cover
Contact Name
Sadang Husain
Contact Email
sadanghusain@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalflux@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Fisika FLUX
ISSN : 1829796X     EISSN : 25411713     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika FLUX is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of physics including applied physics, which includes: physics instrumentation and computation, biophysics, geophysics, physics materials, theoretical physics, and physics education. Journal use single peer reviewed to publish. This journal is published by Universitas Lambung Mangkurat Press. ISSN 1829-796X (print) and ISSN 2541-1713 (online) Jurnal Fisika FLUX is published twice a year. Articles will be peer reviewed first. Once ready to be published immediately on the current edition.
Arjuna Subject : -
Articles 555 Documents
Investigasi Akuifer Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Vertical Electrical Sounding (VES) Konfigurasi Schlumberger di Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia Sidik, Firdos Bahar; Ghoni, Alfito Abdhul; Ulhaq, Latief Dhiyya; Danuputra, Dzaki Aziz; Aprillarosanti, Perla Hanun; Sakinah, Triya Illmi; Pangestu, Farizki Budi
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.21156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akuifer air tanah di Desa Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, menggunakan metode geolistrik Vertical Electrical Sounding (VES) dengan konfigurasi Schlumberger. Pengukuran dilakukan di tujuh titik dengan bentangan kabel 600 m dan interpretasi kedalaman hingga 200 m. Hasil interpretasi menunjukkan adanya akuifer dangkal pada kedalaman 6–38 m, dengan ketebalan lapisan berkisar antara 9 hingga 32 m di lima titik (GL-1, GL-2, GL-4, GL-6, dan GL-7). ). Akuifer dalam teridentifikasi pada kedalaman lebih dari 100 m, khususnya pada GL-1 (>140 m), GL-2 (>151 m), GL-4 dan GL-6 (>116 m), dan GL-7 (> 101 m). Litologi dominan terdiri dari breksi laharik, pasir, dan lempung berpasir, dengan lapisan breksi tebal yang berperan sebagai akuitar. Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk mendukung perencanaan pembangunan perumahan nasional melalui identifikasi lokasi pengeboran air tanah yang optimal
Pembuatan Media Simulasi Litologi Bawah Permukaan untuk Praktikum Geofisika Metode Geolistrik Tahanan Jenis Marjuni, Marjuni; Minarto, Ori
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.17697

Abstract

Praktikum pengukuran geolistrik yang didasarkan pada resistivitas tanah/batuan biasanya dilakukan di luar ruangan di sekitar kampus dan bahkan sering juga dilakukan di tempat-tempat tertentu yang cukup jauh untuk mendapatkan litologi atau studi kasus yang heterogen, sehingga memberikan beberapa kendala seperti waktu dan biaya yang besar. Selain itu, pengolahan dan interpretasi data tidak dapat dilakukan cross-check dengan fakta litologi yang sebenarnya karena hal ini sangat sulit untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan membuat desain penampang litologi dengan menyediakan beberapa jenis tanah/batuan sebagai bahan penyusunnya sebagai media simulasi untuk praktikum. Pengukuran geolistrik pada media simulasi ini menggunakan 3 konfigurasi, yaitu Wenner alfa, Wenner Schlumberger dan Dipole-dipole dengan spasi 5 cm. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa media simulasi ini dapat digunakan sebagai media praktikum geolistrik tahanan jenis. 
Studi Mikrozonasi Kerentanan Seismik dan Bangunan Bertingkat Menggunakan Metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio) di Kabupaten Bengkulu Selatan Novtrisa, Indri; Mase, Lindung Zalbuin; Refrizon, Refrizon; Misliniyati, Rena; Amri, Khairul; Hadi, Arif Ismul; Fadli, Darmawan Ikhlas
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.19616

Abstract

Mikrozonasi seismik merupakan proses pemetaan untuk memprediksi respon tanah terhadap guncangan seismik yang dapat digunakan sebagai acuan mitigasi bencana dan pembangunan yang akan dilakukan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan data shapefile peta administrasi dan data mikrotremor sebanyak 69 titik. Data mikrotremor kemudian diolah menggunakan metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio) untuk mendapatkan kurva HVSR. Pengolahan data ini menghasilkan nilai faktor amplifikasi ( ) pada rentang 1,17 – 4,07, nilai frekuensi natural ( ) antara 0,25 Hz – 14,40 Hz, indeks kerentanan seismik (Kg) antara 0,26 – 11,78,  dan nilai periode dominan ( ) antara 0,07 s – 3,86 s. Parameter ini selanjutnya digunakan untuk membuat peta sebaran yang akan memberikan gambaran mengenai distribusi spasialnya. Selain itu, potensi bangunan yang rentan terhadap bencana seismik dengan ketinggian 1 hingga 2 lantai teridentifikasi di Kecamatan Pino Raya dan Kecamatan Kota Manna, sedangkan bangunan dengan ketinggian 1 hingga 4 lantai berada di Kecamatan Pasar Manna.. Berdasarkan nilai-nilai parameter tersebut, dapat disimpulkan bahwa lokasi penelitian masuk ke dalam kategori zona rendah terhadap getaran gempa bumi. Hasil penelitian ini dapat digunakan dalam perencanaan mitigasi bencana, khususnya dalam upaya peningkatan ketahanan bangunan di wilayah yang diteliti.
Analisis Pemantauan Dosis Efektif Jaringan Paru-Paru pada Pekerja Radiasi Menggunakan Thermoluminescent Dosimeter (TLD) di RSUD A.W. Sjahranie Samarinda Rappan, Erlin; Munir, Rahmawati; Putri, Erlinda Ratnasari
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.17384

Abstract

Thermoluminescent Dosimeter (TLD) is a personal dosimeter to measure radiation exposure which can capture and store radiation energies. It hits them and emits them in the form of light when heated. TLD aims to measure radiation exposure received by radiation workers. The purpose of this study was to determine the effective dose value of lung tissue at the Radiology, Radiotherapy, and Nuclear Medicine Installations in 2018 until 2021 at A.W. Sjahranie Samarinda Hospital. Data processing in this study was carried out using quantitative analysis techniques, i.e., descriptive statistics. This analysis technique used secondary data obtained from the results of recapitulation of absorbed dose values in Radiology, Radiotherapy, and Nuclear Medicine Installations. Data processing was performed by multiplying the equivalent dose values by the lung tissue weight factor. The results of these calculations are visualized in the form of graphs based on the effective lung doses for years and types of installation. Based on this study, in general, the highest to lowest effective dose values for lung tissue are from the Radiotherapy, the Nuclear Medicine, and the Radiology Installations. It matches theoretically in various references.
Determination of Radiation Dose Rate and Dose Analysis of Radiation Workers in Radiology Installation at Pariaman Hospital Fardela, Ramacos; Andriati, Susi; Irka, Feriska Handayani; Mousa, Almahdi; Wahyuni, Ade
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.20529

Abstract

Diagnostic radiology is the most significant contributor to irradiation in the general population. Unnecessary irradiation of workers, patients, and the public during radiological procedures should be significantly reduced without affecting the medical diagnostic value. This study was conducted to analyze and evaluate the radiation dose rate, radiation protection facilities and radiation worker dose of Radiology Installation of Pariaman Regional Hospital. The method of determining the radiation dose rate at the Radiology Instalansi of Pariaman Hospital uses a PDR 303 gamma surveymeter and the rooms to be measured are CT-Scan rooms, conventional X-rays and mammography. Collecting data on radiation protection facilities, then it will be analyzed based on Nuclear Energy Regulatory Agency Regulation No. 4 of 2020 and radiation worker dose data in 2023 will be analyzed based on Nuclear Energy Regulatory Agency Regulation No. 4 of 2013. The results of the study showed that the radiation dose rate around the CT-Scan room was found to be (0.24-1.61) μSv/hour, the conventional X-ray room with irradiation using the minimum exposure factor obtained a radiation dose rate around the room ranging from (0.013-0.33) μSv/hour and with the maximum exposure factor obtained a dose rate around the room of (0.33-1.08) μSv/hour and the mammography room obtained a radiation dose rate of (0.03-0.40) μSv/hour. The radiology room facilities used by Pariaman Hospital are in accordance with the standards set by Nuclear Energy Regulatory Agency Regulation No. 4 of 2020. And the dose rate received by radiation workers at Pariaman Hospital is below the Dose Limit Value set by Nuclear Energy Regulatory Agency Regulation No. 4 of 2013. Based on the results of this study, it is found that there are several measurement points in the CT-Scan and conventional X-ray rooms that exceed the community dose limit value.
Integration of Machine Learning and NASA POWER Dataset for Predicting Coffee Production in Lampung Aprilia, Ayu; Wahidin, Alka Budi; Abdurrahman, Ahmad Faruq
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i1.20980

Abstract

The production of coffee in Indonesia, particularly in Lampung, plays a crucial role in both the local and national coffee sectors. Weather plays a crucial role in the development of coffee trees. Nonetheless, the coffee production is frequently hindered by unpredictable weather conditions. This can be foreseen through the use of scientific forecasting. Blending agriculture and science can maximize coffee production and effective resource utilization. This study creates a predictive model for coffee production by combining machine learning methods with the NASA POWER dataset. Data from NASA POWER is used to acquire information on various weather factors that impact the growth of coffee trees, including solar radiation, temperature, humidity, pressure, soil wetness, and wind speed. Additionally, information on coffee production is sourced from BPS-Statistics Indonesia. The Random Forest algorithm is used to model the connection between variables. The study findings demonstrate that combining machine learning with remote sensing can offer an effective model. Assessment of the R2, RMSE, and MSE figures shows satisfactory results, though not flawless. This happens due to external factors beyond the weather that influence coffee cultivation. The combination of machine learning and remote sensing is incorporated into a website. This model has the potential to be transformed into an app that offers precise details on coffee cultivation in Lampung. This research highlights how remote sensing data can offer insights into predicting sustainable agriculture outcomes.
Quality Study of Activated Carbon/TiO2 Composite Based on Activated Carbon Granule Size Nurhanisa, Mega; Wahyuni, Dwiria; Arsyad, Ya' Muhammad
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.17999

Abstract

Activated carbon (AC) composited with TiO2 photocatalyst can be used as a material that can purify wastewater. This research aims to obtain the optimum particle size of AC as a buffer for AC. The work began by making AC from oil palm empty fruit bunches (OPEFB) waste with various particle sizes, namely 50 mesh, 100 mesh, 150 mesh, and 200 mesh. AC was synthesized by carbonizing the raw materials at 500 °C and then activated using a microwave oven at 500 watts for 15 minutes. Furthermore, AC/TiO2 composites were synthesized using a microwave oven under similar conditions. Spectroscopy Electron Microscopy (SEM) characterization was done to see the morphology of AC and AC/TiO2 composites. To determine the performance of AC and AC/TiO2 composites, the degradation process of methylene blue (MB) solution was carried out. Characterization with a UV-Vis spectrophotometer was done as a quantitative method to measure the level of MB degradation. The results of MB degradation for 6 hours of irradiation showed that 200 mesh particles achieved the highest efficiency of 86.19%. Thus, using TiO2 has been shown to improve the performance of AC, with those of 200 mesh degrading MB the most.
Pengaruh Lucutan Plasma Berbasis Aliran Udara terhadap Keasaman, TDS, dan Sedimentasi dalam Pengolahan Air Robiandi, Fadli; Novianti, Dian; Pratama, Virgiawan Yusran Fajar
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i1.17613

Abstract

Beberapa metode pengolahan air atau water treatment telah banyak dikembangkan untuk mengatasi cemaran. Salah satu metode yang dikembangkan dalam pengolahan air adalah metode paparan plasma. Metode ini membutuhkan listrik tegangan tinggi dan tidak menggunakan zat kimia aktif. Paparan plasma pada air dan udara dapat menghasilkan spesies gas reaktif berbasis oksigen dan nitrogen atau reactive oxygen nitrogen species (RONS) dan cahaya ultraviolet. Gas reaktif seperti ozon memiliki kemampuan untuk mengoksidasi, dan berpotensi menguraikan kandungan senyawa organik dalam air. Pada metode paparan plasma pada air, RONS yang terbentuk akibat interaksi plasma dengan udara di permukaan air sulit masuk kedalam air. Untuk mengoptimalkan RONS tersebut berdifusi atau masuk ke dalam air, dibutuhkan mekanisme aliran udara ke dalam air. Pada penelitian ini, dilakukan pemaparan air dengan plasma lucutan listrik yang dilengkapi aliran udara pada elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh durasi paparan plasma terhadap perubahan endapan, keasaman (pH) dan Total Dissolve Solid (TDS) pada air. Secara umum metode yang telah dilakukan pada penelitian ini, yaitu: pembuatan sampel air (asam, basa, garam) serta penyiapan sampel air danau; proses pemaparan plasma lucutan listrik; pengukuran nilai pH, TDS dan endapan. Sampel air yang digunakan air destilasi, air danau, air garam (larutan NaCl 0,07 M), air asam (larutan CH_3 COOH 0,005 M) dan air basa (larutan KOH 0,013 M). Plasma lucutan listrik dibangkitkan menggunakan catu daya tegangan tinggi DC, dengan nilai tegangan sekitar 30 kV. Aliran udara pada elektroda dihasilkan oleh aerator berkapasitas 2,5 liter/menit. Hasil pengukuran pH pada sampel air yang telah dipapar plasma lucutan listrik menunjukkan penurunan nilai pH disemua sampel air. Laju penurunan pH tertinggi ada pada sampel air KOH dengan nilai 0.0014 pH/s.  Semakin lama durasi pemaparan plasma pada sampel air garam dan air danau menyebabkan nilai TDS sampel mengalami peningkatan dengan masing-masing nilai tertinggi 5000 ppm dan 634 ppm . Hasil pengukuran endapan pada sampel air danau menunjukkan jumlah endapan yang terbentuk cenderung meningkat seiring bertambahnya durasi paparan plasma. Berdasarkan hasil penelitian ini, metode plasma lucutan listrik dapat mempermudah terbentuknya endapan pada air keruh seperti air danau, namun paparan yang lama dapat menurunkan pH (air menjadi semakin asam) dan meningkatkan nilai TDS air tersebut.
Pendekatan Geolistrik untuk Estimasi Sumberdaya Pasir Silika di Area IUP PT Bambu Kuning Delapan Belas, Kalimantan Tengah Syafi'i, Ahmad Ali; Sulaiman, Muhammad Rizky; Mustofa, Adip; Dwiatmoko, Marselinus Untung
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i1.20846

Abstract

Pasir silika merupakan bahan industri penting yang digunakan dalam berbagai sektor seperti kaca, keramik, dan konstruksi. Untuk mengetahui jumlah dan kualitasnya, diperlukan eksplorasi mendalam. Data geolistrik hasil akuisisi lapangan digunakan untuk memodelkan kondisi bawah permukaan dan mengestimasi total sumber daya dengan metode block model pada PT Bambu Kuning Delapan Belas, Kalimantan Tengah. Pengukuran geolistrik menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 5.000 Ωm hingga 17.500 Ωm, mengindikasikan keberadaan lapisan pasir silika pada kedalaman hingga 20 meter. Ketebalan lapisan pasir silika bervariasi, mulai dari 3,08 meter di titik GLSBK18-12 hingga 13,54 meter di titik GLSBK18-08. Hasil perhitungan sumber daya menunjukkan bahwa pasir silika pada lapisan S1 memiliki volume sebesar 3.580.825 m³ dan sumber daya sebesar 9.310.145 ton, sementara lapisan S2 memiliki volume sebesar 1.740.025 m³ dan sumber daya sebesar 4.524.065 ton. Total sumber daya pasir silika yang teridentifikasi adalah 13.834.210 ton. Studi ini membuktikan bahwa metode geolistrik efektif dalam eksplorasi awal untuk mengidentifikasi dan memperkirakan potensi pasir silika.
Pengaruh Fraksi Volume pada Hybrid Komposit Serat Bemban – Purun Tikus Bermatriks Polyester terhadap Kekuatan Tekan dan Impak syarief, akhmad; Anugrahto, Ripal; Tamjidillah, Mastiadi; Ma’ruf, Ma’ruf; Nugraha, Andy; Ramadhan, Muhammad Nizar; Fadliyanur, Fadliyanur
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v22i1.21626

Abstract

Material komposit dipahami sebagai salah satu jenis inovasi material maju yang terbentuk berdasarkan hasil penggabungan antara matrik dan satu atau beberapa penguat (reinforced) dengan memiliki karakteristik tertentu. Riset yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume hybrid composite serat bemban (Donax caniformis) – serat purun tikus (Eleocharis dulcis) bermatriks polyester terhadap kekuatan tekan dan kekuatan impak. Pembuatan sampel uji komposit dilakukan menggunakan teknik hand lay up, yaitu proses pencampuran antara matriks dan serat kedalam jenis cetakan terbuka dilakukan dengan penuangan langsung secara manual. Pengujian tekan menggunakan standar ASTM D1621-00 dan pengujian impak menggunakan standar ASTM D6110-10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi fraksi volume 18% serat bemban dan 2% serat purun tikus berpengaruh terhadap kekuatan tekan dan kekuatan impak. Variasi fraksi volume 18% serat bemban dan 2% serat purun tikus menunjukkan kekuatan tekan tertinggi dengan rata – rata nilai kekuatan tekannya sebesar 48,286 MPa dan rata – rata beban maksimal 46.433,33 N dan pada variasi fraksi volume yang sama menunjukkan kekuatan impak tertinggi dengan rata – rata kekuatan impaknya sebesar 0,1486 Joule/mm2 dan rata – rata energi impak 19,16 Joule. Nilai yang didapatkan menyatakan bahwa dengan variasi fraksi volume penguat yang didominasi oleh muatan serat bemban akan meningkatkan nilai kekuatan tekan dan impak. Hal tersebut dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik serat. 

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 3 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 2 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 3 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 18, No 1 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019 Vol 16, No 2 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018 Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2017 Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2017 Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Fisika FLUX edisi Agustus 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2015 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2013 Vol 9, No 2 (2012): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 2 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 Vol 5, No 2 (2008): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2008 More Issue