cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017" : 8 Documents clear
Analisis Kerugian Tekanan Pada Sambungan Pipa Udara Di Unit Asembling Gedung H PT. Arisamandiri Pratama Demak Suyadi Suyadi; Hariyanto Hariyanto; Wahyu Djalmono Putro; Anisa Setyowati
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.59 KB) | DOI: 10.32497/rm.v12i1.991

Abstract

Permasalahan mendasar pada sistem perpipaan yaitu kerugian tekanan.. Kerugian tekanan terjadi pada mesin pinning unit assembling Gedung H PT. Arisamandiri Pratama dengan tekanan input sebesar 0,65 MPa namun tekanan output 0,4 MPa. Penelitian analisis kerugian tekanan akibat kebocoran sambungan pipa udara merupakan upaya meminimalisir kerugian tekanan yang terjadi setelah dilakukan solusi perbaikan pipa. Dalam penelitian ini, akan dihitung kerugian tekanan mayor akibat gesekan di sepanjang pipa dan kerugian minor akibat sambungan pipa. Analisis kerugian tekanan dilakukan dengan metode perbandingan perhitungan aktual dengan modifikasi. Setelah dihitung, penyebab utama terjadinya kerugian tekanan yaitu adanya kebocoran pada pipa. Perawatan dan perbaikan pada pipa line asembling Gedung H PT. Arisamandiri Pratama merupakan solusi untuk mengatasi kebocoran.
ANALISIS ASSEMBLY LINE BALANCING PRODUK HEAD LAMP TYPE K59A DENGAN PENDEKATAN METODE HELGESON-BIRNIE STUDI KASUS PT. INDONESIA STANLEY ELECTRIC Saptono, Heru; Wardani, Alif
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.881 KB) | DOI: 10.32497/rm.v12i1.986

Abstract

PT. Indonesia Stanley Electric merupakan perusahaan penghasil produk penerangan kendaraan dari berbagai macam tipe kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.Sistem produksi yang digunakan adalah make to order. PT. Indonesia Stanley Electric ingin meningkatkan hasil produksi dengan memaksimalkan proses produksi yang ada di lantai produksi agar keseimbangan lintasan dalam proses produksi dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat memenuhi pesanan dengan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan menyeimbangkan lintasan pada stasiun kerja untuk keperluan perbaikan kerja selanjutnya dengan meningkatkan dan mengoptimalkan keseimbangan lini proses produksi. Dengan menggunakan metode Helgeson-Birnie/Ranked Positional Weight (RPW) menggelompokan pekerjaan berdasarkan jumlah stasiun kerja minimal dan melakukan pengalokasian sesuai waktu siklus yang dimiliki. Dari hasil penelitian tersebut, telah didapatkan pengukuran waktu per stasiun kerja yang dilakukan oleh tenaga kerja dalam mengerjakan sebuah produk dengan jumlah shift kerja 3 shift dengan main line aktif shift (1) 3 main line, Shift (2) 3 main line, dan shift (3) 2 main sesuai 22 hari kerja sebanyak 99.531pcs head lamp selama satu bulan dengan waktu siklus 43,5 detik. Jumlah stasiun kerja dengan analisa keseimbangan lini, memberikan informasi tentang tingkat efisiensi kerja sehingga diperoleh 5 stasiun kerja dengan balance delay 17% tingkat efisiensi lintasan sebesar 87% memperlihatkan tingkat efisiensi, berdasarkan perhitungan manual maupun dengan software hasilnya tetap sama dengan demikian efisiensi stasiun kerja harus tetap dipertahankan untuk stasiun kerja selanjutnya.
Pengendalian Kualitas Produksi Rear Caliper Brake System Type 2 PV Untuk Sepeda Motor Menggunakan Metode Seven Tools Wahyu Djalmono Putro; Suyadi Suyadi; Choirul Riyatmoko
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.178 KB) | DOI: 10.32497/rm.v12i1.992

Abstract

PT. Chemco Harapan Nusantara Karawang merupakan industri brake system, pada department assembly line produksi rear caliper type 2pv terdapat permasalahan untuk melakukan peningkatan dan pengendalian kualitas. Tujuan penelitian ini adalah menemukan jenis dan faktor penyebab produk reject rear caliper brake system type 2pv dan menentukan solusi untuk rencana perbaikan kualitas produksi pada produk rear caliper brake system type 2pv. Metode pengendalian kualitas yang digunakan adalah metode Seven tools. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa produk reject terbanyak terjadi pada bulan desember tahun 2016 dengan prosentase reject 3,26% dengan reject paling dominan reject painting bintik 0,72%, painting pecah 0,78% dan peta control p menunjukkan bahwa selama tahun 2016 produk reject masih banyak diluar batas kendali kualitas produk reject. Solusi untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas dilakukan beberapa rekomendasi usulan perbaikan untuk dapat diterapkan, agar dapat mengurangi prosentase reject.
Mesin Pemotong Adonan Mie Mekanisme Gerak Rotasi Penggerak Motor Listrik 0,5 HP Rofarsyam Rofarsyam
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.139 KB) | DOI: 10.32497/rm.v12i1.987

Abstract

Mesin pemotongan adonan mie mekanisme gerak rotasi hasil rancang bangun ini diperuntukkan untuk industri rumah tangga. Kapasitas hasil pengujian 83 kg/jam dengan ukuran penampang mie yang dihasilkan 2 mm x 2 mm. Panjang mie menyesuaikan kebutuhan yang dapat diatur. Bahan baku adonan mie yang digunakan yang lazim digunakan oleh industri.  Kapasitas yang dihasilkan 3,32 lebih besar atau 332 % dibandingkan dengan pemotongan cara manual.
Mesin Pembuat Pellet Untuk Kelompok Peternak Ayam Bangkok Di Banyumanik Nanang Budi Sriyanto; Daryadi Daryadi; Suyadi Suyadi; Hery Purnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2000.363 KB) | DOI: 10.32497/rm.v12i1.988

Abstract

Usaha kecil menengah (UKM) Kamandaka merupakan kelompok peternak ayam Bangkok di daerah Banyumanik, Semarang yang berhasrat kuat menjadi wirausahawan. Keberhasilan usaha beternak ini ditentukan oleh asupan pakan, disamping kandang yang sehat dan obat-obatan. Setiap hari mitra mengeluarkan biaya Rp.50.000,00 untuk membeli pakan pabrikan. Peningkatan kualitas pakan tidak lepas dari formula hasil pencampuran pakan yang tepat antara bekatul, jagung, gabah dan beras merah serta extra fooding yang dijadikan pellet. UKM mitra dibantu oleh seorang pemodal dengan sistem bagi hasil. Bibit ayam berasal dari pemilik modal, sedangkan UKM menyediakan lahan, kandang dan pakan. Dari usaha tersebut ayam Bangkok yang terjual dibagi dua, ketua UKM dan pemilik modal memperoleh penghasilan Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per bulan setelah dikurangi pembelian pakan dan upah karyawan. Bantuan yang bersifat pemberian teknologi dalam pembuatan pellet pakan ternak belum pernah dilakukan dari pihak manapun. Dukungan yang diperlukan dari Perguruan Tinggi adalah bantuan peralatan pembuat pellet pakan dan peralatan penetas anak ayam. Pakan hasil olahan dari mesin ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang di hadapi, sehingga dapat menekan biaya pakan pabrikan. Inovasi mesin pembuat pellet pakan ayam diharapkan dapat lebih memberikan kontribusi pada UKM, dan masyarakat setempat termotivasi untuk mulai membuat usaha baru, sehingga akan menambah tenaga kerja. Penghibahan mesin pembuat pellet ayam dan mesin penetas anak ayam dimungkinkan untuk menumbuhkembangkan kesejahteraan masyarakat setempat untuk mulai membuat usaha baru sebagai produsen pembuat pellet pakan ternak, sehingga pertumbuhan ekonomi akan meningkat.
Perbandingan Efisiensi Daya Mesin Kapal Nelayan Tradisonal 3 GT Budhi Santoso; Jamal Jamal; Sarwoko Sarwoko
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/rm.v12i1.990

Abstract

Pengunaan mesin penggerak utama kapal nelayan tradisonal dikalangan masyarakat nelayan tradisional masih mengunakan mesin diesel. Masyarakat nelayan tradisional di Kabupaten Bengkalis menggunakan kapal dengan kapasitas 3 GT dengan pemakain mesin yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi daya dari masing-masing kapal nelayan tradisonal 3 GT di Kabupaten Bengkalis. Perhitungan tahanan kapal, perhitungan daya mesin, dan perhitungan efisiensi mesin utama kapal.Hasil perhitungan mendapatkan perbandingan dari masing-masing kapal 3 GT daya mesin terbesar tipe kapal KM. Nazarudin 26,44% mesin utama 47,86 Hp; tipe kapal KM. Sopyan 26,30% mesin utama 47,61 Hp; kapal tipe KM. Merpati 25,74% mesin utama 46,6 Hp; tipe kapal KM. Kayati 21,52% mesin utama 38,95 Hp. Efiseinsi masing-masing tipe kapal KM. Merpati 27,08%; Km. Sopyan 24,32%;KM. Nazarudin 24,31%; KM Kayati 24,28%. Dengan demikian nilai efisiensi yang baik adalah yang terbesar yaitu kapal KM. Merpati..
Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 12 No. 1 April 2017 Farika Tono Putri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.992 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v12i1.1623

Abstract

Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 12 No. 1 April 2017 Ragil Tri Indrawati
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.223 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v12i1.1631

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue