cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIIIB SMP Negeri 1 Amuntai Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Hartini, Sri; Adi, Santi Minati; Jamal, M. Arifuddin
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i2.756

Abstract

One cause of low student learning outcomes are due to the model used by teachers is still less varied so that impact on student learning outcomes. Therefore a research was conducted aimed at improving student learning outcomes through cooperative learning model NHT. The specific objective of this study to describe: (1) adherence to the RPP; (2) social skills of students; (3) the results of student learning. This type of research is PTK Hopkins models consist of 3 cycles, covering planning, observation and observation, and reflection. Data obtained through observation, testing, and documentation. Data were analyzed descriptively qualitative and quantitative. The results showed: (1) adherence to the RPP in the first cycle 68% (good), the second cycle 82% (very good), and the third cycle 86% (very good); (2) social skills of students in the first cycle was in good category except the fourth aspect fifth category is still lacking, the second cycle of all aspects of a good category except the fourth and fifth aspects very well except category, and the third cycle of all aspects of excellent category, except the second aspect still categorized as good; (3) the results of student learning classical first cycle of 44% (completed), the second cycle of 77% (completed), and the third cycle of 88% (completed). It can be  concluded that the implementation of cooperative learning model NHT can improve student learning outcomes in a way more motivating teachers to participate in each learning.   
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Take and Give Nurkhatimah, Nurkhatimah; Zainuddin, Zainuddin; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.842

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa diduga karena siswa tidak aktif dan model pembelajaran yang berpusat pada guru menyebabkan perlunya dilakukan penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran kooperatif tipe take and give dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-A MTs Negeri 1 Pelaihari pokok bahasan pemantulan cahaya. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP, (2) keterampilan sosial siswa, (3) hasil belajar siswa, dan (4) minat siswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini penelitian tindakan kelas terdiri atas 3 siklus. Data diperoleh dari hasil tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Temuan yang diperoleh: (1) keterlaksanaan RPP siklus I 80,83% berkategori baik, meningkat menjadi 84,16% siklus II dan 86,67% siklus III berkategori sangat baik; (2) keterampilan sosial siswa pada siklus I 78,1% berkategori baik, meningkat berkategori sangat baik pada siklus II 82,5% dan siklus III 91,2%; (3) hasil belajar siswa meningkat dari 48,15% dan 74,07% pada siklus I dan II, meningkat lagi menjadi 88,89% pada siklus III; (4) minat siswa selama proses pembelajaran sebesar 81,89% berkategori sangat berminat. Diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran kooperatif tipe take and give efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-A MTs Negeri 1 Pelaihari pokok bahasan pemantulan cahaya.  
Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa Kelas X MS3 SMAN 2 Banjarmasin Pada Materi Gerak Melingkar Melalui Pengajaran Langsung Bermetode Pemecahan Masalah Refiana, Rina; Jamal, M. Arifuddin; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1048

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang tidak tepat mengakibatkan rendahnya kemampuan analisis siswa dalam menyelesaikan persoalan fisika. Tujuan khusus penelitian mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP selama proses pembelajaran, (2) keterampilan prosedural siswa, (3) kemampuan analisis siswa setelah mengikuti proses pengajaran langsung dengan metode pemecahan masalah. Oleh karena itu dilakukan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart dengan 2 siklus untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa. Teknik pengambilan data melalui tes, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu: (1) keterlaksanaan RPP selama proses pembelajaran meningkat yaitu 3,9 pada siklus I menjadi 4 pada siklus II dengan kategori sangat baik, (2) keterampilan prosedural siswa menggunakan metode pemecahan masalah menurut Polya meliputi memahami masalah, merancang rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali dapat meningkat dari siklus I ke siklus II dengan kategori sangat baik, (3) kemampuan analisis siswa setelah mengikuti pembelajaran juga meningkat yaitu ketuntasan klasikal sebesar 74,07% pada siklus I menjadi 92,59% pada siklus II. Diperoleh simpulan bahwa penerapan pengajaran langsung dengan metode pemecahan masalah dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa kelas X MS 3 SMAN 2 Banjarmasin pada materi gerak melingkar. 
Perbedaan Keterampilan Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran Fisika Menggunakan Metode Problem Posing dan Problem Solving Rahman, Adetya; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i1.767

Abstract

Teachers should be able to choose the method of learning that can help students in learning physics, namely the method of problem posing and problem-solving method. The purposes of this study are : (1) describe the learning physics skills by using problem posing method, (2) describe the learning physics skills by using problem solving method, and (3) know difference between learning physics skills by using problem posing method and problem solving method in class XI of Science SMAN 6 Banjarmasin. The type of this research is quasi experimental study. The sample consists of two groups, there are class of experiment I (class XI IPA 2) , and class of experiment II (class XI IPA 1) at SMAN 6 Banjarmasin. Data collection techniques are test and documentation. Data analysis uses prerequisite analysis, normality test and homogeneity test, then F test. The results of the research show: (1) learning physics skill that uses problem posing method has average 76,1  it is in good qualification, (2) learning physics skill that uses problem solving method has average 83,6  it is in good qualification too, and (3) the result of hypothesis examine shows that a difference in learning physics skill, which the value of probability in F test of learning physics skills is 0,013 < 0,05 that H0 is rejected, it means that there are difference in learning physics skill between the experiment class 1 and experiment class 2 on impulse and momentum material. 
Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Rahmah, Siti; jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.819

Abstract

Teaching and learning Process by teacher center on class effect at the skill of student social. Low of students’ skill during teaching and learning process of Physics study indirectly low influencing of students’ learning result. Therefore the researcher did the research with the aim to uplift skill class student social of XI TGB B SMNKN 5 Banjarmasin at static fluid discussion fundamental through applying of the study of type co-operative of Team games of Tournament. This Research type of Class Action Research (CAR) model Hopkins Which the research consist of 3 cycles, every cycle cover planning, observation and perception, and also reflection. The subject of the research is 20 class student of XI. This Matter is caused by done/conducted] study still centrally [at] teacher without entangling student actively. [Is] therefore done by research with the aim to increase the skill of student social by applying the model study of type co-operative of TGT. Data obtained to through etiquette, observation, test, and documentation. Data analyze descriptively qualitative and quantitative. Result of data analysis shows 1) the result of lesson plan [at] cycle of I, II, and III each of 63 %, 64 %, and 73 2) uplifting of skill of social [at] cycle of I, II, and III each of 27 %, 44 %, and 43,7 3) result learn student [at] cycle of I, II, and III each  0 %, 50 %, and 5,29 %, and 4) student response to model study of type of TGT unfavourable in general.  
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII B SMP Negeri 1 Tamban Pada Materi Ajar Kalor Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Yuliandary, Aidha; Zainuddin, Zainuddin; Wati, Mustika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.867

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Tamban terhadap pelajaran fisika mendorong perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Tamban pada materi ajar kalor menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI). Tujuan secara umum, yaitu mendeskripsikan:(1) keterlaksanaan RPP (2) keterampilan sosial siswa (3) hasil belajar siswa (4) respon siswa.  Penelitian ini menggunakan alur penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis secara deskritif kualitatif dan deskritif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I, II dan III, yakni sebesar 88%; 92% dan 100%. (2) ketuntasan siswa secara klasikal pada siklus I, II dan III masing-masing sebesar 74%; 83%; dan 96%. (3) keterampilan sosial siswa pada siklus I, II dan III, yakni sebesar 89 %, 96% dan 98% dengan kategori sangat baik. (4) respon siswa terhadap proses pembelajaran kooperatif tipe TAI banyak memberikan respon yang positif dengan katagori baik. Diperoleh simpulan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI  pada materi ajar kalor efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Tamban.  
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pengajaran Langsung Dengan Metode Problem Solving Herman, Herman; Wati, Mustika; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.893

Abstract

Motivasi belajar memiliki peran yang sangat besar bagi keberhasilan belajar siswa, namun kenyataan menunjukkan motivasi belajar siswa kelas VII D SMPN 13 Banjarmasin masih rendah. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa menggunakan pengajaran langsung dengan metode problem solving. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, motivasi belajar, hasil belajar dan respon siswa terhadap pembelajaran. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Hopkins dengan tahapan plan, action/observation, dan reflection. Teknik pengambilan data melalui hasil belajar, observasi,  angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian yaitu: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I sebesar 93,34% dan siklus II sebesar 100% dalam ketegori baik, (2) motivasi belajar siswa pada siklus I meliputi ulet dalam menghadapi kesulitan, dan menunjukkan minat sudah baik, tetapi pada aspek tekun menghadapi tugas, senang bekerja mandiri dan tidak cepat bosan cukup baik. Pada siklus II semua aspek baik. (3) hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 15,62% (belum tuntas) meningkat pada siklus II sebesar 87,5% (tuntas) dan (4) respon positif siswa terhadap proses pengajaran. 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-F SMPN 10 Banjarmasin Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Siklus 5E Jannah, Raudatul; Zainuddin, Zainuddin; Mastuang, Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.801

Abstract

Hasil belajar siswa yang masih dibawah KKM  disebabkan model pembelajaran guru dikelas yang selama ini dalam pembelajaran fisika  masih  menggunakan metode ceramah. Tujuan dalam penelitian adalah mendeskripsikan carameningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian adalah untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas belajar siswa, (3) hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah PTK model Kemmis dan Mc Taggart yangterdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian siswa kelas VIII F SMP Negeri 10 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan RPP  model pembelajaran siklus 5E pada siklus I, dan II terlaksana dengan baik, (2) ketuntasan hasil belajar siswa  pada mata pelajaran IPA .klasikal dari siklus I sampai dengan siklus II mengalami peningkatan, (3) Aktivitas belajar siswa pada siklus I, dan II  mengalami peningkatan. Diperoleh simpulan bahwa pennggunaann model pembelajaran siklus 5E pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII F SMP Negeri 10 Banjarmasin.  
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Pembelajaran IPA SMP Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Mukarram, Abdullah Al; Hartini, Sri; Wati, Mustika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.889

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah. Hal ini diduga karena perangkat pembelajaran seperti LKS dan media yang digunakan siswa belum mampu membantu dalam menemukan konsep dan merangsang kemampuan berpikir kritis siswa.Oleh sebab itu dilakukan penelitian pengembangan LKS dan media pembelajaran IPA dengan tujuan dihasilkan LKS dan media pembelajaran IPA SMP berbasis keterampilan berpikir kritis. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) kelayakan LKS yang dikembangkan, (2) kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan, (3) keterampilan berpikir kritis siswa, (4) respon siswa terhadap LKS, (5) respon siswa terhadap media. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII-E berjumlah 33 siswa.Data diperoleh dengan instrumen validasi LKS dan media, lembar penilaian keterampilan berpikir kritis dan angket respon terhadap LKS dan media.Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) LKS yang dikembangkan sebesar 94,26% berkategori sangat layak, (2) media pembelajaran yang dikembangkan sebesar 95,00% berkategori sangat layak, (3) keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 93,32% berkategori sangat baik, (4) respon siswa terhadap LKS sebesar 75,40% berkategori baik, (5) respon siswa terhadap media sebesar 77,00% berkategori baik. Diperoleh kesimpulan bahwa LKS dan media yang dikembangkan layak digunakan dan membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis.  
Keefektifan Model Children Learning in Science (CLIS) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Rasional Siswa Zainuddin, Zainuddin; Marlina, Marlina
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.882

Abstract

The low of rational thinking skills of students in learning physics models encourage researchers to carry out Children’s Learning in Science (CLIS). This study aims to determine how the effectiveness of learning by using the model CLIS. The specific aims of research describing: (1) the ability of the teacher to manage the model CLIS, (2) rational thinking skills of students, (3) classical completeness student learning outcomes after participating in learning, (4) students response to the model CLIS. The study was designed and implemented using classroom action research. The subject of this study is researcher and lecturer, 2 observers and 33 students of grade XI RPL SMK 4 Banjarmasin. The technique uses test data collection, observation, questionnaires, and documentation. The results showed an increase in the ability of teachers to manage the model CLIS in cycle I, II, and III respectively by 77.78%, 86.67%, and 94.44% aspects of the rational thinking skills students in cycle I, II, and III in general has increased very well. An increase in mastery learning outcomes classical cycle I, II, and III respectively amounted to 87.87%, 96.97% and 96.97%, CLIS students response to the model in general is quite good. 

Page 6 of 58 | Total Record : 573


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue