cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Analisis Kekuatan dan Stabilitas Desain Kursi Bonceng Anak Sesuai Standar Keselamatan EN14344:2004 dengan Metode Elemen Hingga: Studi Kasus Motor Honda BeAT Series Pradipta, Adi Surya; Media, Riona Ihsan; Chrystiano, Laurensius; Susilo, Hendrawan Hadi; Lestari, Adinda Sri; Sari, Sylvie Indah Kartika
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6123

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui bukunya yang berjudul “Child Development and Motorcycle Safety (2015)” merekomendasikan kursi bonceng untuk sepeda motor yang aman sesuai tahap pertumbuhan anak. Dalam hal regulasi, Indonesia belum memiliki standar mengenai kursi bonceng anak yang aman sesuai rekomendasi WHO dan standar terkait. Sedangkan, penggunaan sepeda motor sebagai sarana transportasi bersama anak semakin umum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan rancangan kursi bonceng anak untuk sepeda motor matic Honda Beat series dengan mengacu pada standar EN14344:2004 tentang “Child seats for cycles-safety requirements and test methods”. Metode yang digunakan dalam menganalisis kekuatan adalah FEM (Finite Element Analysis). Analisis kekuatan dilakukan menggunakan perangkat lunak Computer Aided Engineering (CAE) pada Solidworks 2022, dengan hasil bahwa rancangan mampu menahan gaya sesuai dengan parameter keamanan yang ditentukan dalam standar EN14344:2004. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan kursi bonceng memiliki kekuatan dan stabilitas yang memadai untuk memastikan keselamatan anak selama berkendara.
Perbandingan Kontrol Temperatur menggunakan Relay dan PID pada Oven Pengering berbasis Load Cell untuk Mengukur Kadar Air Buah Nidhar, Ainun; Belyamin, Belyamin; Prasetya, Sonki; Kamal, Dianta Mustofa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6135

Abstract

Pengeringan merupakan metode pengawetan yang digunakan untuk mengurangi kadar air pada makanan, memperpanjang masa simpan, dan menjaga kualitas produk. Penelitian ini membandingkan performa kontrol relay dan PID pada oven pengering berbasis load cell untuk mengukur kadar air buah secara otomatis sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pendekatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi waktu dan akurasi proses pengeringan tanpa perlu penimbangan sampel secara manual. Metode penelitian melibatkan penggunaan oven pengering dengan load cell untuk membaca perubahan massa buah selama pengeringan. Arduino sebagai pengendali utama, thermocouple untuk memantau temperatur, dan mosul HX711 melalukan proses data massa. Dua skema kontrol temperatur uji relay dan PID dengan mode PI, dengan temperatur ditetapkan 105˚C. Hasil menunjukkan bahwa kontrol relay tidak mampu menjaga kestabilan temperatur akibat sifat on/off-nya yang tidak presisi. Sebaliknya, kontrol PID mode PI memberikan kestabilan temperatur dengan toleransi ±1˚C dengan rise time 2,43 menit, settling time 29,025 menit. Sistem diuji menggunakan buah mangga hingga massa stabil dengan laju penguapan rata-rata 1g/menit dan kadar air akhir mencapai 80,95%. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan sistem alat ukur kadar air berbasis evaporasi yang terintegrasi dengan load cell dan kontrol suhu otomatis, memungkinkan pengukuran kadar air secara real-time dan non-destruktif. Sistem ini berpotensi diterapkan dalam laboratorium maupun sektor industri yang membutuhkan pengukuran kadar air bahan secara efisien, presisi, dan berkelanjutan.
Pendekatan Quality Function Deployment dengan House of Quality untuk Menganalisis Mutu Produk: Studi Kasus Radiator Cover Merek ARM Lutanto, Agus; Sakarinto, Wikan; Maula, Mohamad Izzur; Nugroho, Kacuk Cikal; Hilmy, Fuad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6198

Abstract

Persaingan di industri otomotif menuntut peningkatan kualitas produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.Penelitian ini menganalisis kualitas radiator cover merek ARM dengan pendekatan Quality Function Deployment(QFD) dan House of Quality (HoQ). Data diperoleh melalui survei terhadap 30 konsumen yang telah menggunakanproduk selama lebih dari enam bulan, serta wawancara dengan produsen dari divisi research and development (R&D)dan produksi. Matriks HoQ digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi spesifikasi teknis produk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain produk (19%), material berkualitas (16%), variasi warna (16%), dankeseimbangan harga-kualitas (16%) merupakan prioritas utama dalam pengembangan produk. Dibandingkan dengankompetitor, produk ARM menunjukkan keunggulan dalam aspek desain dan kualitas material. Penelitian inimemberikan rekomendasi strategis bagi produsen untuk mengembangkan produk secara berkelanjutan yang lebihsesuai dengan kebutuhan pasar, serta memperkuat posisi kompetitifnya di industri otomotif nasional
Pengaruh Jumlah Partikel SiC Terhadap Karakteristik Material FeCuAl Dibuat Melalui Teknik Metalurgi Serbuk Suprianto, Suprianto; Farhan, Muhammad; Mahadi, Mahadi; Pradana, Rio Anggy; Widodo, Mhd. Arie
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6205

Abstract

Paduan logam FeCuAl potensial dikembangkan untuk aplikasi bidang keteknikan dikarenakan sifat mekanis yang cukup baik. Perbaikan sifat mekanis bisa dilakukan melalui berbagai cara diantaranya dengan penambahan karbida. Penelitian ini bertujuan memperbaiki sifat mekanis dan fisi paduan FeCuAl melalui penambahan partikel SiC menggunakan teknik metalurgi serbuk. Partikel SiC (2~8) wt.% ditambahkan ke serbuk Fe, Cu, dan Al menggunakan model pencampuran horizontal milling pada kecepatan 300 rpm selama 2 jam. Proses cold compaction dengan penekanan 250 MPa selama 15 menit dilanjutkan dengan sintering pada temperatur 1000oC. Karakteristik mekanis paduan diperoleh melalui pengujian kekerasan Vicker, comprressive test, dan keausan. Observasi mikrostruktur menggunakan mikroskop optik dan scanning electron microscope (SEM) untuk melihat bentuk patahan. Pengukuran konduktivitas listrik menggunakan Keithley 6517B Electrometer. Hasil pengujian diperoleh densitas terendah 4,7 gr/cm3 dan kekerasan tertinggi 117,6 ±2,2 HV untuk model material FeCuAl-8 wt.%SiC. Hasil ini berkesesuaian dengan ketahanan aus, dimana laju keausan terendah 3,2±1,1 x10-6 (mm3/N.mm) dan kekuatan tekan tertinggi 526 MPa diperoleh untuk 8 wt.%SiC. Besarnya kekuatan FeCuAl-xSiC dipengaruhi oleh mikrostruktur, dimana hasil observasi memperlihatkan terbentuknya oksida dan porositas diantara butiran Fe/Cu. Lebih lanjut, hasil pengujian kelistrikan diperoleh keberadaan partikel SiC menurunkan konduktivitas listrik, nilai terendah diperoleh 23% IACS untuk kandungan 8 wt.%SiC. Berdasarkan data hasil pengujian tekan, kekerasan, dan keausan dapat disimpulkan bahwa penambahan SiC pada rentang 2-8 wt.% berhasil meningkatkan sifat mekanis paduan FeCuAl. Dibagian lain, peningkatan kandungan partikel SiC berdampak terhadap penurunan konduktivitas listrik paduan.
Investigasi Pengaruh Penuaan Termal terhadap Sifat Mekanik Karpet Felt Polyethylene Terephthalate Laminasi dengan Low-Density Polyethylene untuk Aplikasi Pengembangan Produk Quarter Trim Panel Nugroho, Rizky Fajar; Deni Fajar Fitriyana; Samsudin Anis; Rahmat Doni Widodo; Janviter Manalu; Januar Parlaungan Siregar; Tezara Cionita; Mochamad Marte Ardhianto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penuaan termal pada sifat mekanik karpet felt polyethylene terephthalate (PET) yang dilaminasi dengan low density polyethylene (LDPE) untuk pengembangan quarter trim panel kendaraan. Latar belakang penelitian berfokus pada pentingnya material interior otomotif yang tahan lama. polyethylene terephthalate (PET) dikenal memiliki stabilitas termal dan kekuatan tarik tinggi, sementara low density polyethylene (LDPE) menawarkan fleksibilitas. Namun, penelitian terkait kombinasi laminasi polyethylene terephthalate (PET) dan low density polyethylene (LDPE) dan dampak penuaan termal terhadap sifat mekaniknya masih terbatas. Metode penelitian mencakup persiapan spesimen, pengujian tarik sebelum dan setelah penuaan termal pada suhu 70 °C selama 72 jam dalam kondisi panas kering, serta analisis struktur molekuler. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada kekuatan tarik, di mana spesimen cross direction (CD) menurun dari 58,5 MPa menjadi 40 MPa, dan terjadi peningkatan modulus elastisitas sebesar 20%. Penurunan ini disebabkan oleh degradasi molekuler dan reorganisasi struktur amorf polyethylene terephthalate (PET) yang mengurangi kohesi antar molekul. Kesimpulannya, penuaan termal berdampak negatif pada sifat mekanik karpet felt polyethylene terephthalate (PET) yang dilaminasi low density polyethylene (LDPE). Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan material interior kendaraan yang lebih tahan lama dan menekankan perlunya peningkatan stabilitas termal pada laminasi (PET) dan low density polyethylene   (LDPE).
Penerapan Siklus Plan-Do-Check-Action untuk Mengurangi Cacat Permukaan pada Produk Outer Tube Model 2DP di PT. XYZ Putra, Naufal Bahy; Deni Fajar Fitriyana; Samsudin Anis; Rahmat Doni Widodo; Janviter Manalu; Januar Parlaungan Siregar; Tezara Cionita; Mochammad Marte Ardianto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6211

Abstract

Tingkat cacat permukaan pada outer tube model 2DP di area pemesinan PT.XYZ masih mencapai 3,91%, melebihi Key Performance Indicator (KPI) perusahaan sebesar 1,36%. Kajian terdahulu membuktikan efektivitas siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA) di berbagai sektor, namun belum ada penelitian empiris yang memfokuskan penurunan cacat permukaan komponen otomotif pada proses pemesinan di Indonesia dan mengukur dampak langsung integrasi PDCA terhadap pencapaian KPI serta penghematan biaya perbaikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menurunkan cacat permukaan outer tube model 2DP mencapai KPI sebesar 1,36% dan menghemat biaya pengerjaan ulang. Metode yang digunakan dengan mengkombinasikan 8 Langkah Toyota Production System (TPS), diagram Pareto, dan diagram ishikawa untuk mengidentifikasi akar penyebab dan menetapkan prioritas perbaikan. Dengan melakukan perbaikan meliputi, pemotongan dua-tahap (roughing-finishing), modifikasi program turning, penggantian diameter tool rib, dan penggunaan jig semi-cavity, hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat cacat permukaan pada produk outer tube model 2DP dari 3,91% menjadi 1,32% serta memberikan penghematan biaya tahunan perusahaan hingga Rp. 600.780.000. Kesimpulannya, integritas siklus PDCA menggunakan 8 langkah TPS dan alat bantu kualitas efektif dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi biaya di industri Otomotif. Penelitian ini memperluas bukti empiris lean manufacturing di industri otomotif di Indonesia, menyediakan kerangka praktis perbaikan berbiaya rendah namun berdampak tinggi serta integrasi dengan teknologi industri 4.0.
Mechanical Properties and Microstructural Analysis of Gnetum Gnemon Fibers in Traditional Papuan Noken Bags: Integrating Indigenous Knowledge with Materials Science Johanis Manuel Ramandey; Wardhana Wahyu Dharsono; Nugroho Mamayu Hayuning Bawono; Suryadi; Anggoro, Paulus Wisnu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6271

Abstract

Serat alami menjadi solusi strategis dalam pengembangan material berkelanjutan, namun tantangan utama tetap pada optimalisasi sifat mekanis dan karakteristik fungsional. Meskipun berbagai penelitian telah mengeksplorasi serat alami seperti kenaf, rami, dan bambu, serat melinjo (Gnetum gnemon L.) masih belum sepenuhnya dikaji dari perspektif rekayasa material. Kesenjangan penelitian ini mendasari pentingnya investigasi komprehensif untuk memahami potensi struktural dan mekanis serat melinjo dalam konteks pengembangan produk tekstil berkelanjutan. Penelitian bertujuan mengoptimalkan kekuatan tarik serat melinjo melalui analisis sistematis variasi pola anyaman untuk mendukung pengembangan tas noken sebagai warisan budaya Papua. Melalui pendekatan eksperimental, penelitian menguji tiga konfigurasi anyaman (1X1, 2X1, dan 2X2) menggunakan metode ekstraksi tradisional dan analisis ilmiah modern. Spesimen dikarakterisasi menggunakan Universal Testing Machine sesuai standar ISO 13934 dan SNI 0276:2009 untuk menganalisis properti mekanis secara komprehensif. Hasil menunjukkan anyaman 2X2 mencapai kekuatan tarik tertinggi 678,09 N, sementara anyaman 1X1 memiliki elongasi optimal 191%. Temuan ini mengungkap potensi serat melinjo dalam pengembangan tekstil fungsional berbasis kearifan lokal, membuka peluang inovasi material berkelanjutan dengan nilai budaya tinggi.
Prosthetic Foot Mold Making with Photogrammetry Based Reverse Engineering Method Lestari, Wahyu Dwi; Arif Hidayat, Muhammad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i2.6276

Abstract

Prosthetic foot mold making is a crucial stage in the production of prosthetic feet that are in accordance with the anatomy and user needs. This research aims to develop a method for making prosthetic foot mold using a reverse engineering approach with photogrammetry techniques. The process begins with scanning the sole of the foot using photogrammetry methods to obtain a three dimensional model. The scanned model is then converted into a CAD design which is used as the basis for mold making. The mold design was made by considering ergonomic aspects and ease of manufacturing in the next stage. The results showed that the average deviation was within the range of ±0.65 mm or 0.42%, with a maximum deviation of 1.42%. This method is capable of producing precise casts that match the geometry of the original foot. With this approach, it is expected to improve the quality and customization of prosthetic products in the future.
Pengaruh Kecepatan Treadmill terhadap Parameter Kinematika Berjalan: Studi Kasus pada Kecepatan 2,0; 2,5; dan 3,0 km/jam Lestari, Wahyu Dwi; Fauzan Raka Mawandi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6278

Abstract

Penelitian tentang biomekanika gerak berjalan manusia memiliki posisi yang sangat penting di berbagai bidang. salah satunya adalah rehabilitasi, atletik, dan pembuatan kaki prostetik. Fokus dari penelitian ini untuk menganalisis tentang pengaruh variasi kecepatan pada treadmill terhadap parameter kinematika berjalan manusia seperti frekuensi, durasi langkah serta kecepatan dan percepatan sudut. Variasi kecepatan treadmill yang digunakan adalah 2,0; 2,5; dan 3,0 km/jam. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus eksploratif (Single-subject case study) untuk mengevaluasi kelayakan dari sistem motion capture dengan menggunakan software Blender dan kamera GoPro Hero 9. Selanjutnya data akan dianalisa menggunakan MATLAB untuk mengetahui frekuensi, durasi langkah, serta kecepatan dan percepatan sudut setiap segmen sendi pada tubuh bagian bawah. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan treadmill menyebabkan durasi siklus berjalan yang lebih pendek, peningkatan frekuensi langkah, serta peningkatan kecepatan dan percepatan sudut segmen tubuh. Temuan ini memberikan wawasan tentang mekanisme adaptasi pola gerakan berjalan manusia dan kaitannya dalam rehabilitasi serta pelatihan atletik. Studi lebih lanjut sebaiknya mencakup jumlah partisipan yang lebih banyak dan mempertimbangkan faktor tambahan berupa gaya reaksi tanah untuk analisis yang lebih menyeluruh.
Perancangan Mesin Pemotong Kentang Berbentuk Stik dengan Sistem Kontrol Semi Otomatis Ali, Ali; Naufal Syafiqri; Abdul Azis
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6279

Abstract

Perancangan mesin pemotong kentang ini dimulai dari studi literatur dilanjutkan dengan pengumpulan data untuk mendapatkan data kebutuhan konsumen yang dijadikan acuan terhadap perancangan mesin pemotong kentang lalu dilakukan perancangan konsep yang dilakukan pemilihan beberapa konsep dengan metode morfologi dan matriks untuk mendapatkan desain dengan spesifikasi terbaik hingga dibuat dengan sketsa 2D serta 3D, setelah didapatkan dimensi berdasarkan gambar teknik yang dihasilkan dari perancangan konsep dilanjutkan dengan perancangan wujud dimana hasil dari perancangan wujud mendapatkan dimensi serta spesifikasi mesin yang akan digunakan serta dilakukan analisa tegangan dengan menggunakan software solidwork. Setelah dilakukan perancangan didapatkan spesifikasi motor listrik 0,25 HP dengan kecepatan 1400 rpm, mesin ini menggunakan reducer 1:20 dengan rasio input 1:1 terhadap motor listrik, diameter poros sebesar 22 mm dengan pasak lebar 6 mm, tinggi 6 mm serta panjang pasak sebesar 32 mm dan material poros S45C, sistem transmisi menggunakan pulley tipe A1 dengan diameter pada motor listrik, input serta output reducer sebesar 3 inci dan pada poros engkol diameter 7 inci, menggunakan sabuk untuk motor listrik dan input reducer tipe A24 serta sabuk untuk output reducer dan poros engkol menggunakan sabuk tipe A40. Berdasarkan hasil dari analisis tegangan, tegangan terbesar terjadi pada batang pendorong dikarenakan gaya yang diterima cukup besar dengan penampang yang ada. Kapasitas mesin pemotong kentang ini sebesar 4,74 kg/menit. Sistem otomatis pada mesin ini yaitu menghentikan motor listrik apabila sudah mencapai batas load cell serta tidak terjadi proses pemotongan kentang.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue