cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 232 Documents
BENTUK PENYAJIAN TARI DAMPENG DI KAMPONG SAKOP TANAH BARA KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Fira Ramayunika; Tri Supadmi; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.713 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Bentuk Penyajian Tari Dampeng di Kampong Sakop Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil”. Mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari Dampeng di kampong Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Dampeng di kampong Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil Tari Dampeng (menari) berasal dari Kampong  Laemate yang artinya air  mati. Kampung Laemate adalah termasuk salah satu kampung yang mempunyai sejarah panjang di wilayah Kota Subulussalam sampai ke Aceh Singkil. Tari ini pertama kali ditarikan pada tahun 1986. Singkil banyak didatangi berbagai etnis misalnya, pak-pak, karo, jawa, gayo, alas dan minangkabau. Tarian ini diadakan di halaman rumah 12 orang penari laki-laki usia remaja tampil dengan komposisi berkeliling. Seorang penyanyi yang disebut penghulu ronde, yang berada di luar penari-penari bertindak sebagai pengiring tari serta sekaligus sebagai pengarah tari. Kepada pemuda-pemuda Aceh singkil kampong sakop tanah bara agar bisa diteruskan dan memperkenalkan tarian ini ke seluruh nusantara dan mancan Negara karna tarian ini hampir saja punah.Kata Kunci: Bentuk penyajian, Tari, Dampeng     
BENTUK PENYAJIAN DAN MAKNA GERAK TARI TORTOR PADA UPACARA KEMATIAN ADAT BATAK TOBA DI DESA PENANGGALAN KECAMATAN PENANGGALAN KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Rayhanul Safra; Taat Kurnita; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.944 KB)

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini tentang “bentuk penyajian dan makna gerak tari tortor pada upacara kematian adat Batak Toba di desa Penanggalan kota Subulussalam”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk penyajian dan makna gerak pada upacara kematian adat Batak Toba di desa Penanggalan Kota Subulussalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian dan makna gerak tari tortor pada upacara kematian adat Batak Toba di desa Penanggalan Kota Subulussalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitin ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi. Agar hasil penelitian dapat dipercaya, peneliti menggunakan alat bantu buku catatan, kamera foto dan kamera video. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian tari tortor ini ditarikan pada saat sebelum jenazah dikebumikan dan tari tortor melambangkan penghormaatan terakhir kepada jenazah sebelum dikebumikan serta tari ini dilakukan agar yang ditinggalkan tidak berlarut-larut dalam kesedihan serta mengiklaskan dengan lapang dada. Tarian ini ditarikan secara gembira dalam arti tidak menangis. Tari tortor kematian memiliki 4 ragam gerakan, 4 jenis pola lantai dan menggunakan sebuah ulos kain khas suku Batak yang diulosi dibahu penari yang mengulosi hula-hula dan unsur kerabat Dalihan Natolu  lainnya.Kata kunci: bentuk penyajian, makna gerak, Tari tortor kematian, Batak Toba   
MEBOBO PADA ADAT PERKAWINAN SUKU KLUET DESA MALAKA KECAMATAN KLUETTENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Hasbullah Hasbullah; Ahmad Syai; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.164 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Mebobo pada Adat Perkawinan Suku Kluet di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan” mengangkat masalah mebobo pada acara adat perkawinan di Kluet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata cara dan makna dari syair mebobo saat acara adat perkawinan di desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dan teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mebobo Pada acara adat perkawinan suku Kluet sudah dilaksanakan semenjak abad ke-13 Masehi.Mebobo dilaksanakan oleh laki-laki pemuda desa serta tokoh adat di desa tersebut, diiringi dengan syair-syair yang dilantunkan namun tidak semua lirik dalam syair memiliki makna yang jelas karena hanya sebagai hiburan dan penyemarak saja.Mebobo dilaksanakan pada malam hari.Istilah mebobo dimaksudkan pada saat mengantarkan pengantin pria kerumah pengantin wanita, sedangkan sebaliknya disebut Pagi Makan.Secara keseluruhan makna dari syair mebobo sendiri lebih kepada kata-kata nasihat dan arahan serta acara pelepasan dari sahabat-sahabat pengantin pria. Kata kunci: Mebobo, Adat, suku Kluet.
BENTUK PENYAJIAN TARI PELEBAT DI SANGGAR LAC SUKU ALAS KABUPATEN ACEH TENGGARA Mellya Safitri; Tri Supadmi; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.419 KB)

Abstract

ABSTRAK  Penelitian yang berjudul “Bentuk Penyajian Tari Pelebat di sanggar LAC Suku Alas Kabupaten Aceh Tenggara” ini mengangkat masalah bagaimanakah bentuk penyajian tari Pelebat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penyajian tari Pelebat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua sanggar, anggota penari dan majelis adat yang mengetahui sejarah tari Pelebat ini. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah bentuk penyajiantari Pelebat suku Alas di sanggar LAC Kabupaten Aceh Tenggara. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian tari Pelebat di sanggar LAC Suku Alas Kabupaten Aceh Tenggara memiliki 5 ragam gerak tari yaitu: gerak penghormatan, gerak pengukuran pedang, gerak langkah 3 (mengiringi), gerak ningcingi (lompat-lompat), gerak pukulan. Pola lantai yang digunakan pola lantai melingkar dengan menggunakan gerak langkah tiga. Pengiring tari menggunakan alat musik yaitu canang yang terbuat dari kaleng ikan dencis dan kayu sebagai pemukul alat musik. Tarian ini tidak menggunakan tata rias tampil apa adanya karena penari dari kalangan lelaki dewasa. Tata busana menggunakan pakaian adat alas baju hitam dan celana hitam yang sudah dihiasi motif sikhat dalam bahasa alas, benang emas dalam bahasa sehari-hari songket dan penutup kepala bulang bulu. Tari ini menggunakan properti bambu dengan panjangnya 1 meter dan tarian ini menggunakan pentas arena yang dapat dilihat dari berbagai sisi.Kata kunci: bentuk penyajian, tari tradisional Pelebat
STUDI KOMPARATIF TARI RATEEB MEUSEUKAT DI SANGGAR EUNCIEN MEULIGOE ACEH UTARA DENGAN TARI RATEEB MEUSEUKAT DI SANGGAR ANEUK CERIA BANDA ACEH Cut Reisya Apriliani; Tri Supadmi; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 3 (2016): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.408 KB)

Abstract

ABSTRAK          Penelitian ini berjudul “Studi Komparatif Tari Rateeb Meuseukat di Sanggar Euncien Meuligoe Aceh Utara dengan Tari Rateeb Meuseukat di Sanggar Aneuk Ceria Banda Aceh” mengangkat masalah bagaimana komparasi gerak tari Rateeb Meuseukat yang ada di sanggar Euncien Meuligoe dan di sanggar Aneuk Ceria. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan dan persamaan gerak tari Rateeb Meuseukat di sanggar Euncien Meuligoe dan di sanggar Aneuk Ceria. Pendekata yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pelatih dan penari di sanggar Euncien Meuligoe dan Aneuk Ceria. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi, dan teknik analisis data dengan mereduksi, display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tari Rateeb Meuseukat yang ada di sanggar Euncien Meuligoe dengan di sanggar Aneuk Ceria, memiliki perbedaan dan persamaan. Secara keseluruhan gerak tari Rateeb Meuseukat menggambarkan keuletan, kecepatan kekompakan dan keselarasan.Kata Kunci: studi komparatif, tari Rateeb Meuseukat sanggar Euncien Meuligoe, tari Rateeb Meuseukat sanggar Aneuk Ceria 
PENDEKATAN SCIENTIFIC PADA PEMBELAJARAN SENI TARI DI MTSN MEURAXA BANDA ACEH Raihanurrahmi Raihanurrahmi; Taat Kurnita; Cut Zuriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.918 KB)

Abstract

ABSTRAK             Penelitian berjudul “pendekatan scientific pada pembelajaran seni tari di MTsN Meuraxa Banda Aceh”. Mengangkat masalah bagaimana pelaksanaan pendekatan scientific pada pembelajaran seni tari Kelas VIII-1 di MTsN Meuraxa Banda Aceh dan kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dalam pembelajaran dengan pendekatan scientific kelas VIII-1 di MTsN Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan pendekatan scientific pada pembelajaran seni tari kelas VIII-1 di MTsN Meuraxa Banda Aceh dan untuk mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dalam pembelajaran seni tari dengan pendekatan scientific kelas VIII-1 di MTsN Meuraxa Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penilitian ini kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini di MTsN Meuraxa Banda Aceh. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dengan cara mereduksi, display data, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan scientifik pada pembelajaran seni tari di MTsN Meuraxa Banda Aceh sudah melaksanakan pembelajaran dengan Pendekatan scientific dengan baik, walaupun ada beberapa siswa yang kurang aktif dan terdapat kendala: kesiapan guru dalam pelaksanaan menjalaskan harus secara efektif, siswa kesulitan dalam menalar, dan kurangnya waktu dalam proses belajar mengajar.Kata kunci: pendekatan, scientific, pembelajaran, tari
ANALISIS UNSUR GERAK TARI LAWEUT DI SANGGAR SEULAWEUT Syarifah Novarijah; Taat Kurnita; Lindawati Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.46 KB)

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini berjudul “Analisis unsur gerak tari Laweut di sanggar Seulaweuet” adapun yang menjadi masalah pada penelitian ini adalah bagaimana unsur ruang, waktu, dan tenaga pada tari Laweut di sanggar Seulaweuet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur ruang, waktu, dan tenaga pada tari Laweut di sanggar Seulaweuet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh dengan teknik observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Laweut memiliki ruang  dengan level rendah, sedang, dan tinggi. Arah hadap yang bervariasi mulai dari depan, samping kanan, samping kiri, bawah, atas, belakang dan serong. Pada tari Laweut menggunakan volume gerak kecil, sedang, dan besar, serta pola perpindahan garis lurus, berbelok dan memutar. Tenaga tari ini menggunakan tenaga tidak rata, maksudnya ada gerak yang lincah dan lembut. durasi yang digunakan menunjukkan lamanya tari Laweut dalam membawakan seluruh rangkaian gerak tari dari awal sampai akhir. Tempo yang digunakan dalam tari ini adalah tempo cepat dan lambat, sehingga memberi kesan lincah namun juga terlihat sisi kelembutannya. Kata kunci: Unsur gerak, tari Laweut  
ANALISIS KOREOGRAFI TARI KREASI JAMEUN DI SANGGAR RAMPOE BANDA ACEH Agung Prastya; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.724 KB)

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini berjudul “Analisis Koreografi Tari Jameun di Sanggar Rampoe Kota Banda Aceh”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis koreografi tari kreasi Jameun disanggar Rampoe Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan analisis koreografi tari Jameun disanggar Rampoe Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara mendalam tentang proses penggarapan tari Jameun di sanggar Rampoe Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah koreografer sanggar Rampoe, ketua sanggar Rampoe, penari dan pemusik sanggar Rampoe. Objek dalam penelitian ini adalah tari Jameun. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan koreografi tari Jameun termasuk ke dalam tari kreasi baru. Dalam proses koreografi tari Jameun, tarian ini memerlukan langkah-langkah yaitu dengan cara mengeksplorasi gerak, komposisi tari dan mengevaluasi gerak sehingga tercipta tari Jameun di sanggar Rampoe. Tari Jameun diciptakan pada tahun 2008 oleh Yusri Sulaiman, yang menceritakan aktivitas masyarakat Aceh di masa dahulu dengan segala keterbatasan yang ada mencoba untuk mengekspresikan diri lewat seni dengan menceritakan kegiatan masyarakat Aceh pada zaman dahulu. Tari ini memiliki 46 ragam gerak, 23 pola lantai dan 8 orang penari wanita. Tata rias yang digunakan pada tari Jameun adalah tata rias cantik. Tata busana yang digunakan pada tari Jameun adalah busana tradisional Aceh seperti celana hitam, baju Aceh hitam polos lengan panjang dan songket. Perlengkapan atas kepala yang digunakan adalah sanggul, harnal, jaring kuning, jaring manik, dan aksesoris yang digunakan adalah bross dan anting. Properti yang digunakan terdiri dari kendi, lentera atau panyoet, selendang. Alat musik yang digunakan adalah rapa’i, geuderang, jimbe dan menggunakan syair dibeberapa gerakan tertentu.Kata Kunci: koreografi, tari Jameun
PEMBELAJARAN VOKAL DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE GITAR PRO PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MUSIK DI SMP NEGERI 1 BANDA ACEH Reza Arismunandar; Ismawan Ismawan; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.864 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Pembelajaran Vokal dengan Menggunakan Media Software Gitar Pro pada Kegiatan Ekstrakurikuler Musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran vokal dan hambatan apa saja yang dialami siswa-siswi dalam mempelajari seni vokal dengan menggunakan software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan hambatan yang dialami siswa-siswi dalam mempelajari software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, danverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran vokal dengan menggunakan media software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler membuat peserta didik lebih mudah dalam mempelajari notasi-notasi lagu baru serta bisa menyanyikan lagu sesuai nada yang dibuat dalam software gitar pro. Kemudian peserta didik jadi lebih tertarik dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, terlihat dari kemauan peserta didik dalam mempelajari vokal pada lagu baru. Hambatan yang dialami pada pesrta didik adalah keterbatasan fasilitas, kurangnya pengetahuan dasar peserta didik tentang notasi dan ketidakhadiran peserta didik yang mengganggu proses pembelajaran.Kata Kunci: Pembelaran, vokal, software Gitar Pro
PROSES PEMBUATAN ALAT MUSIK TRADISIONAL GEGEDEM DI DESA PAYA JEGET KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH Hulwan Hulwan; Ismawan Ismawan; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.559 KB)

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini berjudul “Proses Pembuatan Alat Musik Tradisional Gegedem di Desa Paya Jeget Kabupaten Aceh Tengah”. Penelitian ini mengangkat masalah tentang proses pembuatan alat musik tradisional Gegedem di Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan alat musik Gegedem. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Paya Jeget Kabupaten Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagian dan tahapan proses pembuatan alat musik tradisional Gegedem diantaranya: memotong badan Gegedem (batang kayu nangka), mengolah kulit kambing (membran), membersihkan rotan (we), baji, radang (rotan besar), sidak, serta cara memproduksi bunyi, sistem pelarasan pada alat musik tradisional Gegedem. Alat yang digunakan pada proses pembuatan alat musik tradisional Gegedem diantaranya: mesin singso (pemotong kayu), Bor Mesin, Pahat kayu, Palu kayu, amplas mesin, dan mesin Grinda. Bahannya berupa; pohon kayu nangka, kulit kambing jantan, dan rotan. Proses pembuatan alat musik Gegedem meliputi beberapa tahap, yaitu: 1) Proses pembuatan Baloh, meliputi penebangan, pengukuran, pengeboran, pemahatan dan finishing pengamplasan halus dan kasar, 2) Proses pengolahan kulit, meliputi perendaman kulit menggunakan kapur, penjemuran, pengambilan lendir dan bulu dan pengukuran lebar diameter, 3) Proses pemasangan, meliputi mujermet, mujalin dan pemasangan sidak dan baji.Kata Kunci: alat musik, Gegedem, proses, tradisional

Page 5 of 24 | Total Record : 232