cover
Contact Name
Sadang Husain
Contact Email
sadanghusain@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalflux@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Fisika FLUX
ISSN : 1829796X     EISSN : 25411713     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika FLUX is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of physics including applied physics, which includes: physics instrumentation and computation, biophysics, geophysics, physics materials, theoretical physics, and physics education. Journal use single peer reviewed to publish. This journal is published by Universitas Lambung Mangkurat Press. ISSN 1829-796X (print) and ISSN 2541-1713 (online) Jurnal Fisika FLUX is published twice a year. Articles will be peer reviewed first. Once ready to be published immediately on the current edition.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Estimasi Resiko Radiasi Janin pada Pemeriksaan Radiografi Pelvis Giner Maslebu; Jodelin Muninggar; Satriya Ary Hapsara
Jurnal Fisika FLUX Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.879 KB) | DOI: 10.20527/flux.v14i1.3579

Abstract

Sinar-X merupakan sumber radiasi pengion yang paling banyak digunakan untuk pemeriksaan diagnostik dalam aplikasi klinik. Radiasi pengion memang memberikan manfaat yang besar dalam pemeriksaan radiodiagnostik, namun paparan radiasi memiliki resiko yang berbahaya sehingga proteksi radiasi terhadap pasien atau pekerja di sekitar daerah smber radiasi perlu diperhatikan, terutama wanita hamil karena berdampak langsung kepada janin. Dalam penelitian digunakan pesawat radiologi planar dengan filter 2 mmAl, solid water phantom dengan ketebalan sebesar 20 cm yang merepresentasikan ketebalan Pelvis, dan Multimeter X-ray untuk pengukuran dosis x-ray pada Focus to Film Distance (FFD) berturut – turut adalah 100 cm, 110 cm, 120 cm, 130 cm, 140 cm dan 150 cm. Pada setiap FFD, digunakan tegangan mulai dari 70  kVp, 73  kVp, 77  kVp, 81  kVp, 85  kVp, 90  kVp hingga 96  kVp pada beban tabung 10 mAs. Penentuan estimasi dosis janin dilakukan dengan menggunakan program Fet.Dose V5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai faktor resiko radiasi terhadap janin sebanding dengan tegangan tabung (kVp) dan berbanding terbalik dengan jarak obyek ke sumber radiasi. Untuk satu kali iradiasi dengan pesawat sinar-x dengan pengaturan yang memungkinkan nilai faktor resiko radiasi tertinggi untuk janin diperoleh pada FFD 100 cm dan tegangan tabung 96 kVp sedangkan nilai faktor resiko radiasi terendah diperoleh saat FFD 150 cm dan tegangan tabung 70 kVp.
IDENTIFIKASI JENIS TANAH PADA LAHAN PEMUKIMAN BERDASARKAN INTEGRASI PENGUKURAN GEOLISTRIK 3D DAN UJI INDEKS PROPERTIES TANAH DI PERUMAHAN ISTANA TIDAR REGENCY-JEMBER Supriyadi Supriyadi; N Priyantari; D.P Sulistyani; W.A Mayasari
Jurnal Fisika FLUX Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.13 KB) | DOI: 10.20527/flux.v13i1.1634

Abstract

Geoelectrical 3D resitivity measurement and soil’s index properties test has been conducted to determine soil type on settlement area Istana Tidar Regency, Jember. Resistivity measurement and soil sampling conducted at unoccupied area that have latitude (08°10’10,1” -08°10’11,9”) S and longitude (113°43’40,0”- 113°43’41,1”) E. Resistivity image of subsurface structure show that this settlement area was dominated by silty clay and sandysilt.To obtain more detailed information about the type of soil and its physical – mechanical properties, laboratory test done using soil’s index properties test. The result of soil’s index properties test show that this settlement area was dominated by silty clay have fine sand gradation and moderate plasticity. 
Analisis Elektron Beam Profile Constancy pada Pesawat Linac Edi Guritna; Giner Maslebu; Nur Aji Wibowo; Muhammad Hidayatullah
Jurnal Fisika FLUX Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.533 KB) | DOI: 10.20527/flux.v14i2.4134

Abstract

Radioterapi adalah pengobatan penyakit terutama tumor atau kanker ganas dengan menggunakan radiasi elektromagnetik (Sinar-X dan Gamma) dan radiasi partikel (elektron, proton, dan neutron). Salah satu alat radioterapi modern yang digunakan dalam pengobatan penyakit kanker adalah linear accelerator (linac). Alat radioterapi ini menghasilkan elektron dan sinar-X (foton) yang dibangkitkan oleh generator dan mempunyai energi yang bervariasi. Dalam penelitian profil dosis, digunakan pesawat liner accelerator (linac) Siemens Primus berkas elektron 5 MeV dengan luas lapangan radiasi berkisar dari 5×5 cm2 sampai 25×25 cm2. Pengukuran profil dosis dilakukan dengan menggunakan water phantom,  detektor farmer chamber dan condenser chamber yang dilengkapi dengan  computer control units (CCU) serta dilakukan untuk arah crossline dan inline pada kedalaman Dmax dan kedalaman tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil berkas sinar elektron energi 5 MeV pada kedalaman tertentu dan Dmax dengan variasi luas lapangan 5×5 cm2, 10×10 cm2, 15×15 cm2, 20×20 cm2, 25×25 cm2. Hasil analisis profil dosis pada berkas elektron 5 MeV menunjukkan bahwa lapangan 5×5 cm2 memiliki nilai flatness yang cukup besar sehingga dalam kalibrasi maupun terapi radiasi perlu diperhatikan penggunaan  luas lapangan tersebut. Dalam penelitian ini juga didapatkan bahwa nilai flatness paling ideal (nilai flatness rendah) terjadi pada lapangan 15×15 cm2. Sehingga ada luas lapangan lain yang bisa digunakan untuk treatment maupun kalibrasi selain 10×10 cm2 yaitu 15×15 cm2 yang memiliki nilai flatness rendah.
Modul Perangkat Lunak Monitoring Daya Sel Surya pada Pelacakan Posisi Matahari Harian Menggunakan Delphi Martha Adelina Sihombing; Ade Agung Harnawan; Tetti Novalina Manik
Jurnal Fisika FLUX Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.653 KB) | DOI: 10.20527/flux.v14i1.3838

Abstract

Solar cell power monitoring software module in measurement of current and voltage has been made using data acquisition system device. This module is programmed by Delphi and designed according to the necessities for solar cell monitoring. Necessities for monitoring include many data that will be monitored, i.e: current, voltage, power, time and chart. This module will be integrated with hardware so that the data measured by the hardware can be acquired and displayed by the software module. All monitored data are also displayed through Microsoft Excel which then can be saved. Data acquired from the test are i.e: 0,05 A for current1, 0,2 A for current2, 0,027 V for voltage1, 0,15 V for voltage2, 0,001 W for power1, and 0,004 for power2.
KAJIAN TEKNIS GEOMETRI PELEDAKAN PADA KEBERHASILAN PEMBONGKARAN OVERBURDEN BERDASARKAN FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN Rudi Frianto; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Jurnal Fisika FLUX Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.475 KB) | DOI: 10.20527/flux.v11i1.2621

Abstract

Abstrak: Kajian teknis geometri peledakan pada keberhasilan pembongkaran overburden berdasarkan fragmentasi hasil peledakan pada pit 3 dan pit 4 PT. Aktuhup, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya, Propinsi Kalimantan Tengah telah dilakukan. PT. Asmin Koalindo Tuhup merupakan perusahaan tambang batubara yang menghasilkan batubara yang berkualitas tinggi yang sering disebut Coking Coal. Dalam mendapatkan batubara tersebut dilakukan kegiatan pembongkaran overburden yang tidak lepas dari kegiatan pemboran dan peledakan. Geometri peledakan yang digunakan ada3, yaitu burden 6,5m x spasi 7,5m, burden 7m x spasi 8m dan burden 7,5m x spasi 8,5m. Perbedaan geometri ini menghasilkan fragmentasi hasil peledakan yang berbeda juga, serta berdampak pada proses selanjutnya yaitu penggalian dan pemuatan yang dilakukan oleh alat gali muat Liebherr 9250 dan Liebherr 9350. Metode kaijan teknis menggunakan software Split Desktop (Photographic) dan dibandingkan dengan teoritis menggunakan metode Kuzram. Hal ini dilakukan untuk mengetahui fragmentasi hasil peledakan. Hasil dari Split Desktop berupa prosentase ukuran fragmen yang digunakan untuk membandingkan hasil  fragmentasi dari geometri peledakan yang digunakan dan menghubungkannya dengan digging time  dan  bucket fillfactor alat  galimuat. Hasil dari kajian  menunjukkan bahwa geometri yang optimum adalah geometri 7mx8m memiliki fragmentasi hasil peledakan dengan persentase 30,41% (ukuran≤200 mm), 23,95% (ukuran 201-400 mm), 21,99% (ukuran 401-600 mm),15,51% (ukuran 601-800 mm) dan 8,14% (ukuran>800 mm) dengan digging time 10,99 sekon dan bucket fill factor sebesar 69,76%. Rancangan geometri peledakan yang direkomendasikan berdasarkan alat gali muat yang digunakan, tinggi jenjang yang direncanakan dan ukuran fragmen rata-rata yang dikehendaki sebesar 30 cm. Kata Kunci:   Geometri Peledakan, Fragmentasi, Split Desktop, Kuz-Ram, DiggingTime, Bucket Fill Factor
OPTIMASI COMMON MODE REJECTION RATIO (CMRR) PADA PENGUAT INSTRUMENTASI Ahmad Rahimi; Iwan Sugriwan; Tetti Novalina Manik
Jurnal Fisika FLUX Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.468 KB) | DOI: 10.20527/flux.v10i2.2638

Abstract

yang sering ada dalam rangkaian sistem sensor. Sinyal keluaran dari sensor biasanyasangat kecil sehingga perlu penguatan untuk dapat terbaca pada rangkaianselanjutnya. Sifat penguatan tidak hanya menguatkan sinyal asli pengukuran, tetapijuga sinyal noise dari rangkaian sistem sensor. Untuk mendapatkan sinyal aslidiperlukan rangkaian penguat yang bisa menolak sinyal noise tersebut. Penelitian inimelakukan optimasi. Common Mode Rejection Ratio (CMRR) pada penguatinstrumentasi dengan cara memilih nilai kombinasi tahanan. Software yang digunakansebagai tampilan antarmuka adalah Graphical User Interface (GUI) MATLAB R2008.Hasil running program, diperoleh CMRR optimum dengan nilai 8,90077.105 ditentukanoleh konfigurasi RG 13074 Ω, R1 dan R2 adalah 630 KΩ, menghasilkan penguatansebesar 97,3745 kali dan desibelnya 118,9886. Nilai optimum CMRR dengan IntegrateCircuit (IC) penguat operasional OP07 bernilai 8,90077.105, sedangkan LM725 bernilai1,54562.105, dan LM741 bernilai 0,47732.105. Dengan mengoptimalkan kinerja fiturCMRR, maka kerja penguat instrumentasi akan lebih maksimal.Kata Kunci: CMRR, noise, Operational Amplifier, optimasi
Estimasi Curah Hujan Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Muhammad Rizalihadi; Simon S Siregar; Sudarningsih Sudarningsih
Jurnal Fisika FLUX Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.285 KB) | DOI: 10.20527/flux.v6i2.3061

Abstract

Rain is weather phenomenon caused by climate’s physical conditionsof atmosphere variables such as temperature, air pressure, air density, humidityand wind of velocity. Many researches on rain have been undertaken inIndonesia. Many statistic models are resulted from those researches;nevertheless, in statistic models climate’s physical conditions are not consideredas components which affect the rain occurrence. Besides, estimating the amountof rain that is to fall-whether it is increasing, decreasing, or static- with statisticmodels is still unsure. Physical and mathematical approaches of weathervariables only are not enough to estimate rainfall. More interpretations areneeded to apply. Therefore, this research implements a way to estimate dailyrainfall using a method called Artificial Neural Network. As parameter of theinputs of JST program, then the data of daily temperature, air humidity and windspeed play important roles, while the output which is manifested in daily rainfalltested in data scale, a period of 5-9 years. The results obtained show that JSTmethod enables us to estimate daily rainfall of Kota Banjarbaru.
Pemetaan Potensi Lahan di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Daratun Nurrahmah; Nurlina Nurlina; Simon Sadok Siregar
Jurnal Fisika FLUX Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.962 KB) | DOI: 10.20527/flux.v7i1.3081

Abstract

In this research, SIG is used to analyse potency of land in KabupatenTapin, using method of scoring of parameters such us of ground type, rock type,bevel inclination, irrigate surface, and erotion level. Every parameter classified byaccording to reference, later then analysed with method overlay, and conductedby a calculation make an index to land potency. Map of potency of land yieldedfrom method of scoring of parameter consisted of 5 classes that is very high,high, medium, low, and very low. As according to function from area of divisibleland become 5 areas, among other things the covert area, prop area, limitedpreserve area, preserve area of annual crop and area of season crop. Spasialmodeled make an index to land potency give good result, because having asaccording to plan of regional planology that existed in Kabupaten TapinKalimantan Selatan.
Karakterisasi Kaolin Lokal Kalimantan Selatan Hasil Kalsinasi Sunardi Sunardi; Utami Irawati; Totok Wianto
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2398.733 KB) | DOI: 10.20527/flux.v8i1.3106

Abstract

Kajian tentang karakteristik kaolin lokal asal Tatakan, Tapin, KalimantanSelatan setelah proses kalsinasi pada temperatur 800°C selama 3 jam telah dilakukanuntuk mengetahui perubahan struktur kaolin. Sampel kaolin sebelum dan setelahproses kalsinasi dianalisis menggunakan spektroskopi infra merah (FTIR), difraksisinar X (XRD) dan scanning electron microscopy (SEM). Hasil analisis menggunakanFTIR menunjukkan terjadinya kerusakan struktur dari kaolin akibat proses kalsinasiyang ditandai dengan hilangnya puncak serapan khas dari kaolin. Berdasarkan dataXRD dan analisis morfologi menggunakan SEM, proses kalsinasi menyebabkanperubahan struktur kaolin dari pseudoheksagonal berlapis menjadi fasa amorf.
Pemodelan Sebaran Sistem Hidrotermal dan Identifikasi Jenis Batuannya dengan Metode CSAMT (Studi Kasus Gunungapi Ungaran) Arif Ismul Hadi; Kirbani Sri Brotopuspito; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Fisika FLUX Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.423 KB) | DOI: 10.20527/flux.v6i1.3048

Abstract

The investigation of the hydrothermal system distribution andidentification of its rock type has been done by CSAMT method at Ungaran Volcano area. The acquisition data has been done around 750 m x 100 m area with 4 lines at N750E direction. Sounding site distanced 250 m, whereas the data was measured by Stratagem model 26716-01 Rev.D. Processing of the data wasstarted by 1-D inversion of Robust method. The 1-D results were then used as the input of MT2D software. The results showed that subsurface resistivity were 8.6 to 46.4 Ωm estimated as hydrothermal system, 55.8 to 102.6 Ωm estimated as aquifer zone or permeable saturated zone, 145.3 to 495.7 Ωm  stimated as pra-caldera rock associated with vapor dominated zone, and 1420.5 to 15.083 Ωm estimated as lava pile associated with basaltic and andesitic rock. The most prospective hydrothermal system area existed at all along line 4 on 30 to 140 m depth.

Filter by Year

2008 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 1 (2026): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 3 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 2 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 3 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 1 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019 Vol 16, No 2 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018 Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2017 Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2017 Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 9, No 2 (2012): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 More Issue