] dan waktu pencapaian 8s.Kata Kunci : robot manipulator planar, Jacobian  dan kontrol posisi.