cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Penyusunan Kurva Distance Amplitude Correction (DAC) pada Material A335 Grade P92 Akibat Pengaruh Variasi Temperatur dan Waktu Tahan pada Proses Post Weld Heat Treatment Widodo, Eriek; Wahyudi, Moh. Thoriq; Farrasy, Abiyyuda Putra; Al Amin, M. Karim; Anggara, Dika; Kusminah, Imah Luluk
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.6103

Abstract

A335 P92 merupakan baja tahan panas martensitik yang banyak diaplikasikan pada komponen power plan dengan tekanan tinggi, sehingga dibutuhkan ketebalan tinggi. Sifat mertensit ini memiliki kekerasan tinggi dan mudah retak yang menyebabkan pengelasan pada A335 P92 harus dilakukan PWHT. Pada material dengan ketebalan tinggi, pengujian Ultrasonic Test menjadi pengujian yang direkomendasikan karena lebih efisien dibandingkan dengan Radiography Test yang membutuhkan exposure time cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi temperatur dan waktu tahan pada proses Post Weld Heat Treatment (PWHT) terhadap intensitas suara pada kurva Distance Amplitude Corection (DAC), metalografi, dan nilai kekerasan. Nilai kekerasan tertinggi pada spesimen dengan temperatur PWHT 705 °C dan waktu tahan PWHT 60 menit yaitu 302.85 kgf/mm2, sedangkan nilai kekerasan terendah pada spesimen dengan temperatur PWHT 775 °C dan waktu tahan PWHT 120 menit yaitu 285.13 kgf/mm2. Berdasrkan kurva DAC diperoleh nilai intensitas suara pada spesimen dengan temperatur 705 °C dan waktu tahan PWHT 60 menit yaitu 45 dB, sedangkan pada spesimen dengan temperatur 775 °C dan waktu tahan PWHT 120 menit yaitu 62.5 dB. Berdasarkan data yang diperoleh di atas, dapat disimpulkan bahwa kenaikan temperatur dan waktu tahan PWHT berbanding lurus dengan kenaikan intensitas suara yang dihasilkan.  Kata kunci: kurva DAC; PWHT; temperatur; waktu tahan
Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 Desember 2024 Mesin, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.6137

Abstract

Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 Desember 2024 Mesin, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.6138

Abstract

Pengaruh Debit Aliran Air terhadap Efektivitas Pendinginan Evaporatif dengan Cooling Pad Berbahan Sabut Kelapa dan Tapis Lontar Kana, Dwiyati Putri; Jasron, Jahirwan Ut; Mangesa, Daud Pulo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.5739

Abstract

Krisis energi dan perubahan iklim meningkatkan konsumsi energi untuk pemanasan, pendinginan, dan ventilasi, dengan sektor ini menyumbang 33% dari konsumsi energi global. Pendinginan udara mencapai 60% dari permintaan listrik musim panas, sehingga konservasi energi penting. Sistem pendinginan evaporatif dengan cooling pad berbahan sabut kelapa dan tapis lontar menjadi solusi yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi debit aliran air pada cooling pad berbahan sabut kelapa dan tapis lontar terhadap efektivitas pendinginan evaporatif. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen pada ruang pendingin evaporatif dengan dimensi 2,44 m x 1,22 m x 1,22 m dengan merubah jenis bahan cooling pad dan variasi debit aliran air 5 lpm, 7 lpm, dan 9 lpm. Berdasarkan hasil penelitian variasi debit aliran air memiliki pengaruh terhadap efektivitas pendinginan evaporatif menggunakan cooling pad berbahan sabut kelapa dan tapis lontar. Peningkatan debit air dari 5 lpm hingga 9 lpm menghasilkan penurunan temperatur yang lebih besar di ruang pendingin, terutama di ruang 1 yang dekat cooling pad, dan meningkatkan kelembaban relatif di ruang pendingin. Cooling pad sabut kelapa menunjukkan penurunan temperatur awal di ruang satu dekat cooling pad , sementara tapis lontar memberikan distribusi pendinginan yang lebih merata dan konsisten di ruang 1 maupun ruang 2 yang lebih jauh dari cooling pad sehingga tapis lontar menjadi bahan cooling pad yang memiliki performa yang lebih baik dibandingkan sabut kelapa.
Kaji Eksperimental Penggunaan Sistem Otomasi pada Mesin Pengupas Buah Indrawati, Ragil Tri; Hery Tristijanto; Mulyono; M. Denny Surindra; Iman Mujiarto; A’Immatul Listi A. M.; Wahyu Isti Nugroho; Diengga Sandy Yudistira; Ibnu Salman Rosid; Ryan Imanuel Malau
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.5814

Abstract

Subsektor hortikultura dalam pembangunan nasional memiliki peranan yang strategis dan cukup penting. Salah satu daerah penghasil pertanian subsector hortikultura terbesar di Jawa Tengah ialah Kabupaten Wonosobo dengan komoditas utama berupa carica. Carica (Carica Pubescenc) atau disebut dengan pepaya gunung. Saat ini proses pengolahan carica khususnya pada proses pengupasan dilakukan menggunakan sistem konvensional dengan menggunakan pisau dapur yangmana 100% mengandalkan kecepatan tangan pekerja dalam pengupasan. Hal tersebut menyebabkan produktivitas pengupasan carica belum mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengkaji secara eksperimental mesin pengupas carica yang dilengkapi dengan system otomasi. Metode penelitian meliputi: (i) Identifikasi kebutuhan konsumen, (ii) Menentukan spesifikasi mesin dan sistem otomasi, (iii) Desain mesin dan pemasangan sistem otomasi dan (iv) Pengujian kinerja mesin. Hasil penelitian berupa mesin pengupas carica dengan dimensi 502 x 503 x 1202 (mm) dengan tenaga penggerak berupa motor listrik DC yang dilengkapi dengan sensor limit switch memiliki kinerja yang baik dan mampu digunakan untuk mengupas carica dengan ukuran maksimum panjang buah 110 mm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa otomatisasi proses pengupasan buah dengan menggunakan mesin pengupas carica mampu menurunkan cycle time proses pengupasan carica sebesar 54% (75 detik/buah menjadi 34 detik/buah) dan mampu meningkatkan kapasitas produksi sebesar 105 buah/jam dan peningkatan kapasitas produksi sebesar 118,75% (48 buah/jam menjadi 105 buah/jam).
Studi Pengaruh Penambahan Komposisi Nano Hidroksiapatit pada Campuran Polylactide dan Poly Ɛ-Caprolactone terhadap Laju Degradasi Fiksasi Internal Pelat Tulang Solechan, Solechan; Andri Cahyo Kumoro; Sumardi Sumardi; Agus Suprihanto; Sulardjaka
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6070

Abstract

Pemulihan patah tulang menggunakan fiksasi internal pelat yang berfungsi mempertahankan pengurangan retak selama penyembuhan tulang. Fiksasi internal pelat direkomendasikan bersifat biodegradasi secara biologis yang terbuat dari biokomposit polylactide/poly ɛ-caprolactone/nano hidroksiapatit (PLA/PCL/nHA). Material ini memiliki kekuatan mekanik tinggi, namun susah mengontrol waktu laju degradasi. Tujuan penelitian ini menciptakan fiksasi internal pelat dari biokomposit PLA/PCL/nHA dengan laju degradasi dapat diprediksi. Metode pembuatan spesimen dengan Cold Isostatic Pressing (CIP) dengan variasi penambahan prosentase komposisi nHA. Tekanan kompaksi 40 MPa, temperatur sintering 150oC dan waktu penahanan 3 jam. Bertambahnya komposisi nHA mempercepat laju degradasi dan hilangnya berat spesimen. Penambahan komposisi nHA semakin besar untuk erosi permukaan semakin tinggi. Hasil ini untuk rencana implementasi spesimen pada tingkatan umur pasien. Spesimen penambahan 10 wt% nHA untuk pasien diatas umur 50 tahun atau lansia. Spesimen penambahan 20 wt% nHA untuk pasien dewasa, sedangkan spesimen penambahan 30 wt% nHA untuk pasien bayi dan anak-anak.
Analisa Headloss dan Estimasi Umur Pipa Water Injection pada Sistem Pompa Finish Mill Industri Semen Laksono, Wisnu; Anis Roihatin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6075

Abstract

Salah satu tahapan penting pada industri semen yaitu tahapan finish mill yang menentukan kualitas akhir produk semen. Peralatan finish mill yang banyak digunakan yaitu Vertical Roller Mill (VRM) yang dilengkapi dengan Water Injection untuk mencegah terjadinya vibrasi yang cukup besar dan peningkatan temperatur. Pengoperasian Water Injection dalam jangka waktu tertentu dapat menimbulkan masalah seperti penyumbatan (fouling), kehilangan tekanan (Headloss) dan deformasi pada pipa Water Injection. Hal tersebut mengakibatkan Water Injection tidak dapat beroperasi secara optimal dan dapat menghambat kegiatan grinding material semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai Headloss dan Grow Rate Roughness pipa, serta memperkirakan umur pipa Water Injection pada sistem pompa Finish Mill industri semen. Dalam penelitian ini, pengambilan data dilakukan secara langsung di industri semen dan selanjutnya dianalisis nilai Headloss, Growth Rate Roughness pipa dan umur pipa secara kuantitatif dengan persamaan matematis. Hasil analisis didapat nilai Headloss pada pipa baru sebesar  33,68 m, nilai Headloss pada pipa lama sebesar 34,47 m dengan Grow Rate Roughness sebesar 0,00469 mm/tahun.. Rata-rata umur pakai kritis pipa adalah 7-9 tahun sehingga perlu dilakukan perawatan pipa water injection secara berkala, menjaga kualitas air dan pergantian pipa baru untuk mengoptimalkan kinerja dari water injection pada sistem pompa finish mill industri semen.
Analisis Struktur Rangka Box Fermentasi Biji Kakao Menggunakan Metode Elemen Hingga Halim, Arfan; Ilmawan Suryapradana; Radear N.S.; Gheitsa Z.S.; Akbar P.
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6092

Abstract

Proses fermentasi biji kakao di Kabupaten Berau oleh para petani masih dilakukan secara tradisional. Metode ini menggunakan kotak fermentasi berbahan kayu yang berpotensi menyebabkan kontaminasi akibat korosi dari paku atau material lainnya, sehingga berdampak pada keamanan dan kualitas biji kakao yang dihasilkan. Kebutuhan akan teknologi fermentasi yang lebih efisien mendorong pengembangan desain rangka fermentasi yang kuat dan aman.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan desain rangka fermentasi berbahan ASTM A36 menggunakan metode elemen hingga (FEA) pada perangkat lunak Autodesk Inventor Professional 2024. Analisis mencakup distribusi tegangan (Von Mises), perpindahan (Displacement), dan faktor keamanan (Safety factor). Proses penelitian diawali dengan pembuatan desain rangka dan penentuan dimensinya, kemudian dilanjutkan dengan analisis elemen hingga menggunakan pembebanan sebesar 637 N. Simulasi dilakukan untuk menentukan distribusi tegangan maksimum, nilai perpindahan, dan faktor keamanan guna memastikan bahwa desain memenuhi standar keamanan.  Hasil simulasi menunjukkan tegangan maksimum Von Mises sebesar 7,19443 MPa, perpindahan (Displacement) sebesar 0,0693914 mm, dan faktor keamanan (Safety factor) sebesar 15. Berdasarkan hasil tersebut, desain rangka yang telah dianalisis secara teknis dinyatakan aman untuk menahan beban statis maupun beban kejut. Penelitian ini memiliki kebaruan dalam penerapan material ASTM A36 dan analisis FEA untuk menghasilkan desain rangka box fermentasi yang lebih efisien secara struktur dan memiliki faktor keamanan lebih baik dibandingkan model konvensional menggunakan material kayu.
Analysis of the Impact Toughness of Boehmeria Nivea Fiber-Reinforced Composites with UHMWPE Matrix as Potential Biomaterials Rafsanjanu, Swastika Pascal; Hastuti, Sri; Hilmy, Fuad; Saputra, Eko; Nugroho, Wahyu Isti; Putri, Farika Tono; Indrawati, Ragil Tri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i2.6109

Abstract

Bone implants are generally made of metal materials that have the strength and toughness to fuse broken or fractured bones, but they have the disadvantage of causing pain due to the metal's ability to absorb ambient temperatures and the relatively high cost of implant materials. Therefore, Ultra High Molecular Weight Polyethylene (UHMWPE) reinforced with hemp fiber is needed. This study aims to analyze impact toughness and observations on fracture cross-sections. This study uses a composite of hemp fiber (SR) with a UHMWPE (UP) matrix, which will be made using the hot press method. The research method used is an experimental method to determine the effect of adding material mixtures by varying the volume fraction of the composite fiber. The volume fraction variations used included 3% SR: 97% UP, 5% SR: 95% UP, and 7% SR: 93% UP. The test specimens referred to the ASTM D5942 standard for impact testing. The impact test results showed that the highest impact toughness value was 0.0514 J/mm2 in the 3%SR : 97%UP variation and the lowest impact toughness value was 0.0478 J/mm2 in the 7%SR : 93%UP variation.  SEM observations of the fracture cross-section revealed failures caused by fiber pull-out, debonding, and matrix cracking.
Pengaruh Variasi Panjang Serat pada Komposit Serat Rami dengan Matriks UHMWPE Terhadap Kekuatan Tarik Sebagai Potensi Biomaterial Ikhsan, Ivan Hardi Nurul; Salahudin, Xander; Hastuti, Sri; Saputra, Eko; Nugroho, Wahyu Isti; Putri, Farika Tono; Indrawati, Ragil Tri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i1.6110

Abstract

Serat rami dipilih karena memiliki sifat mekanik yang baik dan ramah lingkungan, sementara UHMWPE memiliki ketahanan yang tinggi terhadap abrasi dan benturan, serta sifat biokompatibilitas yang baik. Penggunaan kedua material ini diharapkan mampu menghasilkan komposit yang kuat, ringan, dan murah sebagai alternatif implan tulang. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variasi panjang serat rami yang diperkuat dengan matriks UHMWPE terhadap sifat mekanik dan fisik komposit sebagai potensi biomaterial untuk aplikasi bone implan. Material yang digunakan yaitu serat rami dan serbuk UHMWPE. Menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan serat rami yang direndam dengan cairan natrium hidroksida 5% dengan waktu perndaman selama 1 jam dengam panjang serat rami 3 mm, 5 mm, dan 7 mm dan perbandingan komposisi yang digunkan serat rami 5% dan UHMWPE 95%. Komposit dibuat menggunakan proses hot press pada suhu 215°C dan tekanan 370 kgf. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik dan foto makro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi panjang serat memberikan pengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik. Panjang serat 7 mm menyatakan nilai tegangan tarik tertinggi sebesar 17,53 Mpa, regangan tarik tertinggi sebesar 0,411, dan  Modulus elastisitas tertinggi diperoleh pada variasi panjang serat 3 mm sebesar 61,86 MPa. Dari pengamatan foto makro tersebut dapat diketahui kegagalan yang terjadi pada patahan uji tarik yaitu adanya serat yang terlepas (fiber pull out), terdapat retakan kecil yang di sebabkan tegangan rendah saat diuji tarik (microcracking), terdapat rongga yang di sebabkan adhesi antara serat dan matriks tidak cukup kuat sehingga komponen tersebut terpisah  (debonding).

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue