cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 267 Documents
Penerapan Model Gallery Walk Dalam Pembelajaran Geografi Di SMA Negeri 6 Banjarmasin Siti Nurhamidah
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.334 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i2.8103

Abstract

Guru sesuai dengan tugas pokoknya, mampu merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran di kelas. Guru diharapkan melakukan proses pembelajaran yang sesuai dengan  kurikulum  yang berlaku. Kurikulum 2013 yang dikembangkan menghendaki pengembangan kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik. Strategi guru untuk meningkatkan pembelajaran geografi dengan menggunakan model Gallery Walk. Model Gallery Walk mampu mengeksplor dan melatih kecakapan abad 21 peserta didik. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik membuat peta penggunaan lahan. Pesertadidik  yang  menjadi  subjek  penelitian  kelas  XII  IPS  di  SMAN  6 Banjarmasin. Jenis data yang dikumpulkan berupa kuantitatif dan kualitatif tentang keterampilan peserta didik membuat peta penggunaan lahan. Hasil yang dicapai, model  Gallery  Walk efektif meningkatkan keaktifan  peserta  didik  kelas  XII  IPS  mata  pelajaran  geografi. Peserta didik lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, mengkomunikasikan hasil karya peserta didik dan menyampaikan pengetahuan dari satu peserta didik ke peserta didik yang lain. Berdasarkan hasil observasi langsung kegiatan pameran dan instrumen angket. Selain itu, mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam ranah kognitif.  Hasil ulangan harian menunjukkan  nilai  rata-rata  kelas  meningkat  dari   67,94  pada menjadi 81,71.
PENGARUH PEMANFAATAN DANA BANTUAN SISWA MISKIN (BSM) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 17 BANJARMASIN Rahmiyati Rahmiyati; Eva Alviawati; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 6 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i6.1438

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Pengaruh Pemanfaatan  Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) Terhadap Motivasi Siswa Belajar Siswa Di SMP Negeri 17 Banjarmasin“. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemanfaatan Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) Terhadap Motivasi Siswa Belajar Siswa Di SMP Negeri 17 Banjarmasin.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan dlam penelitian ini adalah seluruh siswa penerima BSM kelas VII,VIII dan IX di SMP Negeri 17 Banjarmasin yaitu 131 siswa, karena  teknik pengambilan sampel  menggunakan sampel penuh maka sampel yang diambil seluruh populasi. Teknik penggumpulan data menggunakan kuesioner dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase dan korelasi product moment.Hasil penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 17 Banjarmasin menunjukkan bahwa nilai rxy hasil perhitungan adalah -0,028 diketahui bahwa nilai rxy tidak termasuk dalam rentang nilai yang disediakan pada tabel interpretasi nilai r karena hasilnya negatif. Hasil rxy dibandingkan dengan harga r tabel 5% dan r tabel 1% adalah 0,1776> -0,028< 0,2348 membuktikan tidak ada pengaruh pemanfaatan dana BSM terhadap motivasi belajar siswa di SMP Negeri 17 Banjarmasin.Kata kunci: Pengaruh, Pemanfaatan Dana BSM, Motivasi Belajar.
FAKTOR PENYEBAB PERKAWINAN USIA MUDA DI DESA MAWANGI KECAMATAN PADANG BATUNG KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Desy Lailatul Fitria; Eva Alviawati; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 6 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.197 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i6.1439

Abstract

Judul penelitian ini adalah: “Faktor penyebab perkawinan usia muda di desa mawangi Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: untuk mengetahui faktor penyebab perkawinan usia muda di desa mawangi kecamatan padang batung kabupaten hulu sungai selatan.Sampel penelitian berjumlah 86 orang yang di ambil dengan menggunakan tabel krejcie, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase.Berdasarkan hasil analisis, faktor penyebab perkawinan usia muda di Desa Mawangi Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan adalah faktor pendidikan, karena dari 86 responden 100% tidak tamat SMP. Faktor penyebab kedua adalah faktor media massa, karena 93% menjawab mengetahui seks pertama kali di media massa, 87,2% pernah membaca, melihat dan mendengarkan cerita seks sebelum perkawinan, sebesar 93% menjawab orang tuanya tidak mengetahui anaknya membaca, melihat dan mendengarkan cerita seks sebelum kawin. Faktor ketiga  adalah faktor orang tua sebesar 66,3%, dan faktor keempat adalah faktor budaya sebesar 12,8% berpengaruh. Kata kunci: faktor, penyebab perkawinan, usia muda.
PEMANFAATAN AIR SUNGAI ALALAK UTARA OLEH MASYARAKAT DI BANTARAN SUNGAI ALALAK UTARA DI KELURAHAN ALALAK UTARA KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Mayang Sari; Sidharta Adyatma; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.241 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i2.1461

Abstract

The title of this Research is “The Utilization of  the River Side of North Alalak by the peoples on the River Side of North Alalak village North Alalak Regency of North Alalak”. The purpose of this research is to knowing the utilization of the river North Alalak for drinks, cooks, baths, washes,ablution, cleans houses and plants watering. The population  in this research are all the society who living on the river side of North Alalak. The big sampling taken in this research are 104 family leader as respondents. The technique of this research is Simple Random Sampling. The data that used is Primary Data and Secondary Data. The Primary Data got directly on the field using questioners and secondary data got from government instancy such as BPS, and Regency Head Office. Analyze technique used is percentasion analysis and interval class.The results of this research are drinks in Low class with 0 percent,cooks in Low class with 0 percent, baths in High class with 77 percent,washes in High class with 74 percent, ablution in Low class with 1 percent,cleans houses in High class with 95 percent, plants watering in High class with 92%.Keywords: The Utilization, River Water,Peoples Activity
UPAYA PENGRAJIN GERABAH DI DESA BAYANAN MENJAGA KEBERLANGSUNGAN INDUSTRI KECAMATAN DAHA SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Kamariah Kamariah; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.946 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i3.1504

Abstract

Penelitian ini berjudul “Upaya Pengrajin Gerabah di Desa Bayanan Dalam Menjaga Keberlangsungan Industri, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan”. Tujuan penelitian ini adalah faktor yang menghambat dan upaya untuk mengatasi faktor penghambat industri gerabah di Desa Bayanan.Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pengrajin gerabah yang ada di Desa Bayanan. Sampel yang dijadikan responden adalah sampel penuh yaitu seluruh pengrajin gerabah. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode angket (kuesioner), sedangkan data sekunder menggunakan metode studi pustaka dan dokumen. Analisis data penelitian ini adalah analisis data statistic deskriptif menggunakan teknik frekuensi untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keberlangsungan industri gerabah serta upaya yang dilakukan dalam menjaga keberlangsungan industri.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang menghambat keberlangsungan industri. Faktor-faktor tersebut yaitu bahan baku yang mahal, modal yang tidak mencukupi, tenaga kerja, teknologi, pemasaran, kelembagaan serta upayanya untuk mngatasi faktor penghambat menunjukkan upaya yang baik. Bukti tersebut terlihat dari beberapa upaya penrajin dalam menghadapi faktor penghambat industri gerabah seperti membeli bahan baku grosir/banyak, melakukan pinjaman modal di bank atau koperasi, mengikuti pelatihan yang diadakan pemerintah, menggunakan teknik pewarna cat, melakukan pemasaran di lokasi industri dan outlet serta bergabung dalam berbagai kelompok usaha. Kata Kunci : upaya, pengrajin, gerabah.
STUDI EFEKTIFITAS BANK SAMPAH SEBAGAI SALAH SATU PENDEKATAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI BANJARMASIN Norrina Aprida Ulfah; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 5 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.654 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i5.2298

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul ”Studi Efektifitas Bank Sampah Sebagai Salah Satu Pendekatan Dalam Pengelolaan Sampah Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Di Banjarmasin”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis efektivitas bank sampah dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah  tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Banjarmasin.Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI yang menjadi nasabah Bank Sampah Sekolah di tingkat SMA Di Banjarmasin. Sampel yang dijadikan responden adalah siswa-siswi kelas X dan XI yang menjadi nasabah Bank Sampah Sekolah di tingkat SMA Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Analisis data penelitian ini adalah analisis data statistik deskriptif menggunakan teknik distribusi frekuensi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya didirikan bank sampah sebagai salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah di sekolah masing-masing SMA termasuk kategori efektif. dari tujuan bank sampah sekolah dalam pengelolaan dan pemilahan sampah organik dan anorganik, nasabah mampu memanfaatkan sampah sesuai dengan jenisnya, sering mengumpulkan sampah di sekolah dan menabung sesuai jadwal penimbangan yang biasanya dilakukan secara teratur paling tidak satu minggu sekali, mengetahui bahwa bank sampah sekolah memiliki buku pencatatan untuk penimbangan sampah, penjualan sampah dan pencatatan sampah itu sendiri yang dicatat oleh petugas, sekolah memiliki tempat khusus untuk penimbangan sampah dan menyediakan tempat untuk mengumpulkan sampah yang telah selesai ditimbang kemudian dijual, serta memiliki timbangan, dan mengetahui konsep dasar bank sampah ada 5M, yaitu Mengurangi sampah, Memilah sampah, Memanfaatkan sampah, Mendaur ulang sampah, dan Menabung sampah, serta mengetahui bahwa Dinas BLHD (Badan Lingkungan Hidup Daerah) Kota Banjarmasin sebagai lembaga pengawas dalam pengendalian bank sampah dan juga yayasan LKB (Lembaga Kompas Borneo) bekerja sama dengan bank sampah sekolah dalam pengelolaan sampah.
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR KERENTANAN TERHADAP KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KECAMATAN CINTAPURI DARUSSALAM KABUPATEN BANJAR Muhammad Ainul Haris; Rosalina Kumalawati; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.964 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i4.3809

Abstract

Penelitian berjudul “Identifikasi Faktor-Faktor Kerentanan Terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar”. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar.Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di daerah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner (angket), dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan studi pustaka.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi kerentanan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar yaitu faktor alam dan manusia. Tingkat kerentanan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar berada pada kategori “Sedang” yang banyak dipengaruhi oleh faktor alam. Kata Kunci: Faktor Kerentanan, Kebakaran Hutan dan Lahan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEREMPUAN BERSTATUS MENIKAH UNTUK BEKERJA (STUDI KASUS DI KELURAHAN PEMURUS DALAM KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN KOTA BANJARMASIN) Safariah Safariah; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.821 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v5i2.5273

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja adalah umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan suami, dan jumlah tanggungan keluarga di Wilayah Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja di Wilayah Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perempuan yang bersatus menikah dan bekerja yang terdapat di RT.48 dan RW.04 sebesar 133 orang dari populasi 340 orang. Pengambilan data dalam penelitian ini adalah pengamatan langsung, kuesioner, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah uji instrumen yang meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji prasyarat data adalah uji normalitas, analisis deskriftif persentase, dan analisis crosstabs dengan uji chi-square. Hasil penelitian yang diperoleh menggunakan analisis crosstabs dengan uji chi-square adalah terdapat pengaruh anatar tingkat pendidikan (X2) dengan keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja (Y), tingkat pendapatan suami (X3) dengan keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja (Y), dan jumlah tanggungan keluarga (X4) dengan keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja (Y) di Wilayah Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB GERAKAN MASSA (MASS MOVEMENT) DI KECAMATAN AWAYAN KABUPATEN BALANGAN Wilda Muslimah; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.625 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.7049

Abstract

Gerakan Massa adalah gerakan material pembentuk lereng yang berupa tanah, batu, yang bergerak ke arahbawah. Potensi gerakan massa merupakan kemungkinan suatu daerah dapat mengalami kejadian longsor atau gerakan massa. Mengetahui faktor penyebab gerakan massa di Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan, dan potensi gerakan massa merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dan skoring. Parameter faktor penyebab gerakan massa antara lain: kemiringan lereng, tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, penggunaan lahan, kerapatan vegetasi, dan curah hujan. Potensi gerakan massa di Kecamatan Awayan terbagi dalam 3 golongan yaitu gerakan massa sangat rendah, rendah dan sedang. Potensi gerakan massa sangat rendah terdapat 3 kasus, potensi gerakan massa rendah terdapat 1 kasus dan potensi gerakan massa 1 kasus. Faktor penyebab yang paling dominan berdasarkan jumlah skoring adalah tekstur tanah dan kerapatan vegetasi.Kata kunci: Gerakan massa, potensi gerakan massa, faktor penyebab gerakan massa
KEBISINGAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR PADA RUAS JALAN DI KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH Khairina Khairina; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.498 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v1i1.1392

Abstract

Penelitian ini berjudul “ Kebisingan Lalu Lintas Kendaraan Bermotor pada Ruas Jalan di Kecamatan Banjarmasin Tengah”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  jumlah kendaraan bermotor, skala intensitas tingkat kebisingan dan hubungan jumlah kendaraan  dengan tingkat kebisingan pada ruas jalan di Kecamatan Banjarmasin Tengah.Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kendaraan bermotor. Sampel dalam penelitian ini adalah semua kendaraan bermotor yang melintas pada ruas jalan di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Teknik pengumpulan data berdasarkan data primer dan data sekunder. Pengolahan data dengan cara editing dan tabulating. Analisis data menggunakan rumus interval, persentase dan analisis regresi linear: satu prediktor.Hasil dari penelitian tentang Kebisingan Lalu Lintas Kendaraan Bermotor pada Ruas Jalan di Kecamatan Banjarmasin Tengah bahwa rerata tingkat jumlah kendaraan bermotor/menit yang melintas saat jam sibuk pada waktu pagi (07.00-08.30 WITA) adalah agak banyak berjumlah 89 unit dengan persentase 41%, siang (12.30-14.00 WITA) adalah agak banyak berjumlah 68 unit dengan persentase 33%, dan sore (16.30-18.00 WITA) adalah sangat sedikit berjumlah 72 unit dengan persentase 33%. Rerata skala intensitas tingkat kebisingan saat jam sibuk pada waktu pagi (07.00-08.30 WITA) adalah keras, rerata tingkat kebisingan/menit 76,6 dB A dengan persentase 67%, siang (12.30-14.00 WITA) adalah keras yaitu 74,7 dB A dengan persentase 92%, dan sore (16.30-18.00 WITA) adalah keras yaitu 76,7 dB A dengan persentase 75%. Ada hubungan jumlah kendaraan bermotor dengan tingkat kebisingan pada ruas di Kecamatan Banjarmasin Tengah, hal ini disebabkan jalan di Kecamatan Banjarmasin Tengah adalah jalan utama sehingga banyak kendaraan bermotor yang melintas, sehingga menyebabkan tingkat kebisingan tinggi.Kata Kunci: Kendaraan Bermotor, Lalu Lintas dan  Kebisingan

Page 8 of 27 | Total Record : 267