cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 267 Documents
FAKTOR DOMINAN PENYEBAB PERNIKAHAN USIA DINI di KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN TAHUN 2010-2014 Herni Novita; Deasy Arisanty; Ellyn Normlenai
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 5 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.854 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i5.2296

Abstract

Penelitian ini berjudul “ Faktor Dominan Penyebab Pernikahan Usia Dini Di Kecamatan Banjarmasin Selatan Tahun 2010-2014”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal yang menjadi faktor dominan yang menyebabkan pernikahan usia dini di Kecamatan Banjarmasin Selatan.Populasi yang terdapat di dalam penelitian ini adalah 2275 pasangan suami istri, dengan 331sampel suami istri yang melakukan pernikahan di usia 15- 20 tahun, dimana usia tersebut tergolong usia dini dalam menjalankan kehidupan rumah tangga. Data primer penelitian Ini diperoleh dengan cara melakukan observasi di lapangan dan menyebarkan kuesioner serta wawancara langsung terhadap responden, sedangkan data sekunder peneliti peroleh dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian Agama Kota Banjarmasin, buku, dan beberapa jurnal yang terkait dengan penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik presentase, rumus regresi untuk mengetahui faktor dominan.Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa yang menjadi faktor dominan penyebab pernikahan usia dini di Kecamatan Banjarmasin Selatan Tahun 2010-2014 adalah faktor pendidikan. Pendidikan dalam hal ini tidak hanya mengenai tingkat pendidikan pada remaja selaku responden, melainkan juga mengenai tingkat pendidikan orang tua remaja. Remaja yang menikah di usia dini dalam penelitian ini, mayoritas hanya menamatkan tingkat pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Menikah dengan hanya menamatkan tingkat pendidikan di bangku SMA, sebenarnya masih belum cukup siap untuk menjalankan kehidupan rumah tangga sebagaimana orang yang telah menamatkan tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Orang yang memiliki tingkatan pendidikan lebih tinggi, akan lebih banyak mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah. Peranan tingkat pendidikan orang tua, turut memberikan pengaruh terhadap izin anak menikah di usia dini, dimana bagi orang tua yang berpendidikan tinggi akan menjadi lebih bijak untuk memberikan izin kepada anak untuk menikah, terutama ketika anak masih berusia dini.Kata Kunci: Faktor Dominan, Pendidikan, Pernikahan Usia Dini
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN BATANG ALAI UTARA, KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Nachnor Rizky; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.169 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i4.3807

Abstract

Judul dalam penelitian ini adalah “Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan”. Penelitian ini bertujuan menentukan kelas kesesuaian lahan untuk lahan kelapa sawit di Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Populasi dan sampel penelitian ini adalah 32 satuan lahan dengan luas 70 Km² di Kecamatan Batang Alai Utara, yang diperoleh dari hasil overlay peta bentukan lahan, peta penggunaan lahan, peta tanah, dan peta kemiringan lereng. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, maupun pengambilan sampel tanah yang akan dianalisis baik secara langsung dan analisis laboratorium. Data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode matching.Hasil penelitian evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit menggunakan metode matching menyatakan bahwa lahan di Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan berada di kelas kesesuaian lahan S2 (sesuai) dan S3 (agak sesuai/sesuai marginal) dengan faktor pembatas berupa kedalaman efektif (s). Luas kelas kesesuaian lahan S2 adalah 32 km² (45,71%) dan  sekitar 38 km² (54,29%) kelas S3. Kata Kunci : Evaluasi Kesesuaian Lahan, Tanaman Kelapa Sawit, Matching 
ANALISIS PROPORSI PENGELUARAN PANGAN DAN KONSUMSI PANGAN DENGAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR Silvia Wardani; Sidharta Adyatma; Rosalina Kumalawati
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.091 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v5i2.5272

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Proporsi Pengeluaran Pangan Dan Konsumsi Pangan Dengan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total rumah tangga petani di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. (2) menganalisis konsumsi energi dan protein rumah tangga petani di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. (3) menganalisis kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh jumlah rumah tangga petani padi yang ada di kecamatan sungai tabuk yaitu sebanyak 6674 rumah tangga petani. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 363 rumah tangga petani. Hasil dari penelitian ini adalah besarnya rerata proporsi pengeluaran pangan adalah sebesar 63,23%. Rerata Tingkat Konsumsi Energi sebesar 81,84%, sedangkan Tingkat Konsumsi Protein sebesar 132,77%. Kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani di Kecamatan Sungai Tabuk adalah rumah tangga rawan pangan sebesar 3.86%, kurang pangan sebesar 1,65%, tahan pangan 33,33%, dan rentan pangan sebesar 61,16%.
ANALISIS INTERAKSI DESA DAN KOTA YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN PEREKONOMIAN DESA SUCI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Iqni'a Fajril Wahida
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.826 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.6492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi desa dan kota terhadap kegiatan perekonomian di desa Suci kecamatan Panti kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang dilaukan yaitu dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi desa dan kota berpengaruh terhadap ekonomi dan sosial masyarakat sekitar desa Suci kecamatan Panti dengan melakukan pengembangan desa wisata. Faktanya dengan adanya sektor wisata di desa Suci sangat membantu perekonomian masyarakat sekitar dengan berjualan di areal wisata. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar dengan adanya perusahaan perkebunan karet dan kopi menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat untuk bekerja sebagai petani atau buruh tani di perusahaan tersebut sehingga dapat memberikan kontribusi bagi penghasilan masyarakat desa Suci kecamatan Panti.Kata Kunci : ekonomi, pembangunan, wisata
PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN KAWASAN MANGROVE DI KECAMATAN KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU Muhammad Musleh; Parida Angriani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 6 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.919 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i6.1437

Abstract

Penelitian ini berjudul “Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Kawasan Mangrove di Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu”. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui partisipasi masyarakat Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu terhadap pengelolaan kawasan mangrove.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok pelestari mangrove yang merupakan masyarakat sekitar di Kecamatan Kusan Hilir dengan jumlah 96 orang, dengan sampel sebesar 96 orang menggunakan Sampel Penuh. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, penyebaran kuesioner (angket), dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor BPS dan Dinas Kelautan & Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik persentase.Hasil penelitian menunjukkan adanya partisipasi yang dilakukan masyarakat terhadap pengelolaan kawasan mangrove di Kecamatan Kusan Hilir yaitu dengan melakukan bentuk partisipasi berupa penanaman, pemeliharaan, dan pengawasan tanaman mangrove.Kata Kunci: Partisipasi, Masyarakat, Pengelolaan Kawasan Mangrove.
KERENTANAN KEBAKARAN DI KELURAHAN SUNGAI ANDAI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Ruth Fransisca; Sidharta Adyatma; Arif Rahman Nugroho
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.327 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v1i2.1409

Abstract

Penelitian ini berjudul Kerentanan Kebakaran di Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerentanan kebakaran di Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) Kelurahan Sungai Andai yang berjumlah 5.720 Kepala Keluarga (KK), dengan sampel berjumlah 263 Kepala Keluarga (KK) menggunakan teknik sampel random sampling. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan dan penyebaran koesioner atau angket, sedang data sekunder diperoleh dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah dan Kebakaran, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Badan Pusat Statistik, Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara dan Kantor Kelurahan Sungai Andai. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik presentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa kerentanan kebakaran tergolong rendah dengan kriteria sangat rendah berjumlah 10 KK atau 31,81%, kriteria rendah berjumlah 91 KK atau 34,61%, dan kriteria cukup rendah berjumlah 125 KK atau 47,52%. Kata Kunci : Kerentanan, Kebakaran
TINGKAT KEMISKINAN PENDUDUK DI KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU Ahmad Noor Suprayogie; Sidharta Adyatma; Eva Alviawati
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.535 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i4.1429

Abstract

ABSTRACKThe research entitle ''Rate Poverty of Population at Cempaka in Banjarbaru City South Kalimantan''. Reasearch to find out rate poverty of population at Cempaka in Banjarbaru city.            Population samplein this research were all poor population in Cempaka with total sample 297 householder.This primary was obtained from questionnaires, while secondary data obtained from Badan Pusat Statistik (BPS) Banjarbaru City, sub-district office Cempaka, Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB (BPMPKB) Banjarbaru City, books andjournals related to the research. The analysis used in the reseaech is technique of percentage.            The results of this in Sub Palam number of respondents as many as 39 householder, while the level of poverty in Palam Village at most entry Prosperous II as many as 27 householder or (69%). The number of respondents in the Sub Bangkal as many as 69 householder, while the poverty rate in Sub Bangkal most widely entered Prosperous II as many as 51 householder or (74%). The number of respondents in sub Sungai Tiung many as 78 householder, while the poverty rate in Sub Sungai Tiung at most entry Prosperous II as many as 59 householder or (76%).The number of respondents in the subCempaka as many as 111 householder, while the poverty rate in Sub Cempaka at most entry Prosperous II as many as 91 householder or (82%) and poverty in Cempaka largely fit into Prosperous II were distributed into four villages namely Palam Village, Village Bangkal, and Tiung Sungai Cempaka village. The total number of respondents who studied were 297 householder of which 67 householder or (22%) entered Sejahtera I, 228 householder or (77%) entered the Prosperous II and two souls or (1%) entered a prosperous III.  Keywords : Level, poverty, Population
FAKTOR PENYEBAB KEBERHASILAN PETANI NANAS DI DESA BUNGA JAYA KECAMATAN BASARANG KABUPATEN KAPUAS Eddy Rahman; Deasy Arisanty; Eva Alviawati
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.416 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i2.1472

Abstract

Penelitian ini berjudul “FAKTOR PENYEBAB KEBERHASILAN PETANI NANAS DI DESA BUNGA JAYA KECAMATAN BASARANG, KABUPATEN KAPUAS”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor sosial ekonomi yang menyebabkan keberhasilan petani nanas di Desa Bunga Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas.Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani nanas yang ada di Desa Bunga Jaya, Kecamatan Basarang , Kabupaten Kapuas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah mengambil sampel penuh, yaitu dengan mengambil seluruh populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petani nanas yang ada di Desa Bunga Jaya, Kecamatan Basarang. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan pengumpulan data yang diambil dari sumber pertama, meliputi observasi dan kuesioner (angket). Sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Pertanian, Kelompok usaha tani nanas, Kecamatan Basarang. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data statistik deskriptif menggunakan teknik distribusi frekuensi yang dilakukan dengan cara menghitung frekuensi data hasil penelitian kemudian di persentasikan. Menghitung sebaran persentase dari frekuensi untuk mengetahui faktor penyebab keberhasilan petani di Desa Bunga Jaya Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada beberapa faktoryang menghambat faktor keberhasilan petani nanas.faktor-faktor tersebut yaitu faktor modal tidak cukup, luas lahan yang kurang luas menyebabkan kurangnya hasil produktivitas nanas , tenaga kerja kurang keterampilan dan keahlian dalam mengelola nanas, pemasaran nanas.Kata Kunci: faktor, penyebab keberhasilan, petani nanas
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI ROTAN DI DESA BABAI KECAMATAN KARAU KUALA KABUPATEN BARITO SELATAN Regina Arisandi; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.673 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i4.1509

Abstract

This study entitled the welfare level of rattan farmers in Babai village, Karau Kuala district, southern Barito regency. The purpose of this study was to analyze the level of welfare of rattan farmers in the Babai village, Barito southern regency.The population in this study amounted 1600 heads of household with 310 samples, determination of this population by proportional random sampling technique. The primary data obtained through field observation and questionnaires (questionnaire), while secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) Southern Barito regency, Bappeda Southern Barito regency, Babai Village Office. The analysis technique used by using percentage technique.The results of the study showed that the stage of pre-prosperous family there are 25%, prosperous stage 1 there are 73%, while the stages of prosperous families there are 2%. Rattan farmer's welfare is unevenly because rattan prices often fluctuated. These situation has affect to result of rattan farmer income. Rattan farmer income in a week is Rp. 280,000, so within one month of rattan farmers get pay Rp. 1,040,000. The rattan farmers income is only sufficient for basic necessary and education of children, so for other necessary have not enough yet.Keywords: Level, Welfare, Farmer, Rattan.
ANALISIS KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR Devy Erlia; Rosalina Kumalawati; Nevy Farista Aristin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.958 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i3.3525

Abstract

Penelitian berjudul “Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dan Pemerintah Menghadapi Bencana Banjir di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar”. Tujuan penelitian adalah menganalisis kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penduduk dan aparat desa di Kecamatan Martapura Barat. Sampel pemerintah di Kecamatan Martapura Barat yaitu seluruh kepala desa yang desanya pernah mengalami bencana banjir berjumlah 13 orang. Sampel masyarakat pada penelitian ini adalah 317 kepala keluarga menggunakan penentuan sampel Isaac dan Michael. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, penyebaran kuesioner dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis statistik deskriptif menggunakan teknik persentase, untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah di Kecamatan Martapura Barat dalam menghadapi bencana banjir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir berada pada tingkat sedang dan tingkat kesiapsiagaan pemerintah menghadapi bencana banjir berada pada tingkat sedang. Kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana banjir berada pada tingkat sedang. Kata Kunci : Banjir, kesiapsiagaan, masyarakat dan pemerintah

Page 6 of 27 | Total Record : 267