cover
Contact Name
Sadang Husain
Contact Email
sadanghusain@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalflux@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Fisika FLUX
ISSN : 1829796X     EISSN : 25411713     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika FLUX is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of physics including applied physics, which includes: physics instrumentation and computation, biophysics, geophysics, physics materials, theoretical physics, and physics education. Journal use single peer reviewed to publish. This journal is published by Universitas Lambung Mangkurat Press. ISSN 1829-796X (print) and ISSN 2541-1713 (online) Jurnal Fisika FLUX is published twice a year. Articles will be peer reviewed first. Once ready to be published immediately on the current edition.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Pengaruh Tekanan Pori Terhadap Sistem Perminyakan: Studi Kasus Lapangan DF Cekungan Kutai Dhiau Rahman Fikri; A. Haris; Rinaldo Rinaldo; Suwondo Suwondo
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.22439

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara distribusi tekanan pori dan elemen sistem perminyakan berdasarkan analisis data log satu sumur eksplorasi. Metode yang digunakan mencakup interpretasi log gamma ray (GR), resistivitas (ILD), neutron porositas (NPHI), densitas (RHOB), dan sonik (DT), dengan estimasi tekanan pori menggunakan pendekatan Eaton berbasis tren kompaksi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa interval dalam Formasi Balikpapan memiliki karakteristik fisik yang mendukung akumulasi hidrokarbon, antara lain resistivitas tinggi, porositas besar, dan lambatnya perambatan gelombang akustik. Crossplot porositas-densitas mengindikasikan dominasi dolomit, terutama pada Formasi Balikpapan dan Kampung Baru, yang meningkatkan potensi sebagai reservoar. Zona tekanan luap pertama teridentifikasi di Formasi Kampung Baru dan berkembang lebih lanjut di interval lain, dengan dominasi di Formasi Pulau Balang yang tersusun atas batuan impermeabel dan berfungsi sebagai penghalang migrasi fluida. Formasi Pamaluan menunjukkan potensi sebagai batuan induk atau batuan penutup tambahan, tergantung pada tingkat kematangan dan posisi stratigrafinya. Integrasi karakteristik litologi dan analisis tekanan pori sangat krusial untuk mengidentifikasi zona prospek sekaligus meminimalkan risiko dalam eksplorasi sumber daya migas.
Facial Thermal Dynamics Analysis as an Indicator of Emotion and Physiological Stress: A Biophysical Study on College Students During Physics Learning Aris Widodo; Uswatun Chasanah
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.23176

Abstract

This research explores facial thermal dynamics as a non-invasive indicator of emotion and physiological stress in Indonesian students during physics learning, given the prevalence of mental health issues in this demographic. Academic stress triggers the body's stress response, causing measurable changes in skin surface temperature. Analyzing these variations offers a potential biomarker to assess physiological stress and its associated mental health risks. Using a quantitative approach, the study measured the facial temperature of four participants on their forehead, nose, and lips with a Uti120s thermal camera during four distinct stages of a physics lesson, with the thermographic data subsequently analyzed via Python to calculate temperature, radiation wavelength, heat transfer, and temporal temperature gradients. The average temperature increase was recorded on the forehead: Tmin = 33,86℃, Tmax = 35,34℃,Tincrement  = 1,48 ℃,  nose : Tmin = 30,56 ℃, Tmax = 34,27℃, Tincrement  = 3.32 ℃ and lip : Tmin = 29,82 ℃, Tmax = 34,07℃, Tincrement 3,88 ℃. This temperature increase was observed during the pre-lecture and core lecture stages, then decreased after the quiz. The emitted infrared wave radiation ranges from 9.42μm (forehead), 9.47μm (nose), and 9.48μm (lips), high radiation heat transfer in the forehead area and minimal in the lip area. The temperature gradient is positive at the beginning of the lecture and negative at the end which are not visible to the naked eye but can be captured by thermal cameras as biomarkers of physiological stress. Although there were temperature changes, the detected emotions were mostly neutral, indicating that the physics learning process triggers physiological stress but does not significantly affect mental health negatively in this initial observation.
Vibrational Mean Energy and Specific Heat Capacity of Nitric Oxide, Nickel Monocarbide, and Scandium Nitride Diatomic Molecule with Screened Modified Pöschl-Teller Potential Suci Faniandari; Erik Bhekti Yutomo; Oki Ade Putra
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.22084

Abstract

This study explored the energy states of a nonrelativistic system by applying the Schrödinger equation to a particular potential. Specifically, energy levels were examined using a modified Pöschl–Teller potential. This study analyzed the impact of varying quantum numbers on energy levels and investigated the vibrational mean energy and specific heat capacity of diatomic molecules. The focus was on nitric oxide, nickel monocarbide, and scandium nitride molecules to assess their behavior at different temperatures. When the screening parameter is present, the potential becomes weaker and less confining, leading to a lower energy eigenvalue compared to when there is no screening and the potential is deeper or more confining. A screened potential results in a particle having a reduced kinetic energy because it is less confined and less tightly bound to the well. An increase in quantum number leads to a decrease in the energy level of the system. The vibrational mean energy increased at high temperatures and then steadily decreased. The vibrational specific heat capacity decreased to a negative value as the temperature decreased, indicating that the system converted kinetic energy into potential energy within the bonds. These findings offer insights into molecular stability and thermodynamic behavior, which could be beneficial for predicting and managing molecules in high-temperature environments.
Identifikasi Diskontinuitas Mantel Memanfaatkan Data Prekursor SS di Sekitar Palung Mariana Fahruddin Fahruddin; Muhammad Mulana; Ibrahim Sota; Sudarningsih Sudarningsih; Syamsulrijal Syamsulrijal; Altin Massinai; Bambang Harimei
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.22343

Abstract

Setiap tahun terjadi gempa di berbagai daerah di dunia. Gempa bumi merujuk pada guncangan tiba-tiba pada bumi yang disebabkan oleh penjalaran gelombang seismik melalui batuan di bawah permukaan bumi. Palung Mariana dan sekitarnya merupakan zona pertemuan antara 2 lempeng tektonik yang aktif yaitu lempeng Filipina dan Pasifik. Pertemuan lempeng ini mengakibatkan terbentuknya zona subduksi di sepanjang kepulauan Mariana, merupakan palung terdalam di Bumi. Data prekursor fasa gelombang seismik SS, berguna untuk menentukan bouncepoints antara sumber gempa dengan stasiun penerima gempa dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan diskontinuitas mantel di sekitar Palung Mariana. Data gempa yang digunakan memiliki kedalaman kurang dari 75 km berkekuatan lebih dari 5,8 Magnitudo dan jarak episentrum lebih dari 100°. Titik bouncepoints ditentukan berdasarkan jarak antara pusat gempa dengan stasiun penerima, dengan 15 titik bouncepoints di daerah penelitian. Hasil analisa gelombang gempa diperoleh tiga gelompang prekursor yang terletak pada waktu 110 , 220 dan 450 detik.
Analisis Dosis Radiasi di Sekitar Area Ruangan CT Simulator di Rumah Sakit Umum Daerah Dok II Kota Jayapura Eskelon Kalvin Sanggemi; Ferdy Samuel Rondonuwu; Giner Maslebu
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.22014

Abstract

Radioterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker yang menggunakan radiasi pengion seperti sinar gamma, sinar-X, elektron, proton, dan neutron. Dalam praktiknya, instalasi radioterapi harus memenuhi standar keselamatan radiasi untuk melindungi pasien, petugas, dan masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat paparan radiasi di sekitar area ruang CT-Simulator pada Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura. Pengukuran dilakukan untuk memastikan bahwa desain dan perlindungan radiasi pada ruangan tersebut telah sesuai dengan nilai batas dosis (NBD) yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), yaitu ≤ 50 mSv per tahun bagi pekerja, sebagaimana tercantum dalam Peraturan BAPETEN Nomor 4 Tahun 2013. Data diperoleh melalui uji paparan radiasi menggunakan pesawat CT-Simulator merek Siemens Mobile 64-slice. Hasil pengukuran menunjukkan adanya kebocoran radiasi pada beberapa titik, yaitu di pintu utama, pintu samping, dan lantai dua ruang CT-Simulator. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa perlu dilakukan renovasi pada area yang teridentifikasi mengalami kebocoran. Jika belum terdapat lapisan pelindung seperti timbal, maka direkomendasikan pemasangan timbal sebagai material perisai radiasi untuk memastikan keselamatan radiasi di lingkungan sekitar instalasi.
Analisis Struktur Morfologi dan Sifat Mekanik Paving Block dari Berbagai Jenis Polimer Limbah Plastik Yita Irmala Sari; Idawati Supu; Mursalin Mursalin; Muhammad Fachrul Latief; Dewa Gede Eka Setiawan; A. Indra Wulan Sari Ramadani; Haerul Ahmadi
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.21418

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbedaan ketiga jenis plastik yakni polimer PET, HDPE dan LDPE dalam pembuatan paving block dengan meninjau sifat mekanik (uji daya serap dan uji kuat tekan) dan struktur morfologinya. Pembuatan paving block pada penelitian ini menggunakan alat press dengan tekanan 25 bar campuran terbuat dari beberapa jenis plastik (PET, HDPE, dan LDPE) dan kerikil sebagai filler dengan masing-masing perbandingan massa secara berurutan adalah 30% : 70% ; 50% : 50% ; 70% : 30%; dan 100% plastik. Hasil pengujian daya serap menunjukkan bahwa hasil yang didapatkan memenuhi Standar SNI mutu A untuk semua jenis paving block. Sedangkan untuk hasil uji kuat tekan paving block dengan nilai kuat tekan paling tinggi yaitu perbandingan 70% plastik dan 30% kerikil yang terbuat dari polimer HDPE dan LDPE berturut-turut adalah 19,83 MPa (Standar  SNI mutu B) dan 12,56 MPa (Standar SNI mutu C). Hasil SEM menunjukkan bahwa paving block yang terbuat dari jenis polimer PET dan LDPE mempunyai struktur morfologi berbentuk granular dan kerapatan massa jenis yang kecil. Sedangkan untuk paving block yang terbuat dari jenis polimer HDPE menunjukkan distribusi partikel yang merata dan adhesi yang kuat ( terutama ikatan area persambungan antara kerikil dan plastik) sehingga mengurangi resiko titik lemah dan meningkatkan daya tekan mekaniknya. kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil uji kuat tekan dan daya serap yang paling baik adalah pavin block yang terbuat dari jenis polimer HDPE.
Analisis Kelayakan Radiasi Medan Elektromagnetik Beberapa Pemancar TV di Vatutela Kota Palu Rizki Moh. Akbar; Elisa Sesa; Maskur Maskur; Sitti Rugayya
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.21654

Abstract

Radiasi elektromagnetik sering dianggap berpotensi membahayakan Kesehatan Masyarakat, terutama yang berasal dari pemancar televisi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis tingkat radiasi medan elektromagnetik yang dihasilkan oleh pemancar Metro TV, TRANS TV, SCTV, dan RCTI di Vatutela, Kota Palu, serta untuk menentukan zona paparan radiasi di sekitar pemancar. Metode penelitian melibatkan pengukuran intensitas medan listrik dan medan magnet menggunakan alat GM3120 Electromagnetic Field Radiation Tester di 41 titik pengukuran yang tersebar di empat arah (utara, timur, selatan, barat) dengan jarak 0-50 meter dari sumber radiasi. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan dipetakan dengan Surfer 16 untuk menghasilkan peta kontur radiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai medan listrik (EMF) dan medan magnet bervariasi tergantung pada jarak dari pemancar. Pada TRANS TV, terdapat empat zona radiasi: rendah (EMF ≤ 16,16 V/m, EMF ≤ 0,06 μT), sedang (16,16 V/m ≤ EMF < 32,31 V/m, 0,06 μT ≤ EMF < 0,11 μT), tinggi (32,32 V/m ≤ EMF < 71,45 V/m, 0,11 μT ≤ EMF < 2,38 μT), dan sangat tinggi (EMF > 2,38 μT, berbahaya). Pemancar Metro TV dan SCTV menunjukkan pola serupa, sedangkan RCTI memiliki nilai EMF lebih tinggi, dengan zona sangat tinggi mencapai 76,95 V/m dan 2,57 μT. Pengukuran radiasi tertinggi terjadi pada siang hari, sedangkan pada pagi dan sore hari lebih rendah.KATA KUNCI: Radiasi Elektromagnetik, Pemancar TV, Kesehatan Masyarakat, EMF
Kalibrasi Pocket Dosimeter Digital dengan Sumber Standar Cesium–137 Awan Maghfirah; Abdul Rahim; Ardilah Ardilah
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.21717

Abstract

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 tahun 2023 Pasal 1 Proteksi radiasi adalah perlakuan yang dilakukan untuk melindungi manusia dan lingkungan dari akibat paparan radiasi pengion. Saat menggunakan sumber radiasi pengion untuk tujuan perlindungan radiasi, diperlukan instrument untuk mengukur radiasi pengion. Salah satu jenis instrument kesehatan yang memerlukan kalibrasi adalah pocket dosimeter digital. Kalibrasi Alat Ukur Radiasi (AUR) pocket dosimeter digital telah dilakukan di Balai Keamanan Fasilitas Kesehatan, Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat nilai faktor kalibrasi pocket dosimeter. Faktor kalibrasi merupakan parameter yang harus di koreksi sebagai perbedaan nilai antara yang ditampilkan dengan yang sebenarnya. Metode kalibrasi yang digunakan adalah detektor disinari pada radiasi gamma Cesium-137. Hasil penelitian di dapatkan nilai standar deviasi stabilitas  dan faktor kalibrasi  pada dosis terukur dan dosis yang dibaca dengan tingkat dosis  dan nilai ketidakpastian . Sehingga pocket dosimeter digital baik digunakan karena memiliki nilai faktor kalibrasi sesuai standar yang telah ditentukan. 
Evaluasi Struktur Bangunan Gedung Beton Bertulang Pasca Kebakaran Wiku Adhiwicaksana Krasna; Nursiah Chairunnisa
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.21981

Abstract

Insiden kebakaran dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada elemen struktur bangunan, yang berdampak pada keselamatan, fungsi, dan keberlanjutan bangunan tersebut. Banyak bangunan yang rusak akibat kebakaran memiliki fungsi vital bagi masyarakat, sehingga menimbulkan kebutuhan yang tinggi untuk segera digunakan kembali. Selain itu, pembangunan gedung baru memerlukan waktu dan biaya yang besar, sehingga muncul harapan kuat untuk segera merehabilitasi bangunan yang terdampak kebakaran. Untuk mencapai hal tersebut, penilaian struktur sangat penting guna memastikan keselamatan bangunan yang terdampak. Dengan mengintegrasikan inspeksi visual, pengujian material, dan analisis struktural, studi ini bertujuan memberikan pedoman bagi para insinyur untuk menentukan tingkat kerusakan dan menyusun rencana penanganan yang tepat.
Mechanical Properties of Rice Straw-Based Paper with Various Adhesives Bahriani Bahriani; Totok Wianto; Dui Yanto Rahman; sugianto arjo; Sadang Husain
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i2.22277

Abstract

This study investigates the potential of rice straw, an abundant agricultural byproduct with high cellulose content, as a sustainable raw material for art paper production. The research focuses on the mechanical and physical properties of rice straw-based paper using three adhesives: tapioca starch, corn starch, and polyvinyl acetate (PVAc), across varying compositions. The results reveal that adhesive type and composition significantly influence paper characteristics, including thickness, grammage, density, water absorption, and tensile strength. Tapioca adhesive at a 3:1 ratio yielded the best tensile strength (1.7 × 10⁻² N/m²) and water resistance, outperforming PVAc and corn starch adhesives. These findings highlight the viability of rice straw in creating eco-friendly and high-quality art paper, emphasizing the role of adhesives in optimizing performance. By utilizing rice straw, this study aligns with circular economy principles, reducing agricultural waste and dependency on wood-based pulp while advancing environmentally sustainable paper production.

Filter by Year

2008 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 1 (2026): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 3 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 2 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 3 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 1 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019 Vol 16, No 2 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018 Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2017 Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2017 Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 9, No 2 (2012): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 More Issue