cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Penunjang Materi Ajar Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Mahfuziannor, M.; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.832

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa Indonesia salah satunya disebabkan karena LKS yang beredar kebanyakan hanya berisi ringkasan materi dan soal-soal, sehingga belum efektif melatihkan keterampilan proses sains. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan menghasilkan LKS dan media penunjang untuk melatihkan keterampilan proses sains. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan kelayakan LKS dan media penunjang, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Ujicoba dilakukan pada 21 siswa SMPN 1 Candi Laras Selatan. Desain penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, pengamatan, angket respon, dan dokumentasi serta teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan (1) LKS yang dikembangkan sangat layak dalam format/isi LKS, kebahasaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,65; (2) Media penunjang yang dikembangkan sangat layak dalam fungsi/kegunaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,80; (3) Keterampilan proses sains siswa sebesar 14,29% sangat terampil dan 85,71% terampil. Siswa terampil dalam mengamati, merumuskan hipotesis, melakukan penyelidikan, membaca hasil pengukuran, menganalisis data, memprediksi, dan menarik kesimpulan, tetapi cukup terampil dalam mengidentifikasi variabel; dan (4) Respon positif siswa dalam hal minat dan sikap terhadap LKS dan media penunjang. Diperoleh simpulan bahwa LKS dan media penunjang materi ajar kemagnetan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP.  
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X-1 SMA Negeri 12 Banjarmasin Melalui Penerapan Model Pengajaran Langsung Pada Pokok Bahasan Gerak Melingkar Norhasanah, Norhasanah; Jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.871

Abstract

Kurangnya peran aktif siswa selama proses pembelajaran berdampak pada rendahnya hasil belajar. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tindakan kelas dengan model Hopkins. Tujuan khusus  mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, hasil belajar, aktivitas, dan respon siswa terhadap proses pengajaran langsung. Hasil penelitian menunjukkan (1) kategori keterlaksanaan RPP pada siklus I 61% (baik), II 82% (sangat baik), dan III 89% (sangat baik), (2) peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I 42% (belum tuntas), II 73% (belum tuntas), dan III 96% (tuntas), (3) aktivitas siswa mengalami peningkatan dengan kriteria baik, (4) respon siswa terhadap proses pengajaran langsung berkategori baik. Simpulan bahwa penerapan model pengajaran langsung pada materi pokok gerak melingkar di kelas X-1 SMAN 12 Banjarmasin dapat meningkatkan hasil belajar siswa.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Hidayat, Muhammad Wahyu; Zainuddin, Zainuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1027

Abstract

Hasil belajar siswa kelas X SMA PGRI 6 Banjarmasin masih rendah hal ini disebabkan dalam pembelajaran fisika di sekolah kebanyakan menggunakan metode pembelajaran berupa ceramah dan kebanyakan dilakukan praktikum. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang layak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran materi listrik dinamis, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran materi listrik dinamis dilihat dari keterlaksanaan RPP, (3) efektivitas perangkat pembelajaran dilihat dari tes hasil belajar kognitif. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Data diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan berdasarkan hasil penilaian yang berada dalam kategori baik menurut validator, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP yang berkategori sangat baik, (3)  perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score hasil belajar yang berkategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran materi listrik dinamis yang dikembangkan untuk siswa SMA menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dinyatakan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.    
Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTsN Mulawarman Banjarmasin Pada Mata Pelajaran IPA Khairiah, Khairiah; Wati, Mustika; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.812

Abstract

Adanya faktor diri yang cenderung terabaikan dalam proses pembelajaran membuat tidak semua siswa memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk mengaktualisasikan segala potensi dirinya sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan diri dengan hasil belajar siswa kelas VIII MTsN Mulawarman Banjarmasin pada Mata Pelajaran IPA. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di MTsN Mulawarman Banjarmasin dengan sampel berjumlah 152 siswa, yang diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan nilai ulangan bulanan siswa. Jenis penelitian adalah kuantitatif korelasional dan metode analisis yang digunakan adalah korelasi-regresi. Hasil penelitian ini menemukan r = 0,941, sumbangan efektif dari variabel X sebesar 88,4%. Simpulannya terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kepercayaan diri dengan hasil belajar siswa kelas VIII MTsN Mulawarman Banjarmasin pada Mata Pelajaran IPA.  
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA (PBF) Rizkyanda, Novinda; Jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i1.862

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dalam melalui model PBF pada pokok bahasan konsep zat. Secara khusus untuk mendeskripsikan keterlaksanaan RPP model PBF, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan respon siswa. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindakan kelas model Hopkins. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep pada aspek translasi, aspek interpretasi, dan aspek ekstrapolasi. Hasil observasi pada pembelajaran model PBF terlaksana dengan baik dan aktivitas siswa mengarah pada student centered learning. Berdasarkan angket yang disebar menunjukkan respon siswa  terhadap pembelajaran secara umum tergolong baik. Diperoleh simpulan bahwa pemahaman konsep siswa dapat ditingkatkan melalui model PBF. Kata kunci: Pemahaman konsep, model PBF, konsep zat
Implementasi Model Generative Learning Untuk Mereduksi Miskonsepsi Fisika Pada Materi Ajar Dinamika Partikel Primayoga, Giat; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.886

Abstract

Tingginya tingkat miskonsepsi siswa kelas X.1 MAN 2 Model Banjarmasin mendorong peneliti melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, tingkat miskonsespsi, hasil belajar, dan respon siswa terhadap pembelajaran generatif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Tagart sebanyak 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I sebesar 55,71% (cukup baik), siklus II sebesar 74.30% (baik), dan siklus III sebesar 90,00% (sangat baik), (2) tingkat miskonsepsi fisika pada siklus I sebesar 48,57% (hampir setengahnya), siklus II 32,38% (hampir setengahnya), dan siklus III 19,59% (sebagian kecil), (3) hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 68,60% (tidak tuntas), siklus II sebesar 80,00% (tidak tuntas), dan siklus III sebesar 91,43% (tuntas), dan (4) respon siswa positif terhadap proses model generative learning. Disimpulkan bahwa implementasi model generative learning dapat mereduksi miskonsepsi fisika siswa kelas X.1 MAN 2 Model Banjarmasin pada materi ajar dinamika partikel.  
Komparasi Penggunaan Media Animasi Dengan Media Slide Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII DI SMP Negeri 15 Banjarmasin Hatimah, Husnul; Zainuddin, Zainuddin; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i1.772

Abstract

Penggunaan media pembelajaran di sekolah SMP Negeri 15 Banjarmasin masih sangat rendah terutama penggunaan media komputer, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui ada/tidaknya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media animasi dan media slide, dengan tujuan khusus untuk (1) mengetahui hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media slide; (2) mengetahui hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media animasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi  experimental design. Desain eksperimen yang digunakan pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan  terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan media animasi dengan media slide terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 15 Banjarmasin, berdasarkan uji t  menunjukkan nilai asymp sig. 2-tailed sebesar 0,043. Hasil ini didukung oleh data-data: (1) hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media slide berdasarkan nilai pretest dan posttest terdapat peningkatan dari nilai rata-rata siswa 46,5909  menjadi 68,7652; (2) hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media animasi berdasarkan nilai pretest dan posttest terdapat peningkatan yang lebih tinggi dibanding hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media slide yaitu dari nilai rata-rata siswa 44,6970  menjadi 75,0000.   
Penerapan Model Pembelajaran Means End Analysis (MEA) Dalam Setting Di Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Juniyarti, Nina
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.851

Abstract

The low analysis skills of the student to science materials resulted in lower learning outcomes. Therefore conducted research to increase learning outcomes of the student with learning models MEA. Specific objectives of this research to describe: (1) implementation lesson plan, (2) analysis skills, (3), learning outcomes, (4) students interests. This research uses classroom action research consisted of 3 cycles. Research subjects were 26 students. Data obtained from learning outcomes tests, observations, questionnaires,  and documentation. Analyzed data from the qualitative description and quantitative description.  The result of research showed that  (1) implementation lesson plan on cycle I 85,55%, cycle II 87,15% and cycle III 92,72% and categorized very well, (2) analysis skills on cycle I 56,86%, cycle II 75,58%, and cycle III 80,93% and categorized very well. (3) enhancement completeness learning outcomes of the student in the classically on cycle I 15,34% (not completed), cycle II 85,0% (complete), and cycle III 100% (complete), (4) students interests in general classified good. We conclude that application of learning models MEA can increase learning outcomes of student class of X-H MA Negeri 2 Model Banjarmasin on the subject of heat transfer. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Generatif Berintegrasi Imtak Pada Materi Ajar Listrik Dinamis Bagi Siswa Kelas X MAN 1 Banjarmasin Fitriah, Lutfiyanti
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.876

Abstract

The development of generative learning materials integrated to faith and piety on dynamic electricity subject for the students of class X MAN 1 Banjarmasin. The instructional materials in class X of MAN 1 Banjarmasin so far only designed to make students understanding knowledge of physics or not integrated to faith and piety values. The aim of this research is to describe the effectiveness of the implementation of generative learning materials integrated to faith and piety on dynamic electricity subject for the students of class X MAN 1 Banjarmasin. The specific aims in this research are to describe: (1) feasibility of instructional materials that are developed, (2) lesson plan implementation, (3) result study of product, (4) result study of faith and piety, and (5) students response. This is development research that refers to Dick and Carry model. The research design is one group pretest-posttest design. The validations of instructional materials (lesson plan, hand out, student worksheet, and test) are in feasible category. The class tryout result shows that: (1) lesson plan implementation for each meeting is 100%, (2) results study of product for each meeting are reached classical completeness to 55,56%; 71,88%; and 91,67%, (3)  results study of faith and piety for each meeting is reached classical completeness to  33,33%; 96,88%; and 63,89%, and (4) students response to this learning is good. The effectiveness of the implementation of learning is 69,43% so that it could be concluded that generative learning integrated to faith and piety on dynamic electricity subject for the students of class X MAN 1 Banjarmasin is effective to improve student study result.  
Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Siswa Kelas X MS 6 DI SMA Negeri 2 Banjarmasin Melalui Strategi ARCS Dalam Setting Pengajaran Langsung MS, Rena Mahardika; Jamal, Muhammad Arifuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1046

Abstract

Tidak tuntasnya pelaksanaan model pembelajaran di kelas X MS 6 SMAN 2 Banjarmasin menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas siswa, (3) hasil belajar kognitif siswa, dan (4) motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian tindakan kelas Kurt Lewin, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar pengamatan, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan strategi ARCS dalam setting pengajaran langsung (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I dan II berkategori sangat baik, (2) aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap aspeknya dengan kategori baik, kecuali aspek menyampaikan pendapat dan mengajukan pertanyaan pada siklus I berkategori cukup baik, (3) ketuntasan hasil belajar siswa meningkat, secara berturut-turut persentase ketuntasan individual pada siklus I dan II sebesar 81,48% dan 92,59%, (4) motivasi belajar siswa pada aspek ARCS mengalami peningkatan berkategori baik. Diperoleh simpulan bahwa untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dapat dilakukan dengan salah satu caranya yaitu menampilkan video yang berbeda-beda untuk setiap pokok bahasan baru.

Page 5 of 58 | Total Record : 573


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue