cover
Contact Name
Retno Sayekti
Contact Email
retnosayekti69@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
retnosayekti69@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 19797737     EISSN : 24428175     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Digital Preservation Strategy For Research Data At The Center For International Forestry Research (CIFOR) With The Dataverse Repository Rafa Aqilah; Nurmaya Prahatmaja; Kusnandar Kusnandar
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v20i1.29000

Abstract

<span id="mce_marker" data-mce-type="bookmark"></span><span id="__caret">_</span>The forestry research data produced by the Center for International Forestry Research (CIFOR) consists of long-term observational data that is difficult to replicate. Therefore, if not managed with an appropriate digital preservation strategy, this data is at risk of being lost or becoming inaccessible. This study aims to examine the digital preservation strategy for research data through the Dataverse repository implemented by CIFOR. The research method used is a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and literature review. The results of this study indicate that CIFOR implements three of the six digital preservation strategies outlined by Deegan and Tanner (2006): software and hardware maintenance, refresh and backup, and migration. Technology maintenance is conducted selectively through evaluation prior to updating the Dataverse version. Refresh and backup activities enforce strict policies regarding preservation-friendly file formats, daily backups on the frontend server, and a disaster recovery strategy integrated with cloud servers and the headquarters in Nairobi. Meanwhile, migration is carried out from local (on-premise) servers to cloud-based services using containerization technology with Docker. As for the other three strategies emulation, digital archaeology, and conversion to analog formats, they were not implemented due to strict preventive policies in place from the very beginning of data deposit. The challenges faced by CIFOR include limited storage capacity due to the accumulation of log files, researchers’ perception that Dataverse procedures are too rigid, and limited human resources in the field of research data curation. TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//  
A Phenomenological Study On Reconceptualizing The Green Library Through Islamic Environmental Jurisprudence On Ḥifẓ Al-Bī’ah: In Indonesian Academic Libraries Tajuddin Laigi; Sri Rohyanti Zulaikha; Cut Afrina
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v20i1.27732

Abstract

Penelitian ini bertujuan rekonseptualisasi praktik green library melalui perspektif yurisprudensi lingkungan Islam, khususnya prinsip Ḥifẓ al-Bi'ah, dalam konteks perpustakaan perguruan tinggi Islam. Menggunakan metode kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, serta telaah kebijakan dan SOP, penelitian dilakukan selama September-November 2026 dengan lima informan dari unsur kepala perpustakaan, pustakawan, dosen, dan mahasiswa. Hasil penelitian menemukan bahwa kesadaran ekologis sivitas akademika didorong oleh spiritualitas, di mana tindakan ramah lingkungan dipahami sebagai ibadah dan tanggung jawab khalifah terhadap bumi. Selain itu, nilai Islam terintegrasi dalam kebijakan operasional melalui penghematan energi, digitalisasi layanan, dan pengelolaan limbah yang dikaitkan dengan prinsip maqasid al-shari‘ah. Namun, implementasi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan pendanaan, resistensi budaya digital, serta inkonsistensi pelaksanaan SOP di tingkat operasional. Studi ini menyimpulkan bahwa rekontekstualisasi green library berbasis Ḥifẓ al-Bi'ah memiliki legitimasi teologis dan operasional yang kuat, serta menawarkan model keberlanjutan yang lebih holistik. Penelitian ini berkontribusi pada perluasan pemahaman green library tidak hanya sebagai agenda teknokratis global, tetapi sebagai praksis keberlanjutan berbasis nilai yang relevan dengan lingkungan akademik Muslim. Temuan ini membuka ruang bagi formulasi kebijakan ekologis yang lebih integratif dan berakar pada spiritualitas keagamaan.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Layanan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sinjai Di Era Digital Nur Inda Permata Restu; Syamsuddin Syamsuddin
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v20i1.24899

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong perubahan besar dalam penyelenggaraan layanan perpustakaan, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi. Kajian ini berfokus pada bagaimana mahasiswa memandang layanan yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sinjai di tengah era digital saat ini. Layanan yang ditinjau mencakup sirkulasi, peminjaman antar perpustakaan, referensi, pendidikan pengguna, dan penelusuran informasi, sebagaimana tercantum dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggabungkan wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa sebagai responden, serta kajian publikasi ilmiah yang dianalisis menggunakan perangkat VOSviewer. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun sebagian layanan seperti sirkulasi telah berjalan dengan baik, mahasiswa masih menginginkan sistem yang lebih modern dan mudah diakses secara digital. Kurangnya sosialisasi dan pelatihan terkait layanan lainnya juga menjadi catatan penting. Temuan ini menegaskan perlunya pembaruan layanan secara menyeluruh agar perpustakaan tetap relevan dengan kebutuhan dan karakteristik generasi pengguna saat ini.