cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI GURU DALAMMEMANFAATKAN MEDIA BERBASIS KOMPUTER DI SD NEGERI 10 BANDA ACEHKENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI GURU DALAMMEMANFAATKAN MEDIA BERBASIS KOMPUTER DI SD NEGERI 10 BANDA ACEH Faiza Humaira; Soe Warno; Has Miana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.405 KB)

Abstract

Komputer dan laptop merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi dunia pendidikan, seluruh guru diwajibkan untuk bisa menguasai komputer dan laptop yang berguna untuk penyelesaian perangkat pembelajaran,administrasi guru, media. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kendala-kendala yang dialami guru dalam memanfaatkan media berbasis komputer di SD Negeri 10 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri 10 Banda Aceh berjumlah 15 orang.Data diperoleh dari hasil pemberian angket dan wawancara. Data yang diperoleh melalui pemberian angket diolah dengan menggunakan rumus persentase untuk melihat persentase jawaban responden. Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data.Hasilnya menunjukkan bahwa kendala yang dialami guru dalam memanfaatkan media berbasis Komputer di SD Negeri 10 Banda Aceh adalah usia yang lanjut,  biaya media yang mahal yaitu komputer dan infokus, keterbatasan fasilitas yang dimiliki sekolah, jumlah siswa yang terlalu besar pada kelas, tidak pernah diberikan pelatihan penggunaan komputer disekolah,  tidak mampu dalam penggunaan komputer, tidak seluruh guru memiliki latar belakang mampu dalam penggunaan komputer dan disarankan kepada pihak sekolah untuk menyediakan komputer atau laptop dan infokus serta memberikan pelatihan penggunaan komputer disekolah sehingga seluruh guru mampu menggunakan dan menerapkan pada penggunaan media berbasis Komputer. Kata Kunci :Kendala guru, Media berbasis komputer     Komputer dan laptop merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi dunia pendidikan, seluruh guru diwajibkan untuk bisa menguasai komputer dan laptop yang berguna untuk penyelesaian perangkat pembelajaran,administrasi guru, media. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kendala-kendala yang dialami guru dalam memanfaatkan media berbasis komputer di SD Negeri 10 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri 10 Banda Aceh berjumlah 15 orang.Data diperoleh dari hasil pemberian angket dan wawancara. Data yang diperoleh melalui pemberian angket diolah dengan menggunakan rumus persentase untuk melihat persentase jawaban responden. Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data.Hasilnya menunjukkan bahwa kendala yang dialami guru dalam memanfaatkan media berbasis Komputer di SD Negeri 10 Banda Aceh adalah usia yang lanjut,  biaya media yang mahal yaitu komputer dan infokus, keterbatasan fasilitas yang dimiliki sekolah, jumlah siswa yang terlalu besar pada kelas, tidak pernah diberikan pelatihan penggunaan komputer disekolah,  tidak mampu dalam penggunaan komputer, tidak seluruh guru memiliki latar belakang mampu dalam penggunaan komputer dan disarankan kepada pihak sekolah untuk menyediakan komputer atau laptop dan infokus serta memberikan pelatihan penggunaan komputer disekolah sehingga seluruh guru mampu menggunakan dan menerapkan pada penggunaan media berbasis Komputer. Kata Kunci :Kendala guru, Media berbasis komputer     
KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA KELAS UNTUK SISWA YANG BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDN 16 BANDA ACEHKEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA KELAS UNTUK SISWA YANG BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDN 16 BANDA ACEH umi Kalsum; Bukhari. Bukhari; Muhammad Idham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.526 KB)

Abstract

Dalam konteks persoalan persepsi guru, yang dapat dilakukan oleh guru adalah menerapkan penilaian autentik.Penelitian ini berupaya mengungkapkan persepsi guru terhadap kemampuan membaca siswa yang berkunjung dan tidak berkunjung ke perpustakaan di SD Negeri Lampeuneurut. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan(1) persepsi guru terhadap kemampuan membaca siswa yang berkunjung ke perpustakaan di SD Negeri Lampeuneurut (2) persepsi guru terhadap kemampuan membaca siswa yang tidak berkunjung ke perpustakaan di SD Negeri Lampeuneurut.            Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik observasi (pengamatan) yang diteapakan adalah teknik berpartisipasi (non-participant observation).Dalam melakukan observasi (pengamatan), peneliti bertindak sebagai pengamat penuh tanpa terlibat dalam menerapkan penilaian autentik.Selain itu didukung dengan teknik wawancara, teknik wawancara adalah dengan mewawancarai 6 orang guru kelas. Agar data hasil wawancara dapat terpercaya, peneliti menggunakan alat bantu perekam berupa alat tulis dan media elektronik seperti HP. Peneliti juga mengambil dokumen tentang data siswa yang berkunjung dan tidak berkunjung ke perpustakaan dan hasil kemampuan membaca siswa. Selanjutnya seluruh datadiolah dengan tahapan anlisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.            Berdasarkan hasil analisis data, temuan peneliti ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, persepsi guru tentang siswa yang berkunjung ke perpustakaan lebih aktif dan cepat tanggap dalam tanya jawab, siswa yang sering berkunjung ke perpustakaan kemampuan membacanya sudah lancar. Kedua, Siswa yang jarang berkunjung ke perpustakaan terlihat dalam proses pembelajaran kurang aktif dalam menangkap pembelajaran yang di berikan oleh guru nya, ada sebagian siswa membacanya belum lancar.       Simpulan penelitian ini adalah persepsi guru tentang kemampuan membaca siswa yang berkunjung ke perpustakaan dan siswa yang jarang berkunjung ke perpustakaan berbeda.Dapat di lihat pada setiap kelas hasil kemampuan membaca ada yang tergolong sangat baik, baik, cukup dan kurang.Persepsi guru terhadap kemampuan membaca siswa yang berkunjung ke perpustakaan siswanya lebih aktif dan cepat tanggap dalam tanya jawab, membacanya sudah lancar. Siswa yang jarang berkunjung ke perpustakaan terlihat dalam proses pembelajaran kurang aktif dalam menangkap pembelajaran yang di berikan oleh guru nya. Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Perpustakaan, Persepsi Guru    
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA SUBTEMA HEWAN DAN TUMBUHAN DI LINGKUNGAN RUMAHKU KELAS IV SD NEGERI 3 JEUMPA KABUPATEN BIREUEN PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA SUBTEMA HEWAN DAN TUMBUHAN DI LINGKUNGAN RUMAHKU KELAS IV SD NEGERI 3 JEUMPA KABUPATEN BIREUEN Istiliana. Istiliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.995 KB)

Abstract

Kata Kunci : pemanfaatan, lingkungan, sumber belajar, subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku Dalam mengajarkan subtema Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku, guru dapat mengupayakan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar.  Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku di kelas IV SD Negeri 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen? Secara khusus penelitian in bertujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku kelas IV SD Negeri 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen.Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru SD Negeri 3 Jeumpa yang mengajar di kelas IV. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi berupa RPP yang telah dirancang oleh guru. Teknik analisis data dalam penelitian ini : (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) serta menarik kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data, temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru kelas IV SDN 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen sudah memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan cara membawa sumber lingkungan ke dalam kelas atau membawa siswa ke lingkungan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, siswa merasa senang dan lebih aktif dalam menggali pengetahuannya serta pembelajaran juga tidak terasa membosankan. Jenis lingkungan yang dimanfaatkan sebagai sumber belajar adalah lingkungan di sekitar sekolah, seperti tumbuhan dan hewan yang terdapat di halaman, batu-batuan, daun kering, serta pemandangan alam sekitar sekolah.  Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku di kelas IV SDN 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen belum maksimal. Karena hanya sebagian guru yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Bahkan ada guru kelas IV yang belum pernah memanfaatkan lingkungan sama sekali di dalam pembelajaran. Dikarenakan kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang  banyaknya jenis lingkungan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber.Kata Kunci : pemanfaatan, lingkungan, sumber belajar, subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku Dalam mengajarkan subtema Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku, guru dapat mengupayakan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar.  Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku di kelas IV SD Negeri 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen? Secara khusus penelitian in bertujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku kelas IV SD Negeri 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen.Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru SD Negeri 3 Jeumpa yang mengajar di kelas IV. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi berupa RPP yang telah dirancang oleh guru. Teknik analisis data dalam penelitian ini : (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) serta menarik kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data, temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru kelas IV SDN 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen sudah memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan cara membawa sumber lingkungan ke dalam kelas atau membawa siswa ke lingkungan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, siswa merasa senang dan lebih aktif dalam menggali pengetahuannya serta pembelajaran juga tidak terasa membosankan. Jenis lingkungan yang dimanfaatkan sebagai sumber belajar adalah lingkungan di sekitar sekolah, seperti tumbuhan dan hewan yang terdapat di halaman, batu-batuan, daun kering, serta pemandangan alam sekitar sekolah.  Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku di kelas IV SDN 3 Jeumpa Kabupaten Bireuen belum maksimal. Karena hanya sebagian guru yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Bahkan ada guru kelas IV yang belum pernah memanfaatkan lingkungan sama sekali di dalam pembelajaran. Dikarenakan kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang  banyaknya jenis lingkungan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber.
KENDALA GURU DALAM MERUMUSKAN INSTRUMEN PENILAIAN PADA PEMBELAJARAN IPS SESUAI DENGAN RANAH AFEKTIF DI GUGUS I SD NEGERI UTEUN PULO SEUNAGAN TIMUR NAGAN RAYA KENDALA GURU DALAM MERUMUSKAN INSTRUMEN PENILAIAN PADA PEMBELAJARAN IPS SESUAI DENGAN RANAH AFEKTIF DI GUGUS I SD NEGERI UTEUN PULO SEUNAGAN TIMUR NAGAN RAYA Hudiyatman. Hudiyatman; Sulaiman. Sulaiman; Nur Masyitah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.56 KB)

Abstract

Dalam konteks ini, Kendala Guru Dalam Merumuskan Instrumen Penilaian Pada Pembelajaran IPS Sesuai Dengan Ranah Afektif di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya”. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Apa kendala yang dihadapi guru dalam merumuskan instrumen penilaian pembelajaran IPS sesuai dengan ranah afektif di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala guru dalam merumuskan instrumen penilaian pembelajaran IPS sesuai dengan ranah afektif di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar pembelajaran IPS di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya yang berjumlah 18 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif non statistik, dimana komponen reduksi data, dan sajian data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data setelah data terkumpul maka tiga komponen analisis (reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan) berinteraksi. Hasil penelitian yang didapat pada penelitian ini adalah kendala-kendala yang dialami oleh guru dalam merumuskan penilaian afektif menentukan spesifikasi penilaian, menulis penilaian ranah afektif, menentukan skala penilaian ranah afektif,  menentukan sistem penskoran, mentelaah  penilaian ranah afektif.Dalam konteks ini, Kendala Guru Dalam Merumuskan Instrumen Penilaian Pada Pembelajaran IPS Sesuai Dengan Ranah Afektif di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya”. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Apa kendala yang dihadapi guru dalam merumuskan instrumen penilaian pembelajaran IPS sesuai dengan ranah afektif di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala guru dalam merumuskan instrumen penilaian pembelajaran IPS sesuai dengan ranah afektif di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar pembelajaran IPS di Gugus I SD Negeri Uteun Pulo Seunagan Timur Nagan Raya yang berjumlah 18 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif non statistik, dimana komponen reduksi data, dan sajian data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data setelah data terkumpul maka tiga komponen analisis (reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan) berinteraksi. Hasil penelitian yang didapat pada penelitian ini adalah kendala-kendala yang dialami oleh guru dalam merumuskan penilaian afektif menentukan spesifikasi penilaian, menulis penilaian ranah afektif, menentukan skala penilaian ranah afektif,  menentukan sistem penskoran, mentelaah  penilaian ranah afektif.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SD NEGERI 10 BANDA ACEH Asmaini. Asmaini; Sulaiman. Sulaiman; Has Miana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.411 KB)

Abstract

Adapun latar belakang masalah dari penelitian ini adalah masih banyak guru yang kurang profesional dibidangnya, seperti adanya guru yang terlambat masuk mengajar, tidak mempunyai perangkat pembelajaran yang lengkap, kurangnya koordinasi antar kepala sekolah dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalisme guru melalui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Negeri 10 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah guru SD Negeri 10 Banda Aceh berjumlah 10 orang dipilih dengan menggunakan teknik purpossive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara.Data hasil penelitian diolah dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulanHasil  penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah melakukan diskusi untuk pengambilan kebijakan yang akan diterapkan oleh sekolah, kepala sekolah melakukan evaluasi dengan memeriksa perangkat pembelajaran, kehadiran guru, prestasi belajar siswa dan keaktifan pada UKG yang dilakukan di gugus. Kelulusan siswa setiap tahunnya mencapai 100% lulus. Ini membuktikan prestasi sekolah yang diperoleh melalui keberhasilan siswa, guru-guru memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya pada peroses belajar mengajar, guru menggunakan berbagai media pembelajaran. Siswa memiliki peningkatan pada hasil belajar dan dengan demikian terlihat peningkatan profesionalisme guru melalui implementasi manajemen berbasis sekolah. Kata Kunci: Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), Profesionalisme Guru   
PENGARUH PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN COT MEURAJA ACEH BESARPENGARUH PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN COT MEURAJA ACEH BESAR Siti Rosmawar; Suid. Suid; Nurhaidah. Nurhaidah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.601 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Pengaruh Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran pada Materi Struktur dan Fungsi Bagian Tumbuhan terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Cot Meuraja Aceh Besar” ini mengangkat masalah apakah pemanfaatan lingkungan sebagai media dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada SD Negeri Cot Meuraja Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemanfaatan media lingkungan pada materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Cot Meuraja Aceh Besar, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Cot Meuraja Aceh Besar tahun ajaran 2015/2016. Sampel yang diambil sebanyak dua kelas yaitu kelas IVa terdiri dari 30 siswa dan kelas IVb terdiri dari 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrument pada penelitian ini adalah posttest. Data diolah dengan menggunakan rumus statistik uji-t. berdasrkan analisis data, diperoleh thitung = 0,7917 sedangkan t(1-α) dengan α = 0,25 dan dk = (n1 + n2 – 2) jadi dk = (30 + 30 – 2) = 58, sehingga memperoleh t0,75 (58) = 0,679. Karena thitung  ttabel yaitu 0,7917 0,679, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa  “memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa daripada yang tidak memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lingkungan pada materi stuktur dan fungsi bagian tumbuhan dikelas IV SD Negeri Cot Meuraja Aceh Besar sangat berpengaruh tehadap hasil belajar siswa dan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan materi pembelajaran IPA. Disarankan bagi guru IPA di SD untuk menggunakan pemanfaatanlingkungan sebagai media alternatif dalam pembelajaran IPA., untuk menghasilkan pemahaman siswa yang lebih baik dan kualitas pembelajaran yang lebih bermakna.Kata Kunci : Pemanfaatan Lingkungan, Media, Hasil Belajar  
PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI LAMPEUNEURUT Nurul Aini; Ruslan. Ruslan; Rosma Ely
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.444 KB)

Abstract

Dalam konteks persoalan nilai-nilai moral, yang dapat dilakukan oleh guru adalah penanaman nilai-nilai moral. Penelitian ini berupaya mengungkapkan penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut.  Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif. Penggumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan teknik observasi. Teknik wawancara adalah dengan cara mewawancarai 10 orang guru kelas. Agar data hasil wawancara dapat terpecaya, peneliti menggunakan alat bantu perekaman berupa alat tulis dan media elektronik seperti HP. Selain itu di dukung dengan teknik observasi (pengamatan) yang diterapkan adalah teknik pengamatan tidak berpartisipasi (non-participant observation). Dalam melakukan observasi (pengamatan), peneliti bertindak sebagai pengamat penuh tanpa terlibat dalam penanaman nilai-nilai moral pada siswa. Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, model data (data display), penarikan/verifikasi  kesimpulan dan persentase. Berdasarkan hasil analisis data, temuan peneliti ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, guru menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa dengan cara menyisipkan 10 nilai moral  yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan ke semua mata pelajaran yang diajarkan. Kedua, siswa kebanyakan tidak berbohong kepada guru karena menanamkan nilai kejujuran. Ketiga, hubungan siswa dengan teman-temannya pun baik, keempat, untuk memperdalam ilmu agama siswa selain agama disekolah juga belajar di tempat pengajian dan TPA.Simpulkan penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut adalah sebahagian besar sudah baik karena guru sudah menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa walaupun ada beberapa guru yang belum sepenuhnya mengetahui nilai-nilai yang harus ditanamkan. Kemudian menanamkan nilai-nilai moral kesemua mata pelajaran, memberi nasehat setiap hari, guru menjadi panutan siswa, melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Disamping itu siswa di SD Negeri Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.  Kata Kunci: Penanaman, nilai-nilai moral   
KENDALA GURU DALAM MENGGUNAKAN MODEL GROUP INVESTIGASI PADA SUBTEMA 2 INDONESIAKU BANGSA YANG BERBUDAYA DI KELAS V SD NEGERI 51 BANDA ACEHKENDALA GURU DALAM MENGGUNAKAN MODEL GROUP INVESTIGASI PADA SUBTEMA 2 INDONESIAKU BANGSA YANG BERBUDAYA DI KELAS V SD NEGERI 51 BANDA ACEH Ledi Iwan Teniro; Tati Fauziah; Mahmud. Mahmud
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.013 KB)

Abstract

Dalam konteks ini Kendala guru dalam menggunakan model group investigasi pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yag berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Banda Aceh”. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Apakah guru mengalami kendala dalam menggunakan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh. (2) Bagaimana tanggapan guru terhadap penggunaan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh.Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui apakah guru mengalami kesulitan dalam menggunakan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Banda Aceh. (2) Untuk mengetahui bagaimana tanggapan guru terhadap penggunaan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas Va dan Vb SD Negeri 51 Banda Aceh yang berjumlah 44 orang siswa diantaranya kelas Va berjumlah 23 orang siswa yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki, kelas Vb berjumalah 21 orang siswa yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif non statistik, dimana komponen reduksi data, dan sajian data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data setelah data terkumpul maka tiga komponen analisis. berinteraksi. Hasil penelitian yang didapat pada penelitian ini adalah kendala-kendala yang dialami oleh siswa dalam proses pembelajaran Indonesiaku bangsa yang berbudaya dengan menggunakan model kooperatif tipe Group Investigation oleh guru kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh.Dalam konteks ini Kendala guru dalam menggunakan model group investigasi pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yag berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Banda Aceh”. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Apakah guru mengalami kendala dalam menggunakan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh. (2) Bagaimana tanggapan guru terhadap penggunaan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh.Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui apakah guru mengalami kesulitan dalam menggunakan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Banda Aceh. (2) Untuk mengetahui bagaimana tanggapan guru terhadap penggunaan model Group Investigation pada subtema 2 Indonesiaku bangsa yang berbudaya di kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas Va dan Vb SD Negeri 51 Banda Aceh yang berjumlah 44 orang siswa diantaranya kelas Va berjumlah 23 orang siswa yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki, kelas Vb berjumalah 21 orang siswa yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif non statistik, dimana komponen reduksi data, dan sajian data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data setelah data terkumpul maka tiga komponen analisis. berinteraksi. Hasil penelitian yang didapat pada penelitian ini adalah kendala-kendala yang dialami oleh siswa dalam proses pembelajaran Indonesiaku bangsa yang berbudaya dengan menggunakan model kooperatif tipe Group Investigation oleh guru kelas V SD Negeri 51 Kota Banda Aceh.
HUBUNGAN KEDISIPLINAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI 10 BANDA ACEH Desi Wahyuni; Mona Wati; Rosma Ely
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.948 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Hubungan Kedisiplinan terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V di SD Negeri 10 Banda Aceh” ini mengangkat masalah bagaimana hubungan kedisiplinan terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 10 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kedisiplinan terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 10 Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 10 Banda Aceh yang berjumlah 6 orang. Subjek dipilih dengan tingkat kedisiplinan yang berbeda yaitu 2 siswa yang tingkat kedisiplinannya tinggi, 2 siswa yang tingkat kedisiplinannya sedang, dan 2 siswa yang tingkat kedisiplinannya rendah. Subjek dipilih menggunakan purposive sampling dan berdasarkan observasi serta konsultasi dengan wali kelas V.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui data reduction, data display, dan verification serta menggunakan rumus persentase dan rumus rata-rata.Hasil analisis data menunjukkan bahwa kedisiplinan memiliki hubungan terhadap hasil belajar siswa. Dari 6 siswa, 4 siswa yang tingkat kedisiplinan dan hasil belajarnya sesuai sedangkan 2 siswa lagi tingkat kedisiplinan dan hasil belajarnya kurang sesuai. Ini berarti tingkat kesesuaian antara kedisiplinan dengan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang (66,7%).Simpulan penelitian ini adalah bahwa kedisiplinan mempengaruhi hasil belajar tetapi tidak sepenuhnya hasil belajar dipengaruhi oleh kedisiplinan. Hal ini dikarenakan hasil belajar tidak hanya dipengaruhi oleh kedisiplinan saja tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain seperti keluarga, sekolah, masyarakat, minat, kecerdasan, bakat, motivasi, dan sebagainya. Kata Kunci : Kedisiplinan, hasil belajar siswa    
KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP SUBTEMA 1 KELAS IV SD NEGERI 51 BANDA ACEH Warzatun Riza; Alfiati Syafrina; Mislinawati. Mislinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.756 KB)

Abstract

Peningkatanpemahaman isi pelajaran menuntut pesertadidik banyak berlatih mengenai pemahaman materi, Keberhasilan dalam pembelajaran biasanya diukur dari pesertadidik dalam memahami materi yang dipelajari. Semakin banyak pesertadidik yang dapat mencapai tingkat pemahaman materi,  maka semakin tinggi keberhasilan dari pelajaran tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan siswa dalam memahami materi pada tema peduli terhadap makhluk hidup subtema 1 kelas IV SD Negeri 51 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam memahami materi pada tema peduli terhadap makhluk hidup subtema 1 kelas IV SD Negeri 51 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 51 Banda Aceh dengan sabjek penelitian berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk soal pilihan ganda, data yang diperoleh dari hasil tes kemudian dianalisis menggunakan table kategori kemampuan siswa, kemudian untuk menetukan presentase dengan menggunakan rumus presentase. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan peserta didik dalam memahami materi pada tema peduli terhadap makhluk hidup subtema 1(satu) berada pada kategori baik dengan persentase 56,7%. Dengan melihat nilai KKM yang telah ditetapkan di SD Negeri 51 Banda Aceh yaitu 60, maka dari 30 peserta didik yang mengikuti tes, 25 peserta didik yang mencapai KKM dengan persentase 83,3%. Secara klasikal atau keseluruhan, diperoleh nilai rata-rata kemampuan memahami materi adalah 69,2 berada pada kategori baik. Dapat disimpulkan kemampun siswa dalam memahami materi pada tema peduli terhadap makhluk hidup subtema 1 kelas IV SD Negeri 51 Banda Aceh berada pada kategori baik atau tuntas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan berdasarkan kesimpulan, proses belajar merupakan hal yang sangat penting, kenyataannya banyak pesertadidik sudah mampu belajar dengan baik, oleh karena itu strategi mengajar yang disusun oleh guru haruslah menarik agar dapat meningkatkan hasil belajar pesertadidik. 

Page 2 of 38 | Total Record : 371