cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2022)" : 15 Documents clear
Penerapan Metode Resitasi Pada Pembelajaran Geografi Selama Pertemuan Tatap Muka Terbatas di SMA Negeri 1 Takisung Datwya Wangbang Sandhubuddhi; Bambang Subyakto; Deasy Arisanty; Herry Porda Nugroho Putro; Mohammad Zainal Arifin Anis
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13722

Abstract

Tujuan penulisan makalah ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan penerapan metode resitasi, faktor-faktor yang menjadi hambatan, dan dampak penerapan metode resitasi terhadap hasil belajar pada pembelajaran Geografi  selama pertemuan terbatas Di SMA Negeri 1 Takisung. Penelitian ini menggunakan desain  studi kasus. Penelitian yang akan di lakukan bertempat di SMA Negeri 1 Takisung. teknik pengumpulan data tersebut yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapam metode resitasi dalam pembelajaran geografi selama tatap muka terbatas dapat meningkatkan keaktifan peserta didik, meningkatkan motivasi belajar, dan hasil belajar. selain itu melalui penerapan metode resitasi peserta didik dapat belajar secara mandiri untuk mengejar ketinggalan materi yang disampaikan dengan waktu terbatas. Metode resitasi dapat melatih peserta didik ke arah belajar mandiri, memberi kebebasan kepada peserta didik untuk membagi waktu penyelesaian tugas, melatih peserta didik untuk menemukan cara yang tepat untuk menyelesaiakan tugas. Hambatan dalam penerapan metode resitasi  terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.  Faktor internal antara lain:  guru sulit untuk mengontrol proses penyelesaian tugas, tidak dapat membedakan tingkat kecerdasan peserta didik, tugas yang diberikan terus menerus menyebabkan kebosanan, peserta didik malas mengerjakan tugas, tugas tidak sepenuhnya dikerjakan oleh peserta didik sendiri. Faktor eksternal antara lain: koordinasi pemberian tugas oleh guru belum dapat dilakukan dengan baik, instruksi tugas yang diberikan kepada peserta didik terkadang kurang jelas. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam menerapkan metode reistasi yaitu: sekolah sering mengadakan rapat agar semua guru melakukan koordinasi dan komunikasi yang efektif dengan orang tua. 
Penggunaan Google Classroom pada Mata Pelajaran Geografi Materi Hidrosfer Terhadap Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS 2 SMAN 4 Banjarmasin Raudhatul Jannah Firdaus; Deasy Arisanty; Syaharuddin Syaharuddin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.12824

Abstract

AbstrakPembelajaran kolaboratif antara pembelajaran tatap muka dan jarak jauh (e-learning berbasis virtual) dengan Google Classroom menjadi lebih bermakna karena materi pembelajaran yang diberikan sedemikian rupa sehingga lebih mudah dijangkau oleh siswa. Penggunaan Google Classroom untuk SMAN 4 Banjarmasin mulai menjadi pilihan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran online. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan hasil penelitian terhadap variabel-variabel yang diteliti akan dideskripsikan secara kualitatif dengan analisis data yang meliputi analisis lembar tes dan analisis lembar observasi. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder.Objek penelitian ini berkaitan dengan pemanfaatan Google Classroom pada Mata Pelajaran Geografi Hidrosfer terhadap Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS 2 SMAN 4 Banjarmasin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi sebelum tindakan, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Sedangkan proses belajar siswa yang sangat aktif mengalami peningkatan, siswa yang aktif mengalami peningkatan, dan siswa yang belum mengalami penurunan. Kata kunci: Penggunaan Google Classroom, Peningkatan Aktivitas, Hasil Belajar AbstrakPembelajaran kolaboratif antara tatap muka dengan jarak jauh ( e-learning berbasis kelas virtual ) dengan google classroom menjadi lebih bermakna karena materi pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga peserta didik lebih mudah memahaminya. Penggunaan Google Classroom untuk SMAN 4 Banjarmasin mulai menjadi pilihan bagi guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran berani. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan hasil penelitian terhadap variabel yang akan diteliti secara kualitatif dengan teknik analisis data yang meliputi analisis lembar tes dan analisis lembar observasi. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Objek penelitian ini terkait dengan penggunaan Google Classroom pada Mata Pelajaran Geografi Materi Hidrosfer Terhadap Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS 2 SMAN 4 Banjarmasin. Hasil penelitian ini menujukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi sebelum tindakan, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Sedangkan proses pembelajaran siswa yang sangat aktif mengalami peningkatan, siswa yang aktif mengalami peningkatan, dan siswa yang belum mengalami penurunan. Kata kunci: Penggunaan Google Classroom, Peningkatan Keaktifan, Hasil Belajar
Analisis Geologi Kejadian Longsor Di Desa Wolotolo Kecamatan Detusoku Kabupaten Ende Edwardus Iwantri Goma; Sunimbar Sunimbar; Ignasius Suban Angin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13471

Abstract

Bencana tanah longsor telah melanda ruas jalan Ende-Maumere Kilometer 17, Desa Wolotolo, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada hari Minggu malam, tanggal 8 Maret 2019, pukul 11.00 WITA, pada saat itu masyarakat sedang melakukan aktivitas terutama pengguna transportasi lintas Flores mengalami lumpuh total sehingga mengalami kemacetan sepanjang 3 (tiga) kilometer (PVMBG, 2019). Lokasi bencana tanah longsor di Desa Wolotolo terletak pada zona kerentanan tinggi. Zona Kerentanan Tinggi merupakan daerah yang berpotensi untuk terjadi gerakan tanah. Jika terjadi hujan dengan intensitas dan durasi yang lama, gerakan tanah lama bisa aktif kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena kejadian tanah longsor, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian longsor, faktor-faktor dominan, mekanisme kejadian, risiko masyarakat yang berada di sekitar lokasi longsor serta rekomendasi pengurangan risiko bencana tanah longsor yang diperlukan.  Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui analisis kejadian tanah longsor di desa Wolotolo Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk memetakan kondisi geologi di Desa Wolotolo, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk memetakan kondisi geologidi Desa Wolotolo, Kecamatan Detusoko. Tahap utama penelitian ini meliputi tahap pra lapangan, lapangan dan pasca lapangan. Tahap pra lapangan berupa pengumpulan data sekunder. Tahap lapangan berupa pengambilan sampel tanah, identifikasi longsor di lapangan. Tahap pasca lapangan berupa pembuatan peta rawan longsor dan laporan hasil identifikasi lapangan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa sebagian besar jenis tanah di Desa Wolotolo adalah ultisol dan inceptisol. Hal tersebut dapat menyebabkan wilayah ini menjadi wilayah yang rentan terhadap terjadinya longsor. Pada penelitian ini juga ditemukan beberapa faktor dominan kemungkinan penyebab longsor yaitu: kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah dan curah hujan sebagai faktor pemicu. Lereng yang curam cenderung berpotensi terhadap longsor, terutama dengan kondisi lereng yang tidak stabil. Hal tersebut menyebabkan banyaknya lereng-lereng yang curam sampai terjal. Berdasarkan hasil analisis, kemiringan lereng pada Desa Wolotolo lebih didominasi pada kemiringan >45% yang merupakan wilayah sangat curam. Maka dapat diidentifikasi bahwa wilayah tersebut berpotensi terjadinya tanah longsor. Penggunaan lahan pada lereng yang curam juga berpengaruh pada kestabilan lereng. Penggunaan lahan di wilayah penelitian didominasi oleh hutan, perkebunan dan semak belukar.
Kajian Dinamika Pantai pada Metode Pengelolaan Vegetatif dalam Upaya Pengurangan Bahaya Abrasi di Sebagian Sempadan Pantai Sumatera Barat Dian Adhetya Arif; Sri Kandi Putri; Indah Fultriasantri
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.14227

Abstract

Perubahan iklim meningkatkan frekuensi kejadian fenomena alam ekstrim yang berujung pada meningkatnya risiko masyarakat dan ekosistem pesisir. Perubahan garis pantai dianggap sebagai hal krusial yang penting di wilayah pesisir. Masyarakat pesisir perlu mengetahui mengenai perubahan dinamika pantai untuk persiapan untuk dampak di masa depan. Metode-metode perlindungan pantai sebagai upaya pengurangan risiko bencana pesisir diterapkan untuk melindungi sumberdaya infrastruktur kota pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika garis pantai dengan pelindung vegetasi. Penelitian dilaksanakan berbasis Remote Sensing dan GIS. Data utama adalah citra Landsat dengan resolusi temporal 20 tahun. Data diolah dengan memanfaatkan ArcGIS menggunakan tools Digital Shoreline Analysis System. Perubahan garis pantai pada tahun 2000-2020 terlihat terjadinya abrasi dan akresi di wilayah pantai yang menyebabkan perubahan garis pantai. Luas daratan berkurang dengan jarak rerata 141,50 m/tahun. Sedangkan luas lahan bertambah dengan jarak rerata 285,69 m/tahun. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada umumnya adalah penambahan luas bibir pantai karena adanya pengelolaan itu vegetasi yang hidup di sepanjang pantai berpengaruh untuk mengurangi laju abrasi. Kata kunci: DSAS, Pengelolaan Vegetatif, Efektifitas Pengelolaan
Penanaman Pendidikan Karakter Religius dan Peduli Lingkungan di SMP IT Assalam Dina Purnama Sari; Deasy Arisanty; Herry Porda Nugroho Putro
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.12846

Abstract

The cultivation of religious characters and care for the environment is a character that must be instilled in every student, to support behavior that is in accordance with the motto of the SMP IT Assalam Pelaihari which is "to create a generation of Islamic characters, achievers, independent and environmentally friendly", the purpose of this study was to find out how to cultivate religious character and care for the environment at SMP IT Assalam Pelaihari, the method used is descriptive with a qualitative approach, the results show that SMP IT Assalam has an activity program in inculcating religious values and caring for the environment, although there are obstacles but SMP IT Assalam Pelaihari has good strategies to reduce these obstacles such as increasing cooperation with parents and the surrounding community, through habituation, implementing non-physical rewards and regulations, as well as supervision and providing understanding from homeroom teachers or other teachers.Penanaman karakter religius dan peduli lingkungan merupakan karakter yang harus ditanamkan disetiap diri peserta didik, untuk menunjang perilaku yang sesuai dengan moto sekolah SMP IT Assalam Pelaihari yaitu  “mencetak generasi berkarakter islami, berprestasi, mandiri dan berwawasan lingkungan”, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penanaman karakter religius dan peduli lingkungan di SMP IT Assalam Pelaihari, metode yang digunakan adalah dengan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP IT Assalam memliki program kegiatan dala penanaman nilai religius dan peduli lingkungan, walaupun terdapat kendala tetapai SMP IT Assalam Pelaihari memiliki strategi yang baik dalma mengurangi kendala-kendala tersebut seperti meningkatkan kerjasama dengan orangtua juga masyarakat sekitar, melalui pembiasaan, melakkan reward dan peraturan nonfisik, juga pengawasan dan pemberian pemahaman dari wali kelas ataupun guru lain.

Page 2 of 2 | Total Record : 15